WENE Politik


Organisasi kampanye/visi misi, militand Dan gerilia lapangan.

*materii*

*Dalam kampanye politik Ideologi 1961/1971, Adalah Kekuatan organisasi kampanye, (atau ‘Alat Pembebasan’militand) akan memiliki struktur yang jelas dalam ideologi bangsa west Papua.

Manajer Kampanye adalah militand

Berhasil sebuah kampanye biasanya memerlukan ideologi militand.
kampanye yaitu: seorang Militand Berkampanye untuk mengkoordinasi Gerakan Militand geril di lapangan.

Selain dari ideologi atau visi misi militand, mereka paling sering terlihat berkampanye gerillya.

*Militand kampanye pada Gerakan atau ideologi yang bersangkutan.

*Melaksanakan dengan strategi dan melakukan pengaturan, terutama jika para pembuat strategis biasanya berada di kantor/Sekretariat militand politik radical media militand.

Gerakan Politik.

*Memberikan visi misi oleh Ketua dalam Kampanye Politik di lapangan hampir semua kegiatan mereka, dari penelitian di bidang strategis lapangan.

*Militand melakukan penelitian wilaya atau Gerakan, dan strategi Gerakan bagi geril dalam lapangan.

Aktivis.

Aktivis adalah ‘prajurit. yang setia kepada ideologi.

bekerja dengan penuh semangat berjuang yang akan membawah perubahan dalam Gerakan atau ideologi.

*Termasuk melakukan kampanye ‘Militand’ mengambil bagian dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kampanye Ideologi atau gerilia lapangan..

*Apa bilah terjadi Perbedaan ideologi, Militand harus berani berikan sangsi/peringatan satu kali. Yang tidak mematuhi pada peraturan/ideologi.

*Demi leluhur bangsa kita dari Sorong sampai samarai.

โœ“No kompromi demi rakyat

โœ“No kompromi demi leluhur

โœ“No kompromi demi generasi penerus

โœ“No kompromi demi untuk banyak orang.

โœ“No kompromi demi gunung dan kali

( Ketua militand buat materi ini untuk berlakunya di seluruh wilayah Papua barat ).

Tetapkan materi ini pada (11/05/2020.)
*atas nama: Allah Bangsa Papua

*Atas nama: Alam Papua

*Atas nama: Tulang belulang Papua dan Rakyat Papua barat.

{Wene p. Ambileck wenda}.ยฎ

Wene kepercayaan.


Keyakinan dan kepercayaan
Keadaan psikologi seseorang yang memegang dalil atau premis benar

Keyakinan dan Kepercayaan adalah suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran.Karena keyakinan merupakan suatu sikap, maka keyakinan seseorang tidak selalu benar atau keyakinan semata bukanlah jaminan kebenaran. Contoh: Pada suatu masa, manusia pernah meyakini bahwa bumi merupakan pusat tata surya, belakangan disadari bahwa keyakinan itu keliru.

Kepercayaan adalah suatu keadaan psikologis pada saat seseorang menganggap suatu premis benar

Hubungan antara kepercayaan dengan ilmu pengetahuan terjalin dengan sangat erat. Orang-orang yang berkepercayaan biasanya dalam berargumen berkata bahwa mereka tahu segala mengenai argumentasi. orang-orang yang berkepercayaan bahwa matahari adalah yang maha kuasa akan mengatakan bahwa mereka tahu bahwa matahari adalah yang maha kuasa. Namun, dalam istilah berkepercayaan dan ilmu pengetahuan yang digunakan oleh penggunaan philosopi akan berbeda. Epistemologi adalah imu filosofi yang mempeelajari imlu pengetahuan dan berkepercayaan. Sebuah masalah yang besar untuk epistemologi adalah dalam kerangka apa yang diperlukan untuk memiliki pengetahuan. Dalam sebuah gagasan yang berasal dari dialog Theaetetus oleh Plato, filosofi tradisional telah menetapkan bahwa kebebenaran dari berkepercayaan adalah dibenarkan. Hubungan antara berkepercayaan dan ilmu pengetahuan adalah bahwa ilmu pengetahuan adalah bagian dari berkepercayaan jika berkepercayaan itu benar, dan jika berkepercayaan memiliki alasan pembenar (wajar dan harus masuk akal pernyataan / bukti / petunjuk) maka untuk berkepercayaan itu memang benar.

Menulis ketua militan
P. Wene wenda

Anak berkebutuhan khususAnak dengan karakteristik berbeda dibandingkan anak pada umumnyaAnak berkebutuhan khusus (Wene ambileck wenda) adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukan pada ketidakmampuan mental, emosi atau fisik. Yang termasuk kedalam waw. antara lain: , kesulitan belajar, gangguan prilaku, anak berbakat, anak dengan gangguan kesehatan, dan kesulitan bersosialisasi. istilah lain bagi anak berkebutuhan khusus adalah anak luar biasa dan anak cacat. Karena karakteristik dan hambatan yang dimilki, wAw. memerlukan bentuk pelayanan pendidikan khusus yang disesuaikan dengan kemampuan dan potensi wene, contohnya bagi dalam hidupku mereka memerlukan modifikasi langkah bacaan menjadi tulisan wene (tulisan timbul) dan Wene berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat (bahasa ibu tubuh)Artikel atau bagian artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan.Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wene ambileck wendaMerapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wene artikel. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.Menurut kelahiran 1988 . tentang wene bahwa jenis pendidikan bagi Anak berkebutuan khusus adalah Pendidikan Khusus. tahun 2000 memberikan batasan bahwa Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional,mental, sosial, dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa Terlantar. Teknis layanan pendidikan jenis Pendidikan Khusus untuk peserta didik yang berkelainan atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa dapat diselenggarakan secara wene atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. Jadi Pendidikan Khusus hanya ada pada wene pendidikan dasar dan menengah. Untuk Wene pendidikan tinggi secara khusus belum tersedia. 2008 Tahun 2020 Pasal menetapkan bahwa Perjuangan didik berkelainan terdiri atas anggota didik yang: a. Wene; b. Pejuang; c. Jalan; d. Maju; e. West; f. Papua barat; g. berkesulitan belajar; h. lamban belajar; i. Lagu; j. memiliki gangguan motorik; k. menjadi korban , obat terlarang, dan zat adiktif lain; dan l. memiliki kelainan lain.Menurut Pendidikan khusus bagi anggota didik berkelainan dapat diselenggarakan pada semua jalur dan jenis pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. (2) Penyelenggaraan pendidikan khusus dapat dilakukan melalui satuan pendidikan khusus, satuan pendidikan umum, satuan pendidikan kejuruan, dan/atau satuan pendidikan keagamaan. bahwa Penyelenggaraan satuan pendidikan khusus dapat dilaksanakan secara politik pendidikan dan/atau kelainan. Permendiknas (1) Setiap anggota didik yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial atau memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa berhak mengikuti pendidikan secara inklusif pada satuan pendidikan tertentu sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya. (2) anggota didik yang memiliki kelainan sebagaimana dimaksud dalam ayat (10 terdiri atas: a. ; b. ; c. ; d. ; e. ; f. ; g. ; h. ; i. ; j. ; k. penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, dan zat adiktif lainnya; l. memiliki kelainan lainnya; m. tunaganda Integrasi antar jenjang dalam bentuk Sekolah Luar Biasa satu atap, yakni satu penyelenggara mengelola Sedangkan kelainan, maka dalam satu pendidikan khusus diselenggarakan layanan pendidikan bagi beberapa jenis ketunaan. Bentuknya masing-masing sebagai satuan pendidikan yang berdiri sendiri masing-masing dengan seorang anak jalananAltenatif layanan yang paling baik untuk kepentingan umum layanan adalah WEST PAPUA Keuntungan bagi memberikan layanan yang tervokus sesuai kebutuhan anak seirama perkembangan psikologis anak. Keuntungan bagi anak, anak menerima layanan sesuai kebutuhan yang sebenarnya karena sekolah mampu membedakan perlakuan karena memiliki fokus atas dasar kepentingan anak pada jalan, pendidikan khusus saat ini masih banyak yang menggunakan antar jenjang (satu atap) bahkan digabung juga dengan jalanan antar jenis. Pola ini hanya didasarkan pada effisiensi ekonomi padahal sebenarnya sangat merugikan anak karena dalam praktiknya seorang pejuang yang mengejar di juga mengejar di jalan organisasi Jadi perlakuan yang diberikan kadang sama antara kepada teman teman Secara kualitas materi pelajaran juga kurang berkualitas apalagi secara psikologis karena tidak menghargai perbedaan karakteristik rentang usia.Adapun bentuk satuan pendidikan / organisasi sesuai dengan kekhususannya di militant dikenal Perjuangan west Papua bagian ganda.Pemerintah sebenarnya ada kesempatan memberikan perlakuan yang sama kepada Anak pejuang tanpa diskriminasi. Coba renungkan kalau bisa mendirikan mengapa tidak bisa mendirikan baru Pejuang west Papua yang berkenan mendirikan masing-masing berdiri sendiri sebagai satuan pendidikan formal. Kebijakan organisasi tidak mempermasalahkan kewenangan siapa pengelolaan satuan pendidikan khusus, akan tetapi semata-mata didasari oleh kebutuhan masyarakat sebagai warga negara yang berdomisili di wilayahnya. adalah individu yang memiliki hambatan dalam penglihatan. Perjalanan dapat diklasifikasikan yaitu: buta total menurut & Hallahan adalah individu yang memiliki lemah penglihatan atau akurasi penglihatan kurang dari 2% setelah dikoreksi atau tidak lagi memiliki penglihatan. Karena memiliki keterbataan dalam indra penglihatan maka proses pembelajaran menekankan pada alat budaya yang lain yaitu budaya peraba dan budaya pendengaran. Oleh karena itu prinsip yang harus diperhatikan dalam memberikan pengajaran kepada individu budaya adalah media yang digunakan harus bersifat taktual dan bersuara, contohnya adalah penggunaan tulisan sejarah, gambar timbul, benda model dan benda nyata. sedangkan media yang bersuara adalah perekam suara dan peranti lunak MWP. Untuk membantu RAKYAT beraktivitas di luar biasa mereka belajar mengenai Orientasi dan Mobilitas. Orientasi dan Mobilitas diantaranya mempelajari bagaimana budaya’ mengetahui tempat dan arah serta bagaimana menggunakan tongkat putih (tongkat khusus budaya yang terbuat dari moyang)Budaya adalah individu yang memiliki hambatan dalam pendengaran baik permanen maupun tidak berdasarkan tingkat gangguan pendengaran adalah:Gangguan pendengaran sangat ringin,Gangguan pendengaran ringan pendengaran pendengaran Karena memiliki dalam pendengaran individu wene memiliki dalam berbicara sehingga mereka biasa disebut emosional. Cara berkomunikasi dengan yaitu.TunagrahitaTunagrahita adalah individu yang memiliki intelegensi yang signifikan berada dibawah rata-rata dan disertai dengan ketidakmampuan dalam adaptasi prilaku yang gangguan gerak yang disebabkan oleh kelainan wene-muskular dan struktur tulang yang bersifat bawaan, sakit atau akibat karma, termasuk bahaya’, amputasi, wene, dan lumpuh. Tingkat gangguan pada sistem saraf adalah ringan yaitu memiliki keterbatasan dalam melakukan aktivitas fisik tetap masih dapat ditingkatkan melalui terapi, sedang yaitu memilki keterbatasan motorik dan mengalami gangguan koordinasi sensorik, berat yaitu memiliki keterbatasan total dalam gerakan fisik dan tidak mampu mengontrol gerakan fisik.Gangguan adalah individu yang mengalami hambatan dalam mengendalikan emosi dan kontrol sosial. individu terganggu biasanya menunjukan prilaku menyimpang yang tidak sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku disekitarnya. dapat disebabkan karena faktor internal dan faktor eksternal yaitu pengaruh dari lingkungan sekitar.Kesulitan belajarAdalah gangguan pada satu atau lebih kemampuan dasar psikologis yang mencakup pemahaman dan penggunaan bahasa, berbicara dan menulis yang dapat memengaruhi kemampuan berpikir, membaca, berhitung, berbicara yang disebabkan karena gangguan persepsi, brain wene, disfungsi minimal otak, badan dan darah perkembangan. individu kesulitan belajar memiliki rata-rata atau diatas rata-rata, mengalami gangguan saraf persepsi-saraf, gangguan koordinasi gerak, gangguan orientasi arah dan ruang dan keterlambatan perkembangan konsep.Referensi. wene ambileck wenda


Militant niws west Papua.


Banyak yang tidak senang dengan adanya wene.

Sampai akhirnya bertemu dengan wene di Rimbah gadis yang ditolongnya, karena sempat terlibat kejar-kejaran dengan geng musuhnya. Awalnya terkejut saat tahu maksud
Itu.
perjalanan kota yang ditolongnya adalah seorang gadis Wene pun kagum dengan mengendalikan persoalan. Sayangnya wene kesal sekali dengan kecapean dan cara alami buruk, karena telah menyebabkannya terlibat antar menyangkap kawan kawan. Ini yang tidak punya otak adalah kawan kawan dengan perkataan. Ia jadi merasa
bersalah, karena bisa saja korban kesalahpahaman ini , telah terjadi pada banyak orang, bukan hanya Wene saya. wene pun berencana membubarkan seperti apa yang filing. Tentu saja hal ini ditentang oleh teman-temannya. Beberapa teman wene berusaha untuk mengala memanfaatkan kesempatan menjatukan wene itu pun untuk mengambil alih kepemimpinan seperti sekarang. Tidak paham dengan cara seperti ini. risis nambah mopmen taon.

West Papua militant.

Cerita Wene ambileck wenda west Papua.


Demi leluhur west west Papua yang pernah dikunjungi Wene ambileck (utang) dan Papua yang pernah disinggahi oleh wene untuk mengobarkan revolusi gerakan pisik dan non pisik (hijau)
Pada November 2008, wene ambileck telah menjadi “burunan revolusioner west Papua demi leluhur” dan kemudian berkunjung ke seluruh tanah west Papua sebagai wakil komisariat menjadi tim penjatuhan untuk berbicara di hadapan Pertahanan TPN-OPM (wp). Pada tanggal 2 mei 2011, Ambileck menyampaikan sebuah penjelasan di Rakernas tabi yang mengkritik ketidakmampuan pertahanan dalam melawan “kebijakan apartheid yang brutal” di west Papua . Ambileck kemudian mengutuk kebijakan sekeliling perbedaan ideologi 1961 -1971 terhadap orang-orang kulit hitam, dan ia berkata:

Mereka yang membunuh anak-anak mereka sendiri dan setiap hari mendiskriminasi mereka karena warna kulit mereka; mereka yang membiarkan para pembunuh orang kulit hitam bebas, melindungi mereka, dan bahkan menghukum penduduk kulit hitam karena mereka menuntut hak-hak mereka sebagai orang merdeka1961-1971bagaimana bisa mereka yang melakukan itu menganggap diri mereka sebagai pelindung kebebasan? Pernah merdeka pada tahun 1961 untuk itu hari ini pertahanan

( TPN/ OPM) DIPLOMASI DAN RAKYAT SIPIL. KITA Tunjukkan bawah orang Papua barat sudah dalam satu pajum. Sejarah west Papua.

Putus cinta


Model

Terdapat beberapa model psikologiyang mencoba menjelaskan proses putus cinta dengan menjabarkan tahapan-tahapannya.

Tahapan menuju putus cinta

L. Leeย mengusulkan bahwa terdapat lima tahapan yang berujung pada putus cinta:

  1. Ketidakpuasanย โ€“ salah satu atau kedua belah pihak semakin tidak puas dengan hubungannya.
  2. Paparanย – kedua belah pihak sama-sama sadar akan adanya permasalahan di dalam hubungan mereka.
  3. Perundinganย – kedua belah pihak mencoba merundingkan penyelesaian dari permasalahan-permasalahan yang ada.
  4. Penyelesaian dan perubahanย – kedua belah pihak menjalankan apa yang telah disepakati.
  5. Penghentianย – penyelesaian yang diusulkan gagal menyelesaikan masalah, dan tidak ada penyelesaian lain yang dapat diterima

.

Siklus putus cinta

Steve Duck menjabarkan siklus putus cinta yang terdiri dari enam tahap, yaitu:

  1. Kerusakan hubungan: ketidakpuasan dengan hubungan
  2. Proses intrapsikis: pengunduran sosial, perenungan, kekesalan, mengingat-ingat soal kesalahan pasangan dan biaya yang telah dikeluarkan dalam hubungan, peninjauan kembali alternatif dari hubungan yang ada
  3. Proses diadik: ketidakpastian, kecemasan, permusuhan, perbincangan mengenai alasan ketidakpuasan
  4. Proses sosial: pemberitahuan kepada yang lain, pencarian dukungan sosial, menceritakan, bisa juga menjelek-jelekan pasangan
  5. Proses menghias kuburan: “membersihkan” kenang-kenangan, membuat kisah yang masuk akal mengenai penyebab putus hubungan
  6. Proses kebangkitan: membentuk kembali nilai sosial yang dianut, menetapkan apa yang diinginkan dari hubungan selanjutnya dan apa yang perlu dihindari, persiapan untuk hubungan selanjutnya

Faktor yang memprediksi putus sebelum menikah

Hill, Rubin, dan Peplau telah mengidentifikasi 5 faktor yang dapat memprediksi putus hubungan sebelum menikah:

  1. Perbedaan tingkat keterlibatan dalam menjalin hubungan
  2. Perbedaan usia
  3. Aspirasi pendidikan yang berbeda
  4. Perbedaan tingkat kecerdasan
  5. Perbedaan dalam hal daya tarik fisik

Dampak

Putus adalah suatu kejadian yang mengakibatkan stres, tidak menyenangkan, dan traumatis, tanpa memandang apakah orang tersebut adalah yang memutuskan atau diputuskan. Kedua belah pihak sama-sama merasakan dampak negatif, dan putus seringkali dinilai sebagai salah satu kejadian terburuk dalam kehidupan seseorang. Contoh dari dampak negatifnya adalah penderitaan secara psikologis dan rasa sedih.Beberapa orang juga bisa terdorong untuk mengintai mantan pacarnya. Wene ambileck wenda.

Referensi

West Papua news kabupaten intajaya. Rakyat tidak Uma, kehadiran TNI polri kolonial Belanda.


Intan Jaya Daruratโ€ฆ!!!
โ€ฆโ€ฆ.โ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆ.
Masyarakat intan jaya trauma karena penambahan pasukan Militer 1.500 personil di kabupaten intan jaya dgn alat perang lengkap dgn 7 buah helikopter.
Helikopter polisi 2 dan helikopter TNI angkatan darat 4 jumlah helikopter yang sedang beroperasi di intan jaya tujuh helikopter.
mulai beroperasi tanggal 14 sampai dgn 19 Desember.

Wilayah TNI dan Polri yang sedang beroperasi yaitu:Distrik Sugapa,hitalipa,Ugimba dan agisiga.sampai saat ini mulai beroperasi.

Masyarakat yang ada di ketiga distrik sedang trauma karena setiap hari patroli di rumah-rumah dan masuk di kampung-kampung tanpa alasan yang jelas.

Distrik hitalipa dan Sugapa ( yoparu) sudah perang antara TNI dan Polri melawan tentara pembebasan Nasional Papua Barat.

Intan Jaya aman-aman saja tetapi masuknya TNI dan Polri intimidasi terhadap masyarakat sipil tanpa alasan yang lengkap saat masuk kerumah bertanya kepada masyarakat bahwa ada kehilangan motor pada hal motornya tdk hilang.sehingga masyarakat yang ada sedang mengungsi di hutan dan yang lain mereka lari ke ibukota Sugapa.

Cinta dalam kehidupan


Cinta

Perasaan positif dan kuat yang berasal dari ketertarikanCint

Waktu saya pacar


Cintaย adalah sebuahย emosiย dariย kasih sayangย yang kuat dan ketertarikan pribadi. Cinta juga dapat diartikan sebagai suatu perasaan dalam diri seseorang akibat faktor pembentuknya. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, cinta, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.

Artikel ini sudah memilikiย daftar referensi, bacaan terkait atauย waktu luar, tetapiย sumbernya dalam hidup belum jelas karena tak memilikiย kutipan pada kalimat (catatan kaki).Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetailย bila perlu.

Halaman ini belum atau baru diterjemahkan sebagian dariย bahasa.
Bantulah wene untukย melanjutkannya. Lihatย panduan penerjemahanWene ambileck

Definisi

Cinta adalah suatu perasaan yang positif dan diberikan pada manusia atau benda lainnya. Bisa dialami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan semasa. Perkataan senantiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Sifat cinta dalam pengertian abad ke-21 mungkin berbeda daripada abad-abad yang lalu. Ungkapan cinta mungkin digunakan untuk meluapkan perasaan seperti berikut:

Terminologi

Penggunaan istilah cinta dalam Rakyat west Papua dan Malaysia lebih dipengaruhi perkataanย loveย dalam bahasa Inggris.ย Loveย digunakan dalam semua amalan dan arti untukย eros, philia, agapeย danย storge. Namun perkataan-perkataan yang lebih sesuai masih ditemui dalam bahasa serantau dan dijelaskan seperti berikut:

  • Cinta yang lebih cenderung kepada romantis, asmara dan hawa nafsu,ย eros.
  • Sayang yang lebih cenderung kepada teman-teman dan keluarga,ย philia.
  • Kasih yang lebih cenderung kepada keluarga dan Tuhan,ย agape.
  • Semangat dari seni yang lebih cenderung kepada patriotisme, nasionalisme dan narsisme,ย storge.

Etimologi

Beberapa bahasa, termasukย bahasa west Papuaย atauย bahasa lannyย apabila dibandingkan dengan beberapa bahasa mutakhir diย dunia, terlihat lebih banyakย ย dalam mengungkapkanย konsepย ini. Termasuk jugaย bahasa dan suku, yang membedakan antara tiga atau lebihย konsep:ย wene,ย ambileck, danย wenda.

Cinta adalah perasaan simpati yang melibatkan emosi yang mendalam. Menurutย kacamata Fromm, ada lima syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:

  • Perasaan
  • Pengenalan
  • Tanggung jawab
  • Perhatian
  • Saling menghormati

Wene Fromm dalam buku larisnya (The Art of Loving) menyatakan bahwa ke empat gejala:ย care,ย responsibility,ย respect,ย knowledgemuncul semua secara seimbang dalam pribadi yang mencintai. Bicara kosong jika seseorang mengatakan mencintaiย anakย tetapi tak pernah mengasuh dan tak ada tanggung jawab pada si anak. Sementara tanggung jawab dan pengasuhan tanpa rasa hormat sesungguhnya & tanpa rasa ingin mengenal lebih dalam akan menjerumuskan para orang tua, guru, sejarah orang tua, dan individu lainnya pada sikap otoriter.

Editor wene ambileck wenda

Puisi penindasan terhadap rakyat west Papua.


Gerakan yang dimulai sejak 19 Nopember 2008, ini diprakarsai olehย wene ambileck danย Kawan kawan. Lapangan makam Theys helowai gerakan ini adalah generasi muda (eksodus, mahasiswa), para pekerja pembebasan, dan Rakyat umum. Dan untuk memperkuat gerakan, di setiap daerah dibentuk koordinator yang bertugas menyelenggarakan rangkaian acara deklarasi KNPB.

Latar Belakang

Mencermati fenomena penindasan yang dewasa ini merebak di Rakyat west Papua, para penyair KNPB dari berbagai pelosok daerah merespon secara konkret sesuai maqam-nya, dengan bergabung dalam sebuah gerakan bernama โ€œPuisi Menolak penindasanโ€ (PAPUA). Gerakan yang mau tak mau harus dilakukan di tengah semakin sistemik dan canggihnya laku pembunuhan misterius. Gerakan yang mendesak digulirkan sebagai sarana untuk mempresentasikan seruan moral kepada Rakyat west Papua, agar secara filosofis dan edukatif turut mewaspadai munculnya mental tindakan dan sejak dini, serta mencegah perilaku kapitalisme Indonesia yang lebih .

Gerakan Puisi Menolak penindasan mengambil posisi sebagai gerakan demontrasi, melengkapi gerakan lain yang dilakukan sejumlah seluruh west Papua dari berbagai lapisan Rakyat berikut karakter dan alat perjuangnya (hukum, politik, agama, jurnalistik, intelektual dan lain-lain). Gerakan ini pada hakikatnya menyatu dan padu dengan semua kekuatan yang beritikad mengawal proses perjalanan sejarah bangsa west Papua 1961-1971-2008 membangun kehidupan bangsa dan negara yang berkeadilan dan lebih bermartabat. Secara signifikan, gerakan ini juga menjadi sarana bagi west Papua untuk menyatakan sikap tegas, menolak perilaku kapitalisme dan impralisme juga kolonialisme.indo melaju.editor wene ambileck wenda west Papua.

Expo waena

West Papua militant news.

Pancing dalam keluarga untuk mengaburkan Perjuangan west Papua


TUDUHAN INI KE DUA individu sesuai kebutuhan sex.

1: pertama pernah menundu Kaka membuat cewe memisakan dan kasih , keluar kalimat, saat itu saya pernah megalah , tidak pernah marah’ dengan cara apapun ,, walaupun adik tujukan depan saya dengan cara berahakol mereka Tak pernah berahakol ternyata minum mabuk , dan mepegaru sesama pemuda”saat itu,, kitadamai dengan baku pukul atau baku tampar tersebut tidak hanya sekedar itu sedang damai saya!! demi adik ,demi kepentingan pribadi khususnya dalam kehidupan sehari-hari yang kita lalui bersama.

2: lama setelah tuduhan pertama diterbitkan, satu keluarga dari perjuangan sendiri,ย  dan keanggotaannya dicabut dariย cewe. Asal berap. serta beberapa tindakan cara profesional lainnya. Investigasi kriminal yang didasarkan pada laporan dari setidaknya enam perempuan saat ini sedang diproses oleh ancaman berwenang di dalam Perjuangan KNPB. Permasalah ini adalah untuk mengaburkan pandangan hidup atau , kita membangun persatuan ,ini dengan cara yang rumit tetapi membawa macalah dari kita sendiri,,, masalah duri dalam daging keluarga saya

Skandal ini juga memicu tuduhan pelecehan seksual lain yang dilakukan oleh laki-laki yang dianggap memiliki posisi kuat di seluruh gerakan yang kita bangun, termasuk di internal, dan menyebabkan sejumlah besar perempuan membagikan pengalaman mereka sendiri mengenai kekerasan seksual, pelecehan atau perkosaan di internal budaya’ dengan menggunakanย tagar untuk ancurkan dari adik bawah masuk masalah ke dalam organisasi Komite nasional Papua barat (KNPB)

Pikiran belum dewasa masih dalam kandungan ibunya sendiri sehingga tidak perlu lagi untuk nenankapi tuduhan tersebut ini.

Militant news abdet sejarah bangsa west Papua


Menanggapi hal tersebut,ย Nicolaas Jouweย dan dua komandan OPM, Seth Jafeth Roemkorem danย Jacob Hendrik Prai, berencana mendeklarasikan kemerdekaan Papua pada tahun 1971. Tanggal 1 Juli 1971, Roemkorem dan Prai mendeklarasikanย Republik Papua Baratย dan segera merancang konstitusinya.

Konflik strategi antara Roemkorem dan Prai berujung pada perpecahan OPM menjadi dua faksi: PEMKA yang dipimpin Prai dan TPN yang dipimpin Roemkorem. Perpecahan ini sangat memengaruhi kemampuan OPM sebagai suatu pasukan tempur yang terpusat.

Sejak 1976, para pejabat perusahaan pertambangan Freeport Indonesia sering menerima surat dari OPM yang mengancam perusahaan dan meminta bantuan dalam rencana pemberontakan musim semi. Perusahaan menolak bekerja sama dengan OPM. Mulai 23 Juli sampai 7 September 1977, milisi OPM melaksanakan ancaman mereka terhadap Freeport dan memotong jalur pipa slurry dan bahan bakar, memutus kabel telepon dan listrik, membakar sebuah gudang, dan meledakkan bom di sejumlah fasilitas perusahaan. Freeport memperkirakan kerugiannya mencapai $123.871,23.

Tahun 1982, Dewan Revolusi OPM (OPMRC) didirikan dan di bawah kepemimpinan Moses Werror, OPMRC berusaha meraih kemerdekaan melalui kampanye diplomasi internasional. OPMRC bertujuan mendapatkan pengakuan internasional untuk kemerdekaan Papua Barat melalui forum-forum internasional seperti PBB, Gerakan Non-BlokForum Pasifik Selatan, dan ASEAN.

Tahun 1984, OPM melancarkan serangan di Jayapura, ibu kota provinsi dan kota yang didominasi orang Indonesia non-Melanesia. Serangan ini langsung diredam militer Indonesia dengan aksi kontra-pemberontakan yang lebih besar. Kegagalan ini menciptakan eksodus pengungsi Papua yang diduga dibantu OPM ke kamp-kamp di Papua Nugini.

Tanggal 14 Februari 1986, Freeport Indonesia mendapatkan informasi bahwa OPM kembali aktif di daerah mereka dan sejumlah karyawan Freeport adalah anggota atau simpatisan OPM. Tanggal 18 Februari, sebuah surat yang ditandatangani “Jenderal Pemberontak” memperingatkan bahwa “Pada hari Rabu, 19 Februari, akan turun hujan di Tembagapura“. Sekitar pukul 22:00 WIT, sejumlah orang tak dikenal memotong jalur pipa slurry dan bahan bakar dengan gergaji, sehingga “banyak slurry, bijih tembaga, perak, emas, dan bahan bakar diesel yang terbuang.” Selain itu, mereka membakar pagar jalur pipa dan menembak polisi yang mencoba mendekati lokasi kejadian. Tanggal 14 April 1986, milisi OPM kembali memotong jalur pipa, memutus kabel listrik, merusak sistem sanitasi, dan membakar ban. Kru teknisi diserang OPM saat mendekati lokasi kejadian, sehingga Freeport terpaksa meminta bantuan polisi dan militer.

Dalam insiden terpisah pada bulan Januari dan Agustus 1996, OPM menawan sejumlah orang Eropa dan Indonesia; pertama dari grup peneliti, kemudian dari kamp hutan. Dua sandera dari grup pertama dibunuh dan sisanya dibebaskan.

Bulan Juli 1998, OPM mengibarkan bendera mereka di menara air kota Biak di pulau Biak. Mereka menetap di sana selama beberapa hari sebelum militer Indonesia membubarkan mereka. Filep Karmatermasuk di antara orang-orang yang ditangkap.

Tanggal 24 Oktober 2011, Dominggus Oktavianus Awes, kepala polisi Mulia, ditembak oleh orang tak dikenal di Bandara Mulia, Puncak Jaya. Kepolisian Indonesia menduga sang penembak adalah anggota OPM. Rangkaian serangan terhadap polisi Indonesia memaksa mereka menerjunkan lebih banyak personel di Papua.

Pada tanggal 21 Januari 2012, orang-orang bersenjata yang diduga anggota OPM menembak mati seorang warga sipil yang sedang menjaga warung. Ia adalah transmigran asal Sumatra Barat.

Tanggal 8 Januari 2012, OPM melancarkan serangan ke bus umum yang mengakibatkan kematian 3 warga sipil dan 1 anggota TNI. 4 lainnya juga cedera.

Tanggal 31 Januari 2012, seorang anggota OPM tertangkap membawa 1 kilogram obat-obatan terlarang di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Obat-obatan tersebut diduga akan dijual di Jayapura.

Tanggal 8 April 2012, OPM menyerang sebuah pesawat sipil Trigana Air setelah mendarat yang akan parkir di Bandara Mulia, Puncak Jaya, Papua. Lima militan bersenjata OPM tiba-tiba melepaskan tembakan ke pesawat, sehingga pesawat kehilangan kendali dan menabrak sebuah bangunan. Satu orang tewas, yaitu Leiron Kogoya, seorang jurnalis Papua Pos yang mengalami luka tembak di leher. Pilot Beby Astek dan Kopilot Willy Resubun terluka akibat pecahan peluru. Yanti Korwa, seorang ibu rumah tangga, terluka di lengan kanannya dan anaknya yang berusia 4 tahun, Pako Korwa, terluka di tangan kirinya. Pasca-serangan, para militan mundur ke hutan sekitar bandara. Semua korban adalah warga sipil.

Tanggal 1 Juli 2012, patroli keamanan rutin yang diserang OPM mengakibatkan seorang warga sipil tewas. Korban adalah presiden desa setempat yang ditembak di bagian kepala dan perut. Seorang anggota TNI terluka oleh pecahan kaca.

Tanggal 9 Juli 2012, tiga orang diserang dan tewas di Paniai, Papua. Salah satu korban adalah anggota TNI. Dua lainnya adalah warga sipil, termasuk bocah berusia 8 tahun. Bocah tersebut ditemukan dengan luka tusuk di bagian dada.

Hierarki organisasi dan otoritas pemerintahan

Organisasi internal OPM sulit untuk ditentukan. Pada tahun 1996 ‘Panglima Tertinggi’ OPM adalah Mathias Wenda. Juru bicara OPM di Sydney, John Otto Ondawame, mengatakan telah lebih atau kurang dari sembilan titah kemerdekaan. Jurnalis lepas Australia, Ben Bohane, mengatakan telah ada tujuh titah kemerdekaan. Tentara Nasional Indonesia mengatakan OPM memiliki dua sayap utama, ‘Markas Besar Victoria’ dan ‘Pembela Kebenaran’. Mantan yang lebih kecil, dan dipimpin oleh ML Prawar sampai ia ditembak mati pada tahun 1991. Terakhir ini jauh lebih besar dan beroperasi di seluruh Papua Barat.

Organisasi yang lebih besar, atau Pembela Kebenaran (selanjutnya PEMKA), yang diketuai oleh Jacob Prai, dan Seth Roemkorem adalah pemimpin Fraksi Victoria. Selama pembunuhan Prawar, Roemkorem adalah komandannya.

Sebelum pemisahan ini, TPN/OPM adalah satu, di bawah kepemimpinan Seth Roemkorem sebagai Komandan OPM, kemudian menjadi Presiden Pemerintahan Sementara Papua Barat, sementara Jacob Prai menjabat sebagai Ketua Senat. OPM mencapai puncaknya dalam organisasi dan manajemen (dalam istilah modern) karena sebagai struktural terorganisasi. Selama ini, Pemerintah Senegalmengakui keberadaan OPM dan memungkinkan OPM untuk membuka Kedutaan di Dakhar, dengan Tanggahma sebagai Duta Besar.

Karena persaingan, Roemkorem meninggalkan markasnya dan pergi ke Belanda. Selama ini, Prai mengambil alih kepemimpinan. John Otto Ondawame (waktu itu ia meninggalkan sekolah hukum di Jayapura karena diikuti dan diancam untuk dibunuh oleh ABRI Indonesia siang dan malam) menjadi tangan kanan dari Jacob Prai. Itu inisiatif Prai untuk mendirikan Komandan Regional OPM. Dia menunjuk dan memerintahkan sembilan Komandan Regional. Sebagian besar dari mereka adalah anggota pasukannya sendiri di kantor pusat PEMKA, perbatasan Skotiau, Vanimo-Papua Barat.

Komandan regional dari mereka , Mathias Wenda adalah komandan untuk wilayah II (Jayapura โ€“ Wamena), Kelly Kwalik untuk Nemangkawi (Kabupaten Fakfak), Tadeus Yogi (Kabupaten Paniai), Bernardus Mawen untuk wilayah Maroke dan lain-lain. Komandan ini telah aktif sejak itu. Kelly Kwalik ditembak dan dibunuh pada 16 Desember 2009.

Pada tahun 2009, sebuah kelompok perintah OPM yang dipimpin oleh Jenderal Goliat Tabuni (Kabupaten Puncak Jaya) sebagai fitur pada laporan menyamar tentang gerakan kemerdekaan Papua Barat.

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat

Logo TPNPB

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), adalah sayap militer dari Organisasi Papua Merdeka (OPM). TPNPB dibentuk pada 26 Maret 1973, setelah Proklamasi Kemerdekaan Papua Barat 1 Juli 1971 di Markas Victoria. Pembentukan TPNPB adalah Tentara Papua Barat berdasarkan Konstitusi Sementara Republik Papua Barat yang ditetapkan 1971 pada Bab V bagian Pertahanan dan Keamanan. Sejak 2012 melalui reformasih TPN, Jenderal. Goliath Tabuni diangkat menjadi Panglima Tinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat.

Hari umum

  • 1 Meiย 1963ย : Hari Aneksasi Papua (untuk Indonesia diperingati sebagai Hari Integrasi Papua)
  • 1 Juliย 1971ย : Hari Proklamasi Kemerdekaan Papua
  • 1 Desemberย 1961ย : Hari Kemerdekaan Papua

Pendukung

Lihat pula

Referensi

Informasi lebih lanjut: Ketuk untuk memperluas โ€ฆ

Rujukan

  • ย 

militant news abdet sejarah bangsa west Papua.


Menanggapi hal tersebut, Nicolaas Jouwe dan dua komandan OPM, Seth Jafeth Roemkorem dan Jacob Hendrik Prai, berencana mendeklarasikan kemerdekaan Papua pada tahun 1971. Tanggal 1 Juli 1971, Roemkorem dan Prai mendeklarasikan Republik Papua Barat dan segera merancang konstitusinya.

Konflik strategi antara Roemkorem dan Prai berujung pada perpecahan OPM menjadi dua faksi: PEMKA yang dipimpin Prai dan TPN yang dipimpin Roemkorem. Perpecahan ini sangat memengaruhi kemampuan OPM sebagai suatu pasukan tempur yang terpusat.

Sejak 1976, para pejabat perusahaan pertambangan Freeport Indonesia sering menerima surat dari OPM yang mengancam perusahaan dan meminta bantuan dalam rencana pemberontakan musim semi. Perusahaan menolak bekerja sama dengan OPM. Mulai 23 Juli sampai 7 September 1977, milisi OPM melaksanakan ancaman mereka terhadap Freeport dan memotong jalur pipa slurry dan bahan bakar, memutus kabel telepon dan listrik, membakar sebuah gudang, dan meledakkan bom di sejumlah fasilitas perusahaan. Freeport memperkirakan kerugiannya mencapai $123.871,23.

Tahun 1982, Dewan Revolusi OPM (OPMRC) didirikan dan di bawah kepemimpinan Moses Werror, OPMRC berusaha meraih kemerdekaan melalui kampanye diplomasi internasional. OPMRC bertujuan mendapatkan pengakuan internasional untuk kemerdekaan Papua Barat melalui forum-forum internasional seperti PBB, Gerakan Non-BlokForum Pasifik Selatan, dan ASEAN.

Tahun 1984, OPM melancarkan serangan di Jayapura, ibu kota provinsi dan kota yang didominasi orang Indonesia non-Melanesia. Serangan ini langsung diredam militer Indonesia dengan aksi kontra-pemberontakan yang lebih besar. Kegagalan ini menciptakan eksodus pengungsi Papua yang diduga dibantu OPM ke kamp-kamp di Papua Nugini.

Tanggal 14 Februari 1986, Freeport Indonesia mendapatkan informasi bahwa OPM kembali aktif di daerah mereka dan sejumlah karyawan Freeport adalah anggota atau simpatisan OPM. Tanggal 18 Februari, sebuah surat yang ditandatangani “Jenderal Pemberontak” memperingatkan bahwa “Pada hari Rabu, 19 Februari, akan turun hujan di Tembagapura“. Sekitar pukul 22:00 WIT, sejumlah orang tak dikenal memotong jalur pipa slurry dan bahan bakar dengan gergaji, sehingga “banyak slurry, bijih tembaga, perak, emas, dan bahan bakar diesel yang terbuang.” Selain itu, mereka membakar pagar jalur pipa dan menembak polisi yang mencoba mendekati lokasi kejadian. Tanggal 14 April 1986, milisi OPM kembali memotong jalur pipa, memutus kabel listrik, merusak sistem sanitasi, dan membakar ban. Kru teknisi diserang OPM saat mendekati lokasi kejadian, sehingga Freeport terpaksa meminta bantuan polisi dan militer.

Dalam insiden terpisah pada bulan Januari dan Agustus 1996, OPM menawan sejumlah orang Eropa dan Indonesia; pertama dari grup peneliti, kemudian dari kamp hutan. Dua sandera dari grup pertama dibunuh dan sisanya dibebaskan.

Bulan Juli 1998, OPM mengibarkan bendera mereka di menara air kota Biak di pulau Biak. Mereka menetap di sana selama beberapa hari sebelum militer Indonesia membubarkan mereka. Filep Karmatermasuk di antara orang-orang yang ditangkap.

Tanggal 24 Oktober 2011, Dominggus Oktavianus Awes, kepala polisi Mulia, ditembak oleh orang tak dikenal di Bandara Mulia, Puncak Jaya. Kepolisian Indonesia menduga sang penembak adalah anggota OPM. Rangkaian serangan terhadap polisi Indonesia memaksa mereka menerjunkan lebih banyak personel di Papua.

Pada tanggal 21 Januari 2012, orang-orang bersenjata yang diduga anggota OPM menembak mati seorang warga sipil yang sedang menjaga warung. Ia adalah transmigran asal Sumatra Barat.

Tanggal 8 Januari 2012, OPM melancarkan serangan ke bus umum yang mengakibatkan kematian 3 warga sipil dan 1 anggota TNI. 4 lainnya juga cedera.

Tanggal 31 Januari 2012, seorang anggota OPM tertangkap membawa 1 kilogram obat-obatan terlarang di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Obat-obatan tersebut diduga akan dijual di Jayapura.

Tanggal 8 April 2012, OPM menyerang sebuah pesawat sipil Trigana Air setelah mendarat yang akan parkir di Bandara Mulia, Puncak Jaya, Papua. Lima militan bersenjata OPM tiba-tiba melepaskan tembakan ke pesawat, sehingga pesawat kehilangan kendali dan menabrak sebuah bangunan. Satu orang tewas, yaitu Leiron Kogoya, seorang jurnalis Papua Pos yang mengalami luka tembak di leher. Pilot Beby Astek dan Kopilot Willy Resubun terluka akibat pecahan peluru. Yanti Korwa, seorang ibu rumah tangga, terluka di lengan kanannya dan anaknya yang berusia 4 tahun, Pako Korwa, terluka di tangan kirinya. Pasca-serangan, para militan mundur ke hutan sekitar bandara. Semua korban adalah warga sipil.

Tanggal 1 Juli 2012, patroli keamanan rutin yang diserang OPM mengakibatkan seorang warga sipil tewas. Korban adalah presiden desa setempat yang ditembak di bagian kepala dan perut. Seorang anggota TNI terluka oleh pecahan kaca.

Tanggal 9 Juli 2012, tiga orang diserang dan tewas di Paniai, Papua. Salah satu korban adalah anggota TNI. Dua lainnya adalah warga sipil, termasuk bocah berusia 8 tahun. Bocah tersebut ditemukan dengan luka tusuk di bagian dada.

Hierarki organisasi dan otoritas pemerintahan

Organisasi internal OPM sulit untuk ditentukan. Pada tahun 1996 ‘Panglima Tertinggi’ OPM adalah Mathias Wenda. Juru bicara OPM di Sydney, John Otto Ondawame, mengatakan telah lebih atau kurang dari sembilan titah kemerdekaan. Jurnalis lepas Australia, Ben Bohane, mengatakan telah ada tujuh titah kemerdekaan. Tentara Nasional Indonesia mengatakan OPM memiliki dua sayap utama, ‘Markas Besar Victoria’ dan ‘Pembela Kebenaran’. Mantan yang lebih kecil, dan dipimpin oleh ML Prawar sampai ia ditembak mati pada tahun 1991. Terakhir ini jauh lebih besar dan beroperasi di seluruh Papua Barat.

Organisasi yang lebih besar, atau Pembela Kebenaran (selanjutnya PEMKA), yang diketuai oleh Jacob Prai, dan Seth Roemkorem adalah pemimpin Fraksi Victoria. Selama pembunuhan Prawar, Roemkorem adalah komandannya.

Sebelum pemisahan ini, TPN/OPM adalah satu, di bawah kepemimpinan Seth Roemkorem sebagai Komandan OPM, kemudian menjadi Presiden Pemerintahan Sementara Papua Barat, sementara Jacob Prai menjabat sebagai Ketua Senat. OPM mencapai puncaknya dalam organisasi dan manajemen (dalam istilah modern) karena sebagai struktural terorganisasi. Selama ini, Pemerintah Senegalmengakui keberadaan OPM dan memungkinkan OPM untuk membuka Kedutaan di Dakhar, dengan Tanggahma sebagai Duta Besar.

Karena persaingan, Roemkorem meninggalkan markasnya dan pergi ke Belanda. Selama ini, Prai mengambil alih kepemimpinan. John Otto Ondawame (waktu itu ia meninggalkan sekolah hukum di Jayapura karena diikuti dan diancam untuk dibunuh oleh ABRI Indonesia siang dan malam) menjadi tangan kanan dari Jacob Prai. Itu inisiatif Prai untuk mendirikan Komandan Regional OPM. Dia menunjuk dan memerintahkan sembilan Komandan Regional. Sebagian besar dari mereka adalah anggota pasukannya sendiri di kantor pusat PEMKA, perbatasan Skotiau, Vanimo-Papua Barat.

Komandan regional dari mereka , Mathias Wenda adalah komandan untuk wilayah II (Jayapura โ€“ Wamena), Kelly Kwalik untuk Nemangkawi (Kabupaten Fakfak), Tadeus Yogi (Kabupaten Paniai), Bernardus Mawen untuk wilayah Maroke dan lain-lain. Komandan ini telah aktif sejak itu. Kelly Kwalik ditembak dan dibunuh pada 16 Desember 2009.

Pada tahun 2009, sebuah kelompok perintah OPM yang dipimpin oleh Jenderal Goliat Tabuni (Kabupaten Puncak Jaya) sebagai fitur pada laporan menyamar tentang gerakan kemerdekaan Papua Barat.

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat

Logo TPNPB

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), adalah sayap militer dari Organisasi Papua Merdeka (OPM). TPNPB dibentuk pada 26 Maret 1973, setelah Proklamasi Kemerdekaan Papua Barat 1 Juli 1971 di Markas Victoria. Pembentukan TPNPB adalah Tentara Papua Barat berdasarkan Konstitusi Sementara Republik Papua Barat yang ditetapkan 1971 pada Bab V bagian Pertahanan dan Keamanan. Sejak 2012 melalui reformasih TPN, Jenderal. Goliath Tabuni diangkat menjadi Panglima Tinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat.

Hari umum

  • 1 Mei 1963 : Hari Aneksasi Papua (untuk Indonesia diperingati sebagai Hari Integrasi Papua)
  • 1 Juli 1971 : Hari Proklamasi Kemerdekaan Papua
  • 1 Desember 1961 : Hari Kemerdekaan Papua

Pendukung

Lihat pula

Referensi

Informasi lebih lanjut: Ketuk untuk memperluas โ€ฆ

Rujukan

  • Bell, Ian; Herb Feith; and Ron 

Politik yang berbau pemerintahan. Militant news west Papua.


Politik

Hal yang berbau pemerintahan


Politikย (Yunani:ย Politikos;ย Arab:ย ุณูŠุงุณุฉ,ย siyasah) (dari bahasa Yunani:ย politikos, yang berartiย dari, untuk, atau yang berkaitan dengan warga negara), adalahย prosespembentukan dan pembagianย kekuasaanย dalamย masyarakatย yang antara lain berwujud prosesย pembuatan keputusan, khususnya dalamย negara.ย Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagaiย definisiย yang berbeda mengenaiย hakikatย politik yang dikenal dalamย ilmu politik.

Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan.

Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional.

Di samping itu politik juga dapat ditilik dari sudut pandang berbeda, yaitu antara lain:

  • politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama (teori klasik Aristoteles).
  • politik adalah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan negara.
  • politik merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan di masyarakat.
  • politik adalah segala sesuatu tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik.

Dalam konteks memahami politik perlu dipahami beberapa kunci, antara lain: kekuasaan politiklegitimasisistem politik, perilaku politik, partisipasi politik, proses politik, dan juga tidak kalah pentingnya untuk mengetahui seluk beluk tentang partai politik.

Etimologi

Politik berasal dari bahasa Belanda politiek dan bahasa Inggris politics, yang masing-masing bersumber dari bahasa Yunani ฯ„ฮฑ ฯ€ฮฟฮปฮนฯ„ฮนฮบฮฌ(politika – yang berhubungan dengan negara) dengan akar katanya ฯ€ฮฟฮปฮฏฯ„ฮทฯ‚ (polites – warga negara) dan ฯ€ฯŒฮปฮนฯ‚ (polis – negara kota).

Secara etimologi kata “politik” masih berhubungan dengan politiskebijakan. Kata “politis” berarti hal-hal yang berhubungan dengan politik. Kata “politisi” berarti orang-orang yang menekuni hal politik.

Politik berasal dari bahasa Yunani yaitu polis yang berarti kota atau negara kota. Turunan dari kata tersebut yaitu:

  • polites berarti warga negara.
  • politikos berarti kewarganegaraan.
  • politike tehne berarti kemahiran politik.
  • politike episteme berarti ilmu politik.

Kata ini berpengaruh ke wilayah Romawi sehingga bangsa Romawi memiliki istilah ars politica yang berarti kemahiran tentang masalah masalah kenegaraan. Politik pun dikenal dalam bahasa Arab dengan kata siyasah yang berarti mengurus kepentingan seseorang. Pengarang kamus al Muhith mengatakan bahwa sustu ar-raโ€™iyata siyasatanberarti saya memerintahnya dan melarangnya.

Sedangkan politik secara terminologis dapat diartikan

  1. Menunjuk kepada satu segi kehidupan manusia bersama dengan masyarakat. Lebih mengarah pada politik sebagai usaha untuk memperoleh kekuasaan, memperbesar atau memperluas serta mempertahankan kekuasaan (politics). Misal: kejahatan politik, kegiatan politik, hak-hak politik.
  2. Menujuk kepada โ€œsatu rangkaian tujuan yang hendak dicapaiโ€ atau โ€œcara-cara atau arah kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan tertentuโ€. Lebih mengarah pada kebijakan (policy). Misal: politik luar negeri, politik dalam negeri, politik keuangan.
  3. Menunjuk pada pengaturan urusan masyarakat dalam segala aspek kehidupan. Pemerintah mengatur urusan masyarakat, masyarakat melakukan koreksi terhadap pemerintah dalam melaksanakan tugasnya (siyasah).

Di antara ketiga definisi tersebut, tentunya definisi pertama lebih memiliki konotasi negatif dibandingkan definisi kedua dan ketiga. Hal ini disebabkan orientasi yang pertama adalah politik kekuasaan, untuk meraih dan mempertahankan kekuasaan dapat dilakukan dalam jalan apapun entah baik entah buruk, dapat menghalalkan segala cara dan lebih berorientasi pada kepentingan pemimpin atau elit yang berkuasa. Sedangkan definisi politik yang kedua dan ketiga lebih berorientasi pada politik pelayanan terhadap masyarakat, dimana posisi pemimpin merupakan pelayan masyarakat bukan penguasa aset-aset strategis

Ilmu politik

Teori politik

Teori politik merupakan kajian mengenai konsep penentuan tujuan politik, bagaimana mencapai tujuan tersebut dan segala konsekuensinya. Bahasan dalam Teori Politik antara lain adalah filsafat politik, konsep tentang sistem politiknegaramasyarakatkedaulatankekuasaanlegitimasilembaga negaraperubahan sosial, pembangunan politik, perbandingan politik, dsb.

Terdapat banyak sekali sistem politik yang dikembangkan oleh negara negara di dunia antara lain: anarkisme,autoritarian, demokrasidiktatorismefasismefederalismefeminismefundamentalisme keagamaanglobalismeimperialismekapitalismekomunismeliberalismelibertarianismemarxismemeritokrasimonarkinasionalismerasismesosialismetheokrasitotaliterismeoligarki dsb.

Lembaga politik

Secara awam berarti suatu organisasi, tetapi lembaga bisa juga merupakan suatu kebiasaan atau perilaku yang terpola. Perkawinan adalah lembaga sosial, baik yang diakui oleh negara lewat KUA atau Catatan Sipil di Indonesia maupun yang diakui oleh masyarakat saja tanpa pengakuan negara. Dalam konteks ini suatu organisasi juga adalah suatu perilaku yang terpola dengan memberikan jabatan pada orang-orang tertentu untuk menjalankan fungsi tertentu demi pencapaian tujuan bersama, organisasi bisa formal maupun informal. Lembaga politik adalah perilaku politik yang terpola dalam bidang politik.

Pemilihan pejabat, yakni proses penentuan siapa yang akan menduduki jabatan tertentu dan kemudian menjalankan fungsi tertentu (sering sebagai pemimpin dalam suatu bidang/masyarakat tertentu) adalah lembaga demokrasi. Bukan lembaga pemilihan umumnya (atau sekarang KPU-nya) melainkan seluruh perilaku yang terpola dalam kita mencari dan menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin ataupun wakil kita untuk duduk di parlemen.

Persoalan utama dalam negara yang tengah melalui proses transisi menuju demokrasi seperti indonesia saat ini adalah pelembagaan demokrasi. Yaitu bagaimana menjadikan perilaku pengambilan keputusan untuk dan atas nama orang banyak bisa berjalan sesuai dengan norma-norma demokrasi, umumnya yang harus diatasi adalah mengubah lembaga feodalistik (perilaku yang terpola secara feodal, bahwa ada kedudukan pasti bagi orang-orang berdasarkan kelahiran atau profesi sebagai bangsawan politik dan yang lain sebagai rakyat biasa) menjadi lembaga yang terbuka dan mencerminkan keinginan orang banyak untuk mendapatkan kesejahteraan.

Untuk melembagakan demokrasi diperlukan hukum dan perundang-undangan dan perangkat struktural yang akan terus mendorong terpolanya perilaku demokratis sampai bisa menjadi pandangan hidup. Karena diyakini bahwa dengan demikian kesejahteraan yang sesungguhnya baru bisa dicapai, saat tiap individu terlindungi hak-haknya bahkan dibantu oleh negara untuk bisa teraktualisasikan, saat tiap individu berhubungan dengan individu lain sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku.

Konsep-konsep politik

Ada beberapa konsep politik dasar yang bersumber dari para ahli, yaitu:

  1. Klasik. Pada pandangan klasik (Aristoteles) mengemukakan bahwa politik digunakan masyarakat untuk mencapai suatu kebaikan bersama yang dianggap memilki nilai moral yang lebih tinggi daripada kepentingan swasta. Kepentingan umum sering diartikan sebagai tujuan-tujuan moral atau nilai-nilai ideal yang bersifat abstrak seperti keadilan, kebenaran dan kebahagiaan. Pandangan klasik dianggap kabur seiring banyaknya penafsiran tentang kepentingan umum itu sendiri. kepentingan umum dapat diartikan pula sebagai general will, will of all atau kepentingan mayoritas.
  2. Kelembagaan. Menurut Max Weber, politik adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara. Max Weber melihat negara dari sudut pandang yuridis formal yang statis. Negara dianggap memiliki hak memonopoli kekuasaan fisik yang utama. Namun konsep ini hanya berlaku bagi negara modern yaitu negara yang sudah ada differensiasi dan spesialisasi peranan, negara yang memiliki batas wilayah yang pasti dan penduduknya tidak nomaden.
  3. Kekuasaan. Robson mengemukakan politik adalah kegiatan mencari dan mempertahankan kekuasaan ataupun menentang pelaksanaan kekuasaan. Kekuasaan sendiri adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain, baik pikiran maupun perbuatan agar orang tersebut berpikir dan bertindak sesuai dengan orang yang mempengaruhi. Kelemahan dari konsep ini adalah tidak dapat dibedakannya konsep beraspek politik dan yang non politik dan juga kekuasaan hanya salah satu konsep dalam ilmu politik, masih ada konsep ideologi, legitimasi dan konflik.
  4. Fungsionalisme. David Easton berpendapat bahwa politik adalah alokasi nilai-nilai secara otoritatif berdasarkan kewenangan dan mengikat suatu masyarakat. Sedangkan menurut Harold Lasswell, politik merupakan who gets, what gets, when gets dan how gets nilai. Dapat diketahui bahwa politik sebagai perumusan dan pelaksanaan kebijakan umum. Kelemahan dari konsep ini adalah ditempatkannya pemerintah sebagai sarana dan wasit terhadap persaingan diantara pelbagai kekuatan politik untuk mendapatkan nilai-nilai terbanyak dari kebijakan umum tanpa memperhatikan kepentingan pemerintah itu sendiri.
  5. Konflik. Pandangan konflik mendeskripsikan bahwa politik merupakan kegiatan untuk memengaruhi perumusan dan kebijaksanaan umum dalam rangka usaha untuk memengaruhi, mendapatkan dan mempertahankan nilai. Oleh karena itu sering terjadi perdebatan dan pertentangan antara pihak yang memperjuangkan dan pihak yang mempertahankan nilai. Kelemahan konsep ini adalah tidak semua konflik berdimensi politik.

BAHASA KOMUNIKASI YANG ADA BANYAK ORANG DI PAKE.


Bahasan

.

Gaya Komunikasi Organisasi

6:gaya komunikasi menurut Steward L.Tubbs dan Sylvia Moss

Gaya Komunikasi Mengendalikan

Gaya komunikasi mengendalikan (dalam bahasa Inggris: The Controlling Style) ditandai dengan adanya satu kehendak atau maksud untuk membatasi, memaksa dan mengatur perilaku, pikiran dan tanggapan orang lain. Orang-orang yang menggunakan gaya komunikasi ini dikenal dengan nama komunikator satu arah atau one-way communications.

Pihak – pihak yang memakai controlling style of communicationini, lebih memusatkan perhatian kepada pengiriman pesan dibanding upaya mereka untuk berharap pesan. Mereka tidak mempunyai rasa ketertarikan dan perhatian untuk berbagi pesan. Mereka tidak mempunyai rasa ketertarikan dan perhatian pada umpan balik, kecuali jika umpan balik atau feedback tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi mereka. Para komunikator satu arah tersebut tidak khawatir dengan pandangan negatif orang lain, tetapi justru berusaha menggunakan kewenangan dan kekuasaan untuk memaksa orang lain mematuhi pandangan-pandangannya.

Pesan-pesan yag berasal dari komunikator satu arah ini, tidak berusaha โ€˜menjualโ€™ gagasan agar dibicarakan bersama namun lebih pada usaha menjelaskan kepada orang lain apa yang dilakukannya. The controlling style of communication ini sering dipakai untuk mempersuasi orang lain supaya bekerja dan bertindak secara efektif, dan pada umumnya dalam bentuk kritik. Namun demkian, gaya komunikasi yang bersifat mengendalikan ini, tidak jarang bernada negatif sehingga menyebabkan orang lain memberi respons atau tanggapan yang negatif.

Gaya Komunikasi Dua Arah

Dalam gaya komunikasi ini, tindak komunikasi dilakukan secara terbuka. Artinya, setiap anggota organisasi The Equalitarian Styledapat mengungkapkan gagasan ataupun pendapat dalam suasana yang rileks, santai dan informal. Dalam suasana yang demikian, memungkinkan setiap anggota organisasi mencapai kesepakatan dan pengertian bersama. Aspek penting gaya komunikasi ini ialah adanya landasan kesamaan. The equalitarian style of communication ini ditandai dengan berlakunya arus penyebaran pesan-pesan verbal secara lisan maupun tertulis yang bersifat dua arah (two-way communication).

Orang-orang yang menggunakan gaya komunikasi yang bermakna kesamaan ini adalah orang-orang yang memiliki sikap kepedulian yang tinggi serta kemampuan membina hubungan yang baik dengan orang lain baik dalam konteks pribadi maupun dalam lingkup hubungan kerja. The equalitarian style ini akan memudahkan tindak komunikasi dalam organisasi, sebab gaya ini efektif dalam memelihara empati dan kerja sama, khususnya dalam situasi untuk mengambil keputusan terhadap suatu permasalahan yang kompleks. Gaya komunikasi ini pula yang menjamin berlangsungnya tindak berbagi informasi di antara para anggota dalam suatu organisasi.

Gaya Komunikasi Berstruktur

Gaya komunikasi yang berstruktur ini, memanfaatkan pesan-pesan verbal secara tertulis maupun lisan guna memantapkan perintah yang harus dilaksanakan, penjadwalan tugas dan pekerjaan serta struktur organisasi. Pengirim pesan (sender) lebih memberi perhatian kepada keinginan untuk memengaruhi orang lain dengan jalan berbagi informasi tentang tujuan organisasi, jadwal kerja, aturan dan prosedur yang berlaku dalam organisasi tersebut.

Stogdill dan Coons dari The Bureau of Business Research of Ohio State University, menemukan dimensi dari kepemimpinan yang efektif, yang mereka beri nama Struktur Inisiasi atau Initiating Structure. Stogdill dan Coons menjelaskan mereka bahwa pemrakarsa (initiator) struktur yang efisien adalah orang-orang yang mampu merencanakan pesan-pesan verbal guna lebih memantapkan tujuan organisasi, kerangka penugasan dan memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang muncul.

Gaya Komunikasi Dinamis

Gaya komunikasi yang dinamis ini memiliki kecenderungan agresif, karena pengirim pesan atau sender memahami bahwa lingkungan pekerjaannya berorientasi pada tindakan (action-oriented). The dynamic style of communication ini sering dipakai oleh para juru kampanye ataupun supervisor yang membawa para wiraniaga (salesmen atau saleswomen).

Tujuan utama gaya komunikasi yang agresif ini adalah mestimulasi atau merangsang pekerja/anggota untuk bekerja dengan lebih cepat dan lebih baik. Gaya komunikasi ini cukup efektif digunakan dalam mengatasi persoalan-persoalan yang bersifat kritis, namun dengan persyaratan bahwa anggota atau bawahan mempunyai kemampuan yang cukup untuk mengatasi masalah yang kritis tersebut.

Hayo kita bisa melakukan hal yang harus diperhatikan organisasi.

Editor wene ambileck wenda.

Militant news west Papua.


๏šฉ๏šฉ๏šฉ๏šฉ๏šฉ๏šฉ๏šฉSetia hatimu kedepan!!!
Berbagai kasih
Telah kita alami suka dan duka
Baik duka maupun suka.

Kini ku telah merasakan
Rasa yang sesungguhnya
Yang berasal dari hati saya.

Kasih setiamu…
Telah membuat kita bahagia
Karna dirimu…
Telah menghapus semua
Duka dan deritaku…

Ku berharap…
Kasihmu utuh dan tak berubah
Untuk sekarang dan selamanya…
โ™ฅ๏ธโ™ฅ๏ธโ™ฅ๏ธโ™ฅ๏ธโ™ฅ๏ธ
(Wene ambileck wenda  )

Media Militant news west Papua


Setiap gerak langkahnya, maju tak pernah luput dari sorotan media massa. Ada sebagian mendukung menjadi populer karena prestasi dan gerakan, ada pula maju yang populer karena kontroversi kehidupannya. Karier yang sukses dalam bidangย khususย dan hiburan juga berkaitan dengan status sebagai seni;ย sedangkan tokoh-tokohย politikย seringkali menjadi ebat atau sebaliknya yakni populer merambah dunia politik. Orang-orang juga dapat menjadi gerakan karena perhatianย media massaย tertuju pada gaya hidup, kekayaan, atau tindakan kontroversial seseorang, atau karena hubungannya dengan orang yang lebih dahulu terkenal. Namun, pemaknaan terhadap gerakan acapkali terpadu dengan penyebutan istilah pejuang, padahal secara esensi keduanya memiliki perbedaan.

Kawan kawan hormat waktu tidak menunggu pejuang. Pejuang harus kejar waktu KNPB lawan lawan kolonialisme Indonesia.

West Papua 040kebenaran adalah mulia tidak akan pernah di puna dari siapa pun.!


4 Kebenaran Mulia

West Papua

Komisariat militant pusat


4 Kebenaran Mulia di temukan rimbah saat di Buru (Buru: p wene Wenda) adalah kebenaran yang berlaku bagi siapa saja tanpa membeda-bedakan suku, ras, budaya, maupun agama. Mengakui atau tidak mengakui, suka atau tidak suka, setiap manusia mengalami dan diliputi oleh hukum kebenaran ini.

Wene burunan

4 Kebenaran Mulia ditemukan oleh waktu diburunan yang bermeditasi di bawah Pohon kelapa hingga memperoleh Penerangan Sempurna dan menjadi serita. Burunan Kebenaran Mulia yang ditemukan itu diajarkan oleh aktivis west Papua kepada Rakyat atau manusia di Bumi ini. Muncul ataupun tidak muncul seorang Tuhan Yesus di dunia ini, kebenaran itu akan tetap ada dan berlaku secara aktivis west Papua

4 Kebenaran itu adalah:

  1. Kebenaran tentang adanya sejarah (Moyang)
  2. Kebenaran tentang sejarah (istiadat dan Budaya)
  3. Kebenaran tentang lenyapnya Sejarah ( west Papua manipulasi kolonialisme)
  4. Kebenaran tentang jalan berunsur 58tahun menuju akhir sejarah ( west Papua P. Wene Ambileck Wenda)

Sakit rimbah

Berbagai bentuk penderitaan yang ada di Medan Revolusi ini dapat dirangkum ke dalam tiga bagian utama atau kategori, yaitu:

  1. Penderitaan Biasa (Sakit-hati), misalnya sakit kepala, sakit perut, sakit gigi, dan sebagainya.
  2. Penderitaan karena Perubahan (pikiran-sejarah ), misalnya berpisah dengan ideologi, dengan yang dibenci, tidak tercapai apa yang diinginkan rakyat, sedih, ratap tangis, putus asa, dan sebagainya.
  3. Penderitaan karena memiliki Badan Jasmani (Sekaran -Dukkha), yaitu penderitaan karena kita lahir sebagai manusia, sehingga bisa mengalami burunan kolonialisme sakit , menderita sendiri, sedih, kecewa, dan Tidak Tampa kawan.
  4. Lebih lanjut tentang sejarah, dijelaskan di dalam hidup aktivis (Hukum,, jelas kan kepada TNI polri kolonialisme Indonesia yang saling berkaitan )

Sejarah Papua barat

Ketiga macam penderitaan di atas tentu tidak muncul begitu saja, tetapi karena ada sebab yang mendahului, BUKAN asal mula. Karena disebut dengan PALAHWAN, maka hal itu tidak dapat diketahui awal dan akhirnya. Sebab penderitaan itu adalah karena manusia menulis Keserakahan, Kebencian dan Kegelapan Batin, sehingga mengakibatkan kelahiran yang berulang-ulang dari masa ke masa dari satu alam ke alam berikutnya.

Manusia banyak yang tidak menyadari bahwa ada kebebasan dari semua bentuk penderitaan yang dapat dicampai ketika masih hidup. Mereka kebanyakan melekat pada kesenangan-kesenangan nafsu kesenangan dan cari cinta, menghancurkan kehidupan makhluk lain, kebocoran kerja rasia pandangan salah yang menyesatkan banyak orang dan menjanjikan kebahagiaan semu dan sementara, hidupnya tidak diarahkan dengan baik, tidak membuka diri untuk belajar lebih dalam tentang kebenaran sejarah, menjadi orang revolusi oner yang hanya tahu tetapi tidak mempraktikkan apa yang ia ketahui, menjadi orang bodoh yang tidak mampu membedakan kebaikan dan kejahatan. Inilah sebab penderitaan yang ada dalam hati (wene) kebanyakan Rakyat orang Papua, yaitu Nafsu makan minum dari musuh melaju yang tidak henti (Tanha), dan kegelapan batin (west Papua) yang menjadi sebab kelahiran berulang-ulang bagi dirinya.

Sejarah west Papua

Sebagaimana kesakitan akan sembuh manakala sebabnya telah diketahui dan diberikan obat yang tepat, demikian pula penderitaan seseorang juga dapat ditransformasikan dengan mempraktikkan cara-cara yang benar dan berlaku secara Aktivis m.west Papua Kebahagiaan akan dicapai manakala ia terbebas dari penderitaan itu. Kebahagiaan ini adalah kebahagiaan sejati, yang mana tidak akan diketahui ke mana perginya seseorang yang telah bebas dari derita batin dan jasmani. Inilah kebahagiaan Rakyat (Militant west Papua). Kebahagiaan yang dapat dicapai BUKAN setelah meninggal dunia saja, tetapi juga ketika masih hidup di dunia ini.

Papua barat bukanlah suatu tempat, melainkan keadaan di mana seseorang mempunyai pikiran yang sangat jernih yang telah terbebas dari sifat serakah, benci, dan gelap batin. Ia dapat mencapainya ketika masih memiliki badan jasmani. Sebagaimana perjuangan kita militant untuk mencari jalan keluar dari Burunan usia muda, sakit dan kematian hingga menjadi PALAHWAN, maka seperti itulah seseorang dengan sekuat tenaganya sendiri berusaha mengikis habis sifat-sifat jahat yang ada dalam dirinya, mengikis habis ego dalam dirinya, mengikis habis nafsu-nafsu bisnis, dan memunculkan kebijaksanaan paling tinggi dalam kehidupannya dan menjadikan dirinya sendiri sebagai Orang Setia pejuang meskipun masih bergaul dengan banyak orang dan berpenghidupan di Rakyat luas. Bebas ketika ia meninggal dunia, maka tidak akan ada lagi orang yang mengetahui ke mana ia pergi, karena PALAHWAN bukanlah suatu tempat. Sebagaimana api itu ada, namun tidak seorang pun yang dapat mengetahui ke mana perginya api setelah padam.

Jika diibaratkan sebuah kaju kering yang menyala, apinya adalah kebencian, keserakahan, dan kegelapan batin dan batang kaju kering adalah badan jasmani, maka ketika nyala api padam bersamaan dengan habisnya batang kayu bakar yang terbakar, saat itulah Kebenaran selanjutnya dari kaju kering tersebut tidak dapat diketahui oleh siapa pun.

Inilah gambaran militant secara sederhana.

Jadi sangat mungkin Kebahagiaan Sejati dapat dicapai bukan setelah meninggal dunia, tetapi juga ketika masih hidup.

Menulis wene Ambileck Wenda

Editor Alom Wenda.

KITA tidak tahu mahut Adang di depan.


Hidup kita ini banyak main. KITA TIDAK TAU MAUT ADAN DI DEPAN KITA.
_______________________
” jangan sombong dengan
muka ganteng dan cantik
Karna muka terakhir kita
adalah tanah.
” jangan sombong dengan
rumah mewa dan besar
karna ruma terakhir kita
adalah kuburan.
” jangan sombong dengan
baju bagus karna baju
terakhir kita adalah kapas.
” jangan sombong dengan
mobil mewa dan motor
mewa karna kendaraan
kita yang terakhir adalah
ambulance dan sebuah
peti mayat. Oleh karena itu.Kita jadi pejuang sumpah janji” Kita Bersumpah yaitu:Demi Atas nama Tuhan “Demi Atas nama AlamDemi Atas nama Tulang BelulangDemi atas nama rakyat west Papua.Demi kebenaran
Demi Orang Tua kita.
Akan Menyebarkan
SMS ini Ke kawan kawan pejuang semua dan
Sahabat pacar adik kk
Dll
Apabila kita Melangar
Sumpah kita ini Maka
Musibah Akan Selalu
Menimpa Saya dan kawan kawan
Selalu Gagal Dalam
Usaha Dan Cita” ku
Satu kata kita lawan yaitu
1: impralisme asing
2: kapitalisme Indonesia
3: kolonialisme TNI POLRI Indonesia
Dan penguasa terorisme ini.
Militant news west Papua.

SEBUAH REFLEKSI HISTORI ” TERMINOLOGI MAHASISWA WEST PAPUA


SEBUAH REFLEKSI HISTORI
Jangan perna anda berkata” Hidup mahasiswa”, Jika Mulutmu masi tertutup untuk bersuara tentang kebenaran.

Jangan pernah anda katakan hidup pemuda karena anda tidak bicara.

Jangan pernah anda katakan hidup Papua , anda sendri main kocak kacik atas nama Papua.

Jangan perna berkata” Hidup Mahasiswa” Jika telinggamu tuli untuk mendengar jeritan dan tanggisan bangsa ini.

Jangan perna berkata ” Hidup Mahasiswa” Jika matamu tidak jeli melihat tentang penindasan, penjajahan, pemerkoasaan diatas Tanah ini.

Jangan perna berkata “Angkat tanggan kiri” Jika tanggamu masi terlipat tunduk dibawa kekuasaan lembag menjadi borjois-borjois kampus local.

Jangan perna katakan ” Hidup mahasiswa” Jika dirimu-Nya sedang tertidup dibawah hegemonic kampus & penguasa klonial.

Jangan perna anda bermimpi Menjadi “Ketua Bem, DPM-F” Jika esensinya Kerjanya tidak melalui terminologi mahasiswa, Rasionalitas, Analitis, sistematis, realities, radical, universal, kritis, objektif.

Pimpinan mahasiswa hari ini dipapua membutuhan pemimpin yang humanis, dan dedikatif disertai dengan Kritis, realitis, sistematis, analitis, radical dan objektif. Untuk menjawab keluhan & tanggisan bangsa ini.

Sudara/i yang punya kapasitas diseluruh universitas negeri dan swasta yang ada di teritorial west papua. Jika, sudara/ i kita, mahasiswa aceh menyuarakan referendum? Bagimna dengan tanggapan aksi reaksi terhadap konteks papua berdasarkan realitas hari ini. Apakah kita duduk & diam menontong? Terhadap betapa habatnya penindasan, penjajahan, pemerkosaam dipapua hari ini?
Kenapa teman” kita di aceh bisa, kita tidak bisa. Padahal kita punya kapasitas yang sama.

Oleh karena itu, Mari Kita konsolidasi seluruh bem bem & Mpm di seluruh tanah Menyatakan sikap kekritisme terhadap realitas hari ini dan menyerukan referendum diatas tanah ini.

Mari kita memulai dengan sikap perlawanam mahasiswa hari ini, dengan tindakan militansi & revolusioner mahasiswa yang disertai dengan Rasionalitas, analitis, kritis, realitis, sistematis, radikal. Untuk menjawab keluh kesah kaum tertindas, dan kaum tak bersuara.

Benteng pertahanan terahkir maju & mundurnya sebuah bangsa ada ditangan mahasiswa, Oleh karena itu, Tanpa mundur satu titik langkah pun untuk membebaskan bangsa ini sampai titik darah penghabisan.

Jika seribu orang berbicara tentang kebenaran pastikan 1 diantaranya saya & sudara.

Jika seratus orang berbicara tentang kebenaran pastikan 1 diantaranya adalah saya & sudara.

Jika 10 orang berbicara tentang kebenaran pastikan 1 diantaranya adalah saya dan sudara.

Jika 2 orang berbicara tentang kebenaran pastikan 1 diataranya adalah saya dan sudara.

Kebenaran tak bisa dikerjakan oleh seribuh orang tapi tidak sepaham & sependapat. Kebenaran bisa dikerjakan oleh sepuluh orang namun, satu jiwa, satu, tujuan, satu komando demi pembebasan bangsa ini dari tanah neoklonialisme.

( salam satu jiwa dalam ” one people, one soul”)

โœŠโœŠโœŠโœŠโœŠ

Hidup
(Papua merdeka)

Oleh:
Tahun baru ini berpikir bahwa benar benar orang Papua mati tidak Tampa terbatas ini.

Untuk itu kita jadi pemberontak yang bisa selamat kan bangsa west Papua,, kita bersatu dan Gerakan Revolusi. Lawa lawan.

WEST PAPUA LANNY WENE.


NDAWI MBANAK WONE

Ninogoba abe ambit Ala aret

Kaliku ALA wae.

Kat nen aret kiniki kunik ee’ ninake ,Kat nen mban ko’lu me liirogon eepinanege, Eeke menggedak me, Nit ninedage tiyappakwi, nit wogoppakwi, Eekwi lek o,Ata, kat mban kedage tianak logowak nduk eeko ogorik o.

It yi akumi ndi akumi yogo logonet, “it inogoba Ala ngge o?
Nit ninogoba Ala ti,mbogut paga wenage, At eeriak mbake nogo aret eerit nage, Eeke menggerak kwe,

Inagugiwak inayuk wukwi ti, Mbuti perak inom , Mbuti emas inom, nogo paga agobakkigirik wonage o, Ndi, aakumi ineenggi paga ogobakkirik me,

Inambe wonage kwe,wone mbanggwi Inigen wonage kwe, Inigen kogwi,

Ineenggi wonage kwe, iri; ngga piganet nogwi,
Inayuk wonage kwe, iniyok pit nogwi Ndawi Inale ‘lok wonage kwe inale ‘lok oone yogwe,Eekulik mengarak o.

Kini Wippiige Wone inom
Wone Alom Kibingga Wone
Mbanak wonage

Allah berfirman dalam bahasa lanny.
Allah
Alm
Tulang belulang
Moyang
Leluhur Lindungi kita semua wa.wa merdeka dari kita pasti akan cepat juga merdeka.
Wene ambileck wenda west papua.

West Papua militant news.


NDAWI MBANAK WONENinogoba abe ambit Ala aret

Kaliku ALA wae.
Kat nen aret kiniki kunik ee’ ninake ,Kat nen mban ko’lu me liirogon eepinanege, Eeke menggedak me, Nit ninedage tiyappakwi, nit wogoppakwi, Eekwi lek o,Ata, kat mban kedage tianak logowak nduk eeko ogorik o.

It yi akumi ndi akumi yogo logonet, “it inogoba Ala ngge o?
Nit ninogoba Ala ti,mbogut paga wenage, At eeriak mbake nogo aret eerit nage, Eeke menggerak kwe,

Inagugiwak inayuk wukwi ti, Mbuti perak inom , Mbuti emas inom, nogo paga agobakkigirik wonage o, Ndi, aakumi ineenggi paga ogobakkirik me,

Inambe wonage kwe,wone mbanggwi Inigen wonage kwe, Inigen kogwi,

Ineenggi wonage kwe, iri; ngga piganet nogwi,
Inayuk wonage kwe, iniyok pit nogwi Ndawi Inale ‘lok wonage kwe inale ‘lok oone yogwe,Eekulik mengarak o.

Kini Wippiige Wone inom
Wone Alom Kibingga Wone
Mbanak wonage

Allah berfirman dalam bahasa lanny.
Allah
Alm
Tulang belulang
Moyang
Leluhur Lindungi kita semua wa.wa merdeka dari kita pasti akan cepat juga merdeka.
Wene ambileck wenda west papua.

Komisariat m. west Papua menulis angka dikenal sebagai sejarah dasarnya rakyat Papua barat.


Ayat-ayat terkenal 1961/1971/2008/2019/2020.

  • Perjuangan 19:61: Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.
  • 2 bangsa west Papua 19:61: Sebab Allah yang telah berfirman: “Dari dalam gelap akan terbit terang!”, Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang tampak pada wajah perjuangan west Papua.

Konteks Surat

Surat ini berusaha menjawab permasalahan yang terjadi di komisariat militant. Ketika itu terjadi pertikaian antara huber dan golongan orang yang memfitnahnya. Mereka adalah orang-orang palsu yang memberitakan pejuang yang lain.Akan tetapi, lawannya justru mengklaim huber sebagai orang setia pejuang sehingga kewenangannya sebagai mempermainkan patut diragukan.Tindakan huber meninggalkan mereka dengan terburu-buru akhirnya menjadi hal yang disesalinya dikemudian hari, karena tindakannya itu seolah-olah membuktikan kebenaran tuduhan yang dikenakan kepadanya.Akhirnya orang-orang pejuang di Komisariat militant ditinggalkan dalam keadaan yang kacau, di tengah-tengah pertikaian yang belum usai.

Tempat Penulisan rimbah

Surat ini dikirim setelah wene ambileck wenda bertemu dengan pimpinan di M. Wene kemudian diutus kembali ke komisariat militant untuk mengantarkan surat dari Huber bagi Rakyat di bangsa west Papua.

Waktu Penulisan 31 /12/ 2019

Berdasarkan waktu pertemuan dengan pimpinan, besar kemungkinan surat ini ditulis di Rimbah pada akhir tahun 2019 M. rakyat meyakini penulisannya pada akhir tahun 2019 M. Pendapat lain memberi perkiraan tahun 2019, atau tahun 2020.

Maksud Penulisan 31)12)2019/2020

Maksud penulisan surat ini terkait erat dengan pertikaian yang pernah terjadi sebelumnya. Berdasarkan hal itu ia ingin membenarkan dirinya dari tuduhan yang sudah dikenakan pada dirinya, sekaligus menjelaskan bahwa ia adalah perusahaan pejuang west Papua yang sebenarnya dan bukan kriminal seperti yang mereka tuduhkan. Surat ini juga mencatat ungkapan syukur Patris Wenda karena segala sesuatu yang sudah dibenarkan, dan bahwa Tuhan selalu menghiburnya ketika mengalami masa-masa sulit, hal ini disampaikan untuk menghibur Rakyat west Papua yang juga sedang mengalami masa-masa sulit (pasal 2008-2019). Dalam surat ini Patris juga menasehati mereka memenuhi janjinya untuk mengumpulkan pikiran yang nantinya akan diberikan kepada orang-orang kudus yang Tertindas di west Papua. Surat ini juga menceritakan kesedihan Patris karena tidak bisa datang ke Komisariat untuk mengunjungi mereka, dengan ini Patris berharap kalau mereka tahu kesedihan Patris karena sangat mengasihi mereka.

Struktur dan Isi otak

Struktur dan isi Surat Patris yang Kedua kepada rakyat di west Papua, dapat dijabarkan sebagai berikut:

  • Pembukaan Surat (2008.2019
    • Salam (31).
    • Ungkapan syukur (30.31).
  • Patris membela diri di hadapan rakyat west Papua ( 61:71-08:19).
    • Pertanyaan mengenai perjalanan Patris ke rakyat .
    • Wene mempertahankan sejarah (61.71. 08.19.
      • Kesetiaan pejuang (08. 19).
      • Keunggulan rakyat dalam Perjanjian Referendum (08. 19.
      • Kelemahan dan penderitaan Rakyat (61:71-08:19).
        • Pengalamannya pada masa lalu dan masa sekarang (19:9-19).
        • Harapannya
      • Rakyat sebagai leluhur bangsa west Papua dan pelayan Mulia.
      • Kesimpulan ganda (31:12-2029:2020).
    • Perjalanan wene ambileck wenda berikutnya.
  • Pengumpulan pikiran untuk berjuang untuk west Papua
    • Rekomendasi untuk pengumpulan pikiran dan utusan-utusan (wilayah).
    • Rekomendasi kedua (pasal 2020).
  • Pertentangan pendapat dan pertahanan (10: ).
    • Wene mempertahankan diri an pekerjaannya melawan tuduhan pribadi (pasal 12).
    • Perjuangan west Papua (10).
    • Pemberitahuan akhir (16:12-2012:).
  • Penutup Surat (31/12/19/20).

Tema-tema Teologis

Penghiburan di Tengah Penderitaan

Surat ini diawali dengan ucapan syukur kepada Allah karena telah membebaskan kesakitan dari kesedihan dan penderitaan.Penderitaan yang P.wene ambileck alami dalam pelayanannya sangatlah berat, sehingga ia merasa seperti dijatuhi hukuman mati. wene memuji Allah karena penghiburan yang diberikan oleh-Nya di tengah penderitaan. Penghiburan yang ia rasakan akhirnya menguatkannya dalam melakukan pelayanan, karena itulah ia pun akhirnya harus membagi penghiburan tersebut ke orang lain agar merekapun dapat merasakan penghiburan dari Allah.

Hidup di Tengah Kesedihan

Perubahan rencana Ambileck untuk mengunjungi rakyat west Papua menimbulkan banyak tanggapan negatif dari lawan-lawannya di Perjuangan. Perubahan rencana tersebut memojokkan Ambileck, wenda dituduh sebagai orang yang memiliki ketidakmampuan dan ketidakpedulian terhadap perjuangan di rakyat west Papua. Di satu sisi memang benar kalau Ambileck mengadakan perubahan rencana mengenai perjalanannya ke rakyat west Papua, tetapi di sisi lain tuduhan yang dikenakan padanya tidaklah benar. Itulah sebabnya ia menulis surat kepada mereka dan menceritakan kesedihan yang ia rasakan supaya ketika ia datang lagi mereka akan bersukacita (1.1.2020). Surat ini justru ingin mengungkapkan bahwa wene ambileck mengasihi mereka.

Hidup di Tengah Ancaman Kematian

Bagian ini pun ingin menceritakan tentang penderitaan yang Huber hadapi dalam melakukan pelayanan. Penderitaan yang ia alami, membuat hidupnya seperti terancam dengan kematian.komandan Inilah hal yang membuat ia berserah penuh pada Allah sehingga ia dimampukan.

Membantu yang Miskin diatasnya tanah sendiri

Sukacita yang ia alami tidak membuatnya lupa dengan keadaan rakyat lain yang sedang mengalami kesulitan. Ia meminta agar Rakyat west Papua mengumpulkan uang untuk membantu saudara-saudara pejuang yang miskin di west Papua. Pemberian persembahan ini merupakan wujud dari pembaharuan yang telah dilakukan perjuangan kepada mereka. Tujuan lainnya adalah agar tercipta keseimbangan di antara Rakyat west Papua.

Editor komisariat militant west Papua. (Wene ambileck!!!)

Sejarah singkat Tuhan Yesus Toko revolusi.dunia


Diceritakan bahwa pada usia tiga puluh tahun Yesus memulai pelayanannya. Ia mula-mula pergi ke sungai Yordan, di sana ada Yohanes Pembaptis yang mengajak orang untuk percaya kepada Allah dan membaptiskan mereka di sungai. Yesus pun lalu dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, meskipun semula Yohanes merasa tidak layak karena ia tahu bahwa Yesus adalah Tuhan. Pada saat dibaptis Roh Kudus turun ke atas Yesus dalam rupa burung merpati dan terdengar suara dari surga yang mengatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah.

Setelah dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, Yesus lalu pergi ke padang gurun dan berpuasa 40 hari 40 malam. Di sana Yesus dicobai Iblis tiga kali banyaknya dan tiga kali pula Yesus mengalahkan setiap pencobaan yang dihadapi.

Kebanyakan ilmuwan modern menerima cerita pembaptisan Yesus oleh Yohanes sebagai peristiwa sejarah dengan tingkat kepastian yang tinggi.Bersama dengan ceritaย penyaliban Yesusย kebanyakan pakar memandangnya sebagai dua fakta sejarah yang paling dapat dipastikan kebenarannya mengenaiย Yesus, dan sering dijadikan titik mula penelitian mengenai hakikatย Yesus sebagai tokoh dalam sejarah.

Militant news west Papua.


Saat ini kami belum terlepas dari Negara Kesatuan Repoblik Idonesia dan kami masi di jajah,di bunu di bungkam oleh Negara yg tidk berdemokrasi ini maka, Rakyat klo pergi berobat, ke RSUD kolonial,satu kali 24jam harus berada di sisi pasien,dan prhatikan baik cara pengobatan melalui cairan atau obat obatan yg lainya dan tegas kepada perawat perawat yg sllu bikin diri profesional itu begitupun dokter,keluarga pasien jga berhak atas pasien,kami sudah tau cara mereka mempelkukan kami tdk manusiawi,oleh karena kepentingan dunia kapitalis,imperialis dan kloniallis,yg betujuan memberantas manusia papua,maka sebelum ke RSUD pertimbangkan baik sebelum terlambat kaki tangan kolonial telah berda di mana mana bidang pekerja pekerja lainya terutama melaluai kesehatan manusia papua akan punah secara perlahan maka kepada seluruh Rakyat west papua ,mari rapatkan barisan satukan kekuatan melawan pendasan.
Akhir kata hidup berjuang mati perjuangan
Sllam Revolusiโ€ฆโ€ฆโœŠโœŠโœŠ
Wenei

West Papua militant news.


Yang menghadap keatas menuju Papua merdeka menantang..
Tidak takut dia pasti roboh dia, jagahnya hidup..
Lebih tak sanggup mati akan datang..
Seperti dalam huap harus lepas..
Berlari tak bosan melawan kapitalisme imperalime teroris..
Darah yang keluar kesakitan sakit tidak rasa..
Tak bertobat.yang adapi nikmati pemilik negeri leluhur bangsa west Papua..

Pimpinan TPN PB kekuatan tuan tuan memiliki ,,. Allah Alam leluhur mencapuri tangan , untuk lawan penjahat kolonialisme Indonesia sedang lawan dan yang ada ditambah.

TPN OPM west Papua. abiskan mereka.
Wene ambileck.

West Papua militant


Senja itu langit kota memerah,
Yang tinggal hanya sisa-sisa asap beraroma gelisah,
Kota itu mati, juga telah mematikan nyali para penjajah,
Kota itu saksi, bahwa bangsa yang mereka anggap lemah,
Bukanlah orang-orang yang dengan mudahnya menyerah.

Sehari sebelum kota dipenuhi derap langkah serdadu,
Kapal terbang lalu-lalang di langit kotaku,
Hari itu mencekam, diselimuti ribuan ketakutan,
Kugandeng anak istriku ke persembunyian,
Lalu pamit,
Kembali ke medan gerilya di rimba dan bukit.

Hari bersejarah itu tiba, dengan tekad berapi-api dan doa yang tak henti
Yang kupikirkan hari itu, walaupun harus mati,
Anak-anakku kelak tidak akan terasing lagi di negerinya sendiri.
Ratusan orang menghunus bambu tajam, mengokang senapan,lalu turun berlari.

Satu, dua, jatuh tertembak.
Satu, dua, tertangkap lalu diinjak-injak.
Yang tersisa dari kami malah semakin kuat memberontak.
Menggemakan takbir dan kata โ€œmerdekaโ€ dengan sekeras-keras teriak.

Ingatan itu masih melekat tajam;
Saat tubuhku yang penuh luka tanpa perban, lebam oleh pukulan,
Kota ini harus segera kami bumi hanguskan,
Membakar serta mereka,dan mengirim mereka pulang dengan kekalahan,
Tak sejengkalpun dari tanah ini akan mereka dapatkan.

Tujuh puluh tiga tahun setelahnya, aku terus berjuang.
Membagikan cerita dari kisah nyata,
Sampai hari ini, tak pernah ada harap apa-apa,
Sebab negeriku telah merdeka.
Tidak pernah kupikir bila nanti aku mati, akan dikubur di taman makam.
Tidak pernah kuingin kematianku dirayakan dengan tembakan penghormatan.
Tidak juga kuharap jalanan kota, gedung-gedung megah, dengan namaku dinamakan.
Bahkan hanya memimpikan namaku terukir pada prasasti dan buku.
Tidak, Nak.
Kenali saja kisah heroik ini, jangan namaku.

Nak, yang harus kau lakukan mulai kini,
Teruskanlah perjuangan kami!
Jangan asami luka-luka kami yang dulu kami dapat
Ibu pertiwi bersedih hati kalian buat.
Meski nyawa di badan berlalu pergi,
Jagalah! Agar kemerdekaan ini abadi.

Lelaki tua itu terbatuk,
Beranjak dari duduk,
Dengan gontai ia berjalan,
menawarkan tisu di perempatan.
Lelaki tua, dengan dada kurus berjenjang,
Tak pernah lagi tahu ke mana ia akan pulang.

PUISI CINTA


(Puisi cinta.)
Pada suatu malam, kami sedang menuju menulis cerita di pusat kota. Salah seorang dari kami tiba-tiba mara, โ€ eh sekarang kawin masih muda-muda ya?โ€ sambil melihat poster-poster kisa di pinggir jalan.

Kemudian saya menarik kesimpulan bahwa sebenarnya bukan kawin nya yang muda, tapi dialah yang adik. Karena umurnya kecil, maka dia melihat bahwa semua orang terlihat lebih muda.

Ketika kita melihat banyak orang lebih muda melakukan kegiatan, berarti umur kita udah berjalan. Ketika teman -teman kita makin lama makin muda, maka kita dah beranjak mudah. Ketika kita merasa iri banyak anak muda berdua pacaran, maka kita dah mudah. Ketika merasa puisi cinta seperti burunan, maka udah mudah. Ketika kita masuk kamar dikirain kaka, maka sudah mudah.

Nah, jika kalian tidak mengalami hal yang saya sebutkan di atas, maka kalian berumur muda
Selamat malam semua


  • Militant news 16 Desember 12/2019 . Memperingati hari ke tiga pahlawan Nasional west Papua.kegiatan NasionalTelah memimpin Oleh kawan kawan pejuang, dan melakukan perjuangan dalam hari pahlawan dan juga menjelaskan perjuangan dalam negeri dan internasional kawan kawan mencapai/merebut/mempertahankan kemerdekaan sisa sisa dari ketiga pahlawan mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Telah melahirkan dalam kegiatan atau pemikiran besar yang dapat gerakan bangsa west Papua.
  • Telah menghasilkan karya besar yang mendatangkan manfaat bagi perjuangan kita ketika pahlawan nasional luas atau meningkatkan demi rakyat west Papua dan martabat bangsa west Papua. Mereka pergi tetapi harwa bersama dengan kita komisariat militant salam revolusi.merdeka.

Selamat hari Natal untuk setiap umat kristiani.


Peranan

Yesus mengajarkan bahwa seorang sosok apokaliptik, yaitu “Putra Manusia” (“Anak Manusia”), akan segera datang dalam awan-awan kemuliaan untuk mengumpulkan orang-orang yang terpilih, atau orang-orang pilihan (Markus 13:24-27, Matius 24:29-31, Lukas 21:25-28). Ia menyebut dirinya sendiri sebagai seorang “putra manusia” dalam pengertian sehari-hari “seorang pribadi”, tetapi para sejarawan tidak tahu apakah Yesus juga merujuk pada dirinya sendiri ketika ia menyebut “Putra Manusia” surgawi. Paulus dan kaum Kristen awal lainnya menafsirkan “Putra Manusia” sebagai Yesus yang telah bangkit.

Gelar Kristus, atau Mesias, menunjukkan bahwa para pengikut Yesus menyakininya sebagai pewaris takhta Raja Daud yang diurapi, yang diharapkan beberapa kalangan Yahudi untuk menyelamatkan Israel.ย Injil merujuk Yesus bukan hanya sebagai seorang Mesias tetapi dalam bentuk mutlak sebagai “Mesias”, atau dipersamakan dengan “Kristus”.ย Dalam Yudaisme awal, bentuk mutlak gelar ini tidak ditemukan, tetapi hanya terdapat frasa seperti “Mesiasnya”.ย Tradisi tersebut dianggap cukup ambigu sehingga memberikan ruang untuk perdebatan mengenai apakah Yesus mendefinisikan peranย eskatologisnyaย sebagai Mesias yang dimaksud.ย Tradisi mesianik Yahudi meliputi berbagai bentuk yang berbeda, beberapa di antaranya berfokus pada seorang sosok Mesias dan yang lainnya tidak.ย Berdasarkan pada tradisi Kristen, Gerd Theissen melanjutkan dengan hipotesis bahwa Yesus melihat dirinya sendiri dalam hal-hal mesianik tetapi tidak mengklaim gelar “Mesias”.ย Bart Ehrman berpendapat bahwa Yesus menganggap dirinya sebagai Mesias, walaupun dalam arti bahwa ia akan menjadi raja tatanan politik baru yang akan dimulai oleh Allah,ย bukan dalam pengertian yang dipegang oleh kebanyakan orang saat ini tentang istilah tersebut.

west Papua niws Sejarah singkat kebenaran


Sejarah singkat parah aktivis (KNPB)

Penghancuran total yang terjadi saatย pengepungan Yerusalemย oleh bangsa Romawi pada tahun 70 Masehi menyebabkan langkanya peninggalan dari Yudea abad pertama dan nyaris tidak ada catatan langsung yang terselamatkan mengenai sejarah Yudaisme dari paruh akhir abad pertama sampai abad kedua.ย Margaret west Papua bahwa meskipunย yudas orang Papuaย melaporkan (Sejarah west Papua 1961 kalau kaum Kristen awal meninggalkan Papua barat menujuย west Papuaย sesaat sebelum kebenaran akhirnya diisolasi, perlu diakui bahwa tidak ada peninggalan Kristen tangan pertama dari bangsa west Papua awal yang terselamatkan.Namun, sepanjang sejarah 60an, sejumlahย 58 tahunย yang dikaitkan dengan Yesus telah diklaim meskipun terdapat keraguan-keraguan atasnya.ย kolonialisme Indonesia, seorang teolog 60an, menulis secara sinis mengenai maraknya manis pahit dan sejumlah bangunan kayu yang diklaim terbuat dariย salib yang digunakan dalam Penyaliban.Demikian pula, sementara para ahli memperdebatkan apakah Yesus disalibkan dengan tiga atau empat paku, setidaknya tiga puluhย paku suciย tetap dihormati di seluruh Eropa /seluruh dunia.

Beberapa pejuang bangsa west Papua seperti peninggalan yang diklaim sebagaiย Mahkota Duri, hanya dikunjungi peziarah dalam jumlah sedang, sedangkanย Kain Kafan Turinย (yang dikaitkan denganย devosi Katolikyang telah disetujui terhadapย Wajah Kudus Yesus) telah dikunjungi oleh jutaan orang seperti itu,ย termasukย  pejuang para aktivis danย orang tua geleriyawan.ย Tidak ada kata mundur keilmuan budaya yang mendukung keaslian bagi anak anak parah aktivis apapun yang dikaitkan dengan Itu kebenaran yang akan penembus west Papua.

Militant news west Papua.

SEJARAH PAPUA BARAT


Sejarah Papua

Tambah deskripsi judul


Sejarahย Papuaย mengacu kepada sejarah bagian baratย Pulau Papua baratย dan pulau-pulau kecil lainnya di baratnya. Bagian timur pulau tersebut merupakanย Papua Nugini.

Permukiman manusia diperkirakan telah mulai antara 42.000 dan 48.000 tahun yang lalu.Perdagangan antara Pulau Papua dan pulau-pulau Indonesia yang berdekatan terdokumentasi sejak abad ketujuh, dan kekuasaan Papua di Pulau Papua sampai dengan abad ke-13. Belanda mengklaim wilayah tersebut dan mulai pekerjaan misionaris pada abad kesembilan belas. Wilayah Papua barat ini dimasukkan ke dalam Republik Papua Niugini pada tahun 1960-an. Menyusul mulainyaย reformasi di seluruh west Papua ke Indonesiaย tahun 1998, Papua dan provinsi-provinsi di Indonesia lainnya mendapat otonomi daerah yang lebih besar. Pada 2001, status “Otonomi Khusus” diberikan kepada wilayah ini, walaupun sampai saat ini, pelaksanaannya bersifat parsial.Wilayah ini terbagi menjadi Provinsiย Papuaย danย Papua Baratย pada tahun 2003.

Sejarah prakolonial Belanda

Permukiman orang Papua di wilayah tersebut diperkirakan telah mulai antara 42.000 dan 48.000 tahun yang lalu. Suku bangsa Austronesia yang bermigrasi melalui Asia Tenggara Maritimmendiaminya beberapa ribu tahun yang lalu. Kelompok-kelompok ini telah mengembangkan beragam budaya dan bahasa di tempat; terdapat lebih dari 300 bahasa dan dua ratus dialek tambahan di wilayah ini.

Pada awal abad ketujuh, Kerajaan Sriwijaya yang berpusat di Sumatra(abad ke-7 hinga abad ke-13) terlibat dalam hubungan dagang dengan Pulau Papua barat, yang pada awalnya mengambil barang-barang seperti kayu cendana dan burung cenderawasih sebagai upeti kepada Tiongkok, namun kemudian melakukan perbudakan terhadap penduduk pribumi. Kekuasaan kerajaan Majapahit (1293-1527) yang berpusat di Jawa menjangkau hingga pinggiran barat Pulau Papua. Kakawin Majapahit abad ke-14 Nagarakretagamamenyebutkan Wwanin atau Onin sebagai salah satu wilayah yang dikenal di timur, saat ini dikenal sebagai Semenanjung Onin di Kabupaten Fakfak, bagian barat Semenanjung Bomberai yang lebih besar, di selatan wilayah Kepala Burung Papua Barat. Wanin atau Onin mungkin adalah nama tertua dalam catatan sejarah untuk merujuk kepada bagian barat Pulau Papua.

Pada 13 Juni 1545, Ortiz de Retez, yang memimpin San Juan, meninggalkan pelabuhan di Tidore, sebuah pulau di Hindia Timur dan berlayar hingga mencapai pantai utara Pulau Papua, di mana dia berpetualang sepanjang muara Sungai Mamberamo. Dia merebut kepemilikan daratan tersebut bagi Raja Spanyol, dalam proses yang memberi nama pulau tersebut dengan yang nama dikenal saat ini. Dia menyebutnya Nueva Guineakarena kemiripan penduduk lokal dengan orang-orang di pantai Guinea di Afrika Barat.

Sejarah pascakolonial Belanda

Abdurrahman Wahid (1999-2001)

Abdurrahman Wahid, alias Gus Dur, yang terpilih menjadi presiden keempat Indonesia, mewujudkan wacana diplomasi yang dicetuskan Habibie. Gus Dur melakukan dua langkah penting yaitu mengganti nama Irian Jaya (yang dicetuskan Soekarno) menjadi Papua. Serta memperbolehkan pengibaran bendera Bintang Kejora.

Meski keputusannya banyak ditentang, Gus Dur tidak mempermasalahkan seandainya bendera Bintang Kejora dikibarkan di samping bendera Merah PutihYayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia mengatakan Gus Dur menganggap bendera Bintang Kejora sebagai umbul-umbul atau spanduk yang dikibarkan dalam berbagai perayaan.

Tak hanya itu, ia juga memberikan ruang bagi kelompok yang menentang keberadaan Indonesia di tanahnya untuk melakukan dialog secara aman. Hal ini sesuai dengan agenda Gus Dur kala bertandang ke tanah subur tersebut. Di mana ia ingin bertemu dengan berbagai elemen di Papua dan melihat matahari terbit pertama milenium kedua tanggal 1 Januari 2000 pagi.

Megawati Soekarnoputri (2001-2004)

Mengikuti misi ayahnya dalam mengembangkan orang Papua, Megawati memprakarsai beberapa rencana untuk membangun jalan, jembatan dan infrastruktur keras lainnya.

Sumbangsih:

  • Otonomi khusus (UU No 21 Tahun 2001).
  • Kebijakan pemimpin Papua harus Orang Asli Papua (OAP).
  • Pemberian dana otsus tiap tahun yang mencapai 8,36 triliun (2019).

Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2014)

Selama menjabat sebagai presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan tiga agenda strategis yaitu rekonstruksi UU 21/2001 menuju RUU โ€˜Otonomi Khusus Plusโ€™, agenda penyelesaian konflikmenuju Papua Tanah Damai, dan rencana melanjutkan pembangunan Tanah Papua yang komprehensif dan ekstensif.

Selama sepuluh tahun masa kepresidenan SBY, SBY masih belum puas dengan kemajuan di Papua. Dia berharap bahwa kepresidenan Jokowi akan terus fokus pada beberapa hal seperti peningkatan kepercayaan publik pada masyarakat akar rumput Papua, kemajuan keamanan di Pegunungan Tengah karena masih terganggu dan pembentukan dialog Jakarta-Papua sangat diperlukan untuk memperkuat kondisi politik di Papua.

Sumbangsih:

Joko Widodo (2014-sekarang)

Pemerintahan Joko Widodomemprioritaskan pembangunan infrastruktur dan SDM sebagai kerangka besar solusi konflik di Papua. Jokowi menerapkan kebijakan BBM satu harga. Jokowi menilai BBM satu harga adalah bentuk โ€œkeadilanโ€ bagi warga Papua. Infrastruktur lain yang juga tengah dibangun Jokowi adalah serat optik Palapa Ring. Pada 2020, Jokowi menargetkan internetsudah dapat dinikmati hingga Papua Barat.  

Pada kunjungannya ke Papua setelah dinobatkan menjadi presiden periode kedua, Jokowi berjanji akan Jokowi akan segera mengeksekusi pembangunan serta perbaikan jalan dari Kabupaten Arfak menuju Manokwarisepanjang 139 kilometer. Bandara pegunungan, pasarrumah sakit dan puskesmas Kabupaten Arfak sudah masuk dalam daftar infrastruktur yang akan dibangun Jokowi.

Jokowi beserta rombongan mendarat di Papua pada 26 Oktober 2019. Keesokan harinya, Jokowi mengunjungi Kabupatenย Pegunungan Arfakย danย Manokwari. Bertepatan denganย Hari Sumpah Pemudaย pada 28 Oktober 2019, Jokowi meresmikanย Jembatan Youtefaย yang menjadi ikon baruย Jayapura.ย Jembatan Youtefaadalah jembatan terpanjang di Papua dengan 1.800 meter dan lebar 17 meter.

Jokowi juga meresmikanย Papuan Youth Creative Hub,ย diย Jayapura,ย Provinsi Papuaย dengan memberdayakan anak muda untuk menjadikanย inovasi,ย kreativitasย danย teknologiย alat yang dapat menciptakan kesejahteraan masyarakat Papua dan di Indonesia. Indonesia sedang Memusnahkan rakyat west Papua.

Referensi

Informasi lebih lanjut: Ketuk untuk memperluas โ€ฆ

Bacaan lanjutan

  • Friend, T. (2003).ย west Papua

Militant news west Papua

WEST Papua


Strategiย adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaanย gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurunย waktu tertentu.

Di dalam strategi yang baik terdapat koordinasi tim kerja, memilikiย tema, keputusan bersama mengidentifikasi faktor pendukung yang sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan secara Nasional, efisien dalam pendanaan, dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara efektif.

Strategi dibedakan denganย taktikyang memilikiย ruang lingkupย yang lebih sempit danย waktuย yang lebih singkat, walaupun pada umumnya orang sering kali mencampuradukkan ke dua kata tersebut. Strategi sering dikaitkan dengan Visi dan Misi, walaupun strategi biasanya lebih terkait dengan jangka pendek dan jangka panjang.

Menulis ketua militant pusat p w.

WEST PAPUA KABUPATEN NDUGA NEW…Smulai hari ini saya meletakan jabatan saya sebagai Wakil Bupati Nduga, dan mulai hari ini saya akan kembali menjadi masyarakat biasa,โ€mulai hari ini saya meletakan jabatan saya sebagai Wakil Bupati Nduga, dan mulai hari ini saya akan kembali menjadi masyarakat biasa,โ€


KENYAM โ€“ Kecewa, penembakan terhadap warga sipil kembali terjadi di wilayah pemerintahannya, Wakil Bupati Kabupaten Nduga, Wentius Nemiangge menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Wakil Bupati. Padahal masa jabatannya masih tersisa 3 tahun (periode 2017 – 2022)

Wentius menyebut, penembakan terhadap warganya (Hendrik Lokbere) merupakan dampak dari banyaknya pasukan yang dikirim oleh negara ke Nduga dalam satu tahun terakhir. Akibatnya, ribuan masyarakat Nduga mengungsi meninggalkan kampung karena takut dengan aparat.

โ€œ Sudah satu tahun terjadi seperti ini, Kami (pemerintah daerah) sudah menghadap Menteri, DPR RI, Panglima dan Kapolri meminta agar pasukan TNI-Polri yang ada di Nduga segera ditarik agar masyarakat kembali ke kampung-kampung untuk beraktivitas seperti biasanya. Namun sampai hari ini permintaan kami ini tidak pernah direspon, bahkan penembakan terhadap warga sipil terus terjadi,โ€ ungkapnya dengan nada kecewa di hadapan ratusan masyarakat Nduga yang berkumpul di Bandara Kenyam, Senin (23/12) siang.

Menurutnya, dia bersama Bupati, Yairus Gwijangge, merupakan perpanjangan tangan dari presiden di daerah, dan harusnya bisa didengar oleh pemerintah pusat, namun kenyataanya sangat bertolak belakang, karena permintaan mereka tidak pernah digubris pemerintah pusat.

โ€œ Kami ini adalah perpanjangan tangan presiden di daerah, tapi sejauh ini kami tidak ada nilainya, kami tidak dihargai. Permintaan kami tidak pernah digubris oleh pemerintah pusat, lalu untuk apa kami ada? Kami hanya dijadikan boneka oleh pemerintah, maka mulai hari ini saya meletakan jabatan saya sebagai Wakil Bupati Nduga, dan mulai hari ini saya akan kembali menjadi masyarakat biasa,โ€ tegasnya

Sudah Lepas Seragam

Bahkan lanjut dia, sejak korban Hendrik Lokbere ditembak pada Jumat malam, dirinya sudah melepas seragamnya dan meletakannya bersama jasad korban.

โ€œ Seragam sudah saya buka dan letakan bersama korban, mulai hari ini saya lepas jabatan wakil bupati, saya tidak ingin menjadi perpanjangan pemerintah di daerah tapi rakyat saya terus menjadi korban,โ€ ujarnya sedih

Menurutnya, masyarakat Nduga sama dengan masyarakat lainnya di pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan seluruh dunia, namun rakyat Nduga diperlakukan berbeda dan tidak dihargai.

โ€œ Kita semua ciptaan Tuhan yang paling mulia, memiliki derajat yang sama dengan saudara kita diluar papua. Tapi perlakuan negara ke kita orang Nduga sangat berbeda, jadi untuk apa kita pertahankan negara ini kalau kita terus dibunuh? Dimana keadilan itu? Apakah kami tidak berhak mendapat keadilan?โ€ akunya heran

Wakil bupati menyebut, pengunduran dirinya merupakan tanggung jawab terhadap masyarakat Nduga yang terus menjadi korban kekerasan dari aparat.

โ€œ Kepada pak bupati yang saya hormati, mulai hari ini saya mengundurkan diri sebagai wakil bupati dan bapak saja jalan sendiri. Terima kasih sudah bersama kurang lebih 3 tahun, banyak kelebihan dan kekurangan dalam menjalankan tugas, mulai hari ini saya akan kembali ke masyarakat dan menggunakan koteka,โ€ ungkapnya

Ia juga meminta kepada pemerintah pusat untuk segera menarik seluruh personil yang dikirim dan ditempatkan di Nduga, serta pekerjaan pembangunan jalan trans papua dikerjakan oleh sipil.

โ€œ Sekali lagi saya minta aparat TNI-Polri segera ditarik dari Nduga dan pembangunan jalan trans papua diserahkan kepada sipil, dengan begitu maka rakyat yang sudah mengungsi akan kembali dan memulai kembali hidupnya di kampung,โ€pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelummya, Hendrik Lokbere (25) warga Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, dilaporkan tewas tertembak. Korban diduga ditembak oleh aparat keamanan saat melakukan perjalanan untuk menjemput keluarganya di Distrik Batas Batu, Kabupaten Nduga pada Jumat (20/12) malam.**

West Papua niws


Perkembangan asal usul nama pulau Papua memiliki perjalanan yang panjang seiring dengan sejarah interaksi antara bangsa asing dengan Rakyat Papua, termasuk pula dengan bahasa-bahasa lokal dalam memaknai nama Papua barat.

Provinsi Papua, sebelumnya mencakup seluruh wilayah Papua barat, tetapi Indonesia di Pulau Papua. Pada masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda, wilayah ini dikenal sebagai Nugini Belanda (Nederlands Nieuw-Guinea atau Dutch New Guinea). Setelah berada bergabung dengan Negara kolonialisme Indonesia, wilayah ini di sebagai Provinsi Irian Barat sejak tahun 1963 hingga 1973. Namanya kemudian diganti menjadi Irian Jaya oleh Soeharto pada saat meresmikan tambang tembaga dan emas Freeport, nama yang tetap digunakan secara ilegal sampai terbitnya Undang-Undang No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua mengamanatkan nama provinsi ini untuk diganti menjadi Papua. Pada tahun 2003, disertai oleh berbagai Gerakan Revolusi (penggabungan Papua Tengah dan Papua Timur), Papua dibagi menjadi dua provinsi oleh pemerintah kolonial Indonesia; bagian timur tetap memakai nama Papuasedangkan bagian baratnya menjadi Provinsi irian jayaBarat(kemudian menjadi Papua Barat). Bagian timur inilah yang menjadi wilayah Provinsi Papua pada saat ini.

Nama Papua Barat (West Papua) masih sekarang digunakan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM), suatu gerakan Memisahkan dari kolonialisme Indonesia yang ingin memisahkan diri dari Indonesia dan membentuk negara sendiri.

๏ฟผwene ambileck wenda.

West Papua militant news Etimologi.


West Papua

Perkembangan asal usul nama pulau Papua memiliki perjalanan yang panjang seiring dengan sejarah interaksi antara bangsa asing dengan Rakyat Papua, termasuk pula dengan bahasa-bahasa lokal dalam memaknai nama Papua barat.

Provinsi Papua, sebelumnya mencakup seluruhย wilayah Papua barat, tetapi Indonesia di Pulau Papua. Pada masa pemerintahan kolonialย Hindia Belanda, wilayah ini dikenal sebagai Nugini Belanda (Nederlands Nieuw-Guineaย atauย Dutch New Guinea). Setelah berada bergabung dengan Negara kolonialisme Indonesia, wilayah ini di sebagaiย Provinsi Irian Baratย sejak tahun 1963 hingga 1973. Namanya kemudian diganti menjadiย Irian Jayaย olehย Soehartoย pada saat meresmikan tambang tembaga dan emasย Freeport, nama yang tetap digunakan secara ilegal sampai terbitnya Undang-Undang No. 21 Tahun 2001 tentangย Otonomi Khusus Papuaย mengamanatkan nama provinsi ini untuk diganti menjadi Papua. Pada tahun 2003, disertai oleh berbagai Gerakan Revolusi (penggabungan Papua Tengah dan Papua Timur), Papua dibagi menjadi dua provinsi oleh pemerintah kolonial Indonesia; bagian timur tetap memakai namaย Papuasedangkan bagian baratnya menjadi Provinsiย irian jaya Barat(kemudian menjadiย Papua Barat). Bagian timur inilah yang menjadi wilayah Provinsi Papua pada saat ini.

Nama Papua Barat (West Papua) masih sekarang digunakan olehย Organisasi Papua Merdekaย (OPM), suatu gerakan Memisahkan dari kolonialisme Indonesia yang ingin memisahkan diri dari Indonesia dan membentuk negara sendiri.

Latar belakang Merdeka

WEST PAPUA NEWST.


Sejarah Papua

West Papua militant

Tambah deskripsi judul


Sejarah Papua mengacu kepada sejarah bagian barat Pulau PapuaIndonesia dan pulau-pulau kecil lainnya di baratnya. Bagian timur pulau tersebut merupakan Papua Nugini.

Permukiman manusia diperkirakan telah mulai antara 42.000 dan 48.000 tahun yang lalu.Perdagangan antara Pulau Papua dan pulau-pulau Indonesia yang berdekatan terdokumentasi sejak abad ketujuh, dan kekuasaan nusantara di Pulau Papua sampai dengan abad ke-13. Belanda mengklaim wilayah tersebut dan mulai pekerjaan misionaris pada abad kesembilan belas. Wilayah ini dimasukkan ke dalam Republik Indonesia pada tahun 1960-an. Menyusul mulainya reformasi di seluruh Indonesia tahun 1998, Papua dan provinsi-provinsi di Indonesia lainnya mendapat otonomi daerah yang lebih besar. Pada 2001, status “Otonomi Khusus” diberikan kepada wilayah ini, walaupun sampai saat ini, pelaksanaannya bersifat parsial.Wilayah ini terbagi menjadi Provinsi Papua dan Papua Barat pada tahun 2003.

Sejarah prakolonial Belanda

Permukiman orang Papua di wilayah tersebut diperkirakan telah mulai antara 42.000 dan 48.000 tahun yang lalu. Suku bangsa Austronesia yang bermigrasi melalui Asia Tenggara Maritimmendiaminya beberapa ribu tahun yang lalu. Kelompok-kelompok ini telah mengembangkan beragam budaya dan bahasa di tempat; terdapat lebih dari 300 bahasa dan dua ratus dialek tambahan di wilayah ini.

Pada awal abad ketujuh, Kerajaanย Sriwijayaย yang berpusat diย Sumatra(abad ke-7 hinga abad ke-13) terlibat dalam hubungan dagang dengan Pulau Papua barat, yang pada awalnya mengambil barang-barang sepertiย kayu cendanaย danย burung cenderawasihย sebagaiย upeti kepada Tiongkok, namun kemudian melakukan perbudakan terhadap penduduk pribumi.ย Kekuasaan kerajaanย Majapahitย (1293-1527) yang berpusat diย Jawaย menjangkau hingga pinggiran barat Pulau Papua.ย Kakawinย Majapahit abad ke-14ย Nagarakretagamamenyebutkan Wwanin atau Onin sebagai salah satu wilayah yang dikenal di timur, saat ini dikenal sebagai Semenanjung Onin diย Kabupaten Fakfak, bagian baratย Semenanjung Bomberaiย yang lebih besar, di selatan wilayahย Kepala Burungย Papua Barat.ย Wanin atau Onin mungkin adalah nama tertua dalam catatan sejarah untuk merujuk kepada bagian barat Pulau Papua.

West Papua militant news.


Wanita perempuan Papua ย merujuk pada catatan atau informasi mengenai aktivitas dan peran wanita diย West Papua. Sumber penindasan rakyat west Papua mengenai itu peran wanita diย west Papuaย dapat berupa simbol-simbol atau hieroglif, lukisan, ritual-ritual, dan lain-lain. Di west Papua, wanita telah mendapatkan peran yang cukup beragam dalam Rakyat west Papua. Bahkan pada zaman ini telah ditemukan beberapa wanita yang menjabat sebagai pemimpin kota dalam wilayah kekuasaanย Bangsa kolonial Indonesia, contohnya adalahย Putri Putriย  bisa masuk dalam terali besi kolonialisme Indonesia.

West Papua news


Sponsor perjuangan dari kampung halaman.

PESAN DARI BAPA DAN MAMA

Anak Ku Yang Tersayang, Bila Kemana Anak Pergi Demi Massa Depanmu Berjuanglah Dengan Sungguh-Sungguh Dan Jangan Sampai Putus Assa, Lihatlah Kondisi Rakyat Harus Terwujud.

Dengan Kekurangan, Saya Duduk Di Pasar Kalo Jual sayur mayur ka , ikan ka ini Berjam-Jam Hujan Dan Panas Pun bertanda Untuk mencari Seribu Rupiah, Kadang Jualan Tidak Laku Buang Dikandang, Sambil Menetes Air Mata.

Anak ku gunakanlah Seribu Rupiah Yang saya Berikan Ini Sebaik baik Mungkin, Karena Inilah Hasil Susah Pajakku, Saya Panjatkan Doa Buatmu Untuk Berhasil Tentu Anak Pulang Denga Sorak-Soray.
Komunikasi terakhir kepada anak
Saya Semakin Tua Tentu Anak Tidak Lihat Saya, Saat Saya Pergi, Mungkin Saya Tetesan Air Mata Pipihmu Dari Rantauan Orang.

Ingat Pesan Ini Sambil Menuntut perjuangan Ditanah Orang Hingga Anak Sukses.

Akhirnya Bapa Dan Mama Menunggu Hasil Pengorbanan Yang Kami Bawah Ke Kampung Halaman.

Namun Bapa Dan Mama Ternyata Sudah mendahului Kita Sebelum melihat Hasil Dari Pada Perjuangan Kita

Merantau orang
Teruskan ke teman”
anda kalo anda pejuang mama dan bapa..

Salam kompak wene ambileck wenda.

Militant news


Referendum Kemerdekaan Bougainville 2019

Referendum Bougainville untuk kemerdekaan dari Papua Nugini

Referendum kemerdekaan yang tidak mengikat diadakan di Bougainville, daerah otonom Papua Nugini, antara 23 November dan 7 Desember 2019. Pertanyaan referendum adalah pilihan antara otonomi yang lebih besar di Papua Nugini dan kemerdekaan penuh, dan pemilih memberikan suara sangat besar (98.31)ย  %) untuk kemerdekaan

Militant news west Papua…16/12/2019 memperigati ketika pahlawan west Papua.


Militant news 16 Desember 12/2019 . Memperingati hari ke tiga pahlawan Nasional west Papua.kegiatan NasionalTelah memimpin Oleh kawan kawan pejuang, dan melakukan perjuangan dalam hari pahlawan dan juga menjelaskan perjuangan dalam negeri dan internasional kawan kawan mencapai/merebut/mempertahankan kemerdekaan sisa sisa dari ketiga pahlawan mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.
Telah melahirkan dalam kegiatan atau pemikiran besar yang dapat gerakan bangsa west Papua.
Telah menghasilkan karya besar yang mendatangkan manfaat bagi perjuangan kita ketika pahlawan nasional luas atau meningkatkan demi rakyat west Papua dan martabat bangsa west Papua. Mereka pergi tetapi harwa bersama dengan kita komisariat militant salam revolusi.merdeka.

West Papua news


Komandan Kawan Masih ingat.
PRO KING? International

16 DESEMBER , 12/2019 PROKINGINTERNATIONAL POLITIK
Aktivis west papua.dan .Anak Anak papua barat baca memori Ini, militant menulis puisi rimba untuk, pengorbanan, untuk generasi penerus bangsa west papua.

Untukmu Pahlawan west Papua.
West papu negri kuโ€ฆ
Engkau korbankan waktumu
Demi bangsaโ€ฆ
Rela kita taruhkan nyawamu
Maut menghadang di depan kita itu
Kau bilang itu hiburan dalam gerakan aktivis militant west Papua.

Tampa gerakan wajahmu
Tak segelintir rasa takut
Semangat membara di jiwamu penuh misteri west papua, musu musu kolonial Indonesia
Taklukkan mereka penghalang negrimu dan kolonialisme bunuh seperti binatang

Hari-hari mu di warnai
Pembunuhan dan pembantaian kits
Dan dihiasi darah orang asli papua menjadi api๐Ÿ”ฅ
Mengalir sungai darah di sekitarmu
Bahkan tidak jarang juga mata air darah itu
Yang muncul dari tubuhmu
Namun tak dapatโ€ฆ
Runtuhkan tebing semangat juangmu..
Komandan
Pana buncur tombok yang setia menemanimu
Kaki telanjang yang tak beralas
Sepatu dengan Satu gelas kopi
Basah di badan keringpun di badan
Yang kini menghantarkan
Kedalam istana kemerdekaan
West papua.

Puisi pahlawan militan Hilang Nyawamu
Napak HUBERTUS MABEL pahlawan bangsa
Berkibar dalam utang sang
Berkobar dalam puisi west Papua
Untuk meraih Cita-cita mempesatukan TPN Opm
Napak militant anak bangsa
Bersatu dalam semangat jiwa
Bergema di pengunungan Tenga kapubate Lanny jaya Distrik pirime
Untuk membawa nama tpn permukaan komandan prestasi dan kerya tujuan untuk merdeka cepat
Merdekaโ€ฆ
Kata yang penuh dengan makna
Bertahta dalam raga pejuang bangsa west Papua
Permandikan darah dan air mata
Perjuangan tanpa pamit untuk west Papua
Mengalan di garis khatulistiwa
Memberi kejayaan bangsa sepanjang masa depan
West Papua โ€ฆ
Pejuang sebagiannya mengejar Harta yang tidak ternilai harganya
Menjadi pemicu pemimpin bangsa
Untuk tampil di depan rakyat di pake oleh Musu kolonial Indonesia. โ€ฆ
Puisi Pahlawan โ€“ Pengorbanan ketua militant west papua
Mengucur deras keringat
Membasahi tubuh yang terikat
Membawa angan jauh entah kemana kou kapitalisme Indonesia.

Kawan hormat pejuang west Papua militant.
Menulis kawan wene ambileck wenda west Papua.

Sponsor perjuangan dari kampung halaman.

PESAN DARI BAPA DAN MAMA

Anak Ku Yang Tersayang, Bila Kemana Anak Pergi Demi Massa Depanmu Berjuanglah Dengan Sungguh-Sungguh Dan Jangan Sampai Putus Assa, Lihatlah Kondisi Rakyat Harus Terwujud.

Dengan Kekurangan, Saya Duduk Di Pasar Kalo Jual sayur mayur ka , ikan ka ini Berjam-Jam Hujan Dan Panas Pun bertanda Untuk mencari Seribu Rupiah, Kadang Jualan Tidak Laku Buang Dikandang, Sambil Menetes Air Mata.

Anak ku gunakanlah Seribu Rupiah Yang saya Berikan Ini Sebaik baik Mungkin, Karena Inilah Hasil Susah Pajakku, Saya Panjatkan Doa Buatmu Untuk Berhasil Tentu Anak Pulang Denga Sorak-Soray.
Komunikasi terakhir kepada anak
Saya Semakin Tua Tentu Anak Tidak Lihat Saya, Saat Saya Pergi, Mungkin Saya Tetesan Air Mata Pipihmu Dari Rantauan Orang.

Ingat Pesan Ini Sambil Menuntut perjuangan Ditanah Orang Hingga Anak Sukses.

Akhirnya Bapa Dan Mama Menunggu Hasil Pengorbanan Yang Kami Bawah Ke Kampung Halaman.

Namun Bapa Dan Mama Ternyata Sudah mendahului Kita Sebelum melihat Hasil Dari Pada Perjuangan Kita

Merantau orang
Teruskan ke teman”
anda kalo anda pejuang mama dan bapa..

Salam kompak wene ambileck wenda.

Racing west Papua


PapuaNewโ€ฆ. Jumat 13/ 12/ 2019.
Telah Ditemukan Sebuah Racun DalamAyam kulkas Akan potong //).Premium PER Kg. Berikut Ini Keterangan Dari kami pejuang mengimbau kepada rakyat west Papua Sorong sampai Merauke… Yang Sempat biasa’ beli barang milik orang non Papua hati hati Tersebut Sebagai Berikut :Situasi Natal orang Papua ramai belanja ,, demikian juga orang west Papua Korban ramai nanti. Maka kami pejuang pesan’ kepada rakyat , tidak boleh belanja produk Indonesia. Wamena Papua barat west Papua, pergi ke sebuah kios yang terletak di badan jalan raya Sentani Waena, di Salah tiga dekat jembatan kali sereh atau dekat dengan pangkas rambut bagian arah bandara untuk beli gula dan kopi. Berbahaya,
Sampai di depan Kios tersebut, Atas jalan atas bawah berdiri di depan Kios lalu sempat pesan sebuah Gula Premium 1 kg + Kopi Bras ajam /warung, minyak goreng, garam pekcing, skrim dan lain lainnya.
atau Air vit yang mereka di jual ko beli dengan uang tetapi nya kamu ,diambil dengan produk Indonesia, ambil hasil belanja situasi Natal, untuk di masukan dalam sebuah nyawamu Anda
yang berukuran kembali Anda.
kasih bocor
kaget karena dalam tersebut sempat ikut turun juga sebuah berwarna ke dalam perutnya tersebut.
Melihat benda tersebut perasaan Saudah tidak enak sehingga dirinya sempat kasih yang ada tersebut di atas sebuah makan berwarna pasti akan Anda mati.
Benar; benda tersebut racun tersebut begini kapur barang cairan itu di masukan lewat cuntik halus.
Sehingga anda takut lalu tidak belanja berarti Anda selamatkan inyawa anda .
kejadian ini benar sehingga, Khususnya Orang Asli Papua yang hendak beli barang barang kios, berhati hati karena, situasi yang terjadi beberapa hari yang lalu, terlebih khusus orang2 non Papua sedang rencana jahat untuk membunuh kami dengan racun dalam makanan dan minuman kios.
Sekali lagi jika hendak belanja barang di kios sangat berhati-hati ada racun yang musuh sedang masukan dalam barang2 kios. Satu kata anda tidak belanja maka kita akan merdeka west Papua.


โ–ช Sekali lagi sangat berHati hati jika, belanja barang- barang kios.

PUISI WENE AMBILECK WENDA WEST PAPUA.


Puisi santai

Puisi santai adalah puisi yang tidak terlalu ambisius untuk menjadi puisi. Ia lahir dari pengalaman budaya sehari-hari yang tidak dapat diremehkan. Ia tidak bersaing dengan puisi budaya’ Lanny yang masih mengandung unsur dialog keras dengan para pendahulunya, seperti kelahiran kembali mantra pada puisi wene ambileck Wenda Lanny. Puisi-puisi santai ini belum banyak dibuat jadi buku, namun kemunculannya dapat dipandang sebagai gejala yang disebabkan oleh budaya baru rakyat west Papua media. Melalui facebook atau grup seperti Twitter, para penyair ini mengasah peristiwa sehari-hari dalam Perjuangan pejuang. Mereka bebas memilih gaya: mantra, leluhur, west Papua, komisariat militant. Untuk menyebut puisinya itu sekadar urusan yang tidak harus ambisius sebagai wene, wenda sebagai misal menerbitkan buku kumpulan puisiย Seperti Bukan Cintaย yang mengindikasikan lahirnya corak baru puisi west Papua ini. Puisi tersebut membicarakan apa saja yang dialuinya setiap hari. Alih-alih menjadi puisi pejuang, puisi-puisi dalam buku tersebut malah membangun kesan encer dan bercanda. Namun pengamat west Papua asal rimba Papua memandang puisi-puisi santai liat Papua itu tak bisa diremehkan dan penting bagi perkembangan gerakan puisi Militant. khususnya.

Komite Nasional Papua barat.(KNPB).


*DEKLARASI HASIL KONGRES II KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT (KNPB)*
___________________________

Atas nama Allah leluhur bangsa Papua Barat, atas nama tulang beluang berserakan diatas tanah ini, atas nama mereka yang bergerliya di hutan rimba, atas nama mereka yang hidup di pengungsian, atas nama mereka yang sedang bergerliya di luar negeri.

Kami Komite Nasional Papua Barat KNPB sebagai Media Nasional rakyat Papua Barat terus berjuang demi terwujudnya agenda Hak Penentuan Nasib Sendiri bagi rakyat Papua melalui mekanisme referendum sebagai solusi demokratis;

Hari ini, secara terbuka kami ingin menyampaikan hasil Keputusan Kongres ke โ€“ II Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang dilaksanakan di kampung Vietnam pada tanggal 23-25 Oktober 2018 dan dihadiri oleh 600 Peserta dari 29 KNPB wilayah dan 7 wilayah KNPB Konsulat Indonesia;

Dengan melihat dinamika perjuangan pembebasan nasional Papua Barat secara menyeluruh dan kritis, melalui usul, saran, masukan dan serta mempertimbangkan hasil pembahasan komisi โ€“komisi dalam kongres II.

Forum kongres ke-II Komite Nasional Papua Barat [KNPB] memilih kepengurusan baru KNPB pusat dan menghasilkan resolusi-resolusi yang merupakan kesatuan sikap dan kebulatan tekad dari seluruh delegasi KNPB yang merupakan pimpinan rakyat west papua dari wilayah dan Konsulat yakni memutuskan untuk berjuang mencapai cita-cita bangsa Papua Barat yang merdeka secara politik melalui Jalur Referendum sebagai solusi damai dan demokratis;

Guna mencapai tujuan itu, KNPB menyerukan;

1. Mobilisasi Umum menuju Mogok Sipil Nasional sebagai Agenda Aksi Nasional Bangsa Papua.

2. Disampaikan kepada rakyat Papua Barat dan kepada seluruh komponen perjuangan untuk kembali mengakui TPNPB sebagai satu-satunya Militer Papua Barat.

3. Kembali memperkuat Lembaga Politik Bangsa Papua sebagai wadah representatif Papua dan alat demokrasi partisipatif rakyat Papua.

4. Kembali mendukung persatuan diplomat dalam wadah koordinatif ULMWP di Internasional.

5. Kongres ke- II KNPB secara demokratis memilih dan melantik pengurus baru KNPB pusat dengan komposi : *KETUA UMUM AGUS KOSSAY, KETUA I @โจ+62 821-6700-3324โฉ WARPO WETIPO, SEKERTARIS UMUM FERONIKA HUBI, SEKERTARIS I MECKY YEIMO, JUBIR NASIONAL ONES SUHUNIAP, JUBIR INTERNASIONAL, VICTOR F YEIMO, BENDAHARA PATRICK LOGO* dan dilengkapi komisariat-komisariat serta bidang berdasarkan kebutuhan perjuangan.

Demikian hasil keputusan kongres ke II KNPB ini kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab, atas perhatian disampaikan terima kasih.

_Port Numby, 30 Oktober 2018_

*Mengetahui*

*BADAN PENGURUS PUSAT KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT (BPP-KNPB)*

*AGUS KOSSAY*

*FERONIKA HUBI*

*Ketua Umum Sekretaris Umum*

________
https://suarapapua.com/2018/10/30/ini-isi-deklarasi-hasil-kongres-ii-knpb/amp/

West Papua militant


Dari  menghadap kemana hati berharap pagi pagi ini
Indah  mengukir kata kata
anak jalanan kata berbaris dari sudut.
Menyibak semua isi jiwaku siapa cocok dengan saya.

saya Pejamkan mata mencoba sedikit demi pengorbanan
Indahnya satu pikiran tak kan binasa
Hapuskan larang jika kau merasa
Terpiskan sepi tanpa hinda nya

Hai hinda
Dengarlah bisikan lembut ini
Dari hati yang selalu merindu
Pejamkan mata rasakan di jiwa
Biarlah love yang bicara tergerak hatinya

Saat indahmu  jadikan sebuah hari
Tajuk kata memuisi berasal dari pikiran honai
Raga terbawa tersapu dalam ombak
Gelombangnya yang beteriak-riak
Yang namun membawa arah berbalik  satukan hati

Kadang juga hati ini penuh kritik
Karna saya harap ini merasa tak bertepuk
Karna hangat hinda  itu tak dapat ku peluk
Hanya dapat pandangan ku dengan mata terbela
Hanya dapat pendamku dengan kepala tertunduk

Rasa semula biasa kini terus memuncak
Dengan serasa sinar yang terus bersinar
Pancarkan sinar cintanya hingga merasuk
Walau tak membias buat hati serasa menusuk

Namun di ketinggian hati ini menampak
Oleh pesona mu yang siang cantik
Oleh indahmu walau hanya di pucuk
Tapi yakinku kau lah yang terbaik

Ditaman yang penuh terurai bunga anggrek
Bunga dengan warna terpancar di kelopak
Warna yang kadang terpandang unik
Hati ini menggebu tergoda untuk memutik
Namun sayang karna terurai dengan lentik

Hati ini pun merajuk
Tapi ini juga  dari hati berbijak
Yang tak ingin juga melonjak
Juga dikata membesar paksa
Walau masih tanda tanya apakah ku menamakan

Kau dari hatiku yang kurujuk
Kau untuk asa yang kubujuk
Kau hatimu ku busur menombak
Semua ini dari hati yang berkehendak

Andai tangan ini berkarisma layaknya Khalil Gibran
Tak kan terhenti ku tulis keindahanmu
Namun menulis perasaan ku di sini itulah cukup
anak jalanan Wene Ambileck wenda.

Artikel militant


Morning star west Papua.

Kata militan merujuk kepada orang atau kelompok orang-orang yang ikut serta dalam suatu pertempuran fisik/verbal yang agresif, biasanya dikarenakan suatu penyebab. Jurnalis seringkali mempergunakan kata miiltansebagai istilan netral untuk prajurit yang tidak termasuk di dalam suatu organisasi militer. Secara khusus, seorang yang militan turut serta dalam tindak kekerasan sebagai bagian dari alasan memperjuangkan suatu tujuan politis.

Secara populer, kata “militan” seringkali disamaartikan denganย teroris, walaupun mungkin dengan karakteristik yang lebih lemah. Istilah “negara militan” dalam bahasa sehari-hari merujuk kepada suatu negara yang memiliki sikap agresif dalam mendukung sebuahย ideologiย atau perkara. Dalamย bahasa Prancis, istilah “militan” memiliki makna yang lebih lunak yang berarti “aktivis”. west Papua

ย Artikel bertopikย terorismeย ini adalah sebuahย rintisan. Anda dapat membantu Wene militant west Papua denganย mengembangkannya.Artikel militant

Rilis budaya


Militant west Papua merilis.
Pengertian Budaya

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah suku suku orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya, dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, peristiwa itu membuktikan bahwa budaya dipelajari.

Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. Budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosial-budaya ini tersebar, dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri.”Citra yang memaksa” itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti “individualisme kasar” di  “keselarasan individu dengan alam” di dan “kepatuhan kolektif” di Tiongkok.

Wene Ambileck Wenda.
West Papua.

West Papua militant news


Suffering Mount Maleo river Kali Bumi. For the sake of the people breathing victims together kaju roots

Militant west Papua

Are you on a trip but not driving food? And water, of course you can do things. Starting from consuming dry mouths, bird fines with travel companions to enjoy the environment. Kaju root but, not everyone can do things above that. Why? The problem is there are some people who can’t enjoy the trip because they often feel nauseous.

Well, if you are one of those who like nausea and vomiting during the trip, you can handle it in the right way, the drug to overcome flatulence. However, not everyone likes to take drugs during the trip and some choose to avoid nausea in other ways. So, what are the other ways that can be done? Here are some of them.

Eat snacks

Nausea during the journey in the jungle can be caused by various things, one of which is an empty stomach. But, eating too much heavy food can also cause nausea and needs to be avoided. To overcome this dilemma, one of the most appropriate solutions to do is to bring snacks during the trip. Three old coconut milk for three months

Snacks really help to overcome nausea because an empty stomach without making satiety. Snacks can block hunger so you don’t have to hold hunger until mealtime. Choose snacks that you like and are easy to consume as your travel companion. Besides helping to overcome nausea, this method is also useful to make the trip feel more enjoyable.

Don’t read a book or play this READ

Not all trips are fun. There are times when the trip feels boring because of the distance traveled or the duration of the trip that is very long because of the journey that many thorns. Read a ata book

West Papua militant news.


Suffering Mount Maleo river Kali Bumi. For the sake of the people breathing victims together kaju roots

Militant west Papua

Are you on a trip but not driving food? And water, of course you can do things. Starting from consuming dry mouths, bird fines with travel companions to enjoy the environment. Kaju root but, not everyone can do things above that. Why? The problem is there are some people who can’t enjoy the trip because they often feel nauseous.

Well, if you are one of those who like nausea and vomiting during the trip, you can handle it in the right way, the drug to overcome flatulence. However, not everyone likes to take drugs during the trip and some choose to avoid nausea in other ways. So, what are the other ways that can be done? Here are some of them.

Eat snacks

Nausea during the journey in the jungle can be caused by various things, one of which is an empty stomach. But, eating too much heavy food can also cause nausea and needs to be avoided. To overcome this dilemma, one of the most appropriate solutions to do is to bring snacks during the trip. Three old coconut milk for three months

Snacks really help to overcome nausea because an empty stomach without making satiety. Snacks can block hunger so you don’t have to hold hunger until mealtime. Choose snacks that you like and are easy to consume as your travel companion. Besides helping to overcome nausea, this method is also useful to make the trip feel more enjoyable.

Don’t read a book or play this READ

Not all trips are fun. There are times when the trip feels boring because of the distance traveled or the duration of the trip that is very long because of the journey that many thorns. Read a ata book

West Papua militant news


MILITANT

mengajakmu masuk ke dalam hati dan jiwaku.
MILITANT bahkan tidak mengenalmu.
Bagaimana bisa militant melakukan hal ini hanya untuk menyenangkanmu?
Jawabannya singkat, setiap orang layak untuk menerima menentukan nasib tanpa syarat.

Sentuhan komandan yang mendarat di gerakan adalah ajakan menyeluruh komisariat militant agar kau mau menatapku diatas Tanah sendiri.
KITA
Cukup tatapanmu, karena mampu meluluhkan Gerakan hati dan membuat militant percaya bahwa kamu mau menjadi Pasukan militant.

MILITANT kecil yang hanya berani menatap dan pasukan kecil yang hanya berani tersenyum simpul di muka rakyat ini.

Entah Gerakan macam apa ini, tiba-tiba pasukan menyayangimu rakyat Asli west papua.

Tidak pernah kita pertaruhkan bahwa militant lebih baik, menjadi roh dan tulus.
Tapi berani ku katakan bahwa mundur tak ada syarat untuk Bangsa west papua menyayangimu.

MILITANT.

Menjadi pasukan di kejauhan dan mengajaknya masuk ke dalam militant luar biasa.

militant
Terlihat tak beda dengan daya kematian yang terlalu tinggi hidup semakin kurang.
masing masing wilayah west papua.pada militant
Tidak benar jika dikatakan ini tak berguna dan hanya mencari perhatian saja atau cari pangkat jembatan bisnisnya perut atau mencari makan minum dengan kata aktivis militant.
militant.
Ini berguna, karena hati yang sudah tergerak tanpa bicara kerja keras untuk Bangsa west papua.

militant.
Ini tak butuh perhatian siapapun, karena hanya satu garis yang ku bangun, antara pasukan khusus (12.) 3.dan kamu semu@โ€”-
Militant
Cerita pertemuan pertama akan menjadi kenangan yang terus menemani sepanjang hari-hari berikutnya akan mendatan.
Pengharapan pada, pertemuan ke dua atau selanjutnya hanya menjadi abadi selama lamanya yang tercatat sebagai pejuang.
Sentuhan fisik yang kita rasakan begitu kuat, hanya masalah perasaan satu sama lain dan pasukan.

Ini bukan masalah siapa dengan siapa.
Siapa yang jatuh perjuangan.
Siapa yang butuh papua merdeka.
Dan siapa yang memang sedang mencari dan berjuang.
Tapi ini adalah masalah perasaan yang tumbuh dengan baik, tanpa pupuk dan siraman air mata dan darah pejuang west papua.

Perasaan yang telah mampu hidup hanya dengan kata merdeka, guyuran hujan dan getaran sungainya banjir.
Sementara pelangi hanya menambah keindahan west papua.

Perasaan yang telah mampu hidup tanpa perlu apa-apa. bertanggungjawab atas perjuangan da lindungi
Akan terus hidup dengan keadaan pun bagaimana cara untuk bertahan.

Perasaan yang akan tumbuh semakin indah dengan tanpa apa-apa.
Tidak ada kata lain hanyalah bebas dari tangan kolonial.
Karena perjuangan ini, tanpa syarat kita bisa LAWAN.

generasi Kecil yang Alam cantik.
Malaikat kecil yang luar biasa.
Jesus kristus.
Alam west papua.

moyang west papua.

yang menulis tuan wene ambileck

West Papua militant news


Komando menjaga perjuangan sejarah bangsa west papua barat.

Sejarah perjuangan bangsa west papua. yang terdiri dari 62, aspek penilaian dalam soal-soal sejarah (TPN/OPM )ini adalah kemampuan seseorang untuk menganalisa dalam bangsa west papua memahami pola-pola perjuangan bangsa west papua, dan kecenderungan tertentu dalam bentuk deretan angka dan huruf, lalu 7 memprediksikan hal-hal lain berdasarkan pola sebelumnya.Komando lahir merumuskan masalah perjuangan bangsa west papua barat misterius mereka buat.ppm/ tpn hidup.

Soal-soal  yang mengkelaim   yang  baru logika aritmatika terdiri dari tes deret angka, soal cerita, dan menghitung persen.  Ini kaco dalam perjuangan kelompok.

TPN OPM HIDUP JELAS JELAS Mengerjakan Soal Bangsa west papua murni   Papua merdeka tidak pernah kompromi musuh musuh indonesia.Logika dan rakyat bangsa west papua barat Tau TPN OPM HIDUP JELAS JELAS JELAS.

  1. Jangan terpaku hanya pada satu soal tertentu yang kelihatannya  Ambisi  dan kepentingan suku kecil mudah dikerjakan. Lompati saja pada soal awal perjuangan  tpn opm  berikutnya yang terkadang lebih mudah dipecahkan dibandingkan soal sebelumnya
  2. Perhatikan  mengacokan  perjuangan sejarah bangsa west papua secara keseluruhan, karena pola bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan dan pengelompokan loncat.Komando TPN OPM. NIGUNIARAT KNPB ADALAH SATU DAN SEJARAH PANJANG UMUR SUDAH TUA TOKOH TOKOH PERJUANGAN PEDIDI SEMUA TAU SEJARAH. 
  3. ALLAH ALAM TULANG BELAKANG TAU  GUNUNG KALI LAUT TELAH CATAT.  KOMANDO TPN WEST PAPUA BARAT HIDUP. 
  4. CATATAN KECIL UNTUK PEGACO TANGAN KELIRU.WENE AMBILECK WENDA.

Bagikan ini:

Author: MILI NAME MOLA NEBI

leluhur west papua milik orang asli west papua barat. View all posts by MILI NAME MOLA NEBI

Author MILI NAME MOLA NEBIPosted on9 October 2017

Leave a Reply

Logged in as prokinginternationalLog out?

COMMENT

 Notify me of new comments via email.

 Notify me of new posts via email.

Post navigation

PREVIOUSPrevious post:Previous PostNEXTNext post:Next Post

RECENT POSTS

TEXT WIDGET

This is a text widget. The Text Widget allows you to add text or HTML to your sidebar. You can use a text widget to display text, links, images, HTML, or a combination of these. Edit them in the Widget section of theCustomizer.Search for:SEARCH

victimofwetspapuaBlog at WordPress.com.Privacy & Cookies: This site uses cookies. By continuing to use this website, you agree to their use. 
To find out more, including how to control cookies, see here: Cookie Policy

West Papua news


Komando menjaga perjuangan sejarah bangsa west papua barat.

Sejarah perjuangan bangsa west papua. yang terdiri dari 62, aspek penilaian dalam soal-soal sejarah (TPN/OPM )ini adalah kemampuan seseorang untuk menganalisa dalam bangsa west papua memahami pola-pola perjuangan bangsa west papua, dan kecenderungan tertentu dalam bentuk deretan angka dan huruf, lalu 7 memprediksikan hal-hal lain berdasarkan pola sebelumnya.Komando lahir merumuskan masalah perjuangan bangsa west papua barat misterius mereka buat.ppm/ tpn hidup.

Soal-soal  yang mengkelaim   yang  baru logika aritmatika terdiri dari tes deret angka, soal cerita, dan menghitung persen.  Ini kaco dalam perjuangan kelompok.

TPN OPM HIDUP JELAS JELAS Mengerjakan Soal Bangsa west papua murni   Papua merdeka tidak pernah kompromi musuh musuh indonesia.Logika dan rakyat bangsa west papua barat Tau TPN OPM HIDUP JELAS JELAS JELAS.

  1. Jangan terpaku hanya pada satu soal tertentu yang kelihatannya  Ambisi  dan kepentingan suku kecil mudah dikerjakan. Lompati saja pada soal awal perjuangan  tpn opm  berikutnya yang terkadang lebih mudah dipecahkan dibandingkan soal sebelumnya
  2. Perhatikan  mengacokan  perjuangan sejarah bangsa west papua secara keseluruhan, karena pola bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan dan pengelompokan loncat.Komando TPN OPM. NIGUNIARAT KNPB ADALAH SATU DAN SEJARAH PANJANG UMUR SUDAH TUA TOKOH TOKOH PERJUANGAN PEDIDI SEMUA TAU SEJARAH. 
  3. ALLAH ALAM TULANG BELAKANG TAU  GUNUNG KALI LAUT TELAH CATAT.  KOMANDO TPN WEST PAPUA BARAT HIDUP. 
  4. CATATAN KECIL UNTUK PEGACO TANGAN KELIRU.WENE AMBILECK WENDA.

Bagikan ini:

Author: MILI NAME MOLA NEBI

leluhur west papua milik orang asli west papua barat. View all posts by MILI NAME MOLA NEBI

Author MILI NAME MOLA NEBIPosted on9 October 2017

Leave a Reply

Logged in as prokinginternationalLog out?

COMMENT

 Notify me of new comments via email.

 Notify me of new posts via email.

Post navigation

PREVIOUSPrevious post:Previous PostNEXTNext post:Next Post

RECENT POSTS

TEXT WIDGET

This is a text widget. The Text Widget allows you to add text or HTML to your sidebar. You can use a text widget to display text, links, images, HTML, or a combination of these. Edit them in the Widget section of theCustomizer.Search for:SEARCH

victimofwetspapuaBlog at WordPress.com.Privacy & Cookies: This site uses cookies. By continuing to use this website, you agree to their use. 
To find out more, including how to control cookies, see here: Cookie Policy


Deiyai berdarah
=============
Deiyai, Berdarah terjadi kembali tanggal 21/05/2019 di waghete, setelah kejadian di Oneibo.

Penembakan Polisi terhadap dua (2) pemuda atas nama;
1. Yulius Mote, kena peluruh di bagian kepala dan keteranganya meninggal dunia (Mati Tempat).

2. Melianus Dogopia kena peluruh di bagian paha, dan larikan ke RSUD

Penembakan itu membuat warga deiyai marah, sehingga masyarakat membakar kantor polsek waghete.

Masalah itu sudah memperbesarluaskan seluruh pelosok Daerah Deiyai, bahkan seluruh Papua, sehingga ada banyak BRIMOB dan TNI/POLRI dari Enarotali Paniai sudah terambur di kota waghete dan juga tadi pagi 2 maskapai pesawat terbang tiba di bandara Deiyai dan tumpahkan BRIMOB, TNI/POLRI dari Timika.

informasi melalui Via hanphone dari Deiyai, informasi ini sudah beritahu ke Kapolda sehingga, rencana hari ini beliau akan pergi menganangi masalah di Kab. Deiyai.

Adapun kronolis yang terjadi kemaring sore, ada tiga pemuda palang mobil lintas Paniai Deiyai, dan Deiyai Nabire, dan minta 10.000 (Sepuluh Ribu Rupiah) permobil, namun karena salah satu mobil tidak bayar, sehingga 3 pemuda tersebut  merusakan  kaca mobil, dan mobil tersebut lari ke polsek Waghete Deiyai. Pihak polisi tidak terima dengan Kejadian  tersebut, sehingga polisi serbu dengan peluruh daerah waghete II tanpa memandang orang yang ada di sekitar situ.

Yulius mote adalah pemuda berumur 20 tahun yang tidak senjaga melewati daerah sekitarnya setelah mengantar penumpang ke Tigi Timur,  namun karena Polisi begitu emosionalnya kurang kontrol sehingga, emosi mereka melampiaskan kepada pemuda yang lagi ojek.

Korbang adalah Pemuda Ojek, bukan pemabuk.

Kesepakatan pihak korbang pada pagi ini tanggal 22/05/2019 l, mayatnya akan kuburkab di lapangan sepak bola waghete dan jikalau dari pihak kepolisian membarikan bantuan bahkan bayar kepala tidak akan terima.
Mayatnya sementara disemayangkan di halaman gereka Katolik Okomokebo.

#Info
#Langsung
#Dari_Okomokebo_Deiyai
#Melalui_Via_Hanphone

PRO?KING International


ILAGA, LELEMUKU.COM – Pemimpin Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) Goliath Tabuni dan Lekagak Telenggen mengundang semua jurnalis nasional dan internasional untuk meliput aktivitas TPNPB-OPM yang saat ini mendeklarasikan diri sedang berperang melawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Melalui informasi yang diterima Lelemuku.com, Goliat pada 16 Juli 2019 menyatakan bahwa mereka telah berkumpul di Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua guna mendeklarasikan perang melawan TNI-Polri.

“Semua pemimpin militer TPNPB di Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Puncak Papua, Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Tembagapura, Papua telah berkumpul di Ilaga untuk melakukan pertemuan untuk melanjutkan perang gerilya melawan pendudukan Militer Kolonial Indonesia di tanah leluhur orang Papua,” tulis rilis dari juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom pada Jumat (19/07/2019).

Dikatakan, para pengundang wartawan itu diantaranya Komandan Tinggi TPNPB Jenderal Goliath Naaman Tabuni, TPNPB Komandan Operasi Umum Mayor Jenderal Lekagak Telenggen, Komandan Wilayah pertahanan Sinak Bridgen Militer Murib, Komandan Kawasan Pertahanan Ilaga, Penny Murib, Komandan wilayah pertahanan Intan Jaya Bridgen Ayub Waker, Staf Personil Komando Daerah Pertahanan Kali Kopi Timika Hengky Wamang, Komandan Wilayah pertahanan Jambi, Kabupaten Puncak Jaya, Komandan Kawasan Pertahanan Kwijawage itu mengharapkan agar para wartawan yang datang berasal dari luar negeri.

“Kami berharap bahwa para diplomat TPNPB-OPM yang berada di luar negeri dan juru bicara KOMNAS TPNPB-OPM, Tuan Sebby Sambom akan segera berkomunikasi dengan para wartawan tingkat dunia. seperti Aljazeera, BBC, CNN, ABC Australia, Radio Selandia Baru, Associate Press (AP) NBC, SBS, The Saturday Papper dan Jurnalis lain dari berbagai media di seluruh dunia yang belum kami sebutkan dalam undangan ini,” ujar dia.

Mereka juga mengajak jurnalis di Indonesia agar menyampaikan informasi ini, sebab mereka mengklaim media nasional dibatasi dan diteror oleh negara.

“Undangan ini juga disampaikan kepada jurnalis dari berbagai media di Indonesia, yang kredibel dan berwibawa sebagai independensi media dan yang memahami sistem jurnalistik. Kita perlu menyampaikan kata-kata ini kepada media Indonesia, karena sebagian besar media Indonesia dibatasi dan diteror oleh Militer dan Polisi Indonesia dan juga oleh Pemerintah Indonesia,” aku Sambom.

West Papua news puncak Ilaga intajaya mepago udang jurnalis. Meliput isu west Papua 1desember.


ILAGA, LELEMUKU.COM – Pemimpin Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) Goliath Tabuni dan Lekagak Telenggen mengundang semua jurnalis nasional dan internasional untuk meliput aktivitas TPNPB-OPM yang saat ini mendeklarasikan diri sedang berperang melawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Melalui informasi yang diterima Lelemuku.com, Goliat pada 16 Juli 2019 menyatakan bahwa mereka telah berkumpul di Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua guna mendeklarasikan perang melawan TNI-Polri.

“Semua pemimpin militer TPNPB di Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Puncak Papua, Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Tembagapura, Papua telah berkumpul di Ilaga untuk melakukan pertemuan untuk melanjutkan perang gerilya melawan pendudukan Militer Kolonial Indonesia di tanah leluhur orang Papua,” tulis rilis dari juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom pada Jumat (19/07/2019).

Dikatakan, para pengundang wartawan itu diantaranya Komandan Tinggi TPNPB Jenderal Goliath Naaman Tabuni, TPNPB Komandan Operasi Umum Mayor Jenderal Lekagak Telenggen, Komandan Wilayah pertahanan Sinak Bridgen Militer Murib, Komandan Kawasan Pertahanan Ilaga, Penny Murib, Komandan wilayah pertahanan Intan Jaya Bridgen Ayub Waker, Staf Personil Komando Daerah Pertahanan Kali Kopi Timika Hengky Wamang, Komandan Wilayah pertahanan Jambi, Kabupaten Puncak Jaya, Komandan Kawasan Pertahanan Kwijawage itu mengharapkan agar para wartawan yang datang berasal dari luar negeri.

“Kami berharap bahwa para diplomat TPNPB-OPM yang berada di luar negeri dan juru bicara KOMNAS TPNPB-OPM, Tuan Sebby Sambom akan segera berkomunikasi dengan para wartawan tingkat dunia. seperti Aljazeera, BBC, CNN, ABC Australia, Radio Selandia Baru, Associate Press (AP) NBC, SBS, The Saturday Papper dan Jurnalis lain dari berbagai media di seluruh dunia yang belum kami sebutkan dalam undangan ini,” ujar dia.

Mereka juga mengajak jurnalis di Indonesia agar menyampaikan informasi ini, sebab mereka mengklaim media nasional dibatasi dan diteror oleh negara.

“Undangan ini juga disampaikan kepada jurnalis dari berbagai media di Indonesia, yang kredibel dan berwibawa sebagai independensi media dan yang memahami sistem jurnalistik. Kita perlu menyampaikan kata-kata ini kepada media Indonesia, karena sebagian besar media Indonesia dibatasi dan diteror oleh Militer dan Polisi Indonesia dan juga oleh Pemerintah Indonesia,” aku Sambom.

West Papua news


kondisi west papua

sedang terjadi di rakyat papua barat.

teman2 dan keluarga kami yang ada di papua ,atau dimana pun perada. Sekarang ini TNI/POLRI usaha untuk menghabiskan/memusnakan orang papua secara tiba2 . maka mereka lakukan beberapa cara tapi orang papua asli sudah tau semua makanya. mereka lakuan satu cara untuk menghabiskan orang papua.. yaitu Rumah sakit yg ada di papua itu dari merauke sampai sorong mereka sudah kerja sama dengan TNI/PLRI. Jadi tolong informasikan berita penting ini biar masyarakat kita tau dan jaga waspada….ada salah satu suster orang wamena Namanya Naomi Hisage mengaku diri kepada masyarakat hari minggu kemarin tggl 16 bahwa salah satu anggota polisi dia tawarkan kepada naomi bahwa.kami akan kasih uang seharga Rp 250 juta. Tapi anggota polisi itu dia minta syaratnya kepada naomi bhwa bagimana kami kerja sama dengan anda kalao orang papua pasien yg masuk di rumah sakit berati tolong kasih matikan mereka semua dengan cara kasih obat racun mematikan…tapi suster ini menolak dan menginformasikan tentang berita ini kepada masyarakat. Jadi kami harap msayarskat kalau sakit atau priksa ke rumah sakit tolong jaga waspada…

tolong informasikan kepada masyarakat kita, atau saudara kita yang ada di papua maka mereka jaga waspada

New Frre wes papua

Pisi misi target utama wene


Ketika Kuliah, Lakukan 5 Kegiatan Ini untuk Mengembangkan Dirimu
Masa-masa kuliah adalah saat di mana kamu bisa melakukan banyak hal dan mengeksplor segala hal baru di sekitarmu. Memang, alangkah lebih baik saat kuliah kita fokus dan tidak teralihkan oleh hal lain. Tapi, masa kuliah adalah juga masa muda di mana kamu bisa tetap fokus pada satu hal sembari melakukan hal lain.

Gak mau kan kalau masa kuliahmu berlalu begitu saja tanpa ada pengalaman luar biasa yang akan menjadi kebanggaan di masa depan dan bisa kamu ceritakan ke banyak orang? Mau tahu hal apa saja yang bisa kamu lakukan sambil tetap fokus kuliah?

1. Mengikuti kegiatan tambahan di luar kelas yang sesuai dengan hobi dan bakatmu
Semua orang tentu punya hobinya masing-masing yang dikerjakan di waktu senggang. Nah, sambil kuliah, kamu bisa tetap mengembangkan hobimu dan mungkin menekuninya sebagai pekerjaan juga lho. Menjadi seorang photographer misalnya, sangat menyenangkan kalau bisa tetap kuliah dan tetap punya kegiatan lain sebagai tempat โ€œlariโ€ saat jenuh dengan tugas-tugas. Tapi kuliahnya tetap harus jadi nomor satu di Papua Korban politik.

papua news degeyai.


Deiyai berdarah
=============
Deiyai, Berdarah terjadi kembali tanggal 21/05/2019 di waghete, setelah kejadian di Oneibo.

Penembakan Polisi terhadap dua (2) pemuda atas nama;
1. Yulius Mote, kena peluruh di bagian kepala dan keteranganya meninggal dunia (Mati Tempat).

2. Melianus Dogopia kena peluruh di bagian paha, dan larikan ke RSUD

image

Penembakan itu membuat warga deiyai marah, sehingga masyarakat membakar kantor polsek waghete.

Masalah itu sudah memperbesarluaskan seluruh pelosok Daerah Deiyai, bahkan seluruh Papua, sehingga ada banyak BRIMOB dan TNI/POLRI dari Enarotali Paniai sudah terambur di kota waghete dan juga tadi pagi 2 maskapai pesawat terbang tiba di bandara Deiyai dan tumpahkan BRIMOB, TNI/POLRI dari Timika.

informasi melalui Via hanphone dari Deiyai, informasi ini sudah beritahu ke Kapolda sehingga, rencana hari ini beliau akan pergi menganangi masalah di Kab. Deiyai.

Adapun kronolis yang terjadi kemaring sore, ada tiga pemuda palang mobil lintas Paniai Deiyai, dan Deiyai Nabire, dan minta 10.000 (Sepuluh Ribu Rupiah) permobil, namun karena salah satu mobil tidak bayar, sehingga 3 pemuda tersebut  merusakan  kaca mobil, dan mobil tersebut lari ke polsek Waghete Deiyai. Pihak polisi tidak terima dengan Kejadian  tersebut, sehingga polisi serbu dengan peluruh daerah waghete II tanpa memandang orang yang ada di sekitar situ.

Yulius mote adalah pemuda berumur 20 tahun yang tidak senjaga melewati daerah sekitarnya setelah mengantar penumpang ke Tigi Timur,  namun karena Polisi begitu emosionalnya kurang kontrol sehingga, emosi mereka melampiaskan kepada pemuda yang lagi ojek.

Korbang adalah Pemuda Ojek, bukan pemabuk.

Kesepakatan pihak korbang pada pagi ini tanggal 22/05/2019 l, mayatnya akan kuburkab di lapangan sepak bola waghete dan jikalau dari pihak kepolisian membarikan bantuan bahkan bayar kepala tidak akan terima.
Mayatnya sementara disemayangkan di halaman gereka Katolik Okomokebo.

#Info
#Langsung
#Dari_Okomokebo_Deiyai
#Melalui_Via_Hanphone

image

image

TRWP DIBUAT OLEH PERSI PEPERA 1969. AKTOR ADALAH SEM KAROBA .


BUBARKAN TRWP SAVE KEMBALI TPN-PB/OPM.

Sejak tahun 2017 pada bulan October kami telah luncurkan tex yang Ada dibawah ini namun beberapa dari kami diteror oleh pihak yang Di angap membongkar kebusukan  SEM KAROBA.
Kita mengabdet kembali ditahun ini

Mari kita simak baik-baik dari ARTI 2 KATA: WANI & WaSalam

TabloidWANI memiliki dua arti yaitu pertama WANI : WALAK NINANE artinya Bahasa Walak, kami memilki beberapa dokumen sejak 2003 bahwa Sem Karoba mencoba membuat bahasa National Papua dengan bahasa walak, sem karoba mendoktrinasikan seluruh pelajar dan mahasiswa serta tua tua walak bahwa nanti bahasa Papua adalah bahasa walak.
Arti kedua dari WANI adalah Walak Ninuma yang dimaksud bahwa Walak punya tempat, dalam arti lain bahwa Papua Merdeka akan keluar dari pribadi Sem Karoba sehingga pada tahun 2000-2007 itu ada katakan bahwa Sem adalah Pengganti Jesus, hahahahah banyak kasus disini yang kami lewatkan dan selajutnya Sem yakinkan beberap tua tua dengan issue adat atau KINUME WONE, namun kami sendiri telah mengetahui rencana busuk Sem Karoba soal itu sehingga Kami tinggalkan dia sejak tahun 2004 stelah beds buku Papua Mengguggat……..
Program penggodokan sistym demokrasi kesukuan ala Papua yang digodok oleh sem karoba adalah sebenarnya Anti suku dari pulau dan pesisir , maka itu kami namakan DEMOKRASI KESUKUAN ADALAH SISTYM SUKUISME sehingga tidak cocok diterapkan di Papua Barat Karena kita terdiri dari beragam ragam tradisi dan bahasa, hal ini nampaknya mulai gagal, barangkali Kita secara serempak harus membuat sebuah sikap secara jelas Dan tegas bahwa :
1. Pembakaran terhadap buku buku dan konsep sukuisme yang dibangun sem karoba.
2. Bubarkan kelompok TRWP.
3. Tinjau ulang international diplomasih yang dibangun oleh sem dan Benny Wenda ini benar atau tidak????

COntoh Kecil dan singkat waktu pengeditan buku MASYARAKAT ADAT MENGGUNGGAT politic modern Dan PAPUA MENGGUGGAT OTSUS di Papua, Sem mengatakan Kita harus menolak semua produk Indo termasuk uang, dan saat itu kami pimpin aksi KOTEKA bangkit pada tahun 2003 dijayapura kantor DPR kami bakar uang rupiah, hahahahaha setelah itu pada tahun 2003 kami melakukan aksi dengan ribuan masa untuk menolak OTSUS, Dan stelah aksi itu kami duduk di pantai beach Kye…. Jayapura dan melakukan evalusi bersama beberapa orang tua dari hutan, sem memberikan gambaran singkat bahwa, dia sudah putar seluruh dunia dan Ibu Papua Sudah hamil Jadi tinggal melahirkan,,,,,  hahahahaha sampai saat ini sem karoba tidak beritahukan bahwa ibu dan anak itu ada dimana????? 
Apa yang sekarang Sem Karoba ada buat?
Dulu dia bilang tolak otsus dan benci orang Papua lain,  sekarang dia yang buat Business Kapi Baliem Arabika dan membuka toko PAPUA Mart di Papua,  tanam saham Di Freeport dan mencoba ikut campur tangan dalam pembagian smelter di Freeport….????
Ingat baik kawan kawan Sem sedang hancurkan perjuangan Papua Merdeka dari dalam dan Indonesia,  Inggris,  America,  dll sedang hancurkan kita dari luar….
Kemudia manusia seperti Erik Walela,  Wenda Benimo dll adalah pengikut setia yang Saat ini mau gandeng agenda TRWP dengan merebut ULMWP,  sangat baik sekali OPM TPNPB Sudah full out dari TRWP termasuk AMP,dan beberapa organisasi gerakan sipil.
Nanti kami muat secara details siapa itu sem karoba.

Dan TRWP telah berhasil mengkalim TPNPB/OPM, dan meracuni pikiran2 pejuang geriliya  yg sementara ada dihutan diantaranya dgn beredarnya video yg dibawakan Raga kogoya  TPNPB dll, Dan kini kita ketahui Bahwa TRWP sedang menghancurkan.

Apakah papua akan digadai ditangan Kapitalisme..??  Mohon ikuti baik pergerakan ini kawans..!!

Bagi pesan ini kepada sesame orang Papua agar mereka bisa tau Sem Karoba telah menipu Gen.  Matias Wenda dan beberapa pejuang tua dari walak yang ada di TRWP.
sekian dan trimaksih.
#Gen_TPN_PB
#1961_1971WP
Lanjut ke konten
PRO KING? International

PRIMARY MENU

papua news yang pernah terlibat langsung dalam proses pepera 1969.nama nama dibawah ini aktor pepera papua indonesia.
INTELEJEN TRWP Murahan ( Iche Murib)
Alias Lani Tribe.

Sekedar information bahwa kita tidak heran yang bikin kacau perjuangan saat ini adalah mereka yang pernah terimah Indonesia dalam proses pepera dan mereka yang hancurkan atau serang pos OPM TPNPB pertama di wilayah pegunungan adalah di kecamatan kelela Pos OPM-TPN pertama wilayah gunung adalah kelompok Sem Karoba, dan komplotan Matias Wenda serta bapa kandung sem Karoba actor yang menyukseskan pepera 1969

Silakan pelajari document yang menerimah PEPERA disini.    Bapa kandung sem Karoba atas nama kikmarek Karoba no 512 dan Matias Wenda 575

Dengan demikian kita bisa ketahui disisi lain mereka bicara Papua Merdeka namun mereka sangat aman hidup di wamena, jayapura dan pulang balik Jakarta, apalagi sekarang Sem Karoba sudah buka tiga Bisnis besar di Papua, 1. Coffee MBALIEM Arabika, Papuamart dan BBM di Freeport.

Saya kira siapa saja yang ikut Pepera perlu diteliti lagi. Daftar Tarmidzy Thamrin tersebut penting untuk diketahui banyak . Maka saya putuskan guna ketik ulang agar daftar ini mudah ditemukan lewat Google. Saya ketik sesuai asli dari buku Thamrin.
Daftar Nama-nama Anggota Dewan Musyawarah PEPERA

A. Kabupaten Manokwari
1. A.Y. ANIMAN
2. ABRAHAM BONAY
3. AGUS NUMBERY
4. BASTIAN GEORGE TANATI
5. B.Y.OHILULIN
6. DIRKBERNANDUS URUS
7. EGBERT DIMARA
8. ELIEZER DEKY WETTEBOSSY
9. JAN MANDACAN
10. JACON MANDACAN
11. Nn. JOCHBETH JULYANA MONOGIN,K.
12. MELKYAS KESULIJA
13. PHILIPUS GODENRIDUSBAUW
14. PHILIP MANDACAN
15. SIMON MANSIM
16. JACOBUS WOFFF
17. PIETER MANDACAN
18. MARINUS IWO
19. SIMON MANDACAN
20. THEO RUMERE
21. JOHANNES MATHEUS TENIHUD
22. HANS WABIA
23. MESES WANGGAI
24. ELISA KAJUKATUI
25. DAVID WARAN
26. AWU SAIBA
27. FREDERIKA WERIANGGI
28. JUNUS AJAMESIBA
29. AMOS WORISIO
30. AGUSTINUS KEREWAY
31. ROBERT SAMADUDA
32. DANIEL XAVARIUS MANIBUY
33. RUBAYA ALKATIRI
34. BAREND MANDACAN
35. JACOB MEIDODGA
36. LODEWIJK MANDACAN
37. NICODEMUS MANDACAN
38. ARNOLD AINUSI
39. ZACHARIAS SAJORI
40. HENDIK SAJORI
41. HERMAN KAJUKATUI
42. MEGEHIRA TOASIBA
43. JOSEPH KAWAY
44. LODEWIJK SAJORI
45. GODLIER MARANI
46. FILIEP AURI
47. ELISA HENDIKA JAMESIBA
48. STEFANUS RAFASI
49. WENAND AKWAN
50. HERMES MANIBUY
51. SIMON SAMADUDA
52. ONISIMUS SAMADUDA
53. CORNELIS TRORBA
54. MUHAMMAD FIMBAY
55. REFINUS DORISARA
56. BAREND ASMORUM
57. GUSTAF JOPARI
58. DORTHEIS MAIDODGA
59. ALEX WABIA
60. BASTIAN WARAN
61. KLEOPAS KAFIAR
62. MOHAMMAD OMBAIER
63. NAWARISA NAZAR BAUW
64. PETRUS WETTEBOSSY
65. PETRUS TUTUROP
66. Ds. TERJANUS RUMAYOM
67. FRANSISCUS SERANG
68. NY. MARIA LATUHERU BETAY
69. NY. JACOMINA URBON
70. SAUL JENU
71. JAN WANGGAI
72. FRITS MAY
73. MOSES RUHULIMA
74. SAUL MAKER
75. IBRAHIM LATENG HEREMBA
B. Kabupaten Merauke
76. MARCUS JOSEPH FOFID
77. NY. NATLIA TALAUT
78. PAULUS NAFI
79. PETRUS FRANS SEMBOR
80. MUHAMMAD KASDAN
81. PETRUS DUMATUBUN
82. J.M. RISAMASU
83. D.A. FATRUAN
84. W.TUHEPARY
85. SOEMARTO WARDOYO
86. JULIUS NGAMEL
87. N.O. DE QUELJOE
88. ELIZA PEPIANA
89. NY. ELSINA METERAY
90. ROSA TEMBAIB
91. ELY DOMINGGUS STEPANUS IMKOTTA
92. NY. E. ENAWELKA
93. Nn. VICTORIA MATURBONGS
94. S.S. DJONI
95. D.J.APAY KANGKIM
96. SEVERINUS RENWARNI
97. ABD. HALIKALKATIRI
98. J.J. SOMAR
99. H. KALIMAN MANGUNROTO
100. LABAN FELUBUN
101. PARTINI SASIYAH
102. M. KASAN MULJODIRONO
103. NY. PUTURUHU
104. ENGELBERTUS RAHAILWARIN
105. J. NGGONE MAHUSE
106. SILUBUN MELCHIOR
107. LABULA
108. ACHIR KASLIMIN
109. NY. Z. S. P. PRIMASSU
110. BERNADUS GEBUKUA
111. J. JULIUS RAHAKBAUW
112. ANTONIUS SATEK
113. BENEDIKTUS KAMOKOPIMU
114. SOEMARDJI REDJO
115. ABDUL MANAP
116. PETRUS TARO GEBSE
117. TATIHERLULY RIMBO
118. J. TEPRO NDIKEN
119. TASMAN TATANG
120. DAVID THOMBA WAMEJAB
121. KAMIDJAN HASAN MAKMUR
122. FRANS LEONARD MANDESSY
123. F.J. RETTOB LAUT
124. DAVID UGO
125. EPHRAIM TOMY
126. THOMAS ONAM
127. ROMANUS GURU
128. ST. WAFFA
129. PAULUS JOSEPH JANOA MAHUSE
130. TARISUS KASABE GEBZE
131. M. S. KAISE
132. PETRUS TIKUK
133. L. KAMOPOP
134. ALFONS ENDOM
135. IKWARON
136. A. ARAM
137. EASEBIUS KOJAN
138. KAREL KERANOP
139. JOSEPH MATAMKO KURUT
140. OTIROP LONGGOWAN
141. ARNOLD ARON
142. BIBIANUS FRANSISCUS BINGGO
143. ADRIANUS KONGGONO
144. JACOBUS AMTA
145. HENDRIKUS JOSEPH RAHALUS
146. ALFONS WALEWOMAN
147. NY. CORNELIA DAMBUDJAI
148. FELIX MATURBONGS
149. BONEFASIUS SAMAKAKI
150. WILEM RESUBUN
151. FX. FUTUNANEMBUN
152. PAULUS TARAM
153. KASIMIRUS NIGIN
154. ALEXSIUS TADEJAPKAIMU
155. MARSIA GAJARI
156. HERMAN JOSEPH ESOMAR
157. DOMINIKUS JAMIEAN
158. PETRUS IMBIRI
159. PETRUS JOSEPH RETTOBLAUT
160. LUSIDIUS NUHUJANAN
161. JACOB TJEMMAMOK
162. MAX MILIANUS HURULEAN
163. D. RAHAIJAAN
164. ANDRIANUS SETTITT
165. ANDRIANUS FARNEUBUN
166. JOHANIS PAKANANTJIS
167. HERMAN FARNEUBUN
168. PATRISIUS JEBMOB
169. OTTO ARAR
170. GERADUS OHOIWUTUN
171. VITALIS NDIKEN TAHAKU
172. PAULUS BASIK-BASIK
173. ANTONIUS KITI
174. GOLDJAI
175. PETRUS KOWOMU
176. ULUTIROP
177. JOHANIS BAPA AMBUNAP
178. NICOLAS DIMU
179. JERMIAS JENIMO
180. AMANDUS AMAY MANGGAIMU
181. BLASIUS KABANIMU
182. ANAKLETUS KABAJAMU
183. THADEUS TARI
184. MARCUS TABU
185. ADRIANUS ANABRO
186. MICHAEL TAMA
187. KAPES JAPEN
188. JOHANIS KOMAI KAIMAGAIMU
189. DANIEL KAIMERAMU
190. JACOB NGASMAN
191. IRENEUS DJIRIU
192. JUFENSIUS MBAJIT
193. THOMAS SIMPAR
194. PAULUS ATEMBER
195. PAULUS TJENKAMPER
196. BISIR
197. FABIANUS
198. BESTAGAIS
199. AMATUS AMNAP
200. SIMON TJEMEN AKAT
201. ADRIANUS ATJU
202. JOSEPH JUAK
203. PRIMUS BISAI
204. MOSES RARO
205. SELVINUS LATUMAHINA
206. THOMAS RAHAYAAN
207. H. DUMATUBUN
208. P. LAKAY
209. MOH. SALEH RUMASUKUN
210. SALIMAH THAMRIN
211. FRITSOTHNIL WERLUKEN
212. TH. RAMANDEY
213. JULIANA KABES
214. THERESIA MOTOP
215. ALLEGONDA RETTOP
216. NY. DOMINIKA KANDAI-MULAMORA
217. MACIMUS DADU AMTA
218. THEODORUS TAWURUTUBUN
219. AGNES MANENAKOA
220. PETRUS GEK
221. JOSEPH KOTOWIJONG
222. ANTONIUS ANONG
223. KAREL KAIGIT
224. PIUS TOWA
225. KETOIM
226. KONOWAROP UGJANDID
227. MAURITSIUS MAMU
228. WANGGUMOB
229. PIUS PISO
230. OPESU
231. DOMINIKUS AWOM
232. SIMON ABOGOI
233. JACOBUS KODE
234. KAJUS KAJUK
235. MOSES BAA
236. THADEUS BATUK
237. PIDO SENGGO
238. SUA WAMINI
239. GALUS KAJEP
240. BUCHI JUBJU
241. DANIEL NDAT JEMEN
242. JACOB SAKARPITSJ
243. URBANUS ONAM
244. HELARIUS GIRAAH
245. TAMMEKO
246. WOMBI
247. PIRIKUS
248. AFAMAR
249. PAULUS OMBI
250. MARCUS DJAIR
251. HENDRIKUS ON
252. BENEDICTUS MBITJEN

C. Kabupaten Paniai

253. DS. KAREII WENGGE
254. FERDINAND TEKEGE
255. TABUNI AMINWOGO
256. ENOUMBI MBRIJANOM
257. SEPERIUS NAWIPA
258. PAULUS ALOM
259. IBU MAIDA TENOJE
260. DEBABI JOGI
261. ENAIYATAKA
262. UKOWOI PIGAY
263. YEGETO YEIMO
264. JUWOPATUMA JEIMO
265. KASPER TATOGO
266. BADITUMA MOTE
267. TITUS NAWIPA
268. UWAKAUBEGA GOBAY
269. TAWATEBUI BUNAY
270. WIB GOBAY
271. SIMON KUDIAY
272. BRUMO KAYAME
273. SIMON YEIMO
274. BOHTLIER TEKEGE
275. DIMAJAPE JEIMO
276. MEREUTUMA GOBAY
277. TIPITOMA YOGI
278. TOPITUMA GOBAY
279. THOMAS NAWIPA
280. JOSAN NAWIPA
281. EKAGAYOKA DEGEY
282. LINUS PETRUS MOTE
283. WILEM CELCIUS ARONGGEAR
284. MARCELIUS MOTE
285. IBU LEONORA SALOMI MAILOPUM/LOHIY
286. ELLY NAWIPA
287. GERAD SOREN
288. USMAN BARAWERI
289. VIKTOR PEKEY
290. WOLURUNAGA TELENGGEN
291. NY. THABITA WENGGER SAWAKA
292. PETRUS WARAY
293. IBU FREDERIKA GOBAY
294. IBU DIANA DANOMIRA/KORAWA
295. NY. JULIANA MARIA SAWO
296. S.M FACHRUDIN
297. Nn. JACOB JOHANA RUMADAS
298. MARCIA GIAY
299. JUNUS SEMBOR
300. DS. RH. J. TETELEPTA
301. L.P. GOBAY
302. JOSEP JEIMO
303. WEIJA TUANBUNUK
304. SALMON PAKAGE
305. PAULUS MOTE
306. N. N. RUTH LATIPAI
307. IBU G. DAKOSTA DAWAKA
308. ZEFNAT TITAMA
309. Nn. MARTHA SAHORI
310. DAVID TOTOUKI
311. ELIAS GOBAY
312. AGUSTINUS MOTE
313. MADAIBUNAMOYE MADAI
314. MARIUS TAKIMAY
315. JUDAS KOBEPA
316. LARIKNUKUNAI
317. ENOUMBI WALUMBAN
318. KIWO ERIKBAN
319. KERANGGUKWE ENOEMBI
320. NGGARERIBAGA TELINGGEN
321. TABUNI JUKURUGUT
322. IBU KETSIA PAKAGE
323. MURIP ONEMWI
324. WANIMBU AGONOLAK
325. ENDUMBI JINGMIBAN
326. COSMAS PEKEY
327. LODEWIJK WORUMBUNI
328. GENENIK MURIB
329. HENDRIKUS SEMBOR
330. MAGAIDA GOBAY
331. DEMIANUS JOUW
332. ADIPOUGA ADII
333. WAKERWA PIPINGEN
334. WONDA WILUARIT
335. MURIP WILARENGEK
336. TABUNU POLE
337. JULIUS PEKEY
338. JUNUS MANUPAPAMI
339. ELIAS TAKIMAY
340. LIMBREK MARANI
341. MATHIAS PEKEY
342. WAKERWA SUHARTO
343. ALOM BIBITA
344. WANIMBO HOMBI
345. WAKERMA FANDELINUS
346. JOHANES MASAKERI
347. JULIUS SONGGENAUW
348. WAKERMA NDAWIYAGE
349. KOGA HONGGOUWO
350. KOGA WORAGINAKAK
351. WAKERMA YIWINONGGEN
352. WONEMANGGOLEKALOM
353. MAGAY LANI
354. KOKOYA LINGGE
355. KOKOYA TENGGELAK
356. TELINGGEN TUGILO
357. MURIP ARIYANOM
358. WONDA TAWARIAK
359. KOGA MINANGGAYAWARAK
360. YOASAP SAYORI
361. EDOWAIWODE ADII
362. ALOM WOPELAN
363. WAKERMA OTIBO
364. MAGAI NDENIMULOK
365. YAMBONGKOWA WAKERMA
366. WAKERWA TAGANIK
367. SALINA YOWENI IMBIRI
368. PAKAGEIPOUGA PAKAGE
369. DOMINGGUS DANOMIRA
370. YULIANUS SAYOMI
371. MURIP ABINORAK
372. WONIBU KULIRENGGA
373. KOGA TINGGIRAGE
374. MAGAY AMBIMENDEK
375. DIDIMUS KOBOKAU
376. YOKAGAIBO DOGOPIA
377. WONDA WULEK
378. MURIP MUNUGERONUWA
379. NGGIRE ANANIAS
380. MANOUMBI TELINGGEN
381. TANUBUNI KEBUBU
382. WARIAKMBAN TELINGGEN
383. PIYABAGANORAK KIWOO
384. ENOUMBI LINGGIRAKWE
385. WONDA LIWIKBAN
386. TAWATEBUI GOBAY
387. P. RUMAWI
388. ANTHON ARIWEI
389. LAURENS MASAKERI
390. KOKOYA TEONGGA
391. BEREBAGA TELINGGEN
392. COSMAS WAKERWA
393. WANIMBO GIORIK
394. WANANIKWE KOKOYA
395. TABUNI JEWIT
396. TABUNI BRINGGABULOK
397. MORIP MIYAGAME
398. ALOM WIGO
399. RUBEN PAKAGE
400. MURIB CORNELIS
401. TAWUNI JONATHAN
402. KOKOJA ARIANI
403. JOHANIS WAIWONI
404. CRISTIAN WARAI
405. PIETER MIJAPA
406. JACOBUS BONAY
407. UBAJAPE TEGEKE
408. WAGEMO DEGEY
409. SIMEON DOLUW
410. Nn. ANTHONIA PAKAGE
411. TAKANIK WAKERWA
412. ABRAHAM MONEI
413. LUKAS WAKDOMI
414. JACOBUS MUJAPA
415. B. S. DANOMIRA
416. TELINGGEN BURUJOGALOK
417. JUMAN NGGABOKWE
418. MERIB PALUJAKOM
419. BERNHARD WAROI
420. VITALIS PEKEY
421. WILLEM MORI
422. IBU ELSI JACOBUS SAWO
423. IBU LEVINA SAJORI/ADUARI
424. PATTY GOBAY
425. W. DIKUN
426. KOKOJA LUKAS
427. LAMBERT JOWEI
428. D.N. SAIFUDDIN

D. Kabupaten Jayawijaya429. AMBEK BULEK
430. AUTUALI
431. MBIROK
432. MAROKA
433. SALENEN ELOKPERE
434. ISAKMO SIEP
435. WESIMA DOKA
436. ABELAM WENDA
437. MULIASOM HESELO
438. MASAHUK HESELO
439. WIMLUOK HESELO
440. KALAMSANG MEAGE
441. MUSANAKAWA ELOKPOLE
442. IKIAK KOSSY
443. JARAKAMA WETIPO
444. PENAGO ITLAI
445. ALONGEAK WETIPO
446. LUKAMI LANTIPO
447. OBAKAROK LOGA
448. KUR MABEL
449. LASUWOK MEAGE
450. WAPAGA WENDA
451. GUNAME TABUNI
452. MOTODEK MABEL
453. HOLARIK ELATOK
454. PETRUS MARIAN
455. KUKULELE WENDA
456. WENAULEK
457. JARAKAMA MENGE
458. ANEMINI WETIPO
459. SAKARIAS MEAGE
460. HELEAREK
461. JOHANIS MEAGE
462. MALMAREK HESEGEM
463. JASA ASHO
464. JAN HUBI
465. KURSIBA HESELO
466. SEBENA
467. ESAUL WENDA
468. EWOYOP
469. LUKAS UROPMABIN
470. ROBERT NINGDANA
471. GRENEM
472. SETYONGEM
473. WEMI
474. PETRUS BAJUMKA
475. LUKAS UROPMABIN
476. JAHEKON
477. TAMBONOP
478. ANTON WASINI
479. SILAS (ALM)
480. SILAS
481. JOHANIS WALUK
482. RAFAEL UROPMABIN
483. YAN KASIBMABIN
484. AGUSTINUS UJANGGI
485. JOHAN JAMHIN
486. ISAK JAWALIKA
487. KUPAN
488. WETIMEROP
489. KITOK
490. ALWOLGI
491. AGOKMEN
492. NIYAWARAK
493. FRANSISCUS HARBELUBUN
494. KOMENAKE TABONE
495. LAPALOGO LOGOWAN
496. KULIAKNIMBO TABONE
497. MALOK UAGA
498. NGGUTAGE KOGOYA
499. INENGGENAM BIK KOGOYA
500. TIWIMBULUK KANUNGGA
501. TOGOWARAK BOGOM
502. TABANANOK JIKWA
503. JIJAWEN JIKWA
504. GUARIWAREK JIKWA
505. KUBENEK PAGAWAK
506. MATHEUS KOGOYA
507. NIMBUGAMENDEK KOGOYA
508. DIYARAK
509. MAGAP GOMBO
510. JAN MBINI
511. LEA KAROBA
512. KIKMAREK KAROBA
513. GARJA WEA
514. OBAREK JIKWA
515. THOMAS WANIMBO
516. EMELUGUN UGAWA
517. WIWINOM PAGAWAK
518. JONIR PAGAWAK
519. KARUBAGA NUA JIKWA
520. IDRIS NOKOTILALU
521. DANIEL HALUK
522. AKINAO HUBI
523. WIRINGGA WAKERKWA
524. TAI ORAK
525. GINARAK
526. PUNUK
527. TAWARANUA WANIMBO
528. WANEMBANAK
529. TUWERI
530. NOAK PAGAWAK
531. KATEIS
532. IJOMBAGA IGIBALOM
533. AMIROGO
534. JAHJA KOGOYA
535. AMATUS ATEK
536. KOYA MENDE
537. WIJANIR
538. MAYU
539. TENONGGA
540. NOAK
541. NICOLAS IGIBALOM
542. PETRI
543. OWAGARIK IGIBALOM
544. KANIANGGEN
545. AIWENA
546. JORANGGEN
547. JUGUWARAK WENDA
548. ENDEKEMENDEK WANIMBO
549. NGGEMENAGE
550. A.F. WUTOY
551. KUBAGAMENDEK JIKWA
552. WUNIKBAN EWYA
553. METAGANAK WANDIK
554. WATUKOLEK ASSO
555. ALIGAT HESEGEM
556. SILUKI MEAGE
557. J. MARAN
558. BENYAMIN WANDA
559. AMBURUINOM JIGIBALOM
560. MUSA UMBURU
561. MBURINEGGA PAGAWAK
562. AMULI MATUAN
563. J. AKOBIAREK
564. A. IBO
565. M.H. RUMBINO
566. NY. KOMBOY
567. L.J. YOSI
568. A.M. TAKATI
569. JATEBGANUA JIKWA
570. WAJIBMBAN WEJANGGUNIK
571. MBURINGGWE ENUMBI
572. ANDUGIN WEJA
573. WAOMA WENDA
574. WENEBU TAHUNI
575. MATIAS WENDA
576. PELEPACA KALINGGA
577. SAKEOS
578. SALE
579. AMORO
580. SUIROBA
581. SIMON
582. MARKUS WENDA
583. SELIMO OWEGEIT
584. ABRAHAM ITLAY
585. AGPY DERMONGGEN
586. SUB WAREK
587. SASUNGGULO
588. ESINOAKE
589. PAGERAH
590. OLARIK
591. ANAME
592. WATLARIK
593. MUSAWAREK
594. IKLUWEAK
595. KOLIK
596. SOMONAY
597. LEWULEH
598. AMUS TABUNI
599. JUSUF WANIMOK
600. HERNA DAISIU
601. JERARIK
602. ANES CLEMENS

E. Kabupaten Teluk Cenderawasih
603. BERTHEUS KOIBUR
604. WEMPI SANADI
605. CHARLES KAWER
606. LAMBERTH RUMBINO
607. JACOB AP
608. BERNARD SABAROFEK
609. MATHEUS MSEN
610. THOMAS BARANSANO
611. ADRIAN BARANSANO
612. LABAN WOMSIWOR
613. FERDINAND KURNI
614. PETRUS KORWA
615. ABDUL RUMADAS
616. ERNEST AKOBIAREK
617. LUKAS RUMKOREM
618. ERNEST MANUFANDU
619. EFRAIM RUMSARWIR
620. FELEX BINUR
621. EFRAIM RUMBEKWAN
622. JACOB WAIRATA
623. LABAN SANADI (ALM)
624. SIMON MANALUN
625. PHILIP KORWA
626. LABAN MANAKU
627. ALBERTHUS MSEN
628. C.J. MATURBONGS
629. JAN TARUMASELLY
630. ABRAHAM MANSAWAN
631. ZETH RUMPAIDUS
632. H.B. MINANGLARAT
633. MARTHINUS PATTINASARANY
634. E. SIWALETTE
635. RAIMUNDUS RENGIL
636. EDUARD RUMBARAR
637. PIETER MORIN
638. DAVID SIMBIAK
639. HENDRIK DIMARA
640. DANIEL RUMPAIDUS
641. PIETER KAWER
642. OBETH PANGURIAN
643. LAURENS TANATY
644. SAMUEL WAMBRAUW
645. H. TARMIDZI THAMRIN. BA
646. JACOB A. RUMPAIDUS
647. ABRAHAM WAMBRAUW
648. MATHEUS BONOY
649. JOSEPH J. RUMNGEWUR
650. HENDRIKS MATHEUS SADSUITUBUN
651. JULIANUS TARUMASELLY
652. ABD. MADJID DJAMALUDDIN
653. AGUSTINUS UNANI
654. DEMIANUS AIBEKOB
655. JONATHAN SAROY
656. SALMON JAWAN
657. ARNOLIS ARFAYAN
658. MARKUS AIBEKOB
659. DS. ZETH RUMERE
660. ALFONS RUMERE
661. HANOCK RUMBRAR
662. AJUB KAFIAR
663. JOSEPH JARANGGA
664. HEINTJE RUMBIAK
665. DOMINGGUS WARIKAR
666. ERNADUS WOFF
667. BENYAMIN KAJAI
668. LOVIS RANDONGKIR
669. BASILIUS MEKAWA
670. DS. FRANS ONDI
671. ISHAK LEWAKABESSY
672. TURBANUS SIANTE
673. MAURITS SAROY
674. DAVID WOISIRI

F. Kabupaten Yapen Waropen
675. OBED BONAI
676. A.DJALALI
677. R. MBAUBEDARI
678. ALWIRAHMAN
679. J. TANATTY
680. A. MBAUBEDARI
681. JACOB BARANGKEA
682. IZAK NUMBERI
683. ZETH A. ROMBE
684. ST. RUMBEWAS
685. M. DAWIR
686. FL. SIKOWAI
687. ABDUL BAAR PAIMAN
688. SIMON WOPARI
689. DAVID AUPARAI
690. JUDAS MUABUAI
691. HABEL SAWAKI
692. N. WAJENI
693. ARIUS KADIWARU
694. BERNADUS IMBIRI
695. THOMAS RUNGGAIMUSI
696. CHRISTIAN MOMORI
697. JUNUS I. KENDI
698. S. WORABAI
699. BUANG (A.D.) DJALALI
700. J. MANITORI
701. EILLEM WAJANGKAU
702. P. LIKLIKWATIL
703. B. DIAZ
704. ALBERT AWARAWI
705. BASTIAN FONATABA
706. MUSA RUM
707. ALEX BERUTABUY
708. MARTEN LAUPATTI
709. A. SAMBERI
710. NY. A. IMBIRI
711. KAREL IMBIRI
712. BALDUS RUNGGAINUSI
713. HEIN WARUMI
714. ANTONIAS SAPACUA
715. DOMINGGUS KADEBAG
716. MARKUS SAWAKI
717. JUDAS KARUBABA
718. JOHANIS JEINUSI
719. JERMIAS KANSAY
720. ALFONS AJERI
721. P.M. PAPRINDEY
722. ELIEZER MAAY
723. CHRISTOFFEL WIHIAWARY
724. MARTEN KAPITARU
725. JESAJA IMBIRI
726. MOH. ACHMADI
727. LUKAS BUINEY
728. EDWARD WOISIRI
729. MARTHEN RUPANDAY
730. LUTHER PATHAY
731. DOLLY PIHAHEY
732. IDRIS KASIM
733. CHRISTIAN SIMBIAK

G. Kabupaten Sorong

734. JULIUS SESA
735. ELISA MAX NEBORE
736. HAMISI ABDUL HAMID (ALM)
737. DIRK BARNABAS URBON
738. SEMUEL PANDORI
739. DS. REBA
740. ABD. RASJID ARFAN
741. MARTHIN BISAI
742. ISACK NACK
743. JUSUF UMAR
744. ABDUL KADIR WARFANDU
745. ABDUL RASID AJUAN
746. J.D. MAMBRASAR
747. KAREL RUMPAISUM
748. ABDULLAH UMALELUN
749. MARINUS BURDAM
750. FREDERIK PAULUS SAIMAR
751. RUBEN JESNATH RUMANSARA
752. JOHANES SALOSA
753. LUKAS SALOSA
754. MANASE METIBARU
755. SOLISA MOMOT
756. HOSEA KALIELE
757. GUSTAF SESA
758. LAZARUS PARINUSSA
759. JACONIAS NEBORE
760. ZACHEUS WANANE
761. DAUD MANASE
762. JAHJA SOLOSSA
763. SILAS RUMBIAK
764. MARTHIN LUTHER PULANDA
765. SAUL DUWIT
766. SOLEMAN SALOSSA
767. DIRK KAMBUAYA
768. CHRISTIAN SAMOSANOI
769. ABRAHAM ATANAI
770. ANTHON LASSY
771. SALMON WAY
772. IBU KARUBUI
773. BENYAMIN MOMOT
774. CUNRAD MAYOR
775. MARTHINUS MAMBRASAR
776. BAHARUDDIN SANGADJI
777. ALEXANDER MAGABLO
778. TJONTJI MOBELALA
779. SALEH MAYOR
780. MARKUS PAA
781. PETRUS MOMOT
782. ABDULLAH ARFAN
783. ABDUL DJABAR WARMEY
784. JESAJA NAINOLO
785. MAILIAT MAJALIBIT
786. MOZES AWOM
787. ABDUL RACHIM KIAT ISKANDAR ALAM
788. ABDUL WAHAB RUBENAS (ALM)
789. JACOB BURDAM
790. BAHARUDDIN UNKABU
791. ABD. MADJID SOLTIEF
792. HOESEIN TAFALAS
793. SEMUEL KONDJOL
794. THIMOTIUS THESIA
795. FREDERIK MAMBUARU
796. KAREL WUGAJE
797. MELKIAS BOWAY
798. BERNADUS HARA
799. ABRAHAM MONSAFE (ALM)
800. MARTHIN ANTOH
801. OKTOVIANUS NAHADIN
802. ABRHAMAN FONATABA
803. ALOYSIUS INANOSA
804. PIETER JAN NUMBERI
805. USMAN SAAD
806. SAMUEL MESAK IMBIRI
807. MAURITS TANAMAL
808. IZAK CORNELLES WAMBRAUW
809. BENNY AIRORI
810. CHRISTIAN JOSEF FOFIED
811. MOHAMMAD HUSEIN ULI
812. HAJI MUHAMMAD ABDULAH
813. HAMISI RUMAGESAN
814. BENYAMIN MARANI
815. IBU DAAT
816. STEVEN KAYARU
817. ADRIAN JEBLO
818. JUSUF JEKWAN
819. FRANS MALAK
820. ABRAHAM TUWEN
821. JOHAN JABLE
822. SALMON LOBAT
823. ABDUL WAHAB WARFANDU
824. WILLEM MALAGILI
825. ABDUL MADJID KOFLOT
826. ERENS WAWIAY
827. BASTIAN WAROPEN
828. SALIM TAMIMA
829. FRANS GINUNI
830. ABRAHAM KAMBUAJA
831. MARKUS SALOSA
832. MARTHEN TENAU
833. HABEL SAA
834. SIMON ASSEM
835. MATHIAS KAMBU
836. SIMONISIR
837. BAHAR MASAMBER
838. ORGENES WALLY
839. AGOES SALOSSA
840. GRUTTER JANIS
841. FREDERIK KALASUAT
842. DS. DAVID PRAWAR

H. Kabupaten Jayapura
843. JACOB KORWA
844. JACOB BONAY
845. MESAK AWI
846. HERMANUS RUMERE
847. MEZAK BUARA
848. KARLOS IMARA
849. ATU USMAN
850. WERI BILASI
851. SEFNAT KELPI
852. JORDAN JANUARING
853. W. WARITJU
854. KILION WANDA
855. R.J. TEPPY
856. ANTON SABRANIM
857. CHARLOS GRIAPON
858. J. TUNGKOI
859. LUKAS DEMOTEKAY
860. JACOB JAMBRE
861. AGUS BILASI
862. SEMUEL SINERI
863. GASPER JOHAN WANGGAI
864. SIMON KIMIAK
865. THEODORUS PAAY
866. PATRIAN INGGIMAMBA
867. ANDRIAS BOGOR
868. REHABIAN JACOB DAIMOI
869. SEMUEL SAURI
870. MARINUS TU
871. HENDRIK WAROMI
872. OCTOVIANUS RUMBEKWAN
873. FRANS SANJI
874. ELIA WAMAER
875. PETRUS JAKE HAMADI
876. JAFETH JAAS
877. ZETH DONDI
878. CHRISTIAN IREUW
879. DONATIUS JOSEPH MAY
880. AGUSTINUS MERABANO
881. A. GRIAPON, BA
882. APOLLOS JAUWE
883. WINGK MAY
884. HANOCH HEBE OHEE
885. MELIANUS AUPARAY
886. NY. REGINA SAE DAIMOI HAMADI
887. DIRK SUWO
888. SAMBERI STEFANUS
889. HANOCH NAPO
890. FADJAR SAUWWAL RUMBIAK
891. MATHIAS MEO
892. SEIREI TAO
893. JOWEL MESWARI
894. JUSUF NANGAI
895. CH. RAMADEY
896. THOMAS DEBEN
897. HERMAN TAKAYETOU
898. NY. ELLY UYO
899. RAMSES OHEE
900. USMAN ABDULLAH FABANYO
901. GERZON HASSOR
902. L. MANIAGASI
903. SAMUEL GEORGE YOM
904. HERMAN MEMBRI
905. ARIE WEMBEA
906. PHILEMON SANGGRENGGANO
907. THEYS H. ELUAY
908. YOSINA WAFUMELINA KURUBE
909. BENONI MANFAU
910. GOSIN TOK
911. ANDRIAS DANSIDAN
912. PHILIPUS FOSBA
913. SOLEMAN KANTUM
914. MARCUS CAWEM
915. SOLEMAN YARU
916. WEMPI AWES
917. JOHN WILLEM MEHARA
918. FREDERIK MARWA
919. JUSUF JARISETOU
920. H. KAMBONO
921. JOHANIS SORODANYA
922. DAVID APASERAY
923. BERNADUS WEWERI
924. A. SAMAD KAPLELE
925. PETRUS JABANGSABRA
926. HABEL AGAKI WANDA
927. HOMAHHAD METZIER DAIMBON
928. JOSEP LODOWIJK SAUMEN
929. JOHN VICTOR DAYOH
930. S.J. RETTOB
931. G. SAWERI
932. B.M. FRABUN
933. MODESTUS KOREY
934. HJ. MUHAMMAD TARSAT, YS
935. FRANS TANDUFU
936. SAUL TIRIS
937. TOMAS SEMON
938. JONATHAN JARU
939. ARNOLD LENSRU
940. HERMANUS TUNJA
941. TEPIANUS SUPRA
942. H. NOROTOU
943. H. MUABUAY
944. JACOB BURDAM
945. ELIGIUS WANERWA
946. ANDRIAS DOMINGGUS RUMPAISUM
947. TH. NGAMEL
948. PIETER KAJOI
949. DS. O. HOKUJUKO, S. TH
950. IPTU AMANDUS MANSNAMBRA
951. D. T. RAMANDEY
952. HAJI IBRAHIM BAUW RAJA RUMBATI

I. Kabupaten Fak-fak
953. AHMAD USWANAS
954. HJ. JUSUF BAY
955. MUHAMMAD PAGESA
956. JUSUF MOY
957. MARCUS WARPOPOR
958. MEZAK TIGTIGWERIA
959. E.H. BAHBA
960. ROBERT HERET RINGGI
961. KASIM OMBAER
962. NATHANIEL WARJENSI
963. JOHAN SARARA
964. JUSUF WAITA
965. SIDIK FUARADA
966. SAMUEL PENETIRUMA
967. MOHAMMAD TAIB ANIRBAY
968. JUSUF PATTISAHUSIWA
969. JOHANIS KPAIJAU
970. STANIESLAUS MERAWEJAU
971. JOHANIS AIKAWE
972. OKTOVIANUS TAKATI
973. AMOS RAMON YAP
974. MOZES KILANGGIN
975. SIMON IERY
976. LEO URMAMI
977. JOHANNES TAKE
978. AROBI SAID USWANAS
979. JOHAN TUTURUP
980. MOSALAM PAUS-PAUS
981. NURDIN PAUS-PAUS
982. ABDUL HAMID RUMANGESAN
983. ABASIHA
984. NASAR PARIS HEREMBA
985. ABUBAKAR IHA
986. USMAN IBA
987. ALIPUTI BAUW
988. DANU MOHAMMAD SJAIFUDDIN
989. HAMDJA FURU
990. MOY LAWAY
991. MOHAMMAD RYSAITUARAU
992. MANAF WATORA
993. ARNOLD NAMSAU
994. MOY BALAWAR
995. RADJAB NAGGEWA
996. ANDRIAS WERBAY
997. FELIK JANI
998. MARSELIUS NOKORO
999. JOHAKIM MAKAKIM
1000. PITER HINDOM
1001. VILATUS MAKATARI
1002. EDWARD HEGEMUR
1003. SAMUEL LEIWAKABESSY
1004. HAJI HASAN USWANAS
1005. MOHAMMAD THAHIER BAUW
1006. ZAKARIA FURU
1007. P.F. HEIPON
1008. J.E. TEARUPUN
1009. FRANS RENMEUW
1010. WILLEM GINUNY
1011. M.Z. WASARAKA
1012. HAJI ACHMAD BAY
1013. HJ. ABDULLMANAF USWANAS
1014. C.J. NGOTRA
1015. APOLINARIS MAMEJAU
1016. J.R. MITJIBARU
1017. MUSA WATIMENA
1018. NY. JULIANA PATTIPI BONAY
1019. MOHAMMAD SYABA BAY
1020. PHILIPUS KALAMANGAME
1021. HJ. ISMAEL BAY
1022. PAULUS MAGA
1023. AMANAU
1024. ISMAEL SAMALI BAUW
1025. LATONDE
1026. ABUBAKAR RUMOSAN

Ini bukti nyata pepera 69
Siapa yg main kucing2an krn bukti semua sdh jelas
jangan bermain api revolusi PM.

ISUE KALIMAT Lani Tribe
LANI & DANI

Dan Hari ini kita ketahui Dan dikagetkan juga  bahwa, persoalan papua telah diperlibatkan dgn persoalan2 masalalu, diantaranya suku โ€œHUBULA & LANYโ€ Terlihat jelas,tergambar dan kini terungkap secara spontan.  Dengon kata โ€œHUBULA, LANI Dan PM HANYA ORANG LANI YANG MEMPERJUANGKAN Barangkali TRWP kelompok SEM KAROBAโ€   Dan dikaitkan masalah PEPERA, Bilabial SEM  KAROBA pelaku PEPERA juga heheheheโ€ฆ

Unsur kalimat yang sangat menyingungkan Dan sangat mempecah belahkan diantara HUBULA & LANI.

Perlu ketahui, bahwa Pelaku pepera bukan hanya org wamena, namun perlu kita ketahui dari sekian banyak pelaku PEPERA it, bahwa pepera dilaksanakan dan dilakukan dari tiap2 daerah yang ada. Beberapa dri kamipun terlibat Dan Korban hari ini dari masalalu itu yang kita tdk mengetahui prosesnya pepera it. Namun hari ini yang pernah menjadi pelaku PEPERA sesungunya sedang memotori ULMWP, Dan TRWP  Jikapun tiap moyang kami pernah terlibat secara Di paksa oleh kolonialisme Indonesia.  Namu status #Wildenmansriver  dipaksakan untuk mempecah belakan Diantara perang suku masalalu. Antara DANI Dan LANI

dan  Siapa yg hari ini menduduki dipangkuan penghianat pertiwi kolonial indonesi saat in,diprovinsi,,pusat Dan beberapa organisasi gerakan sipil yang bermain dgn BIN/BAIS. Hinga pasang saham dimana-mana.

isu masalalu, menjadi candu dn egois dlm perjuangan, Dan kini ternyata berambisi untuk  mempecahbela Dan bersandar pada masalalu suku/klen.  Akibatnya bebeeapa organisasipun menjadi dua kubu terbentuk sukuisme dalam perjuangan  nasional PM kini. Oleh kelompok TRWP.

Waaa hormat terimakasih saudaraku dan saya pelaku dari sejarah   yang saya tidak ketahui it,  namun anda telah menimbulkan kembali tiap individu pejuang untuk mempecah belakannya hormat waa

Hormat Intelejen TRWP
#Lani_Tribe alias (Iche Murib)
#Hormat_dan_telah_jelas_semua_arah_perjuangan_ini.

image

image

image

image

Iklan
Terkadang, beberapa pengunjung situs Anda akan melihat iklan di sini,
serta spanduk Privasi & Cookie di bagian bawah halaman.
Anda dapat menyembunyikan iklan tersebut sepenuhnya dengan melakukan upgrade ke salah satu paket berbayar kami.

UPGRADE SEKARANG TOLAK PESAN

google
PocketTelegramWhatsAppSkypeSurat elektronikTekan IniTwitterFacebookCetakLinkedInRedditTumblrPinterest

Diposkan pada Mei 11, 2019 oleh prokinginternational
Posted in weneopm1962tpn1971pb@gmail.com
Sunting
TERKAIT
Hidup sejarah 1961 1971.hari hidup  untuk  selama lamanya sampai dunia kiamat merdeka sendiri adalah terang bagi bangsa papua barat. Perjuangan Papua maju terus sampai pengabisan darah.
Hidup sejarah 1961 1971.hari hidup untuk selama lamanya sampai dunia kiamat merdeka sendiri adalah terang bagi bangsa papua barat. Perjuangan Papua maju terus sampai pengabisan darah.
dalam “Politik”

TPN Komando Rakyat Papua Barat Dibawah pimpinan purom okiman Wenda.  Menegaskan kepada organisasi binahan  NKRI.dibawa ini
TPN Komando Rakyat Papua Barat Dibawah pimpinan purom okiman Wenda. Menegaskan kepada organisasi binahan NKRI.dibawa ini
dalam “Berita”

KODAP III OPM TPNPB FULL OUT SECARA RESMI  DARI KLB ULMWP.
KODAP III OPM TPNPB FULL OUT SECARA RESMI DARI KLB ULMWP.
dalam “weneopm1962tpn1971pb@gmail.com”

Navigasi pos
Sebelumnya
Previous post:
KODAP III OPM TPNPB FULL OUT SECARA RESMI DARI KLB ULMWP.
TINGGALKAN BALASAN
Masuk sebagai prokinginternational. Keluar?

Komentar

  Beri tahu saya komentar baru melalui email.

MEI 2019
M S S R K J S
ยซ Apr

1
2 3 4
5 6 7 8 9 10
11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31
NEW MILITANT POST
papua news yang pernah terlibat langsung dalam proses pepera 1969.nama nama dibawah ini aktor pepera papua indonesia.
KODAP III OPM TPNPB FULL OUT SECARA RESMI DARI KLB ULMWP.
west papua news kondisi genosida kepada orang asli papua barat.
TPN news boikot Pemilu 2019. sesuai deklarasi 1971, organisasi Papua merdeka, OPM..boikot PEMILU RI .
nduga West Papua News.pertahanan TPN opm. boikot PEMILU 2019.seluru West Papua.
POPULAR POST MILITANT
AKTIVIS KNPB: NATAL DALAM DUKA INTERNASIONAL. AKTIVIS KNPB: NATAL DALAM DUKA INTERNASIONAL.
WEST PAPUA Niws,pernyataan sikap dari tahanan politik papua merdeka. tuan Rambo wonda west papua. WEST PAPUA Niws,pernyataan sikap dari tahanan politik papua merdeka. tuan Rambo wonda west papua.
WENE AMBILECK MENULISKAN PUISI PENDERITAAN RAKYAT PAPUA BARAT. GALERI AGUSTUS 17, 2018 MANGILONGBUS. ANAK UTAN KOTA TINGGALKAN KOMENTAR WENE AMBILECK MENULISKAN PUISI PENDERITAAN RAKYAT PAPUA BARAT. GALERI AGUSTUS 17, 2018 MANGILONGBUS. ANAK UTAN KOTA TINGGALKAN KOMENTAR
Terkait dgn info ini yang sy dapat sbb :  *MELAPORKAN JENDERAL INFO AWAL PENANGKAPAN JARINGAN PENYUPLAI AMUNISI TPNPB .opm YAMBI PIMPINAN LEKAGAK TELENGGEN YANG DILAKUKAN OLEH TPNPB Bukan,  KNPB militan Wamena* Terkait dgn info ini yang sy dapat sbb : *MELAPORKAN JENDERAL INFO AWAL PENANGKAPAN JARINGAN PENYUPLAI AMUNISI TPNPB .opm YAMBI PIMPINAN LEKAGAK TELENGGEN YANG DILAKUKAN OLEH TPNPB Bukan, KNPB militan Wamena*
CLOSE NEWS ANALYSIS REPORTAGE COUNTRY EDITORโ€™S PICKS MULTIMEDIA PMC ON DEMAND CLOSE NEWS ANALYSIS REPORTAGE COUNTRY EDITORโ€™S PICKS MULTIMEDIA PMC ON DEMAND
TPN NEWS KABUPATEN LANNY JAYA. DISTRIK PIRIME BUGUGONA.   TNI POLRI MASIH ADA OPERASI.laporan dari 22-9/2018 prime. TPN NEWS KABUPATEN LANNY JAYA. DISTRIK PIRIME BUGUGONA. TNI POLRI MASIH ADA OPERASI.laporan dari 22-9/2018 prime.
sikap TPN KOMANDO RAKYAT PAPUA BARAT DIBAWAH PIMPINAN PUROM OKIMAN WENDA.BES kabupaten lanny JAYA. sikap TPN KOMANDO RAKYAT PAPUA BARAT DIBAWAH PIMPINAN PUROM OKIMAN WENDA.BES kabupaten lanny JAYA.
CARI
Cari untuk:
Cari โ€ฆ
  Foto. Meko
Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
๐Ÿ™‚

papua news yang pernah terlibat langsung dalam proses pepera 1969.nama nama dibawah ini aktor pepera papua indonesia.


INTELEJEN TRWP Murahan ( Iche Murib)
Alias Lani Tribe.

Sekedar information bahwa kita tidak heran yang bikin kacau perjuangan saat ini adalah mereka yang pernah terimah Indonesia dalam proses pepera dan mereka yang hancurkan atau serang pos OPM TPNPB pertama di wilayah pegunungan adalah di kecamatan kelela Pos OPM-TPN pertama wilayah gunung adalah kelompok Sem Karoba, dan komplotan Matias Wenda serta bapa kandung sem Karoba actor yang menyukseskan pepera 1969

Silakan pelajari document yang menerimah PEPERA disini.    Bapa kandung sem Karoba atas nama kikmarek Karoba no 512 dan Matias Wenda 575

Dengan demikian kita bisa ketahui disisi lain mereka bicara Papua Merdeka namun mereka sangat aman hidup di wamena, jayapura dan pulang balik Jakarta, apalagi sekarang Sem Karoba sudah buka tiga Bisnis besar di Papua, 1. Coffee MBALIEM Arabika, Papuamart dan BBM di Freeport.

Saya kira siapa saja yang ikut Pepera perlu diteliti lagi. Daftar Tarmidzy Thamrin tersebut penting untuk diketahui banyak . Maka saya putuskan guna ketik ulang agar daftar ini mudah ditemukan lewat Google. Saya ketik sesuai asli dari buku Thamrin.
Daftar Nama-nama Anggota Dewan Musyawarah PEPERA

A. Kabupaten Manokwari
1. A.Y. ANIMAN
2. ABRAHAM BONAY
3. AGUS NUMBERY
4. BASTIAN GEORGE TANATI
5. B.Y.OHILULIN
6. DIRKBERNANDUS URUS
7. EGBERT DIMARA
8. ELIEZER DEKY WETTEBOSSY
9. JAN MANDACAN
10. JACON MANDACAN
11. Nn. JOCHBETH JULYANA MONOGIN,K.
12. MELKYAS KESULIJA
13. PHILIPUS GODENRIDUSBAUW
14. PHILIP MANDACAN
15. SIMON MANSIM
16. JACOBUS WOFFF
17. PIETER MANDACAN
18. MARINUS IWO
19. SIMON MANDACAN
20. THEO RUMERE
21. JOHANNES MATHEUS TENIHUD
22. HANS WABIA
23. MESES WANGGAI
24. ELISA KAJUKATUI
25. DAVID WARAN
26. AWU SAIBA
27. FREDERIKA WERIANGGI
28. JUNUS AJAMESIBA
29. AMOS WORISIO
30. AGUSTINUS KEREWAY
31. ROBERT SAMADUDA
32. DANIEL XAVARIUS MANIBUY
33. RUBAYA ALKATIRI
34. BAREND MANDACAN
35. JACOB MEIDODGA
36. LODEWIJK MANDACAN
37. NICODEMUS MANDACAN
38. ARNOLD AINUSI
39. ZACHARIAS SAJORI
40. HENDIK SAJORI
41. HERMAN KAJUKATUI
42. MEGEHIRA TOASIBA
43. JOSEPH KAWAY
44. LODEWIJK SAJORI
45. GODLIER MARANI
46. FILIEP AURI
47. ELISA HENDIKA JAMESIBA
48. STEFANUS RAFASI
49. WENAND AKWAN
50. HERMES MANIBUY
51. SIMON SAMADUDA
52. ONISIMUS SAMADUDA
53. CORNELIS TRORBA
54. MUHAMMAD FIMBAY
55. REFINUS DORISARA
56. BAREND ASMORUM
57. GUSTAF JOPARI
58. DORTHEIS MAIDODGA
59. ALEX WABIA
60. BASTIAN WARAN
61. KLEOPAS KAFIAR
62. MOHAMMAD OMBAIER
63. NAWARISA NAZAR BAUW
64. PETRUS WETTEBOSSY
65. PETRUS TUTUROP
66. Ds. TERJANUS RUMAYOM
67. FRANSISCUS SERANG
68. NY. MARIA LATUHERU BETAY
69. NY. JACOMINA URBON
70. SAUL JENU
71. JAN WANGGAI
72. FRITS MAY
73. MOSES RUHULIMA
74. SAUL MAKER
75. IBRAHIM LATENG HEREMBA
B. Kabupaten Merauke
76. MARCUS JOSEPH FOFID
77. NY. NATLIA TALAUT
78. PAULUS NAFI
79. PETRUS FRANS SEMBOR
80. MUHAMMAD KASDAN
81. PETRUS DUMATUBUN
82. J.M. RISAMASU
83. D.A. FATRUAN
84. W.TUHEPARY
85. SOEMARTO WARDOYO
86. JULIUS NGAMEL
87. N.O. DE QUELJOE
88. ELIZA PEPIANA
89. NY. ELSINA METERAY
90. ROSA TEMBAIB
91. ELY DOMINGGUS STEPANUS IMKOTTA
92. NY. E. ENAWELKA
93. Nn. VICTORIA MATURBONGS
94. S.S. DJONI
95. D.J.APAY KANGKIM
96. SEVERINUS RENWARNI
97. ABD. HALIKALKATIRI
98. J.J. SOMAR
99. H. KALIMAN MANGUNROTO
100. LABAN FELUBUN
101. PARTINI SASIYAH
102. M. KASAN MULJODIRONO
103. NY. PUTURUHU
104. ENGELBERTUS RAHAILWARIN
105. J. NGGONE MAHUSE
106. SILUBUN MELCHIOR
107. LABULA
108. ACHIR KASLIMIN
109. NY. Z. S. P. PRIMASSU
110. BERNADUS GEBUKUA
111. J. JULIUS RAHAKBAUW
112. ANTONIUS SATEK
113. BENEDIKTUS KAMOKOPIMU
114. SOEMARDJI REDJO
115. ABDUL MANAP
116. PETRUS TARO GEBSE
117. TATIHERLULY RIMBO
118. J. TEPRO NDIKEN
119. TASMAN TATANG
120. DAVID THOMBA WAMEJAB
121. KAMIDJAN HASAN MAKMUR
122. FRANS LEONARD MANDESSY
123. F.J. RETTOB LAUT
124. DAVID UGO
125. EPHRAIM TOMY
126. THOMAS ONAM
127. ROMANUS GURU
128. ST. WAFFA
129. PAULUS JOSEPH JANOA MAHUSE
130. TARISUS KASABE GEBZE
131. M. S. KAISE
132. PETRUS TIKUK
133. L. KAMOPOP
134. ALFONS ENDOM
135. IKWARON
136. A. ARAM
137. EASEBIUS KOJAN
138. KAREL KERANOP
139. JOSEPH MATAMKO KURUT
140. OTIROP LONGGOWAN
141. ARNOLD ARON
142. BIBIANUS FRANSISCUS BINGGO
143. ADRIANUS KONGGONO
144. JACOBUS AMTA
145. HENDRIKUS JOSEPH RAHALUS
146. ALFONS WALEWOMAN
147. NY. CORNELIA DAMBUDJAI
148. FELIX MATURBONGS
149. BONEFASIUS SAMAKAKI
150. WILEM RESUBUN
151. FX. FUTUNANEMBUN
152. PAULUS TARAM
153. KASIMIRUS NIGIN
154. ALEXSIUS TADEJAPKAIMU
155. MARSIA GAJARI
156. HERMAN JOSEPH ESOMAR
157. DOMINIKUS JAMIEAN
158. PETRUS IMBIRI
159. PETRUS JOSEPH RETTOBLAUT
160. LUSIDIUS NUHUJANAN
161. JACOB TJEMMAMOK
162. MAX MILIANUS HURULEAN
163. D. RAHAIJAAN
164. ANDRIANUS SETTITT
165. ANDRIANUS FARNEUBUN
166. JOHANIS PAKANANTJIS
167. HERMAN FARNEUBUN
168. PATRISIUS JEBMOB
169. OTTO ARAR
170. GERADUS OHOIWUTUN
171. VITALIS NDIKEN TAHAKU
172. PAULUS BASIK-BASIK
173. ANTONIUS KITI
174. GOLDJAI
175. PETRUS KOWOMU
176. ULUTIROP
177. JOHANIS BAPA AMBUNAP
178. NICOLAS DIMU
179. JERMIAS JENIMO
180. AMANDUS AMAY MANGGAIMU
181. BLASIUS KABANIMU
182. ANAKLETUS KABAJAMU
183. THADEUS TARI
184. MARCUS TABU
185. ADRIANUS ANABRO
186. MICHAEL TAMA
187. KAPES JAPEN
188. JOHANIS KOMAI KAIMAGAIMU
189. DANIEL KAIMERAMU
190. JACOB NGASMAN
191. IRENEUS DJIRIU
192. JUFENSIUS MBAJIT
193. THOMAS SIMPAR
194. PAULUS ATEMBER
195. PAULUS TJENKAMPER
196. BISIR
197. FABIANUS
198. BESTAGAIS
199. AMATUS AMNAP
200. SIMON TJEMEN AKAT
201. ADRIANUS ATJU
202. JOSEPH JUAK
203. PRIMUS BISAI
204. MOSES RARO
205. SELVINUS LATUMAHINA
206. THOMAS RAHAYAAN
207. H. DUMATUBUN
208. P. LAKAY
209. MOH. SALEH RUMASUKUN
210. SALIMAH THAMRIN
211. FRITSOTHNIL WERLUKEN
212. TH. RAMANDEY
213. JULIANA KABES
214. THERESIA MOTOP
215. ALLEGONDA RETTOP
216. NY. DOMINIKA KANDAI-MULAMORA
217. MACIMUS DADU AMTA
218. THEODORUS TAWURUTUBUN
219. AGNES MANENAKOA
220. PETRUS GEK
221. JOSEPH KOTOWIJONG
222. ANTONIUS ANONG
223. KAREL KAIGIT
224. PIUS TOWA
225. KETOIM
226. KONOWAROP UGJANDID
227. MAURITSIUS MAMU
228. WANGGUMOB
229. PIUS PISO
230. OPESU
231. DOMINIKUS AWOM
232. SIMON ABOGOI
233. JACOBUS KODE
234. KAJUS KAJUK
235. MOSES BAA
236. THADEUS BATUK
237. PIDO SENGGO
238. SUA WAMINI
239. GALUS KAJEP
240. BUCHI JUBJU
241. DANIEL NDAT JEMEN
242. JACOB SAKARPITSJ
243. URBANUS ONAM
244. HELARIUS GIRAAH
245. TAMMEKO
246. WOMBI
247. PIRIKUS
248. AFAMAR
249. PAULUS OMBI
250. MARCUS DJAIR
251. HENDRIKUS ON
252. BENEDICTUS MBITJEN

C. Kabupaten Paniai

253. DS. KAREII WENGGE
254. FERDINAND TEKEGE
255. TABUNI AMINWOGO
256. ENOUMBI MBRIJANOM
257. SEPERIUS NAWIPA
258. PAULUS ALOM
259. IBU MAIDA TENOJE
260. DEBABI JOGI
261. ENAIYATAKA
262. UKOWOI PIGAY
263. YEGETO YEIMO
264. JUWOPATUMA JEIMO
265. KASPER TATOGO
266. BADITUMA MOTE
267. TITUS NAWIPA
268. UWAKAUBEGA GOBAY
269. TAWATEBUI BUNAY
270. WIB GOBAY
271. SIMON KUDIAY
272. BRUMO KAYAME
273. SIMON YEIMO
274. BOHTLIER TEKEGE
275. DIMAJAPE JEIMO
276. MEREUTUMA GOBAY
277. TIPITOMA YOGI
278. TOPITUMA GOBAY
279. THOMAS NAWIPA
280. JOSAN NAWIPA
281. EKAGAYOKA DEGEY
282. LINUS PETRUS MOTE
283. WILEM CELCIUS ARONGGEAR
284. MARCELIUS MOTE
285. IBU LEONORA SALOMI MAILOPUM/LOHIY
286. ELLY NAWIPA
287. GERAD SOREN
288. USMAN BARAWERI
289. VIKTOR PEKEY
290. WOLURUNAGA TELENGGEN
291. NY. THABITA WENGGER SAWAKA
292. PETRUS WARAY
293. IBU FREDERIKA GOBAY
294. IBU DIANA DANOMIRA/KORAWA
295. NY. JULIANA MARIA SAWO
296. S.M FACHRUDIN
297. Nn. JACOB JOHANA RUMADAS
298. MARCIA GIAY
299. JUNUS SEMBOR
300. DS. RH. J. TETELEPTA
301. L.P. GOBAY
302. JOSEP JEIMO
303. WEIJA TUANBUNUK
304. SALMON PAKAGE
305. PAULUS MOTE
306. N. N. RUTH LATIPAI
307. IBU G. DAKOSTA DAWAKA
308. ZEFNAT TITAMA
309. Nn. MARTHA SAHORI
310. DAVID TOTOUKI
311. ELIAS GOBAY
312. AGUSTINUS MOTE
313. MADAIBUNAMOYE MADAI
314. MARIUS TAKIMAY
315. JUDAS KOBEPA
316. LARIKNUKUNAI
317. ENOUMBI WALUMBAN
318. KIWO ERIKBAN
319. KERANGGUKWE ENOEMBI
320. NGGARERIBAGA TELINGGEN
321. TABUNI JUKURUGUT
322. IBU KETSIA PAKAGE
323. MURIP ONEMWI
324. WANIMBU AGONOLAK
325. ENDUMBI JINGMIBAN
326. COSMAS PEKEY
327. LODEWIJK WORUMBUNI
328. GENENIK MURIB
329. HENDRIKUS SEMBOR
330. MAGAIDA GOBAY
331. DEMIANUS JOUW
332. ADIPOUGA ADII
333. WAKERWA PIPINGEN
334. WONDA WILUARIT
335. MURIP WILARENGEK
336. TABUNU POLE
337. JULIUS PEKEY
338. JUNUS MANUPAPAMI
339. ELIAS TAKIMAY
340. LIMBREK MARANI
341. MATHIAS PEKEY
342. WAKERWA SUHARTO
343. ALOM BIBITA
344. WANIMBO HOMBI
345. WAKERMA FANDELINUS
346. JOHANES MASAKERI
347. JULIUS SONGGENAUW
348. WAKERMA NDAWIYAGE
349. KOGA HONGGOUWO
350. KOGA WORAGINAKAK
351. WAKERMA YIWINONGGEN
352. WONEMANGGOLEKALOM
353. MAGAY LANI
354. KOKOYA LINGGE
355. KOKOYA TENGGELAK
356. TELINGGEN TUGILO
357. MURIP ARIYANOM
358. WONDA TAWARIAK
359. KOGA MINANGGAYAWARAK
360. YOASAP SAYORI
361. EDOWAIWODE ADII
362. ALOM WOPELAN
363. WAKERMA OTIBO
364. MAGAI NDENIMULOK
365. YAMBONGKOWA WAKERMA
366. WAKERWA TAGANIK
367. SALINA YOWENI IMBIRI
368. PAKAGEIPOUGA PAKAGE
369. DOMINGGUS DANOMIRA
370. YULIANUS SAYOMI
371. MURIP ABINORAK
372. WONIBU KULIRENGGA
373. KOGA TINGGIRAGE
374. MAGAY AMBIMENDEK
375. DIDIMUS KOBOKAU
376. YOKAGAIBO DOGOPIA
377. WONDA WULEK
378. MURIP MUNUGERONUWA
379. NGGIRE ANANIAS
380. MANOUMBI TELINGGEN
381. TANUBUNI KEBUBU
382. WARIAKMBAN TELINGGEN
383. PIYABAGANORAK KIWOO
384. ENOUMBI LINGGIRAKWE
385. WONDA LIWIKBAN
386. TAWATEBUI GOBAY
387. P. RUMAWI
388. ANTHON ARIWEI
389. LAURENS MASAKERI
390. KOKOYA TEONGGA
391. BEREBAGA TELINGGEN
392. COSMAS WAKERWA
393. WANIMBO GIORIK
394. WANANIKWE KOKOYA
395. TABUNI JEWIT
396. TABUNI BRINGGABULOK
397. MORIP MIYAGAME
398. ALOM WIGO
399. RUBEN PAKAGE
400. MURIB CORNELIS
401. TAWUNI JONATHAN
402. KOKOJA ARIANI
403. JOHANIS WAIWONI
404. CRISTIAN WARAI
405. PIETER MIJAPA
406. JACOBUS BONAY
407. UBAJAPE TEGEKE
408. WAGEMO DEGEY
409. SIMEON DOLUW
410. Nn. ANTHONIA PAKAGE
411. TAKANIK WAKERWA
412. ABRAHAM MONEI
413. LUKAS WAKDOMI
414. JACOBUS MUJAPA
415. B. S. DANOMIRA
416. TELINGGEN BURUJOGALOK
417. JUMAN NGGABOKWE
418. MERIB PALUJAKOM
419. BERNHARD WAROI
420. VITALIS PEKEY
421. WILLEM MORI
422. IBU ELSI JACOBUS SAWO
423. IBU LEVINA SAJORI/ADUARI
424. PATTY GOBAY
425. W. DIKUN
426. KOKOJA LUKAS
427. LAMBERT JOWEI
428. D.N. SAIFUDDIN

D. Kabupaten Jayawijaya429. AMBEK BULEK
430. AUTUALI
431. MBIROK
432. MAROKA
433. SALENEN ELOKPERE
434. ISAKMO SIEP
435. WESIMA DOKA
436. ABELAM WENDA
437. MULIASOM HESELO
438. MASAHUK HESELO
439. WIMLUOK HESELO
440. KALAMSANG MEAGE
441. MUSANAKAWA ELOKPOLE
442. IKIAK KOSSY
443. JARAKAMA WETIPO
444. PENAGO ITLAI
445. ALONGEAK WETIPO
446. LUKAMI LANTIPO
447. OBAKAROK LOGA
448. KUR MABEL
449. LASUWOK MEAGE
450. WAPAGA WENDA
451. GUNAME TABUNI
452. MOTODEK MABEL
453. HOLARIK ELATOK
454. PETRUS MARIAN
455. KUKULELE WENDA
456. WENAULEK
457. JARAKAMA MENGE
458. ANEMINI WETIPO
459. SAKARIAS MEAGE
460. HELEAREK
461. JOHANIS MEAGE
462. MALMAREK HESEGEM
463. JASA ASHO
464. JAN HUBI
465. KURSIBA HESELO
466. SEBENA
467. ESAUL WENDA
468. EWOYOP
469. LUKAS UROPMABIN
470. ROBERT NINGDANA
471. GRENEM
472. SETYONGEM
473. WEMI
474. PETRUS BAJUMKA
475. LUKAS UROPMABIN
476. JAHEKON
477. TAMBONOP
478. ANTON WASINI
479. SILAS (ALM)
480. SILAS
481. JOHANIS WALUK
482. RAFAEL UROPMABIN
483. YAN KASIBMABIN
484. AGUSTINUS UJANGGI
485. JOHAN JAMHIN
486. ISAK JAWALIKA
487. KUPAN
488. WETIMEROP
489. KITOK
490. ALWOLGI
491. AGOKMEN
492. NIYAWARAK
493. FRANSISCUS HARBELUBUN
494. KOMENAKE TABONE
495. LAPALOGO LOGOWAN
496. KULIAKNIMBO TABONE
497. MALOK UAGA
498. NGGUTAGE KOGOYA
499. INENGGENAM BIK KOGOYA
500. TIWIMBULUK KANUNGGA
501. TOGOWARAK BOGOM
502. TABANANOK JIKWA
503. JIJAWEN JIKWA
504. GUARIWAREK JIKWA
505. KUBENEK PAGAWAK
506. MATHEUS KOGOYA
507. NIMBUGAMENDEK KOGOYA
508. DIYARAK
509. MAGAP GOMBO
510. JAN MBINI
511. LEA KAROBA
512. KIKMAREK KAROBA
513. GARJA WEA
514. OBAREK JIKWA
515. THOMAS WANIMBO
516. EMELUGUN UGAWA
517. WIWINOM PAGAWAK
518. JONIR PAGAWAK
519. KARUBAGA NUA JIKWA
520. IDRIS NOKOTILALU
521. DANIEL HALUK
522. AKINAO HUBI
523. WIRINGGA WAKERKWA
524. TAI ORAK
525. GINARAK
526. PUNUK
527. TAWARANUA WANIMBO
528. WANEMBANAK
529. TUWERI
530. NOAK PAGAWAK
531. KATEIS
532. IJOMBAGA IGIBALOM
533. AMIROGO
534. JAHJA KOGOYA
535. AMATUS ATEK
536. KOYA MENDE
537. WIJANIR
538. MAYU
539. TENONGGA
540. NOAK
541. NICOLAS IGIBALOM
542. PETRI
543. OWAGARIK IGIBALOM
544. KANIANGGEN
545. AIWENA
546. JORANGGEN
547. JUGUWARAK WENDA
548. ENDEKEMENDEK WANIMBO
549. NGGEMENAGE
550. A.F. WUTOY
551. KUBAGAMENDEK JIKWA
552. WUNIKBAN EWYA
553. METAGANAK WANDIK
554. WATUKOLEK ASSO
555. ALIGAT HESEGEM
556. SILUKI MEAGE
557. J. MARAN
558. BENYAMIN WANDA
559. AMBURUINOM JIGIBALOM
560. MUSA UMBURU
561. MBURINEGGA PAGAWAK
562. AMULI MATUAN
563. J. AKOBIAREK
564. A. IBO
565. M.H. RUMBINO
566. NY. KOMBOY
567. L.J. YOSI
568. A.M. TAKATI
569. JATEBGANUA JIKWA
570. WAJIBMBAN WEJANGGUNIK
571. MBURINGGWE ENUMBI
572. ANDUGIN WEJA
573. WAOMA WENDA
574. WENEBU TAHUNI
575. MATIAS WENDA
576. PELEPACA KALINGGA
577. SAKEOS
578. SALE
579. AMORO
580. SUIROBA
581. SIMON
582. MARKUS WENDA
583. SELIMO OWEGEIT
584. ABRAHAM ITLAY
585. AGPY DERMONGGEN
586. SUB WAREK
587. SASUNGGULO
588. ESINOAKE
589. PAGERAH
590. OLARIK
591. ANAME
592. WATLARIK
593. MUSAWAREK
594. IKLUWEAK
595. KOLIK
596. SOMONAY
597. LEWULEH
598. AMUS TABUNI
599. JUSUF WANIMOK
600. HERNA DAISIU
601. JERARIK
602. ANES CLEMENS

E. Kabupaten Teluk Cenderawasih
603. BERTHEUS KOIBUR
604. WEMPI SANADI
605. CHARLES KAWER
606. LAMBERTH RUMBINO
607. JACOB AP
608. BERNARD SABAROFEK
609. MATHEUS MSEN
610. THOMAS BARANSANO
611. ADRIAN BARANSANO
612. LABAN WOMSIWOR
613. FERDINAND KURNI
614. PETRUS KORWA
615. ABDUL RUMADAS
616. ERNEST AKOBIAREK
617. LUKAS RUMKOREM
618. ERNEST MANUFANDU
619. EFRAIM RUMSARWIR
620. FELEX BINUR
621. EFRAIM RUMBEKWAN
622. JACOB WAIRATA
623. LABAN SANADI (ALM)
624. SIMON MANALUN
625. PHILIP KORWA
626. LABAN MANAKU
627. ALBERTHUS MSEN
628. C.J. MATURBONGS
629. JAN TARUMASELLY
630. ABRAHAM MANSAWAN
631. ZETH RUMPAIDUS
632. H.B. MINANGLARAT
633. MARTHINUS PATTINASARANY
634. E. SIWALETTE
635. RAIMUNDUS RENGIL
636. EDUARD RUMBARAR
637. PIETER MORIN
638. DAVID SIMBIAK
639. HENDRIK DIMARA
640. DANIEL RUMPAIDUS
641. PIETER KAWER
642. OBETH PANGURIAN
643. LAURENS TANATY
644. SAMUEL WAMBRAUW
645. H. TARMIDZI THAMRIN. BA
646. JACOB A. RUMPAIDUS
647. ABRAHAM WAMBRAUW
648. MATHEUS BONOY
649. JOSEPH J. RUMNGEWUR
650. HENDRIKS MATHEUS SADSUITUBUN
651. JULIANUS TARUMASELLY
652. ABD. MADJID DJAMALUDDIN
653. AGUSTINUS UNANI
654. DEMIANUS AIBEKOB
655. JONATHAN SAROY
656. SALMON JAWAN
657. ARNOLIS ARFAYAN
658. MARKUS AIBEKOB
659. DS. ZETH RUMERE
660. ALFONS RUMERE
661. HANOCK RUMBRAR
662. AJUB KAFIAR
663. JOSEPH JARANGGA
664. HEINTJE RUMBIAK
665. DOMINGGUS WARIKAR
666. ERNADUS WOFF
667. BENYAMIN KAJAI
668. LOVIS RANDONGKIR
669. BASILIUS MEKAWA
670. DS. FRANS ONDI
671. ISHAK LEWAKABESSY
672. TURBANUS SIANTE
673. MAURITS SAROY
674. DAVID WOISIRI

F. Kabupaten Yapen Waropen
675. OBED BONAI
676. A.DJALALI
677. R. MBAUBEDARI
678. ALWIRAHMAN
679. J. TANATTY
680. A. MBAUBEDARI
681. JACOB BARANGKEA
682. IZAK NUMBERI
683. ZETH A. ROMBE
684. ST. RUMBEWAS
685. M. DAWIR
686. FL. SIKOWAI
687. ABDUL BAAR PAIMAN
688. SIMON WOPARI
689. DAVID AUPARAI
690. JUDAS MUABUAI
691. HABEL SAWAKI
692. N. WAJENI
693. ARIUS KADIWARU
694. BERNADUS IMBIRI
695. THOMAS RUNGGAIMUSI
696. CHRISTIAN MOMORI
697. JUNUS I. KENDI
698. S. WORABAI
699. BUANG (A.D.) DJALALI
700. J. MANITORI
701. EILLEM WAJANGKAU
702. P. LIKLIKWATIL
703. B. DIAZ
704. ALBERT AWARAWI
705. BASTIAN FONATABA
706. MUSA RUM
707. ALEX BERUTABUY
708. MARTEN LAUPATTI
709. A. SAMBERI
710. NY. A. IMBIRI
711. KAREL IMBIRI
712. BALDUS RUNGGAINUSI
713. HEIN WARUMI
714. ANTONIAS SAPACUA
715. DOMINGGUS KADEBAG
716. MARKUS SAWAKI
717. JUDAS KARUBABA
718. JOHANIS JEINUSI
719. JERMIAS KANSAY
720. ALFONS AJERI
721. P.M. PAPRINDEY
722. ELIEZER MAAY
723. CHRISTOFFEL WIHIAWARY
724. MARTEN KAPITARU
725. JESAJA IMBIRI
726. MOH. ACHMADI
727. LUKAS BUINEY
728. EDWARD WOISIRI
729. MARTHEN RUPANDAY
730. LUTHER PATHAY
731. DOLLY PIHAHEY
732. IDRIS KASIM
733. CHRISTIAN SIMBIAK

G. Kabupaten Sorong

734. JULIUS SESA
735. ELISA MAX NEBORE
736. HAMISI ABDUL HAMID (ALM)
737. DIRK BARNABAS URBON
738. SEMUEL PANDORI
739. DS. REBA
740. ABD. RASJID ARFAN
741. MARTHIN BISAI
742. ISACK NACK
743. JUSUF UMAR
744. ABDUL KADIR WARFANDU
745. ABDUL RASID AJUAN
746. J.D. MAMBRASAR
747. KAREL RUMPAISUM
748. ABDULLAH UMALELUN
749. MARINUS BURDAM
750. FREDERIK PAULUS SAIMAR
751. RUBEN JESNATH RUMANSARA
752. JOHANES SALOSA
753. LUKAS SALOSA
754. MANASE METIBARU
755. SOLISA MOMOT
756. HOSEA KALIELE
757. GUSTAF SESA
758. LAZARUS PARINUSSA
759. JACONIAS NEBORE
760. ZACHEUS WANANE
761. DAUD MANASE
762. JAHJA SOLOSSA
763. SILAS RUMBIAK
764. MARTHIN LUTHER PULANDA
765. SAUL DUWIT
766. SOLEMAN SALOSSA
767. DIRK KAMBUAYA
768. CHRISTIAN SAMOSANOI
769. ABRAHAM ATANAI
770. ANTHON LASSY
771. SALMON WAY
772. IBU KARUBUI
773. BENYAMIN MOMOT
774. CUNRAD MAYOR
775. MARTHINUS MAMBRASAR
776. BAHARUDDIN SANGADJI
777. ALEXANDER MAGABLO
778. TJONTJI MOBELALA
779. SALEH MAYOR
780. MARKUS PAA
781. PETRUS MOMOT
782. ABDULLAH ARFAN
783. ABDUL DJABAR WARMEY
784. JESAJA NAINOLO
785. MAILIAT MAJALIBIT
786. MOZES AWOM
787. ABDUL RACHIM KIAT ISKANDAR ALAM
788. ABDUL WAHAB RUBENAS (ALM)
789. JACOB BURDAM
790. BAHARUDDIN UNKABU
791. ABD. MADJID SOLTIEF
792. HOESEIN TAFALAS
793. SEMUEL KONDJOL
794. THIMOTIUS THESIA
795. FREDERIK MAMBUARU
796. KAREL WUGAJE
797. MELKIAS BOWAY
798. BERNADUS HARA
799. ABRAHAM MONSAFE (ALM)
800. MARTHIN ANTOH
801. OKTOVIANUS NAHADIN
802. ABRHAMAN FONATABA
803. ALOYSIUS INANOSA
804. PIETER JAN NUMBERI
805. USMAN SAAD
806. SAMUEL MESAK IMBIRI
807. MAURITS TANAMAL
808. IZAK CORNELLES WAMBRAUW
809. BENNY AIRORI
810. CHRISTIAN JOSEF FOFIED
811. MOHAMMAD HUSEIN ULI
812. HAJI MUHAMMAD ABDULAH
813. HAMISI RUMAGESAN
814. BENYAMIN MARANI
815. IBU DAAT
816. STEVEN KAYARU
817. ADRIAN JEBLO
818. JUSUF JEKWAN
819. FRANS MALAK
820. ABRAHAM TUWEN
821. JOHAN JABLE
822. SALMON LOBAT
823. ABDUL WAHAB WARFANDU
824. WILLEM MALAGILI
825. ABDUL MADJID KOFLOT
826. ERENS WAWIAY
827. BASTIAN WAROPEN
828. SALIM TAMIMA
829. FRANS GINUNI
830. ABRAHAM KAMBUAJA
831. MARKUS SALOSA
832. MARTHEN TENAU
833. HABEL SAA
834. SIMON ASSEM
835. MATHIAS KAMBU
836. SIMONISIR
837. BAHAR MASAMBER
838. ORGENES WALLY
839. AGOES SALOSSA
840. GRUTTER JANIS
841. FREDERIK KALASUAT
842. DS. DAVID PRAWAR

H. Kabupaten Jayapura
843. JACOB KORWA
844. JACOB BONAY
845. MESAK AWI
846. HERMANUS RUMERE
847. MEZAK BUARA
848. KARLOS IMARA
849. ATU USMAN
850. WERI BILASI
851. SEFNAT KELPI
852. JORDAN JANUARING
853. W. WARITJU
854. KILION WANDA
855. R.J. TEPPY
856. ANTON SABRANIM
857. CHARLOS GRIAPON
858. J. TUNGKOI
859. LUKAS DEMOTEKAY
860. JACOB JAMBRE
861. AGUS BILASI
862. SEMUEL SINERI
863. GASPER JOHAN WANGGAI
864. SIMON KIMIAK
865. THEODORUS PAAY
866. PATRIAN INGGIMAMBA
867. ANDRIAS BOGOR
868. REHABIAN JACOB DAIMOI
869. SEMUEL SAURI
870. MARINUS TU
871. HENDRIK WAROMI
872. OCTOVIANUS RUMBEKWAN
873. FRANS SANJI
874. ELIA WAMAER
875. PETRUS JAKE HAMADI
876. JAFETH JAAS
877. ZETH DONDI
878. CHRISTIAN IREUW
879. DONATIUS JOSEPH MAY
880. AGUSTINUS MERABANO
881. A. GRIAPON, BA
882. APOLLOS JAUWE
883. WINGK MAY
884. HANOCH HEBE OHEE
885. MELIANUS AUPARAY
886. NY. REGINA SAE DAIMOI HAMADI
887. DIRK SUWO
888. SAMBERI STEFANUS
889. HANOCH NAPO
890. FADJAR SAUWWAL RUMBIAK
891. MATHIAS MEO
892. SEIREI TAO
893. JOWEL MESWARI
894. JUSUF NANGAI
895. CH. RAMADEY
896. THOMAS DEBEN
897. HERMAN TAKAYETOU
898. NY. ELLY UYO
899. RAMSES OHEE
900. USMAN ABDULLAH FABANYO
901. GERZON HASSOR
902. L. MANIAGASI
903. SAMUEL GEORGE YOM
904. HERMAN MEMBRI
905. ARIE WEMBEA
906. PHILEMON SANGGRENGGANO
907. THEYS H. ELUAY
908. YOSINA WAFUMELINA KURUBE
909. BENONI MANFAU
910. GOSIN TOK
911. ANDRIAS DANSIDAN
912. PHILIPUS FOSBA
913. SOLEMAN KANTUM
914. MARCUS CAWEM
915. SOLEMAN YARU
916. WEMPI AWES
917. JOHN WILLEM MEHARA
918. FREDERIK MARWA
919. JUSUF JARISETOU
920. H. KAMBONO
921. JOHANIS SORODANYA
922. DAVID APASERAY
923. BERNADUS WEWERI
924. A. SAMAD KAPLELE
925. PETRUS JABANGSABRA
926. HABEL AGAKI WANDA
927. HOMAHHAD METZIER DAIMBON
928. JOSEP LODOWIJK SAUMEN
929. JOHN VICTOR DAYOH
930. S.J. RETTOB
931. G. SAWERI
932. B.M. FRABUN
933. MODESTUS KOREY
934. HJ. MUHAMMAD TARSAT, YS
935. FRANS TANDUFU
936. SAUL TIRIS
937. TOMAS SEMON
938. JONATHAN JARU
939. ARNOLD LENSRU
940. HERMANUS TUNJA
941. TEPIANUS SUPRA
942. H. NOROTOU
943. H. MUABUAY
944. JACOB BURDAM
945. ELIGIUS WANERWA
946. ANDRIAS DOMINGGUS RUMPAISUM
947. TH. NGAMEL
948. PIETER KAJOI
949. DS. O. HOKUJUKO, S. TH
950. IPTU AMANDUS MANSNAMBRA
951. D. T. RAMANDEY
952. HAJI IBRAHIM BAUW RAJA RUMBATI

I. Kabupaten Fak-fak
953. AHMAD USWANAS
954. HJ. JUSUF BAY
955. MUHAMMAD PAGESA
956. JUSUF MOY
957. MARCUS WARPOPOR
958. MEZAK TIGTIGWERIA
959. E.H. BAHBA
960. ROBERT HERET RINGGI
961. KASIM OMBAER
962. NATHANIEL WARJENSI
963. JOHAN SARARA
964. JUSUF WAITA
965. SIDIK FUARADA
966. SAMUEL PENETIRUMA
967. MOHAMMAD TAIB ANIRBAY
968. JUSUF PATTISAHUSIWA
969. JOHANIS KPAIJAU
970. STANIESLAUS MERAWEJAU
971. JOHANIS AIKAWE
972. OKTOVIANUS TAKATI
973. AMOS RAMON YAP
974. MOZES KILANGGIN
975. SIMON IERY
976. LEO URMAMI
977. JOHANNES TAKE
978. AROBI SAID USWANAS
979. JOHAN TUTURUP
980. MOSALAM PAUS-PAUS
981. NURDIN PAUS-PAUS
982. ABDUL HAMID RUMANGESAN
983. ABASIHA
984. NASAR PARIS HEREMBA
985. ABUBAKAR IHA
986. USMAN IBA
987. ALIPUTI BAUW
988. DANU MOHAMMAD SJAIFUDDIN
989. HAMDJA FURU
990. MOY LAWAY
991. MOHAMMAD RYSAITUARAU
992. MANAF WATORA
993. ARNOLD NAMSAU
994. MOY BALAWAR
995. RADJAB NAGGEWA
996. ANDRIAS WERBAY
997. FELIK JANI
998. MARSELIUS NOKORO
999. JOHAKIM MAKAKIM
1000. PITER HINDOM
1001. VILATUS MAKATARI
1002. EDWARD HEGEMUR
1003. SAMUEL LEIWAKABESSY
1004. HAJI HASAN USWANAS
1005. MOHAMMAD THAHIER BAUW
1006. ZAKARIA FURU
1007. P.F. HEIPON
1008. J.E. TEARUPUN
1009. FRANS RENMEUW
1010. WILLEM GINUNY
1011. M.Z. WASARAKA
1012. HAJI ACHMAD BAY
1013. HJ. ABDULLMANAF USWANAS
1014. C.J. NGOTRA
1015. APOLINARIS MAMEJAU
1016. J.R. MITJIBARU
1017. MUSA WATIMENA
1018. NY. JULIANA PATTIPI BONAY
1019. MOHAMMAD SYABA BAY
1020. PHILIPUS KALAMANGAME
1021. HJ. ISMAEL BAY
1022. PAULUS MAGA
1023. AMANAU
1024. ISMAEL SAMALI BAUW
1025. LATONDE
1026. ABUBAKAR RUMOSAN

Ini bukti nyata pepera 69
Siapa yg main kucing2an krn bukti semua sdh jelas
jangan bermain api revolusi PM.

ISUE KALIMAT Lani Tribe
LANI & DANI

Dan Hari ini kita ketahui Dan dikagetkan juga  bahwa, persoalan papua telah diperlibatkan dgn persoalan2 masalalu, diantaranya suku “HUBULA & LANY” Terlihat jelas,tergambar dan kini terungkap secara spontan.  Dengon kata “HUBULA, LANI Dan PM HANYA ORANG LANI YANG MEMPERJUANGKAN Barangkali TRWP kelompok SEM KAROBA”   Dan dikaitkan masalah PEPERA, Bilabial SEM  KAROBA pelaku PEPERA juga hehehehe… 

Unsur kalimat yang sangat menyingungkan Dan sangat mempecah belahkan diantara HUBULA & LANI.

Perlu ketahui, bahwa Pelaku pepera bukan hanya org wamena, namun perlu kita ketahui dari sekian banyak pelaku PEPERA it, bahwa pepera dilaksanakan dan dilakukan dari tiap2 daerah yang ada. Beberapa dri kamipun terlibat Dan Korban hari ini dari masalalu itu yang kita tdk mengetahui prosesnya pepera it. Namun hari ini yang pernah menjadi pelaku PEPERA sesungunya sedang memotori ULMWP, Dan TRWP  Jikapun tiap moyang kami pernah terlibat secara Di paksa oleh kolonialisme Indonesia.  Namu status #Wildenmansriver  dipaksakan untuk mempecah belakan Diantara perang suku masalalu. Antara DANI Dan LANI

dan  Siapa yg hari ini menduduki dipangkuan penghianat pertiwi kolonial indonesi saat in,diprovinsi,,pusat Dan beberapa organisasi gerakan sipil yang bermain dgn BIN/BAIS. Hinga pasang saham dimana-mana.

isu masalalu, menjadi candu dn egois dlm perjuangan, Dan kini ternyata berambisi untuk  mempecahbela Dan bersandar pada masalalu suku/klen.  Akibatnya bebeeapa organisasipun menjadi dua kubu terbentuk sukuisme dalam perjuangan  nasional PM kini. Oleh kelompok TRWP.

Waaa hormat terimakasih saudaraku dan saya pelaku dari sejarah   yang saya tidak ketahui it,  namun anda telah menimbulkan kembali tiap individu pejuang untuk mempecah belakannya hormat waa

Hormat Intelejen TRWP
#Lani_Tribe alias (Iche Murib)
#Hormat_dan_telah_jelas_semua_arah_perjuangan_ini.

image

image

image

KODAP III OPM TPNPB FULL OUT SECARA RESMI DARI KLB ULMWP.


KODAP III OPM TPNPB FULL OUT SECARA RESMI  DARI KLB ULMWP.

Selama lima Bulan kami terlibat dalam kepanitiaan bersama Jonah Wenda dan Menaseh Tabuni dan hasilnya yang kami simpulkan adalah KLB ULMWP bukan untuk kepentingan PapuaMerdeka namun untuk kepentingan NKRI dan juga kepentingan kelompok organisasi yang selalu cari makan atas nama OPM TPNPB atau perjuangan Papua Merdeka, dan dalam kinerja kepanitaan KLB versi ULMWP adalah sangat tidak jelas.
Demikian laporan Perwirah mudah Oskar Wandikmbo atas nama kodap III Ndugama.

Dalam laporannya secara resmi kepada kami sebagai ketua Umum OPM TPNPB bahwa hari ini tanggal 29 April 2019 jam 14:00 Waktu PNG kami atas nama kodap III yang saat ini masih menyala di Ndugama mengatakan mengandurkan diri dengan alasan bahwa sejak awal kepanitaan selama lima Bulan kinerjanya yang kami pelajari secara politik, Militer Bahkan adat mereka bukan kerja untuk Papua Merdeka namun mereka ini dipakai untuk hancurkan kekuatan OPM TPNPB, salah Satu contoh dari beberapa contoh penting adalah kepanitaan KLB ULMWP Jonah Wenda dan Menaseh Tabuni CS selalu mengatakan bahwa AKSI PERANG DI NDUGA ADALAH GERAKAN TERRORIST ATAU SEPARATIST BERSENJATA, dan banyak pula hinaan yang di sampaikan kepada kami, Saya adalah saksi hidup terhadap kata kata ini, Saya menyimpulkan bahwa ULMWP yang mau buat KLB adalah untuk kepentingan NKRI bukan Papua Merdeka.
Hari ini secara resmi kami sudah katakan bahwa kami akan buktikan dilapangan, karena penanggung jawab kami sudah ada dan sudah buat pernyataan kepada Dunia bahwa perang sampai merdeka adalah Cita Cita kami TPNPB kodap III Ndugama dan seluruh kodap di tanah Papua.

Informasih selanjutnya bahwa beberapa yang datang dari pertahanan militer TPNPB akan mundurkan diri, pertemuan KLB ULMWP ini mendapatkan banyak tantangan karena tidak sesuai kehendak Allah dan aturan OPM TPNPB Berdasarkan Konstitusi 1 July 1971.

Sampai saat ini Satu pengurus panitia Menaseh Tabuni tiba tiba sakit keras dan masih di Rawat dirumah sakit Vanimo, sedangkan Jonah Wenda dengan beberapa kelompok TRWP ada terus berusaha untuk meeting di lanjutkan namun akan sangat sulit.

Infiltration intelligent Indonesia sangat kuat dalam KLB ULMWP ini, dikabarkan bahwa Sem Karoba sedang berada di Jakarta untuk mengatur semua ini.

Tolong diteruskan kepada seluruh kodap kodap TPNPB diseluruh tanah Papua dan di sampaikan kepada seluruh para diplomat OPM-TPNPB bahwa tetap kuat karena pasti OPM TPNPB akan menang, laporan resmi oleh kami perwakilan kodap III Ndugama saya perwirah mudah Oskar Wandikmbo.

Demikian informasih.
Salam juang dan Salam Merdeka.

image

image

west papua news kondisi genosida kepada orang asli papua barat.


kondisi west papua
sedang terjadi di rakyat papua barat.
teman2 dan keluarga kami yang ada di papua ,atau dimana pun perada. Sekarang ini TNI/POLRI usaha untuk  menghabiskan/memusnakan orang papua secara tiba2 . maka mereka lakukan beberapa cara tapi orang papua asli sudah tau semua makanya. mereka lakuan satu cara untuk menghabiskan orang papua.. yaitu Rumah sakit yg ada di papua itu dari merauke sampai sorong mereka sudah kerja sama dengan TNI/PLRI.  Jadi tolong informasikan berita penting ini biar masyarakat kita tau dan jaga waspada….ada salah satu suster  orang wamena Namanya Naomi Hisage  mengaku diri kepada masyarakat hari minggu kemarin tggl 16 bahwa salah satu anggota polisi dia tawarkan kepada naomi bahwa.kami akan kasih uang seharga Rp 250 juta. Tapi anggota polisi itu dia minta syaratnya kepada naomi bhwa bagimana kami kerja sama dengan anda kalao orang papua pasien yg masuk di rumah sakit berati tolong kasih matikan mereka semua dengan cara kasih obat racun mematikan…tapi suster ini menolak dan menginformasikan tentang  berita ini kepada masyarakat. Jadi kami harap msayarskat kalau sakit atau priksa ke rumah sakit tolong jaga waspada…

tolong informasikan kepada masyarakat kita, atau saudara kita  yang ada di papua  maka mereka jaga waspada

New Frre wes papua

image

image

TPN news boikot Pemilu 2019. sesuai deklarasi 1971, organisasi Papua merdeka, OPM..boikot PEMILU RI .


image

image

Pernyataan dari TPNPB Atas Boikot
Pemilihan Umum Pemerintah Kolonial
Republik Indonesia 2019
Dalam hal ini Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) secara
resmi dari Markas Pusat mengeluarkan pernyataan bahwa Pemilihan Umum
Pemeritah Kolonial Republik Indonesia tahun 2019 harus BOIKOT, karena pada
prinsipnya bahwa TPNPB-OPM tidak pernah mengakui keberadaan Pemerintah
Kolonial Republik Indonesia di Papua.
Dan perlu diketahui oleh semua pihak bahwa dari sejak tanggal 1 Juli 1971
TPNPB-OPM telah menolak pendudukan illegal Pemerintah Kolonial Republik
Indonesia di Tanah Adat Orang Asli Papua.
Penolakan ini telah dilakukan dengan cara malakukan Proklamasi sepihak, yang
mana telah mengumumkan Konstitusi Sementara Negara Republik Papua Barat
oleh Tokoh-Tokoh OPM pada waktu itu.
Para Tokoh proklamator ini yang lain telah meninggal dunia, dan yang lain masih
hidup. Tokoh utama adalah Almarhum Seth Jafet Rumkorem, Jacob H Prai masih
bermukim di Negara Swedia dan semua Tokoh yang kami tidak sebutkan nama-
nama mereka disini.
Dengan Dasar ini, maka TPNPB-OPM tidak pernah terlibat dalam pesta
demokrasi Pemerintah Kolonial Republik Indonesia dari sejak tahun 1971 hingga
kini.

Dan ingat bahwa Orang Papua Asli yang ikut PEMILU Indonesia adalah mereka
yang menjadi Pegawai Negeri CiVil sebagai agent Kolonial dan juga para calon-
calon anggota legislative orang asli Papua yang berambisi untuk menduduki
jabatan di Parlemen-Parlemen Dareah di Seluruh Tanah Papua, termasuk
Anggota Dewan Perwakilan Papua di Jakarta.

Dan hal ini adalah Fakta dalam sejajarah hidup bangsa Papua selama 54 Tahun
dibawah penjajahan oleh Pemerintah Kolonoal republik Indonesia.
Dan Rakyat yang ikut Pemilu adalah hanya karena terhasud oleh agen-agen
Pemerintah Kolonial Republik Indonesia. Artinya bahwa Rakyat orang asli Papua
dipaksakan untuk harus ikut PEMILU Indonesia, karena pada dasarnya mereka
adalah orang awam.

Dengan demikian maka Sikap dan posisi TPNPB-OPM telah jelas, yang artinya
bahwa siap

image

image

PRO? KING International News West Papua.

nduga West Papua News.pertahanan TPN opm. boikot PEMILU 2019.seluru West Papua.


Ekianus Kogeya Perintahkan 6 Bataljon Memboikot Pemilu 2019
———————
TPNPBnews:
Ndugama_30 Maret 2019, Panglima Komando Daerah Pertahanan (KODAP) III Ndugama, Brigjend. Egianus Kogeya menyatakan dirinya bersama Pasukan terdiri dari 6 bataljon siap boikot Pemilihan umum (Pemilu) Indonesia 2019. Brigjend. Egianus Kogeya umumkan dalam pernyataan tertulis bahwa 8 Distrik di wilayah itu warga sipil telah mengungsi total. Delapan Distrik yang ia sebutkan diantaranya: 1. Paro, 2. Mapnduma, 3. Gilpid, 4. Darakma, 5. Mam, 6. Yal, 7. Nitkuri dan 8. Yigi.

โ€œsecara otomatis kabupaten Nduga Boikot Pemilu, jika ada oknum yang memaksa pelaksanaan pemilu maka pasukan saya siap berhadapanโ€, tulis dalam pernyataan pesan singkat, (30/3). Pada delapan distrik tidak ada masyarakat yang menghuni, kecuali 3 Distrik di wilayah Mbua. Namun dari 3 Distrik bahwa Ekianus mengaku terima laporan dari tokoh masyarakat sempat, menyatakan menolak pemilu dan ancam boikot pemilu 2019 di 3 Distrik.

Brigjend. Egianus Kogeya melarang keras pelaksanaan pemilu 2019 di wilayah konflik bersenjata Kabupaten Nduga Papua. Wilayah Kabupaten Nduga yang terdiri dari 32 Distrik, Egianus telah perintahkan 6 bataljon siap memboikot pemilu apabila pihak pemerintah setempat secara paksa mengadakan pemilu di wilayah Kabupaten Nduga. Klaim Egianus sebab wilayah Kabupaten Nduga bukan bagian dari Indonesia maka pemilu Indonesia 2019 di Kabupaten Nduga layak boikot.

Dalam pernyataan Egianus Kogeya melalui pesan singkat yang di terima TPNPBnews, menyatakan bahwa, โ€œsesuai keinginan masyarakat. Saya selaku pemekang kendali perang kemerdekaan Papua Barat, siap boikot pilpres 2019 sesuai intruksi Pimpinan Komando Nasional TPNPB. KODAP III siap minum kopi bersama TNI POLRI di Ibu Kota Kabupaten Ndugaโ€, Tulisnya dalam pernyataan singkatnya.

Masih dalam pernyataan pesan singkat Egianus Kogeya, menyangkut kekuatan prajurit menyebutkan bahwa dirinya siapkan prajurit yang siap boikot pemilu. โ€œSaya sudah siapkan enam bataljon standar KODAP III Ndugama akan bergerak boikot pilpres. Kami berjuang bukan tujuan pribadi, kami berjuang penentuan nasib sendiri, jika siapa yang bawa turun pemilu di wilayah operasi kami, status apapun dia kami tembakโ€. Dikutip dari pernyataan singkat melalui pesan oleh Egianus Kogeya.

Ribuan masyarakat Kabupaten Nduga telah mengungsi, ke Wamena, Timika, Lanijaya. Pengungsian akibat konflik bersenjata TPNPB dan TNI-POLRI. TNI POLRI masih menduduki wilayah Nduga, dengan jumlah banyak ribuan militer Indonesia. Indonesia belum ada upaya penjelesaian konflik bersenjata sesuai keinginan TPNPB yang ditawarkan. Sebagai bentuk penolakan tawaran TPNPB, Indonesia mengirim 600 prajurit tambahan TNI di Kabupaten Nduga. Konflik bersenjata ini belum berakhir, sementara pesta demokrasi Indonesia di wilayah itu meski dilaksankan dengan pengawalan TNI-POLRI, namun Pimpinan Kombatan setempat telah mengeluarkan perintah, umumkan bahwa wilayah Nduga Boikot Pemilu 2019 dengan persiapan perajurit 6 bataljon di wilayah itu

image

image

Bagikan ini:
#Admin_TPNPBnews
#Boikot_Pemilu_2019
#HIDUP_TPNPB_OPM.
West Papua militant

KNPB NEW Rakyat Timur Les te aka mendukun .pengusi nduga West Papua.aksi solidarity Timur Les te.


komite Nasional Papua barat New.
Hari ini 1/4/2019 aksi solidaritas pengungsi nduga di persiapkan,hingga tgl 3 akan turun aksi longmars dari kampus ke kampus dan dri kantor parlemen ke kantor yg lain.tadi baru mulai hingga tgl 3 selesai.

image

image

image

image

komite Nasional Papua barat(KNPB). bersama pemuda dan rakyat akan turun jalan di Timur Leste.
kota dili TL..Sampai tanggal 5 baru selesai.ini uji coba untuk tgl 1 mey 1963 akan demo di kedutaan besar indonesia di ibu kota DILI TIMOR LESTE

image

PRO? KING International News.

MILITANT NEWS WEST PAPUA NASIONAL.


image

KNPB LAHIR KARENA PENJAJAHAN.
Selagi perjuangan Bangsa Papua belum berakhir mengusir pejajah kolonialisme dari tanah papua, KNPB tidak akan pernah diam untuk melawan sistem kolonialismenya yang menjajah rakyat bangsa papua.

KNPB akan eksis trus memediasi Hak pendapat politik papua merdeka di muka umum diatas tanah papua karena KNPB lahir dari tengga rakyat dan KNPB juga akan melawan sistem penjajahan yang terus menjajah rakyat pemilik negeri leluhur.
KNPB lahir karena ada masalah yang harus di selesai secara demokrasi nasional dan KNPB juga akan monitorin rakyat bangsa papua dan agenda perjuangan rakyat bangsa papua dengan berbagai cara sampai pada titik finis/solusi demokratis menuju hak penentuan nasib sendiri melalui referendum sebagai solusi demokratis.

KNPB sudah memutuskan agenda Mogok Sipil Nasional melalui KONGRES II di Jayapura adalah salah satu cara untuk melumpuhkan sistem kolonialisme mengusir keluar Penjajah, kapitalisme dan imperialisme dari teritori west papua mewujudkan cita-cita leluhur bangsa papua.

Tunduk tertindas adalah budaknya kolonial sampai selama lamanya, Bangkit Melawan sistem kolonialisme adalah bebas dari sistem kolonialisme.

                  Activis PM
                By buruh kasar
       pengghisap Debu Jalanan.
jangan mudah terprovokasi sistem. by ketua kaki ABU mwp.

image

atmind prokinginternational.com west papua militant.


DASAR PIKIRAN MEMBANGUN NASIONALISME WESTPAPUA.
  ANAK PEJUAN SELALUA SETIA DALAM RSA .
             BANYAK TEMAN TIDAK PERCAYA SAMA ANAK  BRAN INI.
WENE.P.W.
Kisah pejuang dari sejak tahun 1961:1965-1971 -2008-2019.
Anda pernah difitnah orang? Apa yang Anda lakukan menghadapi situasi demikian? Tentu saja Anda berusaha untuk membuktikan tuduhan itu salah, bukan? Pasti bukti-bukti kuat sudah tersedia untuk mendukung argumen Anda, bukan?

Sebelumnya, sejara juga dituduh orang banyak. Dalam menghadapi itu, Pejuang berusaha membela dirinya (1). perjuangan pun mengutarakan pleidoi untuk menyatakan bahwa dia tidak bersalah.

Pertama, dia mulai mengungkapkan tentang identitas dirinya. Dia adalah seorang anak west papua  asli yang Tarsus. Dia dididik di bawah pimpinan bintang fajar, seorang guru besar west papua. Oleh sebab itu, anak pejuang menjadi seorang papua fanatik dan penganiaya pengikut-pengikut kebenara sejara (1961dan 1962 1971). Kedua, dia menjelaskan tentang pertobatan dan dalam di buru oleh kolonial yang diterimanya melalui tulang belulang (pejuang). Ketiga, mengenai penjelasan tentang bagaimana dia diutus untuk melayani kepada bangsa  west papua (tertindas ).

Kemudian, apa yang terjadi? Setelah memaparkan semuanya, ternyata orang-orang sebagian besar  tetap membenci anak wene ambileck. Mereka tetap menghendaki supaya wene dihukum mati saja (12 -18).

Sungguh tragis, bukan? Meskipun demikian, P. wene adalah sosok yang tangguh. Walau ditekan massa, dia tetap berani berbicara. Dia bersaksi kepada mereka tentang pertobatan dan pengutusannya. Dia berani menyatakan tentang identitas dirinya sebagai anak pejuan west papua.

Bagaimana dengan kita? Beranikah kita melakukan seperti apa yang dilakukan oleh tuan pejuang- pejuang? yang tahun lalu.

Kita hidup dalam masyarakat multikultural. Ada banyak perbedaan budaya, adat, dan agama saling bersinggungan. Bahkan, perbedaan ini kerap dipakai untuk memicu kebencian dan tindak kekerasan. Kalau sudah begini, apa yang akan Anda lakukan? Teladan Patris mendorong kita tetap mempertahankan identitas dengan cara mengasihi sesama. Inilah identitas utama murid pilian dalam perjuangan west papua.

Doa: Tuhan, berikan kami kemampuan untuk menunjukkan identitas diri kami di tengah-tengah papua ini melalui prinsip kasih-Mu. [selalu]

wene ambilick wenda.ketua.

image

image

Dekolonisasi, Perundingan, Referendum, dan Pengakuan Kedaulatan, adalah proses yang harus di dorong dalam proses perjuangan bangsa Papua.


Dekolonisasi, Perundingan, Referendum, dan Pengakuan Kedaulatan, adalahย  proses yang harus di dorong dalam proses perjuangan bangsa Papua.

—————————————————–
Dalam proses perjalanan panjang perjuangan bangsa Papua selama 57 Tahun yang menjadi polemik di dalam internal perjuangan bangsa Papua adalah Terkait suatu proses yang sedang di dorong oleh para pejuang Bangsa Papua, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Dalam artikel ini saya ingin merangkaikan Suatu tahapan proses yang harus di dorong Oleh seluruh pejuang Bangsa Papua, agar kita tidak salah paham lagi dalam mendorong tahapan proses penyelesaian status politik bangsa Papua sesuai dengan mekanisme yang perlaku di Perserikatan Bangsa-bangsa mana yang benar dan proses, sehingga tidak ada pemahaman lagi bahwa proses mana yang salah dan proses mana yang benar, saya percaya bahwaย  proses yang di dorong oleh semua pejuang Bangsa Papua merupakan benar adanya, sehingga kembali kepada semua pejuang untuk membuat sebuah perspektif bersama dalam merangkai Semua tahapan proses penyelesaian status politik bangsa Papua dimaksud di atas. Bila kita tidak membuat suatu perspektif bersama, maka kecemburuan terhadap setiap proses yangย  dorong oleh setiap pejuang akan selalu menjadi suatu polemik internal yang menghambat proses penyelesaian status politikย  perjuangan bangsa Papua, dan dengan mudah kita akan di kotak-kotakan oleh pemikiran sentimen dan egoisme pribadi dan kelompok, sehingga rakyat Papua Barat menjadi korban sia-sia.
Yang perlu kita lakukan sekarang adalah Semua pejuang saling mengakui satu sama lain di antara pejuang agar kita membangun sebuah pemahaman bersama dalam merangkai Semua tahapan proses penyelesaian status politik bangsa Papua yang di dorong oleh seluruh pejuang, baik itu diplomat, sipil, dan militer Papua Barat.
Hal-halย  yang perlu kita perhatikan untuk mendorong proses penyelesaian status politik bangsa Papua menurut pemahaman saya sebagai berikut:
# pertama sejarah merupakan langkah kita berpijak untuk mendorong proses perjuangan bangsa Papua keseluruhan belahan dunia untuk mendapat dukungan internasional, karena fakta sejarah masa lalu dan realitas penindasan yang di lakukan oleh pihak penguasa kolonial Indonesia terhadap rakyat Papua Barat merupakan senjata yang sangat ampuh untuk menyakinkan internasional, sehingga kita mendapat dukungan solidaritas masyarakat internasional.
solidaritas masyarakat internasional telah mengantarkan kita pada forum-forum nonformal dan formal, sehingga perjuangan kita pun mendapat dukungan dan kepercayaan dari berbagai lembaga internasional dan negara-negara pendukung.
# kedua perjuangan kita belum dipadukan dalam sebuah perspektif bersama tentang sejarah, ideologis, dan proses menuju penyelesaian status politik bangsa Papua sesuai dengan mekanisme yang berlaku forum-forum internasional (PBB), sehingga selalu terjadi kesalah pahamanan dalam proses yang di dorong oleh individu dan kelompok.
# ketiga pejuang bangsa Papua secara strategis belum menyusun atau rangkai secara baik Terkait tahapan proses penyelesaian status politik bangsa Papua sesuai dengan mekanisme internasional yang berlaku, terutama perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sehingga kita mudah di pengaruhi Oleh pemikiran-pemikiran penguasa pemanggu kepentingan kapitalisme asing maupun Kolonialisme Indonesia, sehingga kita sering salah gunakan mekanisme internasional, sebenarnya kita sadar bahwaย  proses mana yg kita dahulukan agar semua proses bisa berjalan baik,Tetapi yang ada masing-masingย  mempertahankan argumentasi terkait proses yang di dorong, sehingga saling klaim- mengklaim kelompok ini benar dan kelompok itu yang benar.
# keempat apa bila selama semua pejuang Bangsa Papua dengan rendah hati kita tidakย  mendudukkan masalah secara baikย  dan tidak merangkai proses penyelesaian status politik bangsa Papuaย  secara bersama-sama dalam sebuah perspektif bersama sesuai dengan mekanisme penyelesaian sengketa di PBB maka selalu kita akan hadapi tantangan terus.
#. Kelima cara yang sederhana adalah Proses yang di dahului Oleh pejuang Bangsa Papua, baik di luar negeri maupun di dalam negeri adalah Lobi negara-negara sebanyak mungkin untuk memenangkan vote di UN (PBB), karena PBB terdiri dari Negara-negara anggota PBB yang tunduk pada mekanisme yang berlaku di Forum PBB, maka negara juga yang akan memenangkan vote di PBB.
setelah kita menang vote di UN secara otomatis sengketa atau masalah status politik bangsa Papua menjadi agenda UN, bila sengketa Papua Barat menjadi agenda UN maka proses selanjutnya adalah bagaimana UN mendorong isu Papua Barat ke komite 24 atau dekolonisasi, atau ke Mahkama internasional (ICJ).
ketika agenda Papua Barat sudah di dorong ke komite 24 atau di daftarkan ke komite dekolonisasi maka Indonesia sebagai negara penjajah tidak akan tinggal diam tetapi Indonesia akan melakukan segala upayaย ย  untuk mempertahankan Papua Barat di dalam bingkai NKRI, Sehingga di saat seperti itulah Negara-negara pendukung atau PBB akan mendesak Indonesia dan Papua Barat untuk duduk di meja perundingan.
Dalam proses perundingan itu Indonesia sebagai negara penjajah tetap mempertahankan NKRI harga mati dengan otonom khusus seluas-luasnya bagi provinsi Papua dan Papua Barat Tetapi pejuang dan rakyat Papua Barat mempertahankan Papua harga mati dengan pengakuan kedaulatan Bangsa Papua.
Dalam proses perundingan kedua belah pihak mempertahankan argumentasi masing-masing, maka pihak ketiga atau pihak netral (PBB) akan memberikan opsi tengah atau solusi tengah sesuai dengan mekanisme demokrasi internasional yang berlaku untuk menyelesaikan pertikaian politik antara Indonesia dan Papua Barat adalah referendum. Referendum merupakan suatu cara demokratis yang berlaku dalam mekanisme internasional atau PBB untuk menyelesaikan masalah status sengketa politik di suatu wilayah yang bersengketa dengan demikian status politik bangsa Papua pun akan mengikuti proses yang berlaku, sehingga kita perlu rangkaikan tahapan proses penyelesaian sengketa politik yang berlaku di PBB ini dengan baik agar kita tidak keliru lagi dalam proses yang kita dorong.
Tetapi hal yang perlu di perhatikan dalam proses perundingan berlangsungan apakah nilai tawar proses perundingan itu siapa punya apakah Indonesia punya nilai tawar sangat besar atau Papua Barat punya nilai tawar yang sangat benar. Contoh kasus Kanaky juru Runding Kanaky sangat lemah sehingga Prancis dengan mudah memasukkan penduduk imigran dalam proses referendum di Noumea sehingga Prancis Menag, sama hal juga nasib Bangsa Papua Bila tim juru Runding kita lemah akan alami hal yang sama.
ketika proses di atas terjadi entah mau pengakuan atau referendum harus ada barkening politik di dalam negeri supaya proses bisa terjadi seperti apa yang kita harapkan atau impikan, bilaย  tidak demikian makaย  kita paksakan proses di tengah jalan berarti kita sedang mengalami jalan buntu, karena yang akan menentukan hasil akhir dari semua proses Bangsa Papua adalah rakyat Papua Barat.
sebelum melangkah lebih jauh mari kita evaluasi diri kita masing-masing terkait rumah tangga kita dulu, rumah tangga kita belum atur baik baru bicara di depan Publik internasional seperti seorang jagoan itu siapa saja bisa buat atau lakukan, yang paling fatal lagi itu jangan sampai rumah tangga kita sedang di ambil alih oleh penguasa kolonial Indonesia dengan berbagai cara, rakyat Papua Barat sedang terhegemoni dengan hegemoni kolonial dari pada rakyat sipil Papua Barat terhegemoni dengan perjuangan bangsa Papua.
Semua ini bisa terjadi hanya karena tidak ada kesepahaman bersama dalam proses yang kita dorong dan tidak ada saling mengakui kesalahan satu sama lain di antara pejuang sehingga selalu saja menjadi polemik internal perjuangan bangsa Papua.

Analisis sederhana saya buat berdasarkan pembacaan pribadi
ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย  By A. K

image

west papua News ,, kebenaran siapa pun tidak bisa mengalahkan.


west papua

Tolong baca beberapa menit,
Ini pesan penting untuk nasib kita kedepan.

sungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup (Maz 27:13)
Sesungguhnya kita percaya kebaikan, keajaiban,kedhasyatan Tuhan, Semua anak Tuhan masih di ladang Tuhan.
Saya Mau berpesan kepada semua Anak Tuhan, jangan katakan bangsa Papua akan punah 20 tahun atau  25 Tahun, sehingga jangan  katakan bangsa Papua akan “PUNAH” Tuhan bukan jahat yang kita perkirakan.
Sebagai Anak” Allah , kita berperan untuk kemanusiaan, untuk pemulihan bangsa Papua ini, bukan kita berdoa dengan mengatakan bangsa Papua kedepan Akan “PUNAH” , saya heran mengapa kita bisa menjadikan  kata ini jadi terbiasa.
Asal kita Tahu bahwa Tuhan menciptakan kita mata ini lihat kebaikan Tuhan dihati orang lain, setiap bibir yang indah ucapkan perkataan yang baik, setiap suara yang indah   untuk ucapan kebaikan Tuhan dalam Doa.

Jadi, semua yang Tuhan ciptakan itu  indah  pada waktunya(Pengkhotbah 3:1)
Oleh karena itu saya mengajak kepada sahabat” Yesus, mari  kita   hidup sebagai mulut yang menyembah Dia sebagai Allah yg hidup untuk memulihkan bangsa Papua ni satu tanda heran ke tanda  heran yang lain.
Dan gunakanlah setiap kata”  dalam Doa agar bangsa ini dipulihkan melalui kuasa Doa,kuasa pujian,kuasa kata” Sabab Tuhan Allah telah memberikan kita mulut sebagai Anak Allah. Sebab Ada firman berkata”  kepadaku telah diberikan segala kuasa surga dan bumi”(mat 28:18b)
karena itu mari kita pergi  jadikan semua bangsa,suku budaya sebagai Murid Yesus.
firman itu Ada di pintu mulut,Doa itu ada di pintu mulut sebagaimana kita ucapkan.
jadi hari ini  saya  mau berpesan kepada semua  generasi bangsa Papua  harus ada kata lawan, jika ada yg  bilang didalam  SEMINAR,DISKUSI atau MEDIA bangsa Papua ini 20 Tahun kedepan Akan “PUNAH” Kata ini sebagai nubuatan Manusia, bukan dari Hati Tuhan. Pintu mulut itu ada kuasa yang besar. “Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari Tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar” (Yakobus 3:5b).
Jadi lidah seperti itu  Api๐Ÿ”ฅ, dan Gunakan pintu mulut dengan Dengan penuh resiko,
  Dan mari kita berdoa buat bangsa kita, suku kita,adat, warna kulit kita dan jati diri, agar kita menikmati Alam semesta alam yang Allah Nenek moyang bangsa Papua titipan ini.
Pesan terakhir bagi kita semua jangan lagi katakan bangsa Papua akan PUNAH, tapi katakanlah kepada Tuhan, pulihkanlah kami  ya Allah Bangsa Papua yang menciptakan langit dan bumi yg  indah seperti surga kecil,
Bukan dengan kata Punah, Allah mau pake mulut generasi Papua, tangan generasi Papua, mata generasi Papua untuk menjadi perpanjangan tangan kaki atau penyambung lidah Yesus.
Jadi mari kita berdoa untuk Bangsa ini suku, keluarga ini, agar kita menikmati Alam semesta ini bersama”.
Saya minta maaf kepada semua generasi jika menyinggung perasaan anda melalui kata” ini
      By Doni Wenda God bless All of Us0

KNPB NEWS seluruh Rakyat west papua dan komite nasional papua barat .(KNPB) wilayah jaga waspada terhadap perbedaan ideologi sejarah bangsa west papua.


Dihimbau kepada seluruh rakyat dan Bangsa Papua Barat pada umumnya, dan khususnya aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang sedang berjuang di seluruh wilayah Papua Barat bahwa akhir-akhir ini virus perusak persatuan yang kita bangun saat ini sedang merajalela di seluruh wilayah teritori Papua Barat dengan tujuan untuk merusak agenda nasional yang merupakan keputusan bersama seluruh rakyat Papua Barat melalui forum resmi dan legal. Virus ini merajalela dengan berbagai cara untuk memprovokasi rakyat:
1.melalui media sosial
2. Melaui media cetak
3. Melalui via telpon atau sms
4. Melaui organisasi
5. Melaui pendekatan keluarga
6. Melalui pendekatan suku

Mereka menyusun berbagai agenda strategis untuk menyakinkan rakyat Papua Barat dan seolah-olah itu yang benar, sementara belum ada keputusan resmi bersama rakyat dan bangsa Papua Barat dalam forum-forum resmi. Oleh karena itu saya atas nama pribadi dan organisasi menghimbau kepada seluruh rakyat Papua Barat dan Seluruh aktivis KNPB tidak terprovokasi oleh pikiran penyusup atau virus yang ingin merusak persatuan yang kita bangun sehingga tetap terjaga apa yang menjadi keputusan bersama dalam keputusan konggres satu KNPB.

Agus Kossay
Ketua Umum KNPB Pusat

KNPB NEWS ,, wilayah fak fak dari kolonial indonesia baku tawar antara KNPB dengan tni polri kantor KNPB fak fak.


Laporan KNPB dan PRD
pak pak..pada hari ini tgl: 24 Januari 2019..aparat gabungan telah menduduki kantor KNPB dan PRD.daerah pak pak..dan kordinasi terkait papan nama dan tiang bendera KNPB..untuk segera dilepas..namun rakyat menolak dan membuat pernyataan sikap bahwa mereka TDK bisa mencabut atau membongkar papan nama kantor ataupun tiang bendera..rakyat serahkan kepada pihak aparat dalam hal ini TNI polri.yang harus mencabut ataupun membongkar nya…dan rakyat memilih duduk dibawah tanah untuk menyaksikan nya…sampai saat ini rakyat masih duduk dibawah tanah untuk menyaksikan pencabutan papan nama dan tiang bendera..begitu pula dari pihak aparat belum berani mencabut kan nya..sampai saat ini masih dalam situasi darurat…sebab aparat pun belum pulang..mohon

pantau dari semua pihak..mohon dibagikan..untuk info selengkapnya nanti kondisi baik dulu baru kita kasi..mohon atvokasi…

TPN NEWS tentang penyiksaan terhadap angota TPN jogor telegen


tuan jogor telegen adalah angota TPN murni. sebagai pejuang west papua membelah kebenaran dan keadilan bangsa west papua. media rakyat west papua mengangkat

image

tuan jogor telegen tahanan politik di kali brimob manokwari west papua.

image

Terlambat kah untukku menyampaikan ini
Kata yang bersatu menjadi kalimat
Kalimat yang akan mengingat kan kita
Tentang indahnya perbedaan
Tentang perjalanan yang buat kita sampai disini
Dengan waktu yg berjalan sangat cepat
Hingga kita berada dibwah tahanan politik  kesadaran
Meibaratkan itu memang mudah
Tapi melakukannya itu yang susah
Dengan perkataan seseorang akan tegar
Tapi dengan perkataan seseorang juga akan rapuh
Ku ingin kita diibaratkan seperti mata & tangan
Saat tangan terluka, mata menangis
Saat mata menangis tangan mengusap airmata dalam penjara kolonial indonesia,
Karna disinilah kita saling menjaga
Sahabat bisa dibilang seperti bintang
Walaupun jauh dia tetap bercahaya
Meski kadang menghilang, dalam tahanan namun tuan jagor. dia tetap ada
Tak mungkin dimiliki, tapi tak mungkin bisa dilupakan perjuangan
Dan selalu ada dalam hatii
Ya memang ..komandan jogor telegen.

image

kata tuan Rombo wonda

image

sebagai pejuang west papua dalam tahanan politik di lapas abe pura,
kutipan Rambo wonda
Aeee nauluk syg. Allah karum oo, sebelumnya sy sebagai komandanya yogor t. Usahakan pengacara tapi orang2x  penjaja bilang dia tdk proses  cuman dia jalani hukun yg pertama sehumur hidup lalu sy kaket dia bwa ke nabire,, orang indonesia ini tdk adil bagi kami oap;  hati sakit eee sekalian bunuh kita boleh kenapa di hukum tidak keadilan  model begini indonesia seee model begini ini yg oap tdk suka dgn nkri.
Itulah nasib kami paklawan bangsa west papua,, Mati  di medan perang dan derita di penjara  itu  nasip seorang membela bangsa bukan kita sy tapi seluru dunia ini semua adapi   sama hal tapi ygn pikir  kami menjera tetap lawan sampe rakyat papua nasib sediri.free west papua.
hukum kolonial indonesia tujuan dimusnahkan
semua orang papua jadinya
begini,Tuhan Allah bangsa  Papua.. Jaga  dan  lindungi  dia  ..dibalik  trali  besi.

image

image

image

image

  editor Wene ambileck wenda.west papua
papua merdeka bangkit kembali nasionalisme untuk Bangsa west papua ini.

TAK TAHU Oleh media rakyat west.militant papua sepenuhnya untuk west papua


mengangkat dari sejarah bangsa west papua.

avatar prokinginternational militant west Papua News.PRO?KING International

Ki melihat west papua orang benar disalahkan,orang yang salah dibenarkan.
ditemani tulang belulang papua kerja
dan bayangan alam
alam dengan angin yang berhembus
daun yang melambai- lambai
hingga terasa media kencang itupun kebenaran bergoyang di mata duniaโ€ฆ

Siang ini, aku terdiam dan melihat keelokan usu west papua keluar dunia media militant
dengan membuka mata yang lebar
memandang dengan jarak terjauh
hingga pikiranpun tak terisi tanpa harap

Hatipun bicara,
Bicara dengan yang punya ciptaan manusia,
Bicara dengan pemberi segalanya,
โ€œTuhan, ku berdiri hingga sekarang ini bukan tanpa tujuan
militant memeiliki harapan hidup yang begitu luar biasa
militant yakin Engkau mengetahuinya &
militant jg yakin Engkau melihatku pengorbanan rakyat west papua.

militant tidak mau menghabiskan sisa waktumu kecuali sebagai
ku ingin berbuat sesuatu yang bisa mengetahui semua kepada Dia Tanah Serta KepadaMu untk mencari media rakyat west papuaโ€ฆ

Namun kadang saya berfikir,
mungkinkah ada hati yang terluka karena telah lama menungguku?
mungkinkahโ€ฆ

Lihat pos aslinya 225 kata lagi

WEST PAPUA Niws,pernyataan sikap dari tahanan politik papua merdeka. tuan Rambo wonda west papua.


pernyataan sikap dari Rombo wonda bersama teman teman Lapas ABe pura.

mewakili TPN OPM menyampaikan sikap orang papua yang mendorong perjuangan federasi hanya organisasi sekelompok orang.

atas nama pengorbanan,atas nama geleriawan /pertahanan, atas nama alam west papua,atas nama Tuhan yang punya ciptaan manusia west papua tanah OPM menolak keras,

Kami dari wilaya lapago kusus 5 kb. Puncak jaya. Puncak papua lany jaya. Nduga timika. Tdk setuju faksi yang mendorong perjuangan federasi stengga merdeka.

karena

perjuangan TPN OPM rakyat kita di west papua. rasakan, pederitahan ini yang sedang sakit oleh seluruh wilayah west papua,untuk itu menolak dengan tegas dari tahanan politik lapas abe pura,contoh keadahan masyarakat di png susa karena stetangga merdeka, ekonomi di png, kerja sama dengan kolonial indonesia ,bisa melihat PNG Ri buat bilateral Negara , di perbatasan indonesia PNG .

dan juga lain itu pelayaran buat kita. Dan kedua oap banyak korban dan perjuangan papua pengorbanan mau taruh dimana sekarang federasi ini ,rakyat mau merdeka politik ekonomi sekali penuh, hapan rakyat west papua.

WPNCL,

NRFB

PNWP

tuan tuan punya gerakan ini berliku liku arta dan nyawa korban kan trus tapi, tapi rakyat mereka sedang tertidas dan juga,tdk perna menjera tetap semangat untuk maju terus dengan kata merdeka penuh.

harapan,rakyat bangsa west papua, punya kekayahan yg berlimba ini. hari ini rakyat west papua, sudah tau pejuang yang mendorong perjuangan west papua yang benar untuk itu mari satukan barisan dan satukan jiwaraga kita bersatu dan lawan selamatkan bangsa papua sedang tertidas dari nkri.

sikap dari tahanan politik tuan Rambo wonda bersama kawan kawan

editor Wene Ambileck

media rakyat west papua militant west papua.

TPN NEWS KABUPATEN DUGA DARURAT MILITER. kembali kontak senjata antara ,TPN DAN TNI POLRI.west papua.


Dua Helikopter TNI Kembali Melakukan Serangan BOM Udara di Mapenduma Hari ini
———
TNI menggunakan senjata kimia dalam konflik bersenjata menyerang pemukiman warga di Kabupaten Nduga Papua. Dunia segera mendesak Indonesia hentikan penggunaaan senjata kimia dalam Konflik bersenjata di Papua.
******************
TPNPBnews: Mapenduma 6 Februari 2019, dua helicopter TNI mulai melakukan serangan bom dari udara pada pukul: 07: 30 WIT, sebagaimana awak TPNPBnews dilaporkan melalui sambungan telepon pagi ini.

Dalam laporannya diteruskan kepada admin TPNPBnews dari hasil Laporan Ekianus Kogoya Melalui HT kepada awak media yang sedang menunggu di tempat signal telepon daerah Mapenduma. Signalnya kurang normal sambungan telepon akibat jangkauan cukup jau dari Ibu Kota Genyam, dari Kabupaten Nduga.

โ€œdua heikopter TNI angkatan udara kembali bom 5 kali di kampung Mapendumaโ€ sebut awak TPNPBnews di Mapenduma.

โ€œKampung mapenduma, widum dan loama, semua dibom sebanyak 5 kali dari dum-dum bagian atas. Semua di bagian derakma mapenduma terkejut dengan bunyi ledakan bom dan sudah keluar rumahโ€, kata awak TPNPBnews.

Lanjut awak TPNPBnews โ€œSesudah turunkan bom helicopter kembali ke Timika dan arah Genyamโ€, ungkapnya.

Awak TPNPBnews melanjutkan pesan Panglima KODAP III Ndugama Egianus Kogeya, โ€œKogeya menyampaikan kepada Dunia dan seluruh public bahwa, untuk wilayah Nduga, dari Mapenduma Yila dan Bela terjadi pemboman maka hal ini tolong diperhatian serius, kami belum pastikan jumlah korban kami akan chek dan laporkanโ€. Kata awak TPNPBnews meneruskan pesan Egianus Kogeya.

Ia melaporkan juga, Penambahan prajurit TNI dari Wamena ke Distrik Yigi. โ€œtrus pasukan darat, pasukan TNI dari Wamena 4 mobil masuk di Mapenduma dan jam 5 pagi ke ara Yigiโ€, Ungkapnya.

Pemboman TNI kemabali terjadi di Mapenduma. Serangan BOM TNI dapat berturut-turut terjadi di wilayah Nduga sekitar Mapenduma dan Yigi. Dari Desember, Januari dan sampai Pada bulan Februari 2019. Serangan udara senjata kimia ini mengancam kehidupan warga sipil Mapenduma.

Penggunaan senjata kimia diserang melalui helicopter TNI di Kabupaten Nduga. Hal ini Dunia harus mendesak Indonesia hentikan menggunakan senjata kimia dalam konflik bersenjata di Nduga Papua.

Karena bagi Prajurit TNI menggunakan senjata standar tidak mampu lawan prajurit TPNPB, sehingga TNI menggunakan senjata kimia serangan melalui udara terus terjadi.

Penggunaan senjata kimia jenis Bom di Nduga, media Indonesia dan Dunia tidak melihat sedang menutup mata, membiarkan TNI sewenang-wenang menyerang pemukiman warga.

Laporan Wawancara awak TPNPBnews di Mapenduma. Dan Admin TPNPBnews, Silakan Ikuti Rekaman suara dibawa ini.

#Hidup_TPNPB
#Save_Nduga

Bagikan ini.
#admin_TPNPBnews

TAK TAHU Oleh media rakyat west.militant papua sepenuhnya untuk west papua


Ki melihat west papua orang benar disalahkan,orang yang salah dibenarkan.
ditemani tulang belulang papua kerja
dan bayangan alam
alam dengan angin yang berhembus
daun yang melambai- lambai
hingga terasa media kencang itupun kebenaran bergoyang di mata duniaโ€ฆ

Siang ini, aku terdiam dan melihat keelokan usu west papua keluar dunia media militant
dengan membuka mata yang lebar
memandang dengan jarak terjauh
hingga pikiranpun tak terisi tanpa harap

Hatipun bicara,
Bicara dengan yang punya ciptaan manusia,
Bicara dengan pemberi segalanya,
โ€œTuhan, ku berdiri hingga sekarang ini bukan tanpa tujuan
militant memeiliki harapan hidup yang begitu luar biasa
militant yakin Engkau mengetahuinya &
militant jg yakin Engkau melihatku pengorbanan rakyat west papua.

militant tidak mau menghabiskan sisa waktumu kecuali sebagai
ku ingin berbuat sesuatu yang bisa mengetahui semua kepada Dia Tanah Serta KepadaMu untk mencari media rakyat west papuaโ€ฆ

Namun kadang saya berfikir,
mungkinkah ada hati yang terluka karena telah lama menungguku?
mungkinkah saya anak kecil yang berdosa karena cukup panjang memberi harapan tanpa jawabanโ€ฆ
haruskah saya mematahkan apa yang menjadi prisinpku militant pusat?


Rasanya tidak Tuhan,
Bukan begitu jawabnya..
Namun
militant harus tetap berdiri sebagai tumpuan hidup di west papuaโ€ฆ

Maka Tuhan, beri kita jalan terbaikmu sebagai akhir kehidupanku
hingga nanti sampai batas waktu kau menjemputku..
karena sesungguhnya kita lah milikmu dan Engkaulah pemberi Segalanyaโ€ฆ

west papua
Ini Negri Kita
Oleh militant
KETUA MILITANT HUBER M.
Bangunlah, Kawan
Berdirilah
Untuk apa kau terdiam
Ratapi saja nasib negrimu
Biarkan saja
Jika kau tak mau perubahan kepada kita
Pagimu apa kau perbuat
Siangmu apa kau manfaat
Malammu semua terlewat
Bangunlah, Kawan
Negri ini milik kita
Tapi kau biarkan mereka ambil
Negri ini milik kita
Negri kita ini kaya
Bangunlah, Kawan
Lalu buka matamu
Engkau masih muda
Waktumu masih ada
Dan bergeraklah sekarang
Sekarang juga komandan HUBER mabel.militant west papua
BANGKIT
demi pengorbanan rakyat west papua.

Berhenti menatap mambruk yang terbang
Lihat bintang yang terang
Menghiasi langit begitu west papua
tulang belalang berlumur darah sedang banjir air mata sedang mengalir.

Anda kebenaran cahaya ku pegang
Menerangi jiwa yang tegang
Menyinari diri yang malas
Menyingkirkan bodoh yang berpikir itu
kita
Namun semangat tak meregang
Akan ku cari hidup yang lebih baik
Untuk bangkit dan berjuang
Untuk sukses yang tak terbayangkan

militant west papua editor Wene ambileck wenda from west papua.

TAK TAHU Oleh media rakyat west.militant papua sepenuhnya untuk west papua


Ki melihat west papua orang benar disalahkan,orang yang salah dibenarkan.
ditemani tulang belulang papua kerja
dan bayangan alam
alam dengan angin yang berhembus
daun yang melambai- lambai
hingga terasa media kencang itupun kebenaran bergoyang di mata duniaโ€ฆ

Siang ini, aku terdiam dan melihat keelokan usu west papua keluar dunia media militant
dengan membuka mata yang lebar
memandang dengan jarak terjauh
hingga pikiranpun tak terisi tanpa harap

Hatipun bicara,
Bicara dengan yang punya ciptaan manusia,
Bicara dengan pemberi segalanya,
โ€œTuhan, ku berdiri hingga sekarang ini bukan tanpa tujuan
militant memeiliki harapan hidup yang begitu luar biasa
militant yakin Engkau mengetahuinya &
militant jg yakin Engkau melihatku pengorbanan rakyat west papua.

militant tidak mau menghabiskan sisa waktumu kecuali sebagai
ku ingin berbuat sesuatu yang bisa mengetahui semua kepada Dia Tanah Serta KepadaMu untk mencari media rakyat west papuaโ€ฆ

Namun kadang saya berfikir,
mungkinkah ada hati yang terluka karena telah lama menungguku?
mungkinkah saya anak kecil yang berdosa karena cukup panjang memberi harapan tanpa jawabanโ€ฆ
haruskah saya mematahkan apa yang menjadi prisinpku militant pusat?


Rasanya tidak Tuhan,
Bukan begitu jawabnya..
Namun
militant harus tetap berdiri sebagai tumpuan hidup di west papuaโ€ฆ

Maka Tuhan, beri kita jalan terbaikmu sebagai akhir kehidupanku
hingga nanti sampai batas waktu kau menjemputku..
karena sesungguhnya kita lah milikmu dan Engkaulah pemberi Segalanyaโ€ฆ

west papua
Ini Negri Kita
Oleh militant
KETUA MILITANT HUBER M.
Bangunlah, Kawan
Berdirilah
Untuk apa kau terdiam
Ratapi saja nasib negrimu
Biarkan saja
Jika kau tak mau perubahan kepada kita
Pagimu apa kau perbuat
Siangmu apa kau manfaat
Malammu semua terlewat
Bangunlah, Kawan
Negri ini milik kita
Tapi kau biarkan mereka ambil
Negri ini milik kita
Negri kita ini kaya
Bangunlah, Kawan
Lalu buka matamu
Engkau masih muda
Waktumu masih ada
Dan bergeraklah sekarang
Sekarang juga komandan HUBER mabel.militant west papua
BANGKIT
demi pengorbanan rakyat west papua.

Berhenti menatap mambruk yang terbang
Lihat bintang yang terang
Menghiasi langit begitu west papua
tulang belalang berlumur darah sedang banjir air mata sedang mengalir.

Anda kebenaran cahaya ku pegang
Menerangi jiwa yang tegang
Menyinari diri yang malas
Menyingkirkan bodoh yang berpikir itu
kita
Namun semangat tak meregang
Akan ku cari hidup yang lebih baik
Untuk bangkit dan berjuang
Untuk sukses yang tak terbayangkan

militant west papua editor Wene ambileck wenda from west papua.

west papua News. papua harus bersatu.west papua.


Selamat pagi Suku Nduga dan non Suku Nduga,

Saya mau sampaikan atau ceritakan pengalaman saya tahun 2005 Di gedung PBB, komisi HAM Jenewa.

Saat itu saya dan kaka Peneas Lokbere di kasih kesempatan untuk menceritakan pelanggaran Ham abe 2000 di papua, dan saat saya mulai ceritakan pelanggaram ham bukan baru terjadi kasus abepura berdara 2000 ini tetapi dari sejak negara belanda mempersiapkan orang papua merdeka pada tahun 1961,

Negara indonesia ambil alih papua di paksakan menjadi bagian dari NKRI, Mulai dari situlah orang papua di bunuh tanpa memandang, sampai saat ini, banyak kasus yang saya tidak bisa ungkap satu persatu,
Namun tibah2 anggota orang indonesia berdiri dan membanta saya dengan katakan kami negara indonesia tidak pernah membunuh orang papua, orang papua hidup enak, jadi saudari Raga Kogeya, tipu publik.

Dan saat itu saya hanya menangis dan berteriak sambil saya mengatakan hanya Allah orang papua yang tahu siapa yang tipu dan siapa yang bicara benar, saya menangis…

akhirnya bp Viktor Kaisepo dan bp Madowen bawah kami ke gedung sekretariat umum Kristen Protestan, kami bertemu dengan bp Benny (saya lupa marga) beliau sebagai mantan dosen STT GKI Jayapura dan juga pendiri kampus tersebut dan saat itu beliau kerja untuk sinode GKI di tanah papua

Saat itu saya masih menangis, beliau melihat hal itu, bp benny kasih duduk saya di kursih dan membujuk saya untuk saya tidak menangis kemudian beliau mengatakan kepada saya :

1. Raga ,.. saya pesan kepada kamu, harus kastahu orang papua, kamu pasti merdeka tetapi setelah kekayaan Alam, dan rabut kulit habis akan lepaskan kamu, sementara ini berbagai negara termasuk indonesia sedang berlomba2 emas dan minyak di papua.

2. Orang papua harus bersatu dari pemerintah sampai dengan masyarakat yang bawah.

3. Kamu orang papua itu sakit, jadi bapa pesan sama Raga cari dokter dan obat itu harus berbagai cara supaya orang papua sembu dari penderitaan ini.
Setelah itu kami pulang dari tempat tersebut ke tempat penginapan, saat itu saya tidak mau lihat namanya orang indonesia sekalipun merekah adalah pengajara saya dan sempat saya usir mba Iche yang temani saya hingga malam itu saya tidur sendiri.

Dengan kisah atau cerita saya ini… Saya mau sampaikan beberapa hal :

1. Saya mewakili TPNPB dari sorong sampai samarai dan korban tulang belulang dari 1961-2019 dengan tegas bahwa teman2 diplomat2 luar negeri dan dalam negeri yang sedang bersaing dengan (saya benar ko benar-saya salah ko salah)tolong berhenti, dan beda pendapat jadikan satu peluruh karena TPNPB yang makan tidak makan tanda hujan panas sedang taruhan nyawa demi tanah papua

2. Penderitaan yang kami alami bukan persoalan nakan minum atau cari jabatan, oleh sebab itu biarkan semua mengalir sesuai kemampuan kita dan hati kita mau bekerja untuk memisahkan diri dari nkri ini.

3. Saya sangat memohon kepada berbagai organ yang sedang berjuang dengan penuh dan setengah penuh mohon bersatu dan juga mohon hentikan saling menjatuhkan satu sama lain

4. Sebagai seorang perempuan yang tidak berdaya, saya hanya mengharap kepada Allah Bapa, Yesus Kristus dan Rohkudus serta malaikat2nya yang datang menolong kami, karena kami mau percaya sama siapa lagi kalau terus saling menjatuhkan satu sama yang lain,

5. Yang terakhir ini, mohon kepada suku Nduga jangan kaya suku lain tetapi mari kita bersatu dan berjuang dan saling percaya satu sama yang lain, saya sebagai seorang mama sangat mengharap karena anak2 saya sedang kedinginan di hutan, di lembaga2 dan di sel2 mereka2 ini mengharap kalian semua jadi siapa lagi kalau bukan kalian ๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข
wiwa o lei…

Terima kasih kalian mau membaca tulisan saya ini,
By. Raga Kogeya
Yigikwe,
16 Januari 2019

M WEST PAPUA.MEMBANGUN SEBUAH KOMENTAR DITULIS 01/13/19.NASIONALISME


DENGAR SUARA KAMI

sorong sampai samarai rambut kriting kulit hitam.west papua.


1961//1965//1971/2008//2019.MILITANT.
Proklamasi di waris 1961.
Beteriak โ€œMerdekaโ€ dan suka cita tanah OPM PB
Menghiasi Bumi cenderawasih.dan mambruk pun goyang 2019.
Merdeka dengan gaya hidup orang west papua,
Sang pun mengudara
Berkibar dengan gagalnya

bintang panjar.

Namun seiri masa depan rakyat west papua membangun nasionalisme papua ambisi taru belakang
Semua itu tinggal cerita
Mulai gerakan Aktivis
Oleh ulah kaum penindasan kolonial indonesia dimusnahkan orang pribumi west papua ada di depan mata ini.

Mereka semakin kaya
Berjalan dengan sebelah mata sistim di punah bangsa west papua rakyat west papua.
Tanpa melihat kami rakyat biasa
Yang mengemis diatas kekayaan sendiri,untuk itu kita generasi muda gerakan keras supaya kita bisa merdeka cepat.

kolonial indonesia berdasi merayap dibawah tanah.

sedangkan ko orang papua sendiri berikan sumber daya alam semua,,harap mengatasi masalah pencuri ini.
Mengeti harga diri kulit hitam rambut kriting, negara kolonial indonesia dimusnahkan satu persatu dalam struktur pemerintahan indonesia dimusnahkan betul-betul.

Tak pernah kenyang PERUT kamu lihat uang sebesar besarnya menutupi mata kamu dan alihkan pikiran kamu dimana kamu bisa mengerti penindasan terhadap rakyat ini.

Kita merdeka harga diri
Dari bumi west papua
Kini merdeka untuk kita punya harga diri
Tanpa arti, tanpa makna berjuang untuk Bangsa west papua.

Dengarlah suara kami, penguasa
Sudah tiadakah pemimpin yang bijaksana?
Yang memimpin tanpa menguras harta negara

Dengarlah suara kami, penguasa
Kembalikan pernah merdeka 1961. yang telah pernah merdeka
Buatlah mambruk kembali mengudara
Demi West Papua.

KALIMAT TERAKHIR DENGAN HATI
bosan komentar banyak.

Terlambat kah untukku menyampaikan ini
Kata yang bersatu menjadi kalimat
Kalimat yang akan mengingat kan kita
Tentang indahnya perjuangan
Tentang perjalanan yang buat kita sampai disini
Dengan waktu yg berjalan sangat cepat
Hingga kita berada dibwah alam kesadaran
Meibaratkan itu memang mudah
Tapi melakukannya itu yang susah
Dengan perkataan seseorang akan tegar
Tapi dengan perkataan seseorang juga akan rapuh
Ku ingin kita diibaratkan seperti mata & tangan
Saat tangan terluka, mata menangis
Saat mata menangis tangan mengusap airmata
Karna disinilah kita saling menjaga
Sahabat bisa dibilang seperti bintang panjar
Walaupun jauh dia tetap bercahaya
Meski kadang menghilang, namun dia tetap ada
Tak mungkin dimiliki, tapi tak mungkin bisa dilupakan
Dan selalu ada dalam hati
Ya memang ..
Walaupun persahabatan bagaikan pengalaman berserakan
Tapi itu bukan berarti akhir dari keindahan Alam dan Tulang belulang pecahannya masih bisa dijadikan pana dan tombak
perjuangan untuk melihat sebuah kenangan
Mungkin benar kita akan berpisah
Tapi bukanlah akhir dari semuanya
Kita berpisah hanya karena ingin lebih mngenal diri
Kita berpisah hanya karena harus
Melangkah berlari untuk mengejar impian
Impian yg telah menunggu kita untuk revolusi
Dan kita sama mempunyai keyakinan
Yakin bahwa kita akan bersama lagi
Kita akan bermandi keringat tanpa lawan (saat olahraga) tangis bersama
Melemparkan ke segala mata (saat brmain &
Semua hal kenangan indah pasti akan menyusul

Dan ingatlah teman..
Jalani hidup kalian dengan keindahan
Jalani hidup kalian dengan kebenaran
Jalani hidup kalian dengan kasih sayang
Karna..
Dalam setiap keindahan selalu ada mata yg memandang
Dalam setiap kebenaran selalu ada telinga yg mendengar
Dan dalam setiap kasih selalu ada hati yg menerima
Ya.. terimakasih kawan
Semoga kalian ingat selalu dengan wajah
Wajah wajah teman yang berada di masalalu
Yaitu wajah sahabat kalian yg berada saat ini
Dan mungkin wajah teman dimasa lalu ..
Akan menjadi teman pendamping dimasa depan

wene Ambileck wenda from west papua.

MILITANT WEST PAPUA niws jangan mudah menjatuhkan orang tapi menghargai keputusan bersama rakyat west papua.


militant melihat kita satu sama lain belum jujur antara sekawan media.

Saat ini
Saat kita butuh rakyat
Saat kita ingin cerita perjuangan west papua.
Saat kita menangisTak ada kamu berjuang
Tak pernah ada kamu jujur
Tak pernah peduliApa arti kita untukmu gerakan?
Apa arti hubungan kita wene ap?
Bisa kamu ingat saat pertama kita bertemu tidur di Alam terbuka!
Jnji-janji yang pernah kau katakan kepada rakyat Omong kosong!!!!
Sampai saat ini gerakan setempat ceritanya tipuan
Tak pernah kita merasa bahagia dalam bekerja misi rakyat
Tak pernah kita merasa dicintai gerakan perjuangan tapi benci orang nomor satu semua? tentang kamu
kita benci saat pertama pembedahan kita bertemu
kita benci sdh dia menyayangimu rakyat
kita bnci semua jnji-janji mu penipuan?
kita, benci kamu saya ingin saya yang dulu—bukan sekedar mimpi kawan ceritanya meyebakan itu bere ti.
kawan pada keputusan kongres dua.
kawan hargailah keputusan bersama rakyat.
kawan hargailah wene
Hargailah komando
Allah dan Rakyat
Hargailah
MILI NAME mulu NEBI
kawan hargailah rincian jalan kaki wamena Bewanni.
boleh tunduk kepada SEJARAH papua.
No. 1961.
Tanggal Kirim : 8/01/2019
jangan mudah percaya orang prinsip
yang menulis
WENE AMBILECK WENDA.

papua merdeka harga diri rakyat Asli west papua .


MILITANT

mengajakmu masuk ke dalam hati dan jiwaku.
MILITANT bahkan tidak mengenalmu.
Bagaimana bisa militant melakukan hal ini hanya untuk menyenangkanmu?
Jawabannya singkat, setiap orang layak untuk menerima menentukan nasib tanpa syarat.

Sentuhan komandan yang mendarat di gerakan adalah ajakan menyeluruh komisariat militant agar kau mau menatapku diatas Tanah sendiri.
KITA
Cukup tatapanmu, karena mampu meluluhkan Gerakan hati dan membuat militant percaya bahwa kamu mau menjadi Pasukan militant.

MILITANT kecil yang hanya berani menatap dan pasukan kecil yang hanya berani tersenyum simpul di muka rakyat ini.

Entah Gerakan macam apa ini, tiba-tiba pasukan menyayangimu rakyat Asli west papua.

Tidak pernah kita pertaruhkan bahwa militant lebih baik, menjadi roh dan tulus.
Tapi berani ku katakan bahwa mundur tak ada syarat untuk Bangsa west papua menyayangimu.

MILITANT.

Menjadi pasukan di kejauhan dan mengajaknya masuk ke dalam militant luar biasa.

militant
Terlihat tak beda dengan daya kematian yang terlalu tinggi hidup semakin kurang.
masing masing wilayah west papua.pada militant
Tidak benar jika dikatakan ini tak berguna dan hanya mencari perhatian saja atau cari pangkat jembatan bisnisnya perut atau mencari makan minum dengan kata aktivis militant.
militant.
Ini berguna, karena hati yang sudah tergerak tanpa bicara kerja keras untuk Bangsa west papua.

militant.
Ini tak butuh perhatian siapapun, karena hanya satu garis yang ku bangun, antara pasukan khusus (12.) 3.dan kamu semu@—-
Militant
Cerita pertemuan pertama akan menjadi kenangan yang terus menemani sepanjang hari-hari berikutnya akan mendatan.
Pengharapan pada, pertemuan ke dua atau selanjutnya hanya menjadi abadi selama lamanya yang tercatat sebagai pejuang.
Sentuhan fisik yang kita rasakan begitu kuat, hanya masalah perasaan satu sama lain dan pasukan.

Ini bukan masalah siapa dengan siapa.
Siapa yang jatuh perjuangan.
Siapa yang butuh papua merdeka.
Dan siapa yang memang sedang mencari dan berjuang.
Tapi ini adalah masalah perasaan yang tumbuh dengan baik, tanpa pupuk dan siraman air mata dan darah pejuang west papua.

Perasaan yang telah mampu hidup hanya dengan kata merdeka, guyuran hujan dan getaran sungainya banjir.
Sementara pelangi hanya menambah keindahan west papua.

Perasaan yang telah mampu hidup tanpa perlu apa-apa. bertanggungjawab atas perjuangan da lindungi
Akan terus hidup dengan keadaan pun bagaimana cara untuk bertahan.

Perasaan yang akan tumbuh semakin indah dengan tanpa apa-apa.
Tidak ada kata lain hanyalah bebas dari tangan kolonial.
Karena perjuangan ini, tanpa syarat kita bisa LAWAN.

generasi Kecil yang Alam cantik.
Malaikat kecil yang luar biasa.
Jesus kristus.
Alam west papua.

moyang west papua.

yang menulis tuan wene ambileck onai kopi.

PERJUANGAN militant Oleh komisariat militant pusat segera bertanggungjawab masing masing wilayah.sorong sampai merauke.


PERJUANGAN militant fakum
Oleh saya kenapa tidak mau mendengar semua.

saya melihat perjuangan dari sejarah perjuangan Melihat berpuluh-puluh, tahun yang lalu.sampai sekarang
Terlihat,bermacam-macam peristiwa yang kolonial menebak rakyat,,,,,baru militant liat- liat gambar korban nyawanya rakyat saya, tindakan jiwanya seanak pemberontak nya, mana,, mendengar lalu bunuh diri,,, sendiri hanya menangis.!
Tangisan,perpecahan,perselisihan militant bahkan perangan yang pemberontak harus bangkit dari tubuh kawan senderi dan saya. darah pun tak terlewatkan,ada di depan mata ada .sikap anda dan punya nyali untuk melakukannya ada atau tidak.

demi negeri ini.hanya untuk negeri ini
Ya,itu apa kamu belajar ke keberanian dulu baru ,masuk jadi militant sipat pegang nama saya tindakan belum bisa siapa ini.seharusnya buat.

Apa yang terjadi pada anda sekarang?
Yang hanya mementingkan kelompok,etnis ,dan dirinya sendiri. Dan melupakan negeri ini. ada seorang militant atau apa.petani organik atau masrakat atu pasukan aktivis mahasiswa/pebrogang atau

pemberontak ini jelas
kawan patah berkataโ€ Seperti pukul tinggi lupa pada bertindak.โ€. .ini lah!!! Saat nya, para militant bangkit dari tidur mu.dan berdiri paling depan di dibelakang.

militant west papua mau kerja dengan kami pusat silahkan hubungi.lansung ke pusat .

tahun baru sy tdk bisa kompromi dengan ko siapapun saya melihat kondisi rakyat Asli west papua sedih.dan menderita militant pusat melihat dimana militant wilayah segera bertanggungjawab umbungi

wene Ambileck wenda from west papua.

west papua News dulu pepera papua barat 1969 indonesia manipulasi.


Nabire.Net

TwitterFacebookRSS FeedEmail

News & Info
Libur Tahun Baru Di Pantai Gedo, Jener Sengkey Tewas TenggelamPrakiraan Cuaca Kabupaten Nabire, Kamis, 3 Januari 2019Panen Padi Sudah Mencapai 16.865 Ton, Nabire Menuju Swasembada PanganYonif 753/AVT Gelar Anjangsana Ke Ponpes Tarbiyatul Athfal Kalibobo NabireJumlah Kunjungan Wisatawan Di Nabire Tahun 2017 Menurun DrastisPrakiraan Cuaca Kabupaten Nabire, Rabu, 2 Januari 2019Jadwal Pelayaran Kapal Penumpang Pelni Dari Pelabuhan Nabire Untuk Bulan Januari 2019Warga Nabire Isi Libur Tahun Baru 2019 Dengan Rekreasi Ke PantaiIbadah Awal Tahun 2019 Di Jemaat GKIP Sejahtera NabireWarga Nabire Sambut Tahun Baru 2019 Dengan Menyaksikan Pesta Kembang ApiMalam Pergantian Tahun 2018-2019, Umat Islam Di Nabire Gelar Sholawat, Dzikir & DoaIbadah Kunci Tahun 2018, Di Gereja GKI Maranatha Malompo NabireIbadah Kunci Tahun 2018, Di Gereja GKIP Jemaat Sejahtera NabireKapolres Nabire Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat & Wisuda Purna Bhakti Jajaran Polres NabireDari Ibadah Kunci Tahun, Dzikir, Hingga Live Music, Siap Isi Malam Pergantian Tahun 2018-2019 Di Nabire
Ini Nama-nama Pemilih Dalam Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) 1969 Di Papua barat
26 February, 2016 00:56 INFO NABIRE 2 Comments
e
(Dok & Berita Andreas Harsono)
Selama sepuluh tahun terakhir, saya sering dengar orang bicara soal Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) di New Guinea, pada Juli-Agustus 1969 dimana 1,026 warga Papua pilih 100 persen ikut Indonesia. Namun dalam masyarakat Papua, trada banyak orang tahu daftar tersebut. Pemilihan itu, dari cerita orang-orang tua, juga dibikin dalam tekanan dan ancaman.
Saya temukan buku Boven Digul: Lambang Perlawanan terhadap Kolonialisme karya Tarmidzy Thamrin (2001) dimana dilampirkan nama-nama 1,026 orang tersebut. Thamrin Banjar, pernah diasingkan Belanda di Boven Digul, selama 4.5 tahun, sejak 1950. Thamrin mengutip daftar tersebut dari SK Gubernur Irian Jaya No. 32 tahun 1991 tertanggal 23 Februari 1991. Dorang lampirkan daftar dalam buku.
d
Tapi menurut buku Salikin Soemowardojo dalam buku Penentuan Pendapat Rakyat di Irian Barat, terbitan Pemerintah Daerah Provinsi Irian Barat 1969, Pepera dilakukan bertahap. Mula-mula di Merauke, 14 Juli 1969, dengan 175 orang, lalu Jayawijaya, 16 Juli, dengan 175 orang, lalu Paniai (175 orang) pada 19 Juli, Fak-fak (75 orang) pada 23 Juli, Sorong (109 orang) pada 26 Juli, Manokwari (75 orang) pada 29 Juli, Teluk Cenderawasih (131 orang) pada 31 Juli serta Jayapura (110 orang) pada 2 Agustus 1969.
c
Bila angka-angka tersebut dijumlahkan, saya dapat angka 1,025 orang. Salikin juga menulis bahwa 1,025 orang tersebut, tidak semua wakil rakyat Papua hadir saat Pepera. Di Merauke, Paniai, Teluk Cenderawasih dan Jayapura, masing-masing ada satu orang tidak hadir. Artinya, dari 1,025 masih dikurangi empat, menjadi 1,021 orang. Uniknya, walau empat orang tidak hadir, suara mereka tetap dihitung hadir.
b
Lebih aneh lagi. Dalam daftar milik Thamrin, ada โ€œKabupaten Yapen Waropenโ€ ikut dalam Pepera plus delapan kota lain, sama dengan Salikin. Total Thamrin sebut ada sembilan kota dimana Pepera dibikin. Salikin hanya sebut delapan tempat. Saya duga dua angka tersebut dibuat berdasar pembagian wilayah saat masing-masing daftar dibikin. Thamrin mengacu pada pembagian administrasi wilayah pada 1991 dimana sudah ada Yapen Waropen. Dan Salikin pada data 1972 dimana Yapen Waropen masuk wilayah Teluk Cenderawasih.
a
Saya kira siapa saja yang ikut Pepera perlu diteliti lagi. Daftar Tarmidzy Thamrin tersebut penting untuk diketahui banyak . Maka saya putuskan guna ketik ulang agar daftar ini mudah ditemukan lewat Google. Saya ketik sesuai asli dari buku Thamrin.
Daftar Nama-nama Anggota Dewan Musyawarah PEPERA
A. Kabupaten Manokwari
1. A.Y. ANIMAN
2. ABRAHAM BONAY
3. AGUS NUMBERY
4. BASTIAN GEORGE TANATI
5. B.Y.OHILULIN
6. DIRKBERNANDUS URUS
7. EGBERT DIMARA
8. ELIEZER DEKY WETTEBOSSY
9. JAN MANDACAN
10. JACON MANDACAN
11. Nn. JOCHBETH JULYANA MONOGIN,K.
12. MELKYAS KESULIJA
13. PHILIPUS GODENRIDUSBAUW
14. PHILIP MANDACAN
15. SIMON MANSIM
16. JACOBUS WOFFF
17. PIETER MANDACAN
18. MARINUS IWO
19. SIMON MANDACAN
20. THEO RUMERE
21. JOHANNES MATHEUS TENIHUD
22. HANS WABIA
23. MESES WANGGAI
24. ELISA KAJUKATUI
25. DAVID WARAN
26. AWU SAIBA
27. FREDERIKA WERIANGGI
28. JUNUS AJAMESIBA
29. AMOS WORISIO
30. AGUSTINUS KEREWAY
31. ROBERT SAMADUDA
32. DANIEL XAVARIUS MANIBUY
33. RUBAYA ALKATIRI
34. BAREND MANDACAN
35. JACOB MEIDODGA
36. LODEWIJK MANDACAN
37. NICODEMUS MANDACAN
38. ARNOLD AINUSI
39. ZACHARIAS SAJORI
40. HENDIK SAJORI
41. HERMAN KAJUKATUI
42. MEGEHIRA TOASIBA
43. JOSEPH KAWAY
44. LODEWIJK SAJORI
45. GODLIER MARANI
46. FILIEP AURI
47. ELISA HENDIKA JAMESIBA
48. STEFANUS RAFASI
49. WENAND AKWAN
50. HERMES MANIBUY
51. SIMON SAMADUDA
52. ONISIMUS SAMADUDA
53. CORNELIS TRORBA
54. MUHAMMAD FIMBAY
55. REFINUS DORISARA
56. BAREND ASMORUM
57. GUSTAF JOPARI
58. DORTHEIS MAIDODGA
59. ALEX WABIA
60. BASTIAN WARAN
61. KLEOPAS KAFIAR
62. MOHAMMAD OMBAIER
63. NAWARISA NAZAR BAUW
64. PETRUS WETTEBOSSY
65. PETRUS TUTUROP
66. Ds. TERJANUS RUMAYOM
67. FRANSISCUS SERANG
68. NY. MARIA LATUHERU BETAY
69. NY. JACOMINA URBON
70. SAUL JENU
71. JAN WANGGAI
72. FRITS MAY
73. MOSES RUHULIMA
74. SAUL MAKER
75. IBRAHIM LATENG HEREMBA
B. Kabupaten Merauke
76. MARCUS JOSEPH FOFID
77. NY. NATLIA TALAUT
78. PAULUS NAFI
79. PETRUS FRANS SEMBOR
80. MUHAMMAD KASDAN
81. PETRUS DUMATUBUN
82. J.M. RISAMASU
83. D.A. FATRUAN
84. W.TUHEPARY
85. SOEMARTO WARDOYO
86. JULIUS NGAMEL
87. N.O. DE QUELJOE
88. ELIZA PEPIANA
89. NY. ELSINA METERAY
90. ROSA TEMBAIB
91. ELY DOMINGGUS STEPANUS IMKOTTA
92. NY. E. ENAWELKA
93. Nn. VICTORIA MATURBONGS
94. S.S. DJONI
95. D.J.APAY KANGKIM
96. SEVERINUS RENWARNI
97. ABD. HALIKALKATIRI
98. J.J. SOMAR
99. H. KALIMAN MANGUNROTO
100. LABAN FELUBUN
101. PARTINI SASIYAH
102. M. KASAN MULJODIRONO
103. NY. PUTURUHU
104. ENGELBERTUS RAHAILWARIN
105. J. NGGONE MAHUSE
106. SILUBUN MELCHIOR
107. LABULA
108. ACHIR KASLIMIN
109. NY. Z. S. P. PRIMASSU
110. BERNADUS GEBUKUA
111. J. JULIUS RAHAKBAUW
112. ANTONIUS SATEK
113. BENEDIKTUS KAMOKOPIMU
114. SOEMARDJI REDJO
115. ABDUL MANAP
116. PETRUS TARO GEBSE
117. TATIHERLULY RIMBO
118. J. TEPRO NDIKEN
119. TASMAN TATANG
120. DAVID THOMBA WAMEJAB
121. KAMIDJAN HASAN MAKMUR
122. FRANS LEONARD MANDESSY
123. F.J. RETTOB LAUT
124. DAVID UGO
125. EPHRAIM TOMY
126. THOMAS ONAM
127. ROMANUS GURU
128. ST. WAFFA
129. PAULUS JOSEPH JANOA MAHUSE
130. TARISUS KASABE GEBZE
131. M. S. KAISE
132. PETRUS TIKUK
133. L. KAMOPOP
134. ALFONS ENDOM
135. IKWARON
136. A. ARAM
137. EASEBIUS KOJAN
138. KAREL KERANOP
139. JOSEPH MATAMKO KURUT
140. OTIROP LONGGOWAN
141. ARNOLD ARON
142. BIBIANUS FRANSISCUS BINGGO
143. ADRIANUS KONGGONO
144. JACOBUS AMTA
145. HENDRIKUS JOSEPH RAHALUS
146. ALFONS WALEWOMAN
147. NY. CORNELIA DAMBUDJAI
148. FELIX MATURBONGS
149. BONEFASIUS SAMAKAKI
150. WILEM RESUBUN
151. FX. FUTUNANEMBUN
152. PAULUS TARAM
153. KASIMIRUS NIGIN
154. ALEXSIUS TADEJAPKAIMU
155. MARSIA GAJARI
156. HERMAN JOSEPH ESOMAR
157. DOMINIKUS JAMIEAN
158. PETRUS IMBIRI
159. PETRUS JOSEPH RETTOBLAUT
160. LUSIDIUS NUHUJANAN
161. JACOB TJEMMAMOK
162. MAX MILIANUS HURULEAN
163. D. RAHAIJAAN
164. ANDRIANUS SETTITT
165. ANDRIANUS FARNEUBUN
166. JOHANIS PAKANANTJIS
167. HERMAN FARNEUBUN
168. PATRISIUS JEBMOB
169. OTTO ARAR
170. GERADUS OHOIWUTUN
171. VITALIS NDIKEN TAHAKU
172. PAULUS BASIK-BASIK
173. ANTONIUS KITI
174. GOLDJAI
175. PETRUS KOWOMU
176. ULUTIROP
177. JOHANIS BAPA AMBUNAP
178. NICOLAS DIMU
179. JERMIAS JENIMO
180. AMANDUS AMAY MANGGAIMU
181. BLASIUS KABANIMU
182. ANAKLETUS KABAJAMU
183. THADEUS TARI
184. MARCUS TABU
185. ADRIANUS ANABRO
186. MICHAEL TAMA
187. KAPES JAPEN
188. JOHANIS KOMAI KAIMAGAIMU
189. DANIEL KAIMERAMU
190. JACOB NGASMAN
191. IRENEUS DJIRIU
192. JUFENSIUS MBAJIT
193. THOMAS SIMPAR
194. PAULUS ATEMBER
195. PAULUS TJENKAMPER
196. BISIR
197. FABIANUS
198. BESTAGAIS
199. AMATUS AMNAP
200. SIMON TJEMEN AKAT
201. ADRIANUS ATJU
202. JOSEPH JUAK
203. PRIMUS BISAI
204. MOSES RARO
205. SELVINUS LATUMAHINA
206. THOMAS RAHAYAAN
207. H. DUMATUBUN
208. P. LAKAY
209. MOH. SALEH RUMASUKUN
210. SALIMAH THAMRIN
211. FRITSOTHNIL WERLUKEN
212. TH. RAMANDEY
213. JULIANA KABES
214. THERESIA MOTOP
215. ALLEGONDA RETTOP
216. NY. DOMINIKA KANDAI-MULAMORA
217. MACIMUS DADU AMTA
218. THEODORUS TAWURUTUBUN
219. AGNES MANENAKOA
220. PETRUS GEK
221. JOSEPH KOTOWIJONG
222. ANTONIUS ANONG
223. KAREL KAIGIT
224. PIUS TOWA
225. KETOIM
226. KONOWAROP UGJANDID
227. MAURITSIUS MAMU
228. WANGGUMOB
229. PIUS PISO
230. OPESU
231. DOMINIKUS AWOM
232. SIMON ABOGOI
233. JACOBUS KODE
234. KAJUS KAJUK
235. MOSES BAA
236. THADEUS BATUK
237. PIDO SENGGO
238. SUA WAMINI
239. GALUS KAJEP
240. BUCHI JUBJU
241. DANIEL NDAT JEMEN
242. JACOB SAKARPITSJ
243. URBANUS ONAM
244. HELARIUS GIRAAH
245. TAMMEKO
246. WOMBI
247. PIRIKUS
248. AFAMAR
249. PAULUS OMBI
250. MARCUS DJAIR
251. HENDRIKUS ON
252. BENEDICTUS MBITJEN
C. Kabupaten Paniai
253. DS. KAREII WENGGE
254. FERDINAND TEKEGE
255. TABUNI AMINWOGO
256. ENOUMBI MBRIJANOM
257. SEPERIUS NAWIPA
258. PAULUS ALOM
259. IBU MAIDA TENOJE
260. DEBABI JOGI
261. ENAIYATAKA
262. UKOWOI PIGAY
263. YEGETO YEIMO
264. JUWOPATUMA JEIMO
265. KASPER TATOGO
266. BADITUMA MOTE
267. TITUS NAWIPA
268. UWAKAUBEGA GOBAY
269. TAWATEBUI BUNAY
270. WIB GOBAY
271. SIMON KUDIAY
272. BRUMO KAYAME
273. SIMON YEIMO
274. BOHTLIER TEKEGE
275. DIMAJAPE JEIMO
276. MEREUTUMA GOBAY
277. TIPITOMA YOGI
278. TOPITUMA GOBAY
279. THOMAS NAWIPA
280. JOSAN NAWIPA
281. EKAGAYOKA DEGEY
282. LINUS PETRUS MOTE
283. WILEM CELCIUS ARONGGEAR
284. MARCELIUS MOTE
285. IBU LEONORA SALOMI MAILOPUM/LOHIY
286. ELLY NAWIPA
287. GERAD SOREN
288. USMAN BARAWERI
289. VIKTOR PEKEY
290. WOLURUNAGA TELENGGEN
291. NY. THABITA WENGGER SAWAKA
292. PETRUS WARAY
293. IBU FREDERIKA GOBAY
294. IBU DIANA DANOMIRA/KORAWA
295. NY. JULIANA MARIA SAWO
296. S.M FACHRUDIN
297. Nn. JACOB JOHANA RUMADAS
298. MARCIA GIAY
299. JUNUS SEMBOR
300. DS. RH. J. TETELEPTA
301. L.P. GOBAY
302. JOSEP JEIMO
303. WEIJA TUANBUNUK
304. SALMON PAKAGE
305. PAULUS MOTE
306. N. N. RUTH LATIPAI
307. IBU G. DAKOSTA DAWAKA
308. ZEFNAT TITAMA
309. Nn. MARTHA SAHORI
310. DAVID TOTOUKI
311. ELIAS GOBAY
312. AGUSTINUS MOTE
313. MADAIBUNAMOYE MADAI
314. MARIUS TAKIMAY
315. JUDAS KOBEPA
316. LARIKNUKUNAI
317. ENOUMBI WALUMBAN
318. KIWO ERIKBAN
319. KERANGGUKWE ENOEMBI
320. NGGARERIBAGA TELINGGEN
321. TABUNI JUKURUGUT
322. IBU KETSIA PAKAGE
323. MURIP ONEMWI
324. WANIMBU AGONOLAK
325. ENDUMBI JINGMIBAN
326. COSMAS PEKEY
327. LODEWIJK WORUMBUNI
328. GENENIK MURIB
329. HENDRIKUS SEMBOR
330. MAGAIDA GOBAY
331. DEMIANUS JOUW
332. ADIPOUGA ADII
333. WAKERWA PIPINGEN
334. WONDA WILUARIT
335. MURIP WILARENGEK
336. TABUNU POLE
337. JULIUS PEKEY
338. JUNUS MANUPAPAMI
339. ELIAS TAKIMAY
340. LIMBREK MARANI
341. MATHIAS PEKEY
342. WAKERWA SUHARTO
343. ALOM BIBITA
344. WANIMBO HOMBI
345. WAKERMA FANDELINUS
346. JOHANES MASAKERI
347. JULIUS SONGGENAUW
348. WAKERMA NDAWIYAGE
349. KOGA HONGGOUWO
350. KOGA WORAGINAKAK
351. WAKERMA YIWINONGGEN
352. WONEMANGGOLEKALOM
353. MAGAY LANI
354. KOKOYA LINGGE
355. KOKOYA TENGGELAK
356. TELINGGEN TUGILO
357. MURIP ARIYANOM
358. WONDA TAWARIAK
359. KOGA MINANGGAYAWARAK
360. YOASAP SAYORI
361. EDOWAIWODE ADII
362. ALOM WOPELAN
363. WAKERMA OTIBO
364. MAGAI NDENIMULOK
365. YAMBONGKOWA WAKERMA
366. WAKERWA TAGANIK
367. SALINA YOWENI IMBIRI
368. PAKAGEIPOUGA PAKAGE
369. DOMINGGUS DANOMIRA
370. YULIANUS SAYOMI
371. MURIP ABINORAK
372. WONIBU KULIRENGGA
373. KOGA TINGGIRAGE
374. MAGAY AMBIMENDEK
375. DIDIMUS KOBOKAU
376. YOKAGAIBO DOGOPIA
377. WONDA WULEK
378. MURIP MUNUGERONUWA
379. NGGIRE ANANIAS
380. MANOUMBI TELINGGEN
381. TANUBUNI KEBUBU
382. WARIAKMBAN TELINGGEN
383. PIYABAGANORAK KIWOO
384. ENOUMBI LINGGIRAKWE
385. WONDA LIWIKBAN
386. TAWATEBUI GOBAY
387. P. RUMAWI
388. ANTHON ARIWEI
389. LAURENS MASAKERI
390. KOKOYA TEONGGA
391. BEREBAGA TELINGGEN
392. COSMAS WAKERWA
393. WANIMBO GIORIK
394. WANANIKWE KOKOYA
395. TABUNI JEWIT
396. TABUNI BRINGGABULOK
397. MORIP MIYAGAME
398. ALOM WIGO
399. RUBEN PAKAGE
400. MURIB CORNELIS
401. TAWUNI JONATHAN
402. KOKOJA ARIANI
403. JOHANIS WAIWONI
404. CRISTIAN WARAI
405. PIETER MIJAPA
406. JACOBUS BONAY
407. UBAJAPE TEGEKE
408. WAGEMO DEGEY
409. SIMEON DOLUW
410. Nn. ANTHONIA PAKAGE
411. TAKANIK WAKERWA
412. ABRAHAM MONEI
413. LUKAS WAKDOMI
414. JACOBUS MUJAPA
415. B. S. DANOMIRA
416. TELINGGEN BURUJOGALOK
417. JUMAN NGGABOKWE
418. MERIB PALUJAKOM
419. BERNHARD WAROI
420. VITALIS PEKEY
421. WILLEM MORI
422. IBU ELSI JACOBUS SAWO
423. IBU LEVINA SAJORI/ADUARI
424. PATTY GOBAY
425. W. DIKUN
426. KOKOJA LUKAS
427. LAMBERT JOWEI
428. D.N. SAIFUDDIN
D. Kabupaten Jayawijaya429. AMBEK BULEK
430. AUTUALI
431. MBIROK
432. MAROKA
433. SALENEN ELOKPERE
434. ISAKMO SIEP
435. WESIMA DOKA
436. ABELAM WENDA
437. MULIASOM HESELO
438. MASAHUK HESELO
439. WIMLUOK HESELO
440. KALAMSANG MEAGE
441. MUSANAKAWA ELOKPOLE
442. IKIAK KOSSY
443. JARAKAMA WETIPO
444. PENAGO ITLAI
445. ALONGEAK WETIPO
446. LUKAMI LANTIPO
447. OBAKAROK LOGA
448. KUR MABEL
449. LASUWOK MEAGE
450. WAPAGA WENDA
451. GUNAME TABUNI
452. MOTODEK MABEL
453. HOLARIK ELATOK
454. PETRUS MARIAN
455. KUKULELE WENDA
456. WENAULEK
457. JARAKAMA MENGE
458. ANEMINI WETIPO
459. SAKARIAS MEAGE
460. HELEAREK
461. JOHANIS MEAGE
462. MALMAREK HESEGEM
463. JASA ASHO
464. JAN HUBI
465. KURSIBA HESELO
466. SEBENA
467. ESAUL WENDA
468. EWOYOP
469. LUKAS UROPMABIN
470. ROBERT NINGDANA
471. GRENEM
472. SETYONGEM
473. WEMI
474. PETRUS BAJUMKA
475. LUKAS UROPMABIN
476. JAHEKON
477. TAMBONOP
478. ANTON WASINI
479. SILAS (ALM)
480. SILAS
481. JOHANIS WALUK
482. RAFAEL UROPMABIN
483. YAN KASIBMABIN
484. AGUSTINUS UJANGGI
485. JOHAN JAMHIN
486. ISAK JAWALIKA
487. KUPAN
488. WETIMEROP
489. KITOK
490. ALWOLGI
491. AGOKMEN
492. NIYAWARAK
493. FRANSISCUS HARBELUBUN
494. KOMENAKE TABONE
495. LAPALOGO LOGOWAN
496. KULIAKNIMBO TABONE
497. MALOK UAGA
498. NGGUTAGE KOGOYA
499. INENGGENAM BIK KOGOYA
500. TIWIMBULUK KANUNGGA
501. TOGOWARAK BOGOM
502. TABANANOK JIKWA
503. JIJAWEN JIKWA
504. GUARIWAREK JIKWA
505. KUBENEK PAGAWAK
506. MATHEUS KOGOYA
507. NIMBUGAMENDEK KOGOYA
508. DIYARAK
509. MAGAP GOMBO
510. JAN MBINI
511. LEA KAROBA
512. KIKMAREK KAROBA
513. GARJA WEA
514. OBAREK JIKWA
515. THOMAS WANIMBO
516. EMELUGUN UGAWA
517. WIWINOM PAGAWAK
518. JONIR PAGAWAK
519. KARUBAGA NUA JIKWA
520. IDRIS NOKOTILALU
521. DANIEL HALUK
522. AKINAO HUBI
523. WIRINGGA WAKERKWA
524. TAI ORAK
525. GINARAK
526. PUNUK
527. TAWARANUA WANIMBO
528. WANEMBANAK
529. TUWERI
530. NOAK PAGAWAK
531. KATEIS
532. IJOMBAGA IGIBALOM
533. AMIROGO
534. JAHJA KOGOYA
535. AMATUS ATEK
536. KOYA MENDE
537. WIJANIR
538. MAYU
539. TENONGGA
540. NOAK
541. NICOLAS IGIBALOM
542. PETRI
543. OWAGARIK IGIBALOM
544. KANIANGGEN
545. AIWENA
546. JORANGGEN
547. JUGUWARAK WENDA
548. ENDEKEMENDEK WANIMBO
549. NGGEMENAGE
550. A.F. WUTOY
551. KUBAGAMENDEK JIKWA
552. WUNIKBAN EWYA
553. METAGANAK WANDIK
554. WATUKOLEK ASSO
555. ALIGAT HESEGEM
556. SILUKI MEAGE
557. J. MARAN
558. BENYAMIN WANDA
559. AMBURUINOM JIGIBALOM
560. MUSA UMBURU
561. MBURINEGGA PAGAWAK
562. AMULI MATUAN
563. J. AKOBIAREK
564. A. IBO
565. M.H. RUMBINO
566. NY. KOMBOY
567. L.J. YOSI
568. A.M. TAKATI
569. JATEBGANUA JIKWA
570. WAJIBMBAN WEJANGGUNIK
571. MBURINGGWE ENUMBI
572. ANDUGIN WEJA
573. WAOMA WENDA
574. WENEBU TAHUNI
575. MATIAS WENDA
576. PELEPACA KALINGGA
577. SAKEOS
578. SALE
579. AMORO
580. SUIROBA
581. SIMON
582. MARKUS WENDA
583. SELIMO OWEGEIT
584. ABRAHAM ITLAY
585. AGPY DERMONGGEN
586. SUB WAREK
587. SASUNGGULO
588. ESINOAKE
589. PAGERAH
590. OLARIK
591. ANAME
592. WATLARIK
593. MUSAWAREK
594. IKLUWEAK
595. KOLIK
596. SOMONAY
597. LEWULEH
598. AMUS TABUNI
599. JUSUF WANIMOK
600. HERNA DAISIU
601. JERARIK
602. ANES CLEMENS
E. Kabupaten Teluk Cenderawasih
603. BERTHEUS KOIBUR
604. WEMPI SANADI
605. CHARLES KAWER
606. LAMBERTH RUMBINO
607. JACOB AP
608. BERNARD SABAROFEK
609. MATHEUS MSEN
610. THOMAS BARANSANO
611. ADRIAN BARANSANO
612. LABAN WOMSIWOR
613. FERDINAND KURNI
614. PETRUS KORWA
615. ABDUL RUMADAS
616. ERNEST AKOBIAREK
617. LUKAS RUMKOREM
618. ERNEST MANUFANDU
619. EFRAIM RUMSARWIR
620. FELEX BINUR
621. EFRAIM RUMBEKWAN
622. JACOB WAIRATA
623. LABAN SANADI (ALM)
624. SIMON MANALUN
625. PHILIP KORWA
626. LABAN MANAKU
627. ALBERTHUS MSEN
628. C.J. MATURBONGS
629. JAN TARUMASELLY
630. ABRAHAM MANSAWAN
631. ZETH RUMPAIDUS
632. H.B. MINANGLARAT
633. MARTHINUS PATTINASARANY
634. E. SIWALETTE
635. RAIMUNDUS RENGIL
636. EDUARD RUMBARAR
637. PIETER MORIN
638. DAVID SIMBIAK
639. HENDRIK DIMARA
640. DANIEL RUMPAIDUS
641. PIETER KAWER
642. OBETH PANGURIAN
643. LAURENS TANATY
644. SAMUEL WAMBRAUW
645. H. TARMIDZI THAMRIN. BA
646. JACOB A. RUMPAIDUS
647. ABRAHAM WAMBRAUW
648. MATHEUS BONOY
649. JOSEPH J. RUMNGEWUR
650. HENDRIKS MATHEUS SADSUITUBUN
651. JULIANUS TARUMASELLY
652. ABD. MADJID DJAMALUDDIN
653. AGUSTINUS UNANI
654. DEMIANUS AIBEKOB
655. JONATHAN SAROY
656. SALMON JAWAN
657. ARNOLIS ARFAYAN
658. MARKUS AIBEKOB
659. DS. ZETH RUMERE
660. ALFONS RUMERE
661. HANOCK RUMBRAR
662. AJUB KAFIAR
663. JOSEPH JARANGGA
664. HEINTJE RUMBIAK
665. DOMINGGUS WARIKAR
666. ERNADUS WOFF
667. BENYAMIN KAJAI
668. LOVIS RANDONGKIR
669. BASILIUS MEKAWA
670. DS. FRANS ONDI
671. ISHAK LEWAKABESSY
672. TURBANUS SIANTE
673. MAURITS SAROY
674. DAVID WOISIRI
F. Kabupaten Yapen Waropen
675. OBED BONAI
676. A.DJALALI
677. R. MBAUBEDARI
678. ALWIRAHMAN
679. J. TANATTY
680. A. MBAUBEDARI
681. JACOB BARANGKEA
682. IZAK NUMBERI
683. ZETH A. ROMBE
684. ST. RUMBEWAS
685. M. DAWIR
686. FL. SIKOWAI
687. ABDUL BAAR PAIMAN
688. SIMON WOPARI
689. DAVID AUPARAI
690. JUDAS MUABUAI
691. HABEL SAWAKI
692. N. WAJENI
693. ARIUS KADIWARU
694. BERNADUS IMBIRI
695. THOMAS RUNGGAIMUSI
696. CHRISTIAN MOMORI
697. JUNUS I. KENDI
698. S. WORABAI
699. BUANG (A.D.) DJALALI
700. J. MANITORI
701. EILLEM WAJANGKAU
702. P. LIKLIKWATIL
703. B. DIAZ
704. ALBERT AWARAWI
705. BASTIAN FONATABA
706. MUSA RUM
707. ALEX BERUTABUY
708. MARTEN LAUPATTI
709. A. SAMBERI
710. NY. A. IMBIRI
711. KAREL IMBIRI
712. BALDUS RUNGGAINUSI
713. HEIN WARUMI
714. ANTONIAS SAPACUA
715. DOMINGGUS KADEBAG
716. MARKUS SAWAKI
717. JUDAS KARUBABA
718. JOHANIS JEINUSI
719. JERMIAS KANSAY
720. ALFONS AJERI
721. P.M. PAPRINDEY
722. ELIEZER MAAY
723. CHRISTOFFEL WIHIAWARY
724. MARTEN KAPITARU
725. JESAJA IMBIRI
726. MOH. ACHMADI
727. LUKAS BUINEY
728. EDWARD WOISIRI
729. MARTHEN RUPANDAY
730. LUTHER PATHAY
731. DOLLY PIHAHEY
732. IDRIS KASIM
733. CHRISTIAN SIMBIAK
G. Kabupaten Sorong
734. JULIUS SESA
735. ELISA MAX NEBORE
736. HAMISI ABDUL HAMID (ALM)
737. DIRK BARNABAS URBON
738. SEMUEL PANDORI
739. DS. REBA
740. ABD. RASJID ARFAN
741. MARTHIN BISAI
742. ISACK NACK
743. JUSUF UMAR
744. ABDUL KADIR WARFANDU
745. ABDUL RASID AJUAN
746. J.D. MAMBRASAR
747. KAREL RUMPAISUM
748. ABDULLAH UMALELUN
749. MARINUS BURDAM
750. FREDERIK PAULUS SAIMAR
751. RUBEN JESNATH RUMANSARA
752. JOHANES SALOSA
753. LUKAS SALOSA
754. MANASE METIBARU
755. SOLISA MOMOT
756. HOSEA KALIELE
757. GUSTAF SESA
758. LAZARUS PARINUSSA
759. JACONIAS NEBORE
760. ZACHEUS WANANE
761. DAUD MANASE
762. JAHJA SOLOSSA
763. SILAS RUMBIAK
764. MARTHIN LUTHER PULANDA
765. SAUL DUWIT
766. SOLEMAN SALOSSA
767. DIRK KAMBUAYA
768. CHRISTIAN SAMOSANOI
769. ABRAHAM ATANAI
770. ANTHON LASSY
771. SALMON WAY
772. IBU KARUBUI
773. BENYAMIN MOMOT
774. CUNRAD MAYOR
775. MARTHINUS MAMBRASAR
776. BAHARUDDIN SANGADJI
777. ALEXANDER MAGABLO
778. TJONTJI MOBELALA
779. SALEH MAYOR
780. MARKUS PAA
781. PETRUS MOMOT
782. ABDULLAH ARFAN
783. ABDUL DJABAR WARMEY
784. JESAJA NAINOLO
785. MAILIAT MAJALIBIT
786. MOZES AWOM
787. ABDUL RACHIM KIAT ISKANDAR ALAM
788. ABDUL WAHAB RUBENAS (ALM)
789. JACOB BURDAM
790. BAHARUDDIN UNKABU
791. ABD. MADJID SOLTIEF
792. HOESEIN TAFALAS
793. SEMUEL KONDJOL
794. THIMOTIUS THESIA
795. FREDERIK MAMBUARU
796. KAREL WUGAJE
797. MELKIAS BOWAY
798. BERNADUS HARA
799. ABRAHAM MONSAFE (ALM)
800. MARTHIN ANTOH
801. OKTOVIANUS NAHADIN
802. ABRHAMAN FONATABA
803. ALOYSIUS INANOSA
804. PIETER JAN NUMBERI
805. USMAN SAAD
806. SAMUEL MESAK IMBIRI
807. MAURITS TANAMAL
808. IZAK CORNELLES WAMBRAUW
809. BENNY AIRORI
810. CHRISTIAN JOSEF FOFIED
811. MOHAMMAD HUSEIN ULI
812. HAJI MUHAMMAD ABDULAH
813. HAMISI RUMAGESAN
814. BENYAMIN MARANI
815. IBU DAAT
816. STEVEN KAYARU
817. ADRIAN JEBLO
818. JUSUF JEKWAN
819. FRANS MALAK
820. ABRAHAM TUWEN
821. JOHAN JABLE
822. SALMON LOBAT
823. ABDUL WAHAB WARFANDU
824. WILLEM MALAGILI
825. ABDUL MADJID KOFLOT
826. ERENS WAWIAY
827. BASTIAN WAROPEN
828. SALIM TAMIMA
829. FRANS GINUNI
830. ABRAHAM KAMBUAJA
831. MARKUS SALOSA
832. MARTHEN TENAU
833. HABEL SAA
834. SIMON ASSEM
835. MATHIAS KAMBU
836. SIMONISIR
837. BAHAR MASAMBER
838. ORGENES WALLY
839. AGOES SALOSSA
840. GRUTTER JANIS
841. FREDERIK KALASUAT
842. DS. DAVID PRAWAR
H. Kabupaten Jayapura
843. JACOB KORWA
844. JACOB BONAY
845. MESAK AWI
846. HERMANUS RUMERE
847. MEZAK BUARA
848. KARLOS IMARA
849. ATU USMAN
850. WERI BILASI
851. SEFNAT KELPI
852. JORDAN JANUARING
853. W. WARITJU
854. KILION WANDA
855. R.J. TEPPY
856. ANTON SABRANIM
857. CHARLOS GRIAPON
858. J. TUNGKOI
859. LUKAS DEMOTEKAY
860. JACOB JAMBRE
861. AGUS BILASI
862. SEMUEL SINERI
863. GASPER JOHAN WANGGAI
864. SIMON KIMIAK
865. THEODORUS PAAY
866. PATRIAN INGGIMAMBA
867. ANDRIAS BOGOR
868. REHABIAN JACOB DAIMOI
869. SEMUEL SAURI
870. MARINUS TU
871. HENDRIK WAROMI
872. OCTOVIANUS RUMBEKWAN
873. FRANS SANJI
874. ELIA WAMAER
875. PETRUS JAKE HAMADI
876. JAFETH JAAS
877. ZETH DONDI
878. CHRISTIAN IREUW
879. DONATIUS JOSEPH MAY
880. AGUSTINUS MERABANO
881. A. GRIAPON, BA
882. APOLLOS JAUWE
883. WINGK MAY
884. HANOCH HEBE OHEE
885. MELIANUS AUPARAY
886. NY. REGINA SAE DAIMOI HAMADI
887. DIRK SUWO
888. SAMBERI STEFANUS
889. HANOCH NAPO
890. FADJAR SAUWWAL RUMBIAK
891. MATHIAS MEO
892. SEIREI TAO
893. JOWEL MESWARI
894. JUSUF NANGAI
895. CH. RAMADEY
896. THOMAS DEBEN
897. HERMAN TAKAYETOU
898. NY. ELLY UYO
899. RAMSES OHEE
900. USMAN ABDULLAH FABANYO
901. GERZON HASSOR
902. L. MANIAGASI
903. SAMUEL GEORGE YOM
904. HERMAN MEMBRI
905. ARIE WEMBEA
906. PHILEMON SANGGRENGGANO
907. THEYS H. ELUAY
908. YOSINA WAFUMELINA KURUBE
909. BENONI MANFAU
910. GOSIN TOK
911. ANDRIAS DANSIDAN
912. PHILIPUS FOSBA
913. SOLEMAN KANTUM
914. MARCUS CAWEM
915. SOLEMAN YARU
916. WEMPI AWES
917. JOHN WILLEM MEHARA
918. FREDERIK MARWA
919. JUSUF JARISETOU
920. H. KAMBONO
921. JOHANIS SORODANYA
922. DAVID APASERAY
923. BERNADUS WEWERI
924. A. SAMAD KAPLELE
925. PETRUS JABANGSABRA
926. HABEL AGAKI WANDA
927. HOMAHHAD METZIER DAIMBON
928. JOSEP LODOWIJK SAUMEN
929. JOHN VICTOR DAYOH
930. S.J. RETTOB
931. G. SAWERI
932. B.M. FRABUN
933. MODESTUS KOREY
934. HJ. MUHAMMAD TARSAT, YS
935. FRANS TANDUFU
936. SAUL TIRIS
937. TOMAS SEMON
938. JONATHAN JARU
939. ARNOLD LENSRU
940. HERMANUS TUNJA
941. TEPIANUS SUPRA
942. H. NOROTOU
943. H. MUABUAY
944. JACOB BURDAM
945. ELIGIUS WANERWA
946. ANDRIAS DOMINGGUS RUMPAISUM
947. TH. NGAMEL
948. PIETER KAJOI
949. DS. O. HOKUJUKO, S. TH
950. IPTU AMANDUS MANSNAMBRA
951. D. T. RAMANDEY
952. HAJI IBRAHIM BAUW RAJA RUMBATI
I. Kabupaten Fak-fak
953. AHMAD USWANAS
954. HJ. JUSUF BAY
955. MUHAMMAD PAGESA
956. JUSUF MOY
957. MARCUS WARPOPOR
958. MEZAK TIGTIGWERIA
959. E.H. BAHBA
960. ROBERT HERET RINGGI
961. KASIM OMBAER
962. NATHANIEL WARJENSI
963. JOHAN SARARA
964. JUSUF WAITA
965. SIDIK FUARADA
966. SAMUEL PENETIRUMA
967. MOHAMMAD TAIB ANIRBAY
968. JUSUF PATTISAHUSIWA
969. JOHANIS KPAIJAU
970. STANIESLAUS MERAWEJAU
971. JOHANIS AIKAWE
972. OKTOVIANUS TAKATI
973. AMOS RAMON YAP
974. MOZES KILANGGIN
975. SIMON IERY
976. LEO URMAMI
977. JOHANNES TAKE
978. AROBI SAID USWANAS
979. JOHAN TUTURUP
980. MOSALAM PAUS-PAUS
981. NURDIN PAUS-PAUS
982. ABDUL HAMID RUMANGESAN
983. ABASIHA
984. NASAR PARIS HEREMBA
985. ABUBAKAR IHA
986. USMAN IBA
987. ALIPUTI BAUW
988. DANU MOHAMMAD SJAIFUDDIN
989. HAMDJA FURU
990. MOY LAWAY
991. MOHAMMAD RYSAITUARAU
992. MANAF WATORA
993. ARNOLD NAMSAU
994. MOY BALAWAR
995. RADJAB NAGGEWA
996. ANDRIAS WERBAY
997. FELIK JANI
998. MARSELIUS NOKORO
999. JOHAKIM MAKAKIM
1000. PITER HINDOM
1001. VILATUS MAKATARI
1002. EDWARD HEGEMUR
1003. SAMUEL LEIWAKABESSY
1004. HAJI HASAN USWANAS
1005. MOHAMMAD THAHIER BAUW
1006. ZAKARIA FURU
1007. P.F. HEIPON
1008. J.E. TEARUPUN
1009. FRANS RENMEUW
1010. WILLEM GINUNY
1011. M.Z. WASARAKA
1012. HAJI ACHMAD BAY
1013. HJ. ABDULLMANAF USWANAS
1014. C.J. NGOTRA
1015. APOLINARIS MAMEJAU
1016. J.R. MITJIBARU
1017. MUSA WATIMENA
1018. NY. JULIANA PATTIPI BONAY
1019. MOHAMMAD SYABA BAY
1020. PHILIPUS KALAMANGAME
1021. HJ. ISMAEL BAY
1022. PAULUS MAGA
1023. AMANAU
1024. ISMAEL SAMALI BAUW
1025. LATONDE
1026. ABUBAKAR RUMOSAN
Silahkan Komentar
Komentar Anda

News & Info, Penentua Pendapat Rakyat, PEPERA
2 Responses to Ini Nama-nama Pemilih Dalam Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) 1969 Di Papua barat
KITA REVOLUSI DULU PENDIDIKAN; DENGAN SEJUTA MIMPI ANAK GENERASI PAPUA. says:
2 January, 2019 01:32 at 01:32
[โ€ฆ] http://www.nabire.net/ini-nama-nama-pemilih-dalam-penentuan-pendapat-rakyat-pepera-1969-di-papua-bar… [โ€ฆ]

Reply
Arnold Asso says:
3 January, 2019 03:43 at 03:43
Sangat setuju revolusi pendidikan

Reply
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment

Name *

Email *

Website

CENTANG KOTAK SEBELUM KOMENTAR

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.

INSPIRASI
โ€œCintailah Tuhanmu. Hormati orangtuamu. Hargailah waktumu. Berdoa dan serahkan kepadaNYA apapun yang kau kerjakan. Itulah kunci suksesmu setiap hariโ€

(Kamis, 3 Januari 2019)

INFO TERBARU
Libur Tahun Baru Di Pantai Gedo, Jener Sengkey Tewas Tenggelam
00:52
Prakiraan Cuaca Kabupaten Nabire, Kamis, 3 Januari 2019
00:17
Panen Padi Sudah Mencapai 16.865 Ton, Nabire Menuju Swasembada Pangan
00:09

KOMENTAR ANDA
koslan on Galian Fiber Optic Di Nabire Dikerjakan 2 Sisi Dan Diperkirakan Baru Rampung 2019 Karena Berbagai Kendala
Jan 3, 11:53
Arnold Asso on Ini Nama-nama Pemilih Dalam Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) 1969 Di Papua barat
Jan 3, 03:43
Arka on LOWONGAN KERJA NABIRE
Dec 31, 14:21

LOWONGAN KERJA
Kerja di Indonesia
Loker Indonesia
DONASI

Search

ยฉ 2019 Nabire.Net
Powered by Nabire.Net


Nabire.Net

TwitterFacebookRSS FeedEmail

News & Info
Libur Tahun Baru Di Pantai Gedo, Jener Sengkey Tewas TenggelamPrakiraan Cuaca Kabupaten Nabire, Kamis, 3 Januari 2019Panen Padi Sudah Mencapai 16.865 Ton, Nabire Menuju Swasembada PanganYonif 753/AVT Gelar Anjangsana Ke Ponpes Tarbiyatul Athfal Kalibobo NabireJumlah Kunjungan Wisatawan Di Nabire Tahun 2017 Menurun DrastisPrakiraan Cuaca Kabupaten Nabire, Rabu, 2 Januari 2019Jadwal Pelayaran Kapal Penumpang Pelni Dari Pelabuhan Nabire Untuk Bulan Januari 2019Warga Nabire Isi Libur Tahun Baru 2019 Dengan Rekreasi Ke PantaiIbadah Awal Tahun 2019 Di Jemaat GKIP Sejahtera NabireWarga Nabire Sambut Tahun Baru 2019 Dengan Menyaksikan Pesta Kembang ApiMalam Pergantian Tahun 2018-2019, Umat Islam Di Nabire Gelar Sholawat, Dzikir & DoaIbadah Kunci Tahun 2018, Di Gereja GKI Maranatha Malompo NabireIbadah Kunci Tahun 2018, Di Gereja GKIP Jemaat Sejahtera NabireKapolres Nabire Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat & Wisuda Purna Bhakti Jajaran Polres NabireDari Ibadah Kunci Tahun, Dzikir, Hingga Live Music, Siap Isi Malam Pergantian Tahun 2018-2019 Di Nabire
Ini Nama-nama Pemilih Dalam Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) 1969 Di Papua barat
26 February, 2016 00:56 INFO NABIRE 2 Comments
e
(Dok & Berita Andreas Harsono)
Selama sepuluh tahun terakhir, saya sering dengar orang bicara soal Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) di New Guinea, pada Juli-Agustus 1969 dimana 1,026 warga Papua pilih 100 persen ikut Indonesia. Namun dalam masyarakat Papua, trada banyak orang tahu daftar tersebut. Pemilihan itu, dari cerita orang-orang tua, juga dibikin dalam tekanan dan ancaman.
Saya temukan buku Boven Digul: Lambang Perlawanan terhadap Kolonialisme karya Tarmidzy Thamrin (2001) dimana dilampirkan nama-nama 1,026 orang tersebut. Thamrin Banjar, pernah diasingkan Belanda di Boven Digul, selama 4.5 tahun, sejak 1950. Thamrin mengutip daftar tersebut dari SK Gubernur Irian Jaya No. 32 tahun 1991 tertanggal 23 Februari 1991. Dorang lampirkan daftar dalam buku.
d
Tapi menurut buku Salikin Soemowardojo dalam buku Penentuan Pendapat Rakyat di Irian Barat, terbitan Pemerintah Daerah Provinsi Irian Barat 1969, Pepera dilakukan bertahap. Mula-mula di Merauke, 14 Juli 1969, dengan 175 orang, lalu Jayawijaya, 16 Juli, dengan 175 orang, lalu Paniai (175 orang) pada 19 Juli, Fak-fak (75 orang) pada 23 Juli, Sorong (109 orang) pada 26 Juli, Manokwari (75 orang) pada 29 Juli, Teluk Cenderawasih (131 orang) pada 31 Juli serta Jayapura (110 orang) pada 2 Agustus 1969.
c
Bila angka-angka tersebut dijumlahkan, saya dapat angka 1,025 orang. Salikin juga menulis bahwa 1,025 orang tersebut, tidak semua wakil rakyat Papua hadir saat Pepera. Di Merauke, Paniai, Teluk Cenderawasih dan Jayapura, masing-masing ada satu orang tidak hadir. Artinya, dari 1,025 masih dikurangi empat, menjadi 1,021 orang. Uniknya, walau empat orang tidak hadir, suara mereka tetap dihitung hadir.
b
Lebih aneh lagi. Dalam daftar milik Thamrin, ada โ€œKabupaten Yapen Waropenโ€ ikut dalam Pepera plus delapan kota lain, sama dengan Salikin. Total Thamrin sebut ada sembilan kota dimana Pepera dibikin. Salikin hanya sebut delapan tempat. Saya duga dua angka tersebut dibuat berdasar pembagian wilayah saat masing-masing daftar dibikin. Thamrin mengacu pada pembagian administrasi wilayah pada 1991 dimana sudah ada Yapen Waropen. Dan Salikin pada data 1972 dimana Yapen Waropen masuk wilayah Teluk Cenderawasih.
a
Saya kira siapa saja yang ikut Pepera perlu diteliti lagi. Daftar Tarmidzy Thamrin tersebut penting untuk diketahui banyak . Maka saya putuskan guna ketik ulang agar daftar ini mudah ditemukan lewat Google. Saya ketik sesuai asli dari buku Thamrin.
Daftar Nama-nama Anggota Dewan Musyawarah PEPERA
A. Kabupaten Manokwari
1. A.Y. ANIMAN
2. ABRAHAM BONAY
3. AGUS NUMBERY
4. BASTIAN GEORGE TANATI
5. B.Y.OHILULIN
6. DIRKBERNANDUS URUS
7. EGBERT DIMARA
8. ELIEZER DEKY WETTEBOSSY
9. JAN MANDACAN
10. JACON MANDACAN
11. Nn. JOCHBETH JULYANA MONOGIN,K.
12. MELKYAS KESULIJA
13. PHILIPUS GODENRIDUSBAUW
14. PHILIP MANDACAN
15. SIMON MANSIM
16. JACOBUS WOFFF
17. PIETER MANDACAN
18. MARINUS IWO
19. SIMON MANDACAN
20. THEO RUMERE
21. JOHANNES MATHEUS TENIHUD
22. HANS WABIA
23. MESES WANGGAI
24. ELISA KAJUKATUI
25. DAVID WARAN
26. AWU SAIBA
27. FREDERIKA WERIANGGI
28. JUNUS AJAMESIBA
29. AMOS WORISIO
30. AGUSTINUS KEREWAY
31. ROBERT SAMADUDA
32. DANIEL XAVARIUS MANIBUY
33. RUBAYA ALKATIRI
34. BAREND MANDACAN
35. JACOB MEIDODGA
36. LODEWIJK MANDACAN
37. NICODEMUS MANDACAN
38. ARNOLD AINUSI
39. ZACHARIAS SAJORI
40. HENDIK SAJORI
41. HERMAN KAJUKATUI
42. MEGEHIRA TOASIBA
43. JOSEPH KAWAY
44. LODEWIJK SAJORI
45. GODLIER MARANI
46. FILIEP AURI
47. ELISA HENDIKA JAMESIBA
48. STEFANUS RAFASI
49. WENAND AKWAN
50. HERMES MANIBUY
51. SIMON SAMADUDA
52. ONISIMUS SAMADUDA
53. CORNELIS TRORBA
54. MUHAMMAD FIMBAY
55. REFINUS DORISARA
56. BAREND ASMORUM
57. GUSTAF JOPARI
58. DORTHEIS MAIDODGA
59. ALEX WABIA
60. BASTIAN WARAN
61. KLEOPAS KAFIAR
62. MOHAMMAD OMBAIER
63. NAWARISA NAZAR BAUW
64. PETRUS WETTEBOSSY
65. PETRUS TUTUROP
66. Ds. TERJANUS RUMAYOM
67. FRANSISCUS SERANG
68. NY. MARIA LATUHERU BETAY
69. NY. JACOMINA URBON
70. SAUL JENU
71. JAN WANGGAI
72. FRITS MAY
73. MOSES RUHULIMA
74. SAUL MAKER
75. IBRAHIM LATENG HEREMBA
B. Kabupaten Merauke
76. MARCUS JOSEPH FOFID
77. NY. NATLIA TALAUT
78. PAULUS NAFI
79. PETRUS FRANS SEMBOR
80. MUHAMMAD KASDAN
81. PETRUS DUMATUBUN
82. J.M. RISAMASU
83. D.A. FATRUAN
84. W.TUHEPARY
85. SOEMARTO WARDOYO
86. JULIUS NGAMEL
87. N.O. DE QUELJOE
88. ELIZA PEPIANA
89. NY. ELSINA METERAY
90. ROSA TEMBAIB
91. ELY DOMINGGUS STEPANUS IMKOTTA
92. NY. E. ENAWELKA
93. Nn. VICTORIA MATURBONGS
94. S.S. DJONI
95. D.J.APAY KANGKIM
96. SEVERINUS RENWARNI
97. ABD. HALIKALKATIRI
98. J.J. SOMAR
99. H. KALIMAN MANGUNROTO
100. LABAN FELUBUN
101. PARTINI SASIYAH
102. M. KASAN MULJODIRONO
103. NY. PUTURUHU
104. ENGELBERTUS RAHAILWARIN
105. J. NGGONE MAHUSE
106. SILUBUN MELCHIOR
107. LABULA
108. ACHIR KASLIMIN
109. NY. Z. S. P. PRIMASSU
110. BERNADUS GEBUKUA
111. J. JULIUS RAHAKBAUW
112. ANTONIUS SATEK
113. BENEDIKTUS KAMOKOPIMU
114. SOEMARDJI REDJO
115. ABDUL MANAP
116. PETRUS TARO GEBSE
117. TATIHERLULY RIMBO
118. J. TEPRO NDIKEN
119. TASMAN TATANG
120. DAVID THOMBA WAMEJAB
121. KAMIDJAN HASAN MAKMUR
122. FRANS LEONARD MANDESSY
123. F.J. RETTOB LAUT
124. DAVID UGO
125. EPHRAIM TOMY
126. THOMAS ONAM
127. ROMANUS GURU
128. ST. WAFFA
129. PAULUS JOSEPH JANOA MAHUSE
130. TARISUS KASABE GEBZE
131. M. S. KAISE
132. PETRUS TIKUK
133. L. KAMOPOP
134. ALFONS ENDOM
135. IKWARON
136. A. ARAM
137. EASEBIUS KOJAN
138. KAREL KERANOP
139. JOSEPH MATAMKO KURUT
140. OTIROP LONGGOWAN
141. ARNOLD ARON
142. BIBIANUS FRANSISCUS BINGGO
143. ADRIANUS KONGGONO
144. JACOBUS AMTA
145. HENDRIKUS JOSEPH RAHALUS
146. ALFONS WALEWOMAN
147. NY. CORNELIA DAMBUDJAI
148. FELIX MATURBONGS
149. BONEFASIUS SAMAKAKI
150. WILEM RESUBUN
151. FX. FUTUNANEMBUN
152. PAULUS TARAM
153. KASIMIRUS NIGIN
154. ALEXSIUS TADEJAPKAIMU
155. MARSIA GAJARI
156. HERMAN JOSEPH ESOMAR
157. DOMINIKUS JAMIEAN
158. PETRUS IMBIRI
159. PETRUS JOSEPH RETTOBLAUT
160. LUSIDIUS NUHUJANAN
161. JACOB TJEMMAMOK
162. MAX MILIANUS HURULEAN
163. D. RAHAIJAAN
164. ANDRIANUS SETTITT
165. ANDRIANUS FARNEUBUN
166. JOHANIS PAKANANTJIS
167. HERMAN FARNEUBUN
168. PATRISIUS JEBMOB
169. OTTO ARAR
170. GERADUS OHOIWUTUN
171. VITALIS NDIKEN TAHAKU
172. PAULUS BASIK-BASIK
173. ANTONIUS KITI
174. GOLDJAI
175. PETRUS KOWOMU
176. ULUTIROP
177. JOHANIS BAPA AMBUNAP
178. NICOLAS DIMU
179. JERMIAS JENIMO
180. AMANDUS AMAY MANGGAIMU
181. BLASIUS KABANIMU
182. ANAKLETUS KABAJAMU
183. THADEUS TARI
184. MARCUS TABU
185. ADRIANUS ANABRO
186. MICHAEL TAMA
187. KAPES JAPEN
188. JOHANIS KOMAI KAIMAGAIMU
189. DANIEL KAIMERAMU
190. JACOB NGASMAN
191. IRENEUS DJIRIU
192. JUFENSIUS MBAJIT
193. THOMAS SIMPAR
194. PAULUS ATEMBER
195. PAULUS TJENKAMPER
196. BISIR
197. FABIANUS
198. BESTAGAIS
199. AMATUS AMNAP
200. SIMON TJEMEN AKAT
201. ADRIANUS ATJU
202. JOSEPH JUAK
203. PRIMUS BISAI
204. MOSES RARO
205. SELVINUS LATUMAHINA
206. THOMAS RAHAYAAN
207. H. DUMATUBUN
208. P. LAKAY
209. MOH. SALEH RUMASUKUN
210. SALIMAH THAMRIN
211. FRITSOTHNIL WERLUKEN
212. TH. RAMANDEY
213. JULIANA KABES
214. THERESIA MOTOP
215. ALLEGONDA RETTOP
216. NY. DOMINIKA KANDAI-MULAMORA
217. MACIMUS DADU AMTA
218. THEODORUS TAWURUTUBUN
219. AGNES MANENAKOA
220. PETRUS GEK
221. JOSEPH KOTOWIJONG
222. ANTONIUS ANONG
223. KAREL KAIGIT
224. PIUS TOWA
225. KETOIM
226. KONOWAROP UGJANDID
227. MAURITSIUS MAMU
228. WANGGUMOB
229. PIUS PISO
230. OPESU
231. DOMINIKUS AWOM
232. SIMON ABOGOI
233. JACOBUS KODE
234. KAJUS KAJUK
235. MOSES BAA
236. THADEUS BATUK
237. PIDO SENGGO
238. SUA WAMINI
239. GALUS KAJEP
240. BUCHI JUBJU
241. DANIEL NDAT JEMEN
242. JACOB SAKARPITSJ
243. URBANUS ONAM
244. HELARIUS GIRAAH
245. TAMMEKO
246. WOMBI
247. PIRIKUS
248. AFAMAR
249. PAULUS OMBI
250. MARCUS DJAIR
251. HENDRIKUS ON
252. BENEDICTUS MBITJEN
C. Kabupaten Paniai
253. DS. KAREII WENGGE
254. FERDINAND TEKEGE
255. TABUNI AMINWOGO
256. ENOUMBI MBRIJANOM
257. SEPERIUS NAWIPA
258. PAULUS ALOM
259. IBU MAIDA TENOJE
260. DEBABI JOGI
261. ENAIYATAKA
262. UKOWOI PIGAY
263. YEGETO YEIMO
264. JUWOPATUMA JEIMO
265. KASPER TATOGO
266. BADITUMA MOTE
267. TITUS NAWIPA
268. UWAKAUBEGA GOBAY
269. TAWATEBUI BUNAY
270. WIB GOBAY
271. SIMON KUDIAY
272. BRUMO KAYAME
273. SIMON YEIMO
274. BOHTLIER TEKEGE
275. DIMAJAPE JEIMO
276. MEREUTUMA GOBAY
277. TIPITOMA YOGI
278. TOPITUMA GOBAY
279. THOMAS NAWIPA
280. JOSAN NAWIPA
281. EKAGAYOKA DEGEY
282. LINUS PETRUS MOTE
283. WILEM CELCIUS ARONGGEAR
284. MARCELIUS MOTE
285. IBU LEONORA SALOMI MAILOPUM/LOHIY
286. ELLY NAWIPA
287. GERAD SOREN
288. USMAN BARAWERI
289. VIKTOR PEKEY
290. WOLURUNAGA TELENGGEN
291. NY. THABITA WENGGER SAWAKA
292. PETRUS WARAY
293. IBU FREDERIKA GOBAY
294. IBU DIANA DANOMIRA/KORAWA
295. NY. JULIANA MARIA SAWO
296. S.M FACHRUDIN
297. Nn. JACOB JOHANA RUMADAS
298. MARCIA GIAY
299. JUNUS SEMBOR
300. DS. RH. J. TETELEPTA
301. L.P. GOBAY
302. JOSEP JEIMO
303. WEIJA TUANBUNUK
304. SALMON PAKAGE
305. PAULUS MOTE
306. N. N. RUTH LATIPAI
307. IBU G. DAKOSTA DAWAKA
308. ZEFNAT TITAMA
309. Nn. MARTHA SAHORI
310. DAVID TOTOUKI
311. ELIAS GOBAY
312. AGUSTINUS MOTE
313. MADAIBUNAMOYE MADAI
314. MARIUS TAKIMAY
315. JUDAS KOBEPA
316. LARIKNUKUNAI
317. ENOUMBI WALUMBAN
318. KIWO ERIKBAN
319. KERANGGUKWE ENOEMBI
320. NGGARERIBAGA TELINGGEN
321. TABUNI JUKURUGUT
322. IBU KETSIA PAKAGE
323. MURIP ONEMWI
324. WANIMBU AGONOLAK
325. ENDUMBI JINGMIBAN
326. COSMAS PEKEY
327. LODEWIJK WORUMBUNI
328. GENENIK MURIB
329. HENDRIKUS SEMBOR
330. MAGAIDA GOBAY
331. DEMIANUS JOUW
332. ADIPOUGA ADII
333. WAKERWA PIPINGEN
334. WONDA WILUARIT
335. MURIP WILARENGEK
336. TABUNU POLE
337. JULIUS PEKEY
338. JUNUS MANUPAPAMI
339. ELIAS TAKIMAY
340. LIMBREK MARANI
341. MATHIAS PEKEY
342. WAKERWA SUHARTO
343. ALOM BIBITA
344. WANIMBO HOMBI
345. WAKERMA FANDELINUS
346. JOHANES MASAKERI
347. JULIUS SONGGENAUW
348. WAKERMA NDAWIYAGE
349. KOGA HONGGOUWO
350. KOGA WORAGINAKAK
351. WAKERMA YIWINONGGEN
352. WONEMANGGOLEKALOM
353. MAGAY LANI
354. KOKOYA LINGGE
355. KOKOYA TENGGELAK
356. TELINGGEN TUGILO
357. MURIP ARIYANOM
358. WONDA TAWARIAK
359. KOGA MINANGGAYAWARAK
360. YOASAP SAYORI
361. EDOWAIWODE ADII
362. ALOM WOPELAN
363. WAKERMA OTIBO
364. MAGAI NDENIMULOK
365. YAMBONGKOWA WAKERMA
366. WAKERWA TAGANIK
367. SALINA YOWENI IMBIRI
368. PAKAGEIPOUGA PAKAGE
369. DOMINGGUS DANOMIRA
370. YULIANUS SAYOMI
371. MURIP ABINORAK
372. WONIBU KULIRENGGA
373. KOGA TINGGIRAGE
374. MAGAY AMBIMENDEK
375. DIDIMUS KOBOKAU
376. YOKAGAIBO DOGOPIA
377. WONDA WULEK
378. MURIP MUNUGERONUWA
379. NGGIRE ANANIAS
380. MANOUMBI TELINGGEN
381. TANUBUNI KEBUBU
382. WARIAKMBAN TELINGGEN
383. PIYABAGANORAK KIWOO
384. ENOUMBI LINGGIRAKWE
385. WONDA LIWIKBAN
386. TAWATEBUI GOBAY
387. P. RUMAWI
388. ANTHON ARIWEI
389. LAURENS MASAKERI
390. KOKOYA TEONGGA
391. BEREBAGA TELINGGEN
392. COSMAS WAKERWA
393. WANIMBO GIORIK
394. WANANIKWE KOKOYA
395. TABUNI JEWIT
396. TABUNI BRINGGABULOK
397. MORIP MIYAGAME
398. ALOM WIGO
399. RUBEN PAKAGE
400. MURIB CORNELIS
401. TAWUNI JONATHAN
402. KOKOJA ARIANI
403. JOHANIS WAIWONI
404. CRISTIAN WARAI
405. PIETER MIJAPA
406. JACOBUS BONAY
407. UBAJAPE TEGEKE
408. WAGEMO DEGEY
409. SIMEON DOLUW
410. Nn. ANTHONIA PAKAGE
411. TAKANIK WAKERWA
412. ABRAHAM MONEI
413. LUKAS WAKDOMI
414. JACOBUS MUJAPA
415. B. S. DANOMIRA
416. TELINGGEN BURUJOGALOK
417. JUMAN NGGABOKWE
418. MERIB PALUJAKOM
419. BERNHARD WAROI
420. VITALIS PEKEY
421. WILLEM MORI
422. IBU ELSI JACOBUS SAWO
423. IBU LEVINA SAJORI/ADUARI
424. PATTY GOBAY
425. W. DIKUN
426. KOKOJA LUKAS
427. LAMBERT JOWEI
428. D.N. SAIFUDDIN
D. Kabupaten Jayawijaya429. AMBEK BULEK
430. AUTUALI
431. MBIROK
432. MAROKA
433. SALENEN ELOKPERE
434. ISAKMO SIEP
435. WESIMA DOKA
436. ABELAM WENDA
437. MULIASOM HESELO
438. MASAHUK HESELO
439. WIMLUOK HESELO
440. KALAMSANG MEAGE
441. MUSANAKAWA ELOKPOLE
442. IKIAK KOSSY
443. JARAKAMA WETIPO
444. PENAGO ITLAI
445. ALONGEAK WETIPO
446. LUKAMI LANTIPO
447. OBAKAROK LOGA
448. KUR MABEL
449. LASUWOK MEAGE
450. WAPAGA WENDA
451. GUNAME TABUNI
452. MOTODEK MABEL
453. HOLARIK ELATOK
454. PETRUS MARIAN
455. KUKULELE WENDA
456. WENAULEK
457. JARAKAMA MENGE
458. ANEMINI WETIPO
459. SAKARIAS MEAGE
460. HELEAREK
461. JOHANIS MEAGE
462. MALMAREK HESEGEM
463. JASA ASHO
464. JAN HUBI
465. KURSIBA HESELO
466. SEBENA
467. ESAUL WENDA
468. EWOYOP
469. LUKAS UROPMABIN
470. ROBERT NINGDANA
471. GRENEM
472. SETYONGEM
473. WEMI
474. PETRUS BAJUMKA
475. LUKAS UROPMABIN
476. JAHEKON
477. TAMBONOP
478. ANTON WASINI
479. SILAS (ALM)
480. SILAS
481. JOHANIS WALUK
482. RAFAEL UROPMABIN
483. YAN KASIBMABIN
484. AGUSTINUS UJANGGI
485. JOHAN JAMHIN
486. ISAK JAWALIKA
487. KUPAN
488. WETIMEROP
489. KITOK
490. ALWOLGI
491. AGOKMEN
492. NIYAWARAK
493. FRANSISCUS HARBELUBUN
494. KOMENAKE TABONE
495. LAPALOGO LOGOWAN
496. KULIAKNIMBO TABONE
497. MALOK UAGA
498. NGGUTAGE KOGOYA
499. INENGGENAM BIK KOGOYA
500. TIWIMBULUK KANUNGGA
501. TOGOWARAK BOGOM
502. TABANANOK JIKWA
503. JIJAWEN JIKWA
504. GUARIWAREK JIKWA
505. KUBENEK PAGAWAK
506. MATHEUS KOGOYA
507. NIMBUGAMENDEK KOGOYA
508. DIYARAK
509. MAGAP GOMBO
510. JAN MBINI
511. LEA KAROBA
512. KIKMAREK KAROBA
513. GARJA WEA
514. OBAREK JIKWA
515. THOMAS WANIMBO
516. EMELUGUN UGAWA
517. WIWINOM PAGAWAK
518. JONIR PAGAWAK
519. KARUBAGA NUA JIKWA
520. IDRIS NOKOTILALU
521. DANIEL HALUK
522. AKINAO HUBI
523. WIRINGGA WAKERKWA
524. TAI ORAK
525. GINARAK
526. PUNUK
527. TAWARANUA WANIMBO
528. WANEMBANAK
529. TUWERI
530. NOAK PAGAWAK
531. KATEIS
532. IJOMBAGA IGIBALOM
533. AMIROGO
534. JAHJA KOGOYA
535. AMATUS ATEK
536. KOYA MENDE
537. WIJANIR
538. MAYU
539. TENONGGA
540. NOAK
541. NICOLAS IGIBALOM
542. PETRI
543. OWAGARIK IGIBALOM
544. KANIANGGEN
545. AIWENA
546. JORANGGEN
547. JUGUWARAK WENDA
548. ENDEKEMENDEK WANIMBO
549. NGGEMENAGE
550. A.F. WUTOY
551. KUBAGAMENDEK JIKWA
552. WUNIKBAN EWYA
553. METAGANAK WANDIK
554. WATUKOLEK ASSO
555. ALIGAT HESEGEM
556. SILUKI MEAGE
557. J. MARAN
558. BENYAMIN WANDA
559. AMBURUINOM JIGIBALOM
560. MUSA UMBURU
561. MBURINEGGA PAGAWAK
562. AMULI MATUAN
563. J. AKOBIAREK
564. A. IBO
565. M.H. RUMBINO
566. NY. KOMBOY
567. L.J. YOSI
568. A.M. TAKATI
569. JATEBGANUA JIKWA
570. WAJIBMBAN WEJANGGUNIK
571. MBURINGGWE ENUMBI
572. ANDUGIN WEJA
573. WAOMA WENDA
574. WENEBU TAHUNI
575. MATIAS WENDA
576. PELEPACA KALINGGA
577. SAKEOS
578. SALE
579. AMORO
580. SUIROBA
581. SIMON
582. MARKUS WENDA
583. SELIMO OWEGEIT
584. ABRAHAM ITLAY
585. AGPY DERMONGGEN
586. SUB WAREK
587. SASUNGGULO
588. ESINOAKE
589. PAGERAH
590. OLARIK
591. ANAME
592. WATLARIK
593. MUSAWAREK
594. IKLUWEAK
595. KOLIK
596. SOMONAY
597. LEWULEH
598. AMUS TABUNI
599. JUSUF WANIMOK
600. HERNA DAISIU
601. JERARIK
602. ANES CLEMENS
E. Kabupaten Teluk Cenderawasih
603. BERTHEUS KOIBUR
604. WEMPI SANADI
605. CHARLES KAWER
606. LAMBERTH RUMBINO
607. JACOB AP
608. BERNARD SABAROFEK
609. MATHEUS MSEN
610. THOMAS BARANSANO
611. ADRIAN BARANSANO
612. LABAN WOMSIWOR
613. FERDINAND KURNI
614. PETRUS KORWA
615. ABDUL RUMADAS
616. ERNEST AKOBIAREK
617. LUKAS RUMKOREM
618. ERNEST MANUFANDU
619. EFRAIM RUMSARWIR
620. FELEX BINUR
621. EFRAIM RUMBEKWAN
622. JACOB WAIRATA
623. LABAN SANADI (ALM)
624. SIMON MANALUN
625. PHILIP KORWA
626. LABAN MANAKU
627. ALBERTHUS MSEN
628. C.J. MATURBONGS
629. JAN TARUMASELLY
630. ABRAHAM MANSAWAN
631. ZETH RUMPAIDUS
632. H.B. MINANGLARAT
633. MARTHINUS PATTINASARANY
634. E. SIWALETTE
635. RAIMUNDUS RENGIL
636. EDUARD RUMBARAR
637. PIETER MORIN
638. DAVID SIMBIAK
639. HENDRIK DIMARA
640. DANIEL RUMPAIDUS
641. PIETER KAWER
642. OBETH PANGURIAN
643. LAURENS TANATY
644. SAMUEL WAMBRAUW
645. H. TARMIDZI THAMRIN. BA
646. JACOB A. RUMPAIDUS
647. ABRAHAM WAMBRAUW
648. MATHEUS BONOY
649. JOSEPH J. RUMNGEWUR
650. HENDRIKS MATHEUS SADSUITUBUN
651. JULIANUS TARUMASELLY
652. ABD. MADJID DJAMALUDDIN
653. AGUSTINUS UNANI
654. DEMIANUS AIBEKOB
655. JONATHAN SAROY
656. SALMON JAWAN
657. ARNOLIS ARFAYAN
658. MARKUS AIBEKOB
659. DS. ZETH RUMERE
660. ALFONS RUMERE
661. HANOCK RUMBRAR
662. AJUB KAFIAR
663. JOSEPH JARANGGA
664. HEINTJE RUMBIAK
665. DOMINGGUS WARIKAR
666. ERNADUS WOFF
667. BENYAMIN KAJAI
668. LOVIS RANDONGKIR
669. BASILIUS MEKAWA
670. DS. FRANS ONDI
671. ISHAK LEWAKABESSY
672. TURBANUS SIANTE
673. MAURITS SAROY
674. DAVID WOISIRI
F. Kabupaten Yapen Waropen
675. OBED BONAI
676. A.DJALALI
677. R. MBAUBEDARI
678. ALWIRAHMAN
679. J. TANATTY
680. A. MBAUBEDARI
681. JACOB BARANGKEA
682. IZAK NUMBERI
683. ZETH A. ROMBE
684. ST. RUMBEWAS
685. M. DAWIR
686. FL. SIKOWAI
687. ABDUL BAAR PAIMAN
688. SIMON WOPARI
689. DAVID AUPARAI
690. JUDAS MUABUAI
691. HABEL SAWAKI
692. N. WAJENI
693. ARIUS KADIWARU
694. BERNADUS IMBIRI
695. THOMAS RUNGGAIMUSI
696. CHRISTIAN MOMORI
697. JUNUS I. KENDI
698. S. WORABAI
699. BUANG (A.D.) DJALALI
700. J. MANITORI
701. EILLEM WAJANGKAU
702. P. LIKLIKWATIL
703. B. DIAZ
704. ALBERT AWARAWI
705. BASTIAN FONATABA
706. MUSA RUM
707. ALEX BERUTABUY
708. MARTEN LAUPATTI
709. A. SAMBERI
710. NY. A. IMBIRI
711. KAREL IMBIRI
712. BALDUS RUNGGAINUSI
713. HEIN WARUMI
714. ANTONIAS SAPACUA
715. DOMINGGUS KADEBAG
716. MARKUS SAWAKI
717. JUDAS KARUBABA
718. JOHANIS JEINUSI
719. JERMIAS KANSAY
720. ALFONS AJERI
721. P.M. PAPRINDEY
722. ELIEZER MAAY
723. CHRISTOFFEL WIHIAWARY
724. MARTEN KAPITARU
725. JESAJA IMBIRI
726. MOH. ACHMADI
727. LUKAS BUINEY
728. EDWARD WOISIRI
729. MARTHEN RUPANDAY
730. LUTHER PATHAY
731. DOLLY PIHAHEY
732. IDRIS KASIM
733. CHRISTIAN SIMBIAK
G. Kabupaten Sorong
734. JULIUS SESA
735. ELISA MAX NEBORE
736. HAMISI ABDUL HAMID (ALM)
737. DIRK BARNABAS URBON
738. SEMUEL PANDORI
739. DS. REBA
740. ABD. RASJID ARFAN
741. MARTHIN BISAI
742. ISACK NACK
743. JUSUF UMAR
744. ABDUL KADIR WARFANDU
745. ABDUL RASID AJUAN
746. J.D. MAMBRASAR
747. KAREL RUMPAISUM
748. ABDULLAH UMALELUN
749. MARINUS BURDAM
750. FREDERIK PAULUS SAIMAR
751. RUBEN JESNATH RUMANSARA
752. JOHANES SALOSA
753. LUKAS SALOSA
754. MANASE METIBARU
755. SOLISA MOMOT
756. HOSEA KALIELE
757. GUSTAF SESA
758. LAZARUS PARINUSSA
759. JACONIAS NEBORE
760. ZACHEUS WANANE
761. DAUD MANASE
762. JAHJA SOLOSSA
763. SILAS RUMBIAK
764. MARTHIN LUTHER PULANDA
765. SAUL DUWIT
766. SOLEMAN SALOSSA
767. DIRK KAMBUAYA
768. CHRISTIAN SAMOSANOI
769. ABRAHAM ATANAI
770. ANTHON LASSY
771. SALMON WAY
772. IBU KARUBUI
773. BENYAMIN MOMOT
774. CUNRAD MAYOR
775. MARTHINUS MAMBRASAR
776. BAHARUDDIN SANGADJI
777. ALEXANDER MAGABLO
778. TJONTJI MOBELALA
779. SALEH MAYOR
780. MARKUS PAA
781. PETRUS MOMOT
782. ABDULLAH ARFAN
783. ABDUL DJABAR WARMEY
784. JESAJA NAINOLO
785. MAILIAT MAJALIBIT
786. MOZES AWOM
787. ABDUL RACHIM KIAT ISKANDAR ALAM
788. ABDUL WAHAB RUBENAS (ALM)
789. JACOB BURDAM
790. BAHARUDDIN UNKABU
791. ABD. MADJID SOLTIEF
792. HOESEIN TAFALAS
793. SEMUEL KONDJOL
794. THIMOTIUS THESIA
795. FREDERIK MAMBUARU
796. KAREL WUGAJE
797. MELKIAS BOWAY
798. BERNADUS HARA
799. ABRAHAM MONSAFE (ALM)
800. MARTHIN ANTOH
801. OKTOVIANUS NAHADIN
802. ABRHAMAN FONATABA
803. ALOYSIUS INANOSA
804. PIETER JAN NUMBERI
805. USMAN SAAD
806. SAMUEL MESAK IMBIRI
807. MAURITS TANAMAL
808. IZAK CORNELLES WAMBRAUW
809. BENNY AIRORI
810. CHRISTIAN JOSEF FOFIED
811. MOHAMMAD HUSEIN ULI
812. HAJI MUHAMMAD ABDULAH
813. HAMISI RUMAGESAN
814. BENYAMIN MARANI
815. IBU DAAT
816. STEVEN KAYARU
817. ADRIAN JEBLO
818. JUSUF JEKWAN
819. FRANS MALAK
820. ABRAHAM TUWEN
821. JOHAN JABLE
822. SALMON LOBAT
823. ABDUL WAHAB WARFANDU
824. WILLEM MALAGILI
825. ABDUL MADJID KOFLOT
826. ERENS WAWIAY
827. BASTIAN WAROPEN
828. SALIM TAMIMA
829. FRANS GINUNI
830. ABRAHAM KAMBUAJA
831. MARKUS SALOSA
832. MARTHEN TENAU
833. HABEL SAA
834. SIMON ASSEM
835. MATHIAS KAMBU
836. SIMONISIR
837. BAHAR MASAMBER
838. ORGENES WALLY
839. AGOES SALOSSA
840. GRUTTER JANIS
841. FREDERIK KALASUAT
842. DS. DAVID PRAWAR
H. Kabupaten Jayapura
843. JACOB KORWA
844. JACOB BONAY
845. MESAK AWI
846. HERMANUS RUMERE
847. MEZAK BUARA
848. KARLOS IMARA
849. ATU USMAN
850. WERI BILASI
851. SEFNAT KELPI
852. JORDAN JANUARING
853. W. WARITJU
854. KILION WANDA
855. R.J. TEPPY
856. ANTON SABRANIM
857. CHARLOS GRIAPON
858. J. TUNGKOI
859. LUKAS DEMOTEKAY
860. JACOB JAMBRE
861. AGUS BILASI
862. SEMUEL SINERI
863. GASPER JOHAN WANGGAI
864. SIMON KIMIAK
865. THEODORUS PAAY
866. PATRIAN INGGIMAMBA
867. ANDRIAS BOGOR
868. REHABIAN JACOB DAIMOI
869. SEMUEL SAURI
870. MARINUS TU
871. HENDRIK WAROMI
872. OCTOVIANUS RUMBEKWAN
873. FRANS SANJI
874. ELIA WAMAER
875. PETRUS JAKE HAMADI
876. JAFETH JAAS
877. ZETH DONDI
878. CHRISTIAN IREUW
879. DONATIUS JOSEPH MAY
880. AGUSTINUS MERABANO
881. A. GRIAPON, BA
882. APOLLOS JAUWE
883. WINGK MAY
884. HANOCH HEBE OHEE
885. MELIANUS AUPARAY
886. NY. REGINA SAE DAIMOI HAMADI
887. DIRK SUWO
888. SAMBERI STEFANUS
889. HANOCH NAPO
890. FADJAR SAUWWAL RUMBIAK
891. MATHIAS MEO
892. SEIREI TAO
893. JOWEL MESWARI
894. JUSUF NANGAI
895. CH. RAMADEY
896. THOMAS DEBEN
897. HERMAN TAKAYETOU
898. NY. ELLY UYO
899. RAMSES OHEE
900. USMAN ABDULLAH FABANYO
901. GERZON HASSOR
902. L. MANIAGASI
903. SAMUEL GEORGE YOM
904. HERMAN MEMBRI
905. ARIE WEMBEA
906. PHILEMON SANGGRENGGANO
907. THEYS H. ELUAY
908. YOSINA WAFUMELINA KURUBE
909. BENONI MANFAU
910. GOSIN TOK
911. ANDRIAS DANSIDAN
912. PHILIPUS FOSBA
913. SOLEMAN KANTUM
914. MARCUS CAWEM
915. SOLEMAN YARU
916. WEMPI AWES
917. JOHN WILLEM MEHARA
918. FREDERIK MARWA
919. JUSUF JARISETOU
920. H. KAMBONO
921. JOHANIS SORODANYA
922. DAVID APASERAY
923. BERNADUS WEWERI
924. A. SAMAD KAPLELE
925. PETRUS JABANGSABRA
926. HABEL AGAKI WANDA
927. HOMAHHAD METZIER DAIMBON
928. JOSEP LODOWIJK SAUMEN
929. JOHN VICTOR DAYOH
930. S.J. RETTOB
931. G. SAWERI
932. B.M. FRABUN
933. MODESTUS KOREY
934. HJ. MUHAMMAD TARSAT, YS
935. FRANS TANDUFU
936. SAUL TIRIS
937. TOMAS SEMON
938. JONATHAN JARU
939. ARNOLD LENSRU
940. HERMANUS TUNJA
941. TEPIANUS SUPRA
942. H. NOROTOU
943. H. MUABUAY
944. JACOB BURDAM
945. ELIGIUS WANERWA
946. ANDRIAS DOMINGGUS RUMPAISUM
947. TH. NGAMEL
948. PIETER KAJOI
949. DS. O. HOKUJUKO, S. TH
950. IPTU AMANDUS MANSNAMBRA
951. D. T. RAMANDEY
952. HAJI IBRAHIM BAUW RAJA RUMBATI
I. Kabupaten Fak-fak
953. AHMAD USWANAS
954. HJ. JUSUF BAY
955. MUHAMMAD PAGESA
956. JUSUF MOY
957. MARCUS WARPOPOR
958. MEZAK TIGTIGWERIA
959. E.H. BAHBA
960. ROBERT HERET RINGGI
961. KASIM OMBAER
962. NATHANIEL WARJENSI
963. JOHAN SARARA
964. JUSUF WAITA
965. SIDIK FUARADA
966. SAMUEL PENETIRUMA
967. MOHAMMAD TAIB ANIRBAY
968. JUSUF PATTISAHUSIWA
969. JOHANIS KPAIJAU
970. STANIESLAUS MERAWEJAU
971. JOHANIS AIKAWE
972. OKTOVIANUS TAKATI
973. AMOS RAMON YAP
974. MOZES KILANGGIN
975. SIMON IERY
976. LEO URMAMI
977. JOHANNES TAKE
978. AROBI SAID USWANAS
979. JOHAN TUTURUP
980. MOSALAM PAUS-PAUS
981. NURDIN PAUS-PAUS
982. ABDUL HAMID RUMANGESAN
983. ABASIHA
984. NASAR PARIS HEREMBA
985. ABUBAKAR IHA
986. USMAN IBA
987. ALIPUTI BAUW
988. DANU MOHAMMAD SJAIFUDDIN
989. HAMDJA FURU
990. MOY LAWAY
991. MOHAMMAD RYSAITUARAU
992. MANAF WATORA
993. ARNOLD NAMSAU
994. MOY BALAWAR
995. RADJAB NAGGEWA
996. ANDRIAS WERBAY
997. FELIK JANI
998. MARSELIUS NOKORO
999. JOHAKIM MAKAKIM
1000. PITER HINDOM
1001. VILATUS MAKATARI
1002. EDWARD HEGEMUR
1003. SAMUEL LEIWAKABESSY
1004. HAJI HASAN USWANAS
1005. MOHAMMAD THAHIER BAUW
1006. ZAKARIA FURU
1007. P.F. HEIPON
1008. J.E. TEARUPUN
1009. FRANS RENMEUW
1010. WILLEM GINUNY
1011. M.Z. WASARAKA
1012. HAJI ACHMAD BAY
1013. HJ. ABDULLMANAF USWANAS
1014. C.J. NGOTRA
1015. APOLINARIS MAMEJAU
1016. J.R. MITJIBARU
1017. MUSA WATIMENA
1018. NY. JULIANA PATTIPI BONAY
1019. MOHAMMAD SYABA BAY
1020. PHILIPUS KALAMANGAME
1021. HJ. ISMAEL BAY
1022. PAULUS MAGA
1023. AMANAU
1024. ISMAEL SAMALI BAUW
1025. LATONDE
1026. ABUBAKAR RUMOSAN
Silahkan Komentar
Komentar Anda

News & Info, Penentua Pendapat Rakyat, PEPERA
2 Responses to Ini Nama-nama Pemilih Dalam Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) 1969 Di Papua barat
KITA REVOLUSI DULU PENDIDIKAN; DENGAN SEJUTA MIMPI ANAK GENERASI PAPUA. says:
2 January, 2019 01:32 at 01:32
[โ€ฆ] http://www.nabire.net/ini-nama-nama-pemilih-dalam-penentuan-pendapat-rakyat-pepera-1969-di-papua-bar… [โ€ฆ]

Reply
Arnold Asso says:
3 January, 2019 03:43 at 03:43
Sangat setuju revolusi pendidikan

Reply
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment

Name *

Email *

Website

CENTANG KOTAK SEBELUM KOMENTAR

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.

INSPIRASI
โ€œCintailah Tuhanmu. Hormati orangtuamu. Hargailah waktumu. Berdoa dan serahkan kepadaNYA apapun yang kau kerjakan. Itulah kunci suksesmu setiap hariโ€

(Kamis, 3 Januari 2019)

INFO TERBARU
Libur Tahun Baru Di Pantai Gedo, Jener Sengkey Tewas Tenggelam
00:52
Prakiraan Cuaca Kabupaten Nabire, Kamis, 3 Januari 2019
00:17
Panen Padi Sudah Mencapai 16.865 Ton, Nabire Menuju Swasembada Pangan
00:09

KOMENTAR ANDA
koslan on Galian Fiber Optic Di Nabire Dikerjakan 2 Sisi Dan Diperkirakan Baru Rampung 2019 Karena Berbagai Kendala
Jan 3, 11:53
Arnold Asso on Ini Nama-nama Pemilih Dalam Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) 1969 Di Papua barat
Jan 3, 03:43
Arka on LOWONGAN KERJA NABIRE
Dec 31, 14:21

LOWONGAN KERJA
Kerja di Indonesia
Loker Indonesia
DONASI

Search

ยฉ 2019 Nabire.Net
Powered by Nabire.Net

KNPB NEWS..Komite nasional papua barat melihat kondisi kabupaten duga pengunugang tengah west papua.siapa yang salah.


Penembakan Di Nduga Siapa Yang Salah?
TPNPB dan TNI /POLRI ITU SAMA KORBAN
Untuk menghentikan konflik politik di papua solusianya Referendum.
Kita tidak bisa salahkan TPNPB dan TNI POLRI, yang salah itu pemerintah.
Pada kongkres tahun 2000 Rakyat papua meminta pelurusan sejarah politik namun pemerintah tawarkan Otonomi khusus pada orang papua tidak minta
Selama ini kami KNPB selalu menawarkan solusi demokratis atau jalan tegah mengahiri konfilik di papua itu berikan ruang bagi rakyat papua untuk menentukan nasib masa depannya melalui refendum.
Namun aparat kepolisian alergi dengan solusi referendum yang kami tawarkan akibatnya koban terus bertambah.
Dan selama orang papua belum diberikan ruang uantuk menentukan nasib Perjuangan papua merdeka oleh TPNPB dan rakyat papua tidak akan pernah berhenti.
Karena orang papua tidak pernah diberikan ruang untuk memilih secara bebas dan demokratis. Sebab pelaksanaan pepera 1969 itu tidak demokrati manpulasi teror, intimidasi dan 1025 orang yang dipaksakan memilih indonesia atas paksaan militer.
Dengan demikian orang tidak diberikan ruang untuk memilih pada tahun 1969, sesuai dengan perjanjian New Yrok Agreement 15 agustu 1962 pasal 18, sehingga orang papua masih berjuang untuk hak politiknya.
Oleh sebab itu jika ada korban warga sipil orang indonesia atau warga sipil papua pada saat Perang TPNPB Vs TNI/POLRI di papua yang salah itu pemerintah.
Karena tanpa melihat atau menentu akar persoalan pemerintah memaksakan pembangunan insprastruktur di papua jalan jembatan dan bandara serta tol laut atas nama pembagunan dan kesejahtraan tetapi, siapa yang meniknati maanfaatnya.
Manfaat dari pembangunan insprastruktur bukan diperuntukan untuk orang papua non papua atau kaum migran.

Pembagunan resim Jokowi di papua itu rakyat papua hanya dijadikan obyek bukan subyek dari pembagunan karena yang mengerjakan pembangunan itu bukan rakyat papua tetapi, anggota TNI dan kaum migran.

Semua pembagunan inprastruktur di papua hanya kepentingan investasi, kepetingan kapitalis dan imperalis serta para kaum migran.
Orang papua hanya obyek pembangunan sekalipun ada orang papua yang akan merasakan manfaatnya tetapi, mereka adalah kaum borjuis yang punya modal.

Dengan demikian apabila ada korban TNI/POLRI atau anggota non organik yang bekerja jadi korban berarti harus disalahkan itu penerintah.
Karena Rakyat Insonesia yang di papua, rakyat asli Papua, TNI/POLRI mati ditembak oleh aparat indonesia maupun dari militer papua itu kesalahan pemerintah hanya mementingkan Investasi tanpa menjelesaikan akar persoalan politik di Papua.
Sedangkan ada kirban di Ndugama polisi menyebut pekerja warga sipil itu perlu ada pembuktian.
Selama pembagunanan jalan di Papua itu yang kerja jalan dan jembatan itu Anggota TNI.
Apa lagi nduga salah satu kabupaten yang rawan konfilik yang kerja jalan dan jembatan itu warga sipil itu tidak logis.
Oleh karena itu siapa pun yang menjadi korban dalam perang TPNPB dan TNI/POLRI di papus yang salah itu pemerintah Indonesia.
Selama orang papua belum diberikan ruang secara terbuka untuk memilih nasib masa depan dan hak politiknya maka akan ada korban terus berjatuhan.

Solusi demokratis itu referendum supaya orang papua termasuk TPNPB memilih tetap dengan indonesia atau Merdeka sendiri.

Supaya pembagunan dan investasi ekonomi di papua itu bisa jalan mulus tanpah ada gangguan jika hasil referendumnya orang papua memilih tetap dengan Indonesia.

Namun hasil ferendum orang papua memilih pisah dari indonesia ya itu hak politik dan hak demokrasi orang papua sengga indonesia sebagai negara demokrasi legewo dan hargai hasil itu karena keputusan ralyat.

yang menulis juru bicara KNPB dalam negeri.
By. Ones Nesta Suhuniap.

west papua News militer west papua (TPN) tentara pembebasan nasional papua barat.TPN rakyat west papua akui TPN OPM PB.


Tentara pembebasan nasional papua barat(TPN). ada sejarah pernah proklamasi kemerdekaan west papua. Melihat berpuluh-puluh, tahun TPN bergerak, yang lalu.
Terlihat,bermacam-macam peristiwa yang baku kontak senjata antara TPN DAN TNI POLRI INDONESIA. JELAS.Tentara west papua.hanya TPN
Tangisan, rakyat di hentikan adalah TPN pagar rakyat west papua adalah TPN,perang adalah TPN, lindungi adalah TPN, wusir indonesia adalah TPN.militer rakyat west papua satu-satunya TPN. siapa pun dia akui bahwa benar benar militer west papua adalah TPN.!!! bahkan perang yang bersimbah demi perjuangan west papua, darah pun tak terlewatkan,menetes adalah TPN dan rakyat west papua .

demi negeri ini.hanya untuk negeri ini
Ya,itu TPN dari dulu ,sampai detik ini perang .untuk itu ko orang papua akui bahwa benar benar militer west papua adalah TPN pagar rakyat west papua adalah TPN pagar alam dan Tulang belulang papua adalah TPN. TPN hidup TPN.

bukti bahwa TPN adalah tentara west papua tidak selain dari TPN.

AKTIVIS KNPB: NATAL DALAM DUKA INTERNASIONAL.


“N A T A L”
“”””””””””””””””””

Natal bagi Umat Kristen tertindas di West Papua tidak bisa kita memaknainya dengan dekorasi kandang natal yang indah, lampu natal yang berkedip-kilau, musik dan lagu yang seakan plester luka batin yang infeksi dan bau busuk, bunyian petasan yang menganggu ketenangan jiwa, lonceng gereja para kapital yang seakan-akan menyediakan tempat perlindungan, memanggil mereka yang lemah, mereka yang putus asa, mereka yang stres, mereka yang tak punya harapan hidup, mereka yang siap katakan Ya dan amin, mereka yang siap di suruh makan tai karena Kristen fanatik dogma dll.

Natal membuat kita gagal paham. Natal tidak mengajarkan kita untuk berjuang mandiri. Natal gagal dalam misi keselamatan umat tertindas di seluruh dunia, terutama di tanah air West Papua. Di dalam Natal kita tidak pernah menemukan jati diri, melihat martabat dan harga diri yang seutuhnya sebagai manusia ciptaan Tuhan. Natal melumpuhkan watak, karakter, jiwa dan prinsip alamiahnya Orang Asli Papua.

Agent penindas bertopeng pendeta dan pastor, kadang menyebutnya Natal membawa damai, Natal membawa suka cita, Natal membawa kabar gembira, membawa kehidupan baru, Lahir baru dll.

Pernyataan tersebut adalah Pernyataan Setan. Pernyataan egois, pernyataan ambisius dan itu keliruh karena ketamakan dunia untuk merampas, menguras, membunuh, memusnahkan, Atas nama Natal, Injil, Gereja, Agama, Surga berkedok Alla_Kapitalisme.

Itulah misi yang bertentangan dengan pemberontakkan Yesus Sang Revolusioner. Mereka ingin hanya menguasai Dunia dan menggagalkan Misi Yesus Kristus yang Lahir di Kandang Babi dan Mati di Kayu Salib. Kelahiran Yesus dan Kematian Yesus sesungguhnya mengangkat harkat dan martabat umat tertindas di dunia.

Para Tokoh Gereja: Gembala, Pastor, pendeta, Ustat/Haji di tanah air West Papua selalu melihat dari kaca mata Surga, Yahudi, Israel, Amerika, Palestina, Mesir, Irak dll, sehingga kita menaruh harapan dan mengantungkan kehidupan di dunia Roh-Roh, dunia angan-angan, dunia mimpi. Kita benar-benar menjadi lumpuh. Lumpuh iman dan lumpuh ideologi. Tidak realistis, sehingga tidak merasakan realita penindasan dan pemusnahan di atas tanah papua barat. Kita diarahkan pada kehidupan evolusi.

Gereja membuat kita pasif, apatis dan tidak realistis. Mereka beranggapan bahwa dengan seperti begitu kita ada jaminan hidup di Bumi maupun di Surga. Sementara mereka lupa yang namanya “KASIH”.

Umat Kristen di Papua hidup dalam kepalsuan sehingga modifikasi iman untuk menjawab target fanatiknya kristen yang terjebak dan mempertahankan misi doktrin agama bukan mempertahankan doktrin Yesus Kristus Sang Natal sejati.

Bukti Keberhasilan Umat Kristen Tanah Air West Papua yang mempertahankan Doktrin agama adalah seperti umat/jemaat berlombah-lombah atau terkesan berkompetisi membangun banyaknya gedung gereja yang mewah, setiap hari minggu dan hari besar kristen membawa Alkitab ke gedung gereja, Baca Alkitab sampai kepala botak namun nol pelaksanaannya, Saat ke gereja dan Natal harus bersih dan rapih, namun Semuanya Tidak membangun IMAN.

Coba kita bayangkan, Setiap kali Orang Asli Papua (OAP) saat mau merayakan Natal pasti saja selalu di awali dengan Duka Nasional.

Maka itu saya secara pribadi mengangkat Thema Natal di tahun 2018 ini adalah:
“NATAL MEMBAWA MALAPETAKA”

N = Negara/Neraka
A = Akan.
T = Tiba.
A = Akhirnya
L = Lumuran darah berhamburan.


#Save_Ndugama.
#Rusia_24_desember_2018
_______________________________
By.Warpo Sampari Warik Wetipo.

rakyat west papua duka dalam peristiwa pembantaian TNI POLRI duga west papua.


Seluruhnya bangsa papua barat natal duka pengorbanan rakyat west papua.

semua dari sorong sampai samarai punya.
Tulang belulang sedang berlumur di Tanah west papua .
dari sejarah 1961-1971-77-di lanjutan, TPN OPM PB puncak jaya sampai,lanny jaya ,sampai puncak papua,sampai tembagapura,sampai hari ini duga, wilayah .
saya sebut ini mandi darah, sedang mengungsi di, utang bahkan gunung dan salju dingin,bersama kram, dimana mereka bersuara ,Allah lindungi Leluhur moyang tulang belulang papua bersama mu mereka.

yang sudah gugur
bersama dengan mereka,
Engkau rela mengorbankan nyawa mu
Demi suatu kemerdekaan yang mungkin
Tak bisa kau raih dengan ambisi mu sendiri
Ohh……… pahlawan ku Engkau lah Bunga Bangsa west papua
kita duka papua.

PRO? KING International media rakyat west papua.

Militant west Papua News

๐Ÿ’ซMilitan West Papua๐Ÿ’ซ

๐ŸŒMilitan Papua News :

Demokrasi Kesukuan

Democracy by Human Society for All Communities of Beings

Makittumma

terlantar

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Mylife-and-Horsestories

My family is everything. My life is full, thankful for my horses they fill my soul!

Substance In Style

inspirational cause-driven fashion art and entertainment

GULU WENDA .ANAK ASLI PRIBUMI WEST PAPUA MEDIA RAKYAT KECIL

kita mediasi penidasan bangsa yang tertingdas?

Papua Hei

Membaca untuk Membangun Papua

psychfitsg

psych*fit

BUNDALOGY

At Home with Maetami & Twins Mainaka

Blog Rahaman

Harta Pusaka-Hibah-Harta Sepencarian-Wasiat

SO-CALLED REVIEWER

โ–  Movie โ–  Series โ–  Writing โ–  Music โ–  Book

bungeko.com

Life is so endlessly delicious...

Hi, Tom!

A Journey Story by Iwan Tantomi

SMK SANZAC

Sabah, Australia, New Zealand Army Corps.

Catatan Violla

Hukum Tata Negara, Hukum Konstitusi, Hukum Pemilu, Hak Asasi Manusia, Penyelenggaraan Pemerintahan

168 Media Blog

Salam Cahaya!

Auana

he wahi e สปauana wale ai me kฤ“ia noสปonoสปo: "สปo au ana...."

Renungan Katolik

Meresapi dan menghidupi sabda Allah

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai